Beri Wadah Kebebasan Berekspresi, Polda Sulsel Gelar Festival Mural Piala Kapolri 2021

News Lintas Sulawesi/Polda Sulsel

Polda Sulsel akan menggelar festival atau lomba seni mural Piala Kapolri 2021, yang rencananya bakal diselenggarakan pada 30 Oktober 2021 di Jl Penghibur Makassar. Acara itu mengusung tema ‘Peran Generasi Muda Untuk Berkreasi Dalam Menyampaikan Informasi Yang Positif di Masa Pandemi Covid-19’.

“Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk pertama kalinya akan menyelenggarakan Festival/Lomba Mural yang bertajuk Bhayangkara Mural Festival Piala Kapolri 2021, kegiatan ini digelar diseluruh Polda termasuk Polda Sulsel” kata Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan kepada wartawan, Makassar, Selasa (19/10).

Adapun pendaftaran lomba yang merebutkan Piala Kapolri tersebut telah dibuka pada 27 September hingga 21 Oktober ditingkat Polda dan 22 Oktober 2021 di Mabes Polri.

Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan

E. Zulpan memaparkan maksud dan tujuan kegiatan yang terbuka untuk masyarakat umum ini adalah sebagai wadah bagi warga luas untuk berkarya dan berkreasi pada masa pandemi. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mengobarkan semangat kemerdekaan, nasionalisme dan optimisme dikala Pandemi dengan melakukan kegiatan positif.

“Menjadi wadah kebebasan berekspresi dan untuk menyalurkan ide melalui karya seni (mural) serta aspirasi dari masyarakat dalam menghadapi permasalahan masyarakat dalam berbagai sektor. Menjadi ajang apresiasi untuk para seniman mural di Indonesia untuk tetap berkarya pada masa pandemi,” ujar E. Zulpan.

Terkait Bhayangkara mural festival piala Kapolri 2021 ini, kata E. Zulpan, tahapan kurasi pertama akan dilaksanakan pada 18-20 Oktober 2021 untuk memilih lima peserta terbaik tingkat Polda. Kemudian satu peserta terpilih akan berpartisipasi pada tingkat nasional atau Mabes Polri di Jakarta.

Namun, bagi peserta yang tidak terpilih maka masih memiliki kesempatan untuk berpartisipasi di Festival Mural Polda Sulsel. Selanjutnya, peserta terpilih akan menggambar langsung secara serentak tingkat nasional pada tanggal 30 Oktober 2021 yang akan dibuka secara resmi oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Adapun sub-tema yang menjadi panduan bagi para peserta untuk berkarya, peduli sesama dimasa Pandemi Covid-19, bersama menjalankan protokol kesehatan, Indonesia sehat dan kuat, bebas dari Covid-19, bersama menjaga Indonesia.

Menurut E. Zulpan, bagi masyarakat yang akan mendaftar sebagai peserta wajib memenuhi beberapa persyaratan, yaitu memiliki karya yang sesuai dengan sub-tema, mengirimkan konsep mural dalam format PDF serta dimuat dalam satu ukuran maksimal 2500 pixel, rasio media adalah 2.44m x 3.66m, karya harus orisinal dan belum pernah dipublikasikan.

Bagi pendaftar kelompok mencantumkan nama ketua dan anggota, dan mengumpulkan sebelum batas waktu yang ditentukan pada website http://www.tribratanews.polri.go.id. Pemenang dari perlombaan tersebut untuk Tingkat Mabes Polri akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp.30 juta untuk juara 1, Rp.15 juta juara 2 dan Rp. 10 juta bagi juara 3 serta masing-masing Rp.5 juta untuk tujuh peserta favorit.

Sedangkan tingkat Polda Sulsel mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 7,5 juta untuk juara 1, Rp. 5 juta juara 2 dan Rp. 3 juta bagi juara 3

“Ayo kreasikan ide positifmu dimasa Pandemi dengan mengobarkan semangat kemerdekaan, nasionalisme dan optimisme lewat seni mural pada Bhayangkara Mural Festival Piala Kapolri 2021!” tutup E. Zulpan.

(Muh Alfi/Humas Polda Sulsel/red)

(Editor ; Muh Aidil)

HKGB Ke-69, Kapolres Sinjai Didampingi Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan Kursi Roda

News Lintas Sulawesi/Polres Sinjai

Dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) Ke- 69 Tahun 2021, Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo memberikan bantuan kursi roda untuk warakauri Ny. Tari Lamade, bertempat dijalan Teratai, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. Selasa sore (19/10/2021).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan, S.Ik.,M.Si selaku pembina Bhayangkari Cabang Sinjai didampingi ibu Ketua Bhayangkari Cabang Sinjai Ny. Tungga Dewi Iwan dan diikuti segenap pengurus Bhayangkari Cabang Sinjai.

Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan S.Ik.,M.Si mengatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian dari Ketua Umum Bhayangkari pusat kepada warakauri dalam rangka memperingati HKGB Ke-69.

“Mudah-mudahan dengan bantuan kursi roda ini nanti dapat membantu warakauri dapat melihat matahari lebih jauh lagi, dengan kata lain bisa berjalan-jalan dan berkeliling dilingkungan tempat tinggalnya. Ujarnya.

“Dengan adanya kursi roda ini semoga dapat memberikan semangat bagi ibu Ny. Tari Lamade dan juga dengan alat bantu ini nantinya dapat berkeliling disekitar rumah dan melihat matahari lebih jauh lagi,” Katanya.

Sementara itu, Ibu Warakauri Ny. Tari Lamade tampak dirauk wajahnya rasa haru dan mengaku sangat berterima kasih dengan bantuan yang diberikan oleh Ibu Ketua Umum Bhayangkari. Bantuan ini sangat membantu dalam aktifitasnya sehari-hari untuk berkeliling di sekitar rumahnya. Ucapnya.

(Muh Idrus/Humas Polres Sinjai/red)

(Editor ; Muh Aidil)

PENGANIAYAAN MENGAKIBATKAN KORBAN MENINGGAL DUNIA, DI WILAYAH HUKUM POLRESTABES MAKASSAR

News Lintas Sulawesi/Polrestabes Makassar

Pada hari Senin tanggal 18 Oktober 2021 sekitar pukul 22.30 wita di depan Toko Hero Taylor Jl. Veteran Utara Kel. Maradekaya Kec. Makassar Kota Makassar telah terjadi kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Korban An. Sdr. ANTO DG SIKKI, lahir di Jeneponto tanggal 15 Maret 1973 (48 Tahun), pekerjaan Swasta, Alamat Perang Lambere Kel. Tanrokas Kec. Tamalatea Kab. Jeneponto.

Kronologis kejadian: Berdasarkan keterangan pelaku Sdr. MUHAMMAD IRFAN, umur 25 tahun, pekerjaan Buruh Harian, Alamat Jl. Abubakar Lambogo 1 Lrg 1 No. 24 Kel. Bara- Baraya Kec. Makassar bahwa:

Sekitar pukul 19.30 wita di TKP pelaku meminjamkan uang kepada Sdri. SUKMA (Pacar Korban) sebesar Rp.50.000. Sekitar pukul 22.25 wita, pelaku mendatangi TKP berteman 3 (tiga) orang mengendarai motor Yamaha Fino yaitu Sdr. REZA dan Sdr. ERWIN untuk menagih utang kepada Sdri. SUKMA namun pelaku tidak menemukan Sdri. SUKMA melainkan bertemu dengan korban Sdr. ANTO. Korban menegur pelaku dengan kata “Apa liat – liat Tailaso” selanjutkan korban mengeluarkan sebilah parang untuk menebas Sdr. REZA akan tetapi Sdr. REZA menghindar dan menyerang balik dan menikam korban dengan sebilah badik miliknya. Pelaku kemudian melarikan diri.

.

Sekitar pukul 23.00 Wita Korban dilarikan ke RS. Bhayangkara Makassar. Sekitar pukul 23.30 wita Sdr. MUHAMMAD IRFAN dan Sdr. REZA, umur 17 tahun, pekerjaan buruh harian, alamat Jl. Abubakar Lambogo 1 Lrg 7 No. 14 Kel. Bara – Baraya Kec. Makassar Kota Makassar menyerahkan diri ke Polsek Bontoala. Sekitar pukul 24.08 wita kedua pelaku diamankan ke Mapolrestabes Makassar.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka 6 (Enam) tusukan yaitu 1 tusukan di bagian dada, 2 tusukan di bawa lengan kiri dan 3 tusukan di bagian perut. Barang bukti yang di temukan di TKP yaitu sebilah parang, 2 buah badik dan 1 Unit Motor Honda Revo Warna Merah No. Pol. DD 5263 IC. Kasus saat ini ditangani oleh Pihak Polrestabes Makassar.

(Gunawan/Makassar/red)

(Tedaksi NLS)

Sat Lantas Polres Bangkep, Laksanakan Dikmas Lantas Dan Bagi Masker Di Hari Minggu

News Lintas Sulawesi/Polres Bangkep

Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) Polda Sulteng melaksanakan giat Dikmas Lantas dan bagi masker di Kota Salakan dan sekitarnya Kabupaten Bangkep. (17/10/2021).

Kegiatan tersebut diatas dilaksanakan melalui personil Sat Lantas Polres Bangkep yang melaksanakan piket di hari minggu.

Pada masyarakat , personil Sat Lantas Polres Bangkep yang di pimpin oleh Bripka Ardinas dan 2 (dua) anggotanya melakukan imbauan-imbauan protokol kesehatan (prokes) melalui toa mobil Sat Lantas di Pasar Salakan, perempatan jalan Hotel Sidapore dan perempatan jalan lampu merah.

Pada pengguna jalan yang tidak memakai masker, personil lantas membagikan masker dan menghimbau selalu waspada dengan penyebaran virus corona.

Kasat Lantas Polres Bangkep Iptu Budy Prasetyo SH mengatakan ” Dengan sosialisasi dan bagi masker oleh personil kami merupakan kepedulian kami kepada masyarakat untuk selalu mengingatkan dan budayakan protokol kesehatan saat beraktifitas”

” Pemahaman ini kami sampaikan terus dengan humanis untuk memutus mata rantai virus covid-19″ Katanya.

(Rahmat Bakari/Humas/red)

(Editor : Muh Aidil)

KRYD Polsek Tinangkung, amankan Pasangan yang belum resmi di sebuah penginapan di Kab Bangkep

News Lintas Sulawesi/Polres Bangkep

Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polsek TInangkung mengamankan pasangan yang belum resmi di sebuah tempat yang disebut saja disini penginapan melati yang berada jalan Teluk Bayur , Salakan Kecamatan Tinangkung Kabupaten Bangkep. 16/10/2021.

Kapolsek Tinangkung , Iptu Abdul Haris Hippy mengatakan ” Malam minggu seperti hari ini tentu aktivitas masyarakat di malam hari meningkat. Jadi patroli KRYD Polsek Tinangkung tempat-tempat rawan kejahatan yang berada di Salakan dan sekitarnya”.

Maka Patroli KRYD Polsek Tinangkung yang dipimpin oleh Aiptu Kisman Rahim bersama 7 (tujuh) personilnya melakukan razia di beberapa penginapan melati yang di nilai sering di jadikan tempat peraduan pasangan suami-istri yang tidak resmi.

Dari hasil razia di beberapa penginapan melati , di temukan sebuah pasangan suami-istri yang belum resmi di penginapan melati yang berada di jalan Kri.Teluk Bayur desa Baka.

Pasangan tersebut lelaki S (19 th) dan perempuan VO ( 27 th). Ketika diperiksa identitas oleh petugas Patroli KRYD Polsek Tinangkung , alamat mereka berbeda dimana lelaki S yang belum mempunyai pekerjaan beralamatkan di desa Liang sedang perempuan VO yang berprofesi sebagai seorang medis beralamatkan di luwuk dan keduanya tidak dapat menunjukkan surat nikah yang sah sebagai suami istri kepada petugas.

Sepasang kekasih itupun akhirnya diamankan ke Kantor Polsek Tinangkung .

(Rahmat Bakari/Humas/red)

Menparekraf Tinjau Serbuan Vaksinasi Gelaran Korem 061/Sk Bekerjasama Dengan PT. Eiger

News Lintas Sulawesi/Bogor

Untuk mendukung pemerintah dalam rangka menanggulangi wabah pandemic global covid 19, maka Korem 061/Sk bersama PT eigerindo MIP menggelar vaksinasi covid-19 di desa Sukagalih Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor, Minggu (17/10).

Hadir pada pelaksanaan kegiatan tersebut Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno kemudian, Gubernur Jabar yang diwakili oleh istri, Kabinda Jabar Danrem 061/Suryakancana didampingi Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 061 , Wakil Bupati Bogor dan Dandim 0621/Kabupaten Bogor.

Vaksinasi tentunya sangat penting bagi semua orang dimana Vaksinasi Covid 19 adalah pemberian vaksin yang khusus diberikan dalam rangka meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif, dan manfaat vaksin covid 19 yang perlu dipahami yaitu mencegah terpapar virus Corona kemudian juga mencegah seseorang menyebarkan virus tersebut ke orang lain lalu dengan vaksin tentunya dapat menghentikan penyebaran covid 19. Intinya vaksinasi diselenggarakan bukan hanya untuk memutus rantai penularan penyakit dan menghentikan wabah saja akan tetapi juga dalam jangka panjang yang bisa mengeliminasi atau bahkan memusnahkan penyakit itu sendiri dan untuk mencapai kekebalan kelompok atau hati immunity maka setidaknya butuh 70 hingga 80% dari populasi untuk divaksinasi. Hal itu disampaikan oleh Danrem kepada awak media usai meninjau pelaksanaan Vaksinasi gelaran Eigerindo MPI bersama KOREM 061/Sk, dan vaksinasi kali ini agak berbeda yaitu setiap masyarakat yg sudah divaksin pulang mendapatkan bantuan sembako, pungkas Danrem lagi

Menparekraf beserta rombongan didampingi oleh Ronny Lukito selaku Chairman PT Eigerindo MIP meninjau kegiatan pelaksanaan vaksinasi yang dimulai dari antrian skrining hingga observasi. sebanyak 790 orang Peserta yang mengikuti vaksinasi juga mendapatkan bantuan sembako dari PT Eiger. Yang mana bantuan tersebut yaitu untuk membantu warga masyarakat di tengah masa pandemi ini dan diharapkan bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi mereka yang menerimanya.

Peran serta Korem 061/Sk yang didukung PT. Eigerindo MIP dalam melaksanakan Vaksinasi covid 19 tentunya sangat bermanfaat untuk masyarakat dan bangsa.
Intinya vaksinasi covid 19 ini yaitu untuk melindungi diri untuk melindungi herd immunity dan untuk melindungi negeri

Danrem 061/Sk mengucapkan terima kasih atas sinergitas semua pihak pada pelaksanaan vaksinasi kepada PT. Eigerindo MPI, Jabar Quick Respon, Para Nakes, dan para relawan yang terlibat.

Dengan terselenggaranya vaksinasi di beberapa tempat sehingga menambah capaian serbuan Vaksinasi gelaran KOREM 061/SK yang sampai hari ini yaitu sejumlah 657.844 warga masyarakat sudah tervaksin

(Sumber: Penrem 061/SK/red)

(Rahmat Bakari/red)

Kakanwil Kememkumham Sulsel: Vaksinasi WBP di Lapas/Rutan  Sulsel sudah 96,14 persen

News Lintas Sulawesi/Makassar, Sulsel

Kakanwil Kemenkumham Sulsel Harun Sulianto, Minggu (17/10) mengatakan saat ini capaian vaksinasi bagi  Warga Binaan Pemasyarakatan di 24 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) /Rumah Tahanan Negara (Rutan ) / Lembaga Pembinaan Khusus Anak ( LPKA ) di Sulsel sudah mencapai 96,14  Persen.

“Sebanyak 22 Lapas/Rutan vaksinasinya sudah di atas 90 Persen. Dua diantaranya sudah 100 Persen yakni Rutan Enrekang dan Pinrang,” Kata Kakanwil Harun.

Dari data per tanggal 16 Oktober 2021,  menurut  Kakanwil Harun, jumlah WBP dari 24 Lapas/Rutan /LPKA di Sulsel sebanyak 10.454 orang, sudah divaksin dosis pertama sebanyak 1.740 orang  dan 8.310 orang sudah di vaksin lengkap (dosis pertama dan kedua).

Sedangkan WBP yang belum di vaksin sama sekali sebanyak 404  orang, dan sedang di koordinasikan dengan pihak terkait agar dapat segera di vaksin. Pada saat vaksinasi ada beberapa WBP yang  tidak memenuhi syarat untuk di vaksin karena alasan kesehatan dan saat ini dalam perawatan dokter dan paramedis Lapas /Rutan.

“Harapan kami setelah mereka sembuh dapat segera di vaksin “ kata kakanwil Harun.

Kakanwil Harun menyampaiakan terima kasih kepada Pemprov Sulsel, Pemkab/Pemkot se-Sulsel, Pihak TNI Polri, Poltekes Makassar dan Kantor kesehatan Pelabuhan Makassar yang selama ini membantu vaksinasi bagi WBP di Lapas/Rutan dan LPKA di Sulsel.

Menurut Harun pihaknya selalu mengingatkan seluruh jajaran agar tetap melakukan prokes ketat dengan memakai masker, menjaga jarak, mencegah kerumunan, meningkatkan imunias, dan menjaga pola hidup sehat.

(Safrida S Fabanyo/Humas/red)

(Editor : Aidil)

Ketua Ferari Helmi Damanik Dorong H. Budi, Untuk Calon Bupati Batu Bara 2024-2029

News Lintas Sulawesi/Lima Puluh | 18-10-2021

Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Federasi Advocat Republik Indonesia ( ferari ) Kabupaten Batu Bara Helmi Damanik SH, didampingi Sekretarisnya Rudi Harmoko SH, memberi dukungan dan mendorong H. Budi untuk berkenan maju calon Bupati Batu Bara Priode 2024 -2029 mendatang.

Hal tersebut dijelaskan Helmi Damanik SH dan Rudi Harmoko SH selaku Ketua dan Sekretaris DPC Ferari Batu Bara atas permintaan teman teman H Budi yang tergabung sebagai alumni SD, SMP dan STM di Batu Bara untuk maju calon Bupati Batu Bara tahun 2024 mendatang, kepada awak media, Senin 18/10, di Lima Puluh.

Menurut Helmi bahwa H. Budi adalah seseorang yang pernah tugas sebagai aparat pemerintah, dan saat ini masuk kategori pengusaha sukses di bidang perkebunan dan bidang jasa lainnya, sehingga untuk memimpin birokrat akan lebih mudah.

Jika H. Budi siap menjadi orang nomor 1 di Batu Bara pada ajang Pillada Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara tahun 2024, kata Helmi, kami yakin akan banyak para pengusaha yang memberi dukungan kepada pendiri Kadin Batu Bara, yang juga mantan Ketua Kadin pertama di Batu Bara pada tahun 2008 itu, apalagi Ia Sosok pengusaha yang dermawan.

Menurut helmi dan Rudi dalam temu kangen dengan para awak media ini, menjelaskan bahwa H. Budi akan banyak mendapat dukungan dari masyarakat di Batu Bara, baik karena hubungan organisasi, hubungan usaha, apalagi hubungan emosional dengan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat maupun pemuda.

Karenanya jika di tahun 2024 itu H. Budi maju pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara priode 2024 – 2029 ini, akan mulus rasanya karena Partai Golkar diyakini akan memberi dukungan sepenuhnya, tegas Helmi Damanik SH, yang juga pengacara prodeo di lingkungan Sat Reskrim Polres Batu Bara ini.

(Penulis : Latifah Lubis/red)

(Redaksi NLS)

PPKM Wilayah Sulsel Turun Level 2, Kabidhumas Sampaikan Jajaran Polda Sulsel Bakal Terus Sosialiasi dan Disiplinkan Prokes

News Lintas Sulawesi/Polda Sulsel

Pemerintah pusat resmi mengumumkan bila PPKM di seluruh Kabupaten/Kota di Sulsel turun level menjadi level 2. Meski begitu aparat Kepolisian meminta masyarakat tidak melakukan euforia berlebihan atau malah abai pada penerapan prokes.

Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan menegaskan, Polda Sulsel dan seluruh jajaran tetap akan melaksanakan sosialisasi dan mengingatkan kepada masyarakat meski status PPKM di Sulsel sudah turun. Upaya ini dilakukan untuk mencegah peningkatan angka Covid-19 di Wilayah Sulsel.

“Meski sudah PPKM level 2, pendisiplinan prokes tetap kami lakukan. Kita pertahankan agar angka Covid tidak kembali naik,” terang Kombes Pol E. Zulpan.

Menurut dia, upaya sosialisasi dan patroli pendisiplinan prokes dinilai efektif untuk menekan penyebaran pandemi. Masyarakat diminta senantiasa menjaga kebersihan baik di rumah maupun masyarakat.

Di sisi lain, kerja sama dengan TNI, pemkot juga terus dilaksanakan demi mencegah Covid-19 optimal. “Patroli juga terus dilakukan agar tidak terjadi kerumunan di malam hari,” ungkap perwira melati tiga itu.

Pihaknya berharap, upaya yang dilakukan ini mampu menjaga angka Covid-19 tidak kembali melonjak. Sehingga, level PPKM di Wilayah Sulsel mampu bertahan di level 2, bahkan turun ke level rendah lagi.

“Dalam mengatasi pandemi ini, butuh peran serta seluruh masyarakat. Kesadaran menjadi kunci utama untuk menekan penyebaran Covid-19,” katanya.

Diketahui, Pemerintah pusat menetapkan Kota Makassar beserta 17 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2. Makassar turun menjadi PPKM level 2 setelah sebelumnya menerapkan PPKM level 4.

Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan

Penerapan PPKM level 2 di Kota Makassar beserta 17 Kabupaten/Kota lainnya di Sulsel tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 44 Tahun 2021, tepatnya dipoin kesatu huruf T. Instruksi itu diteken di Jakarta pada Senin (20/9/2021) lalu.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, angka kesembuhan Sulsel saat ini berada dikisaran 96,63 persen, lebih tinggi dibandingkan nasional sebesar 96 persen. Sementara, angka kematian Sulsel juga terus menurun yakni di angka 2,04 persen, lebih rendah dibandingkan nasional 3,4 persen dengan positivity rate 0,65 persen.

(Muh Alfi/Humas Polda Sulsel)

(Editor : Muh Aidil)

PPWI Beri Penghargaan kepada “Brigjen TNI Junior Tumilaar” Atas Ketegasan Bela Rakyat Kecil

News Lintas Sulawesi/JAKARTA


Dewan Pengurus Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) memberikan apresiasi kepada Brigjen TNI Junior Tumilaar, mantan Inspektur Komando Daerah Militer (Irdam) XIII/ Merdeka, atas ketegasan sikapnya membela rakyat dan Babinsa.

Apresiasi yang diberikan berupa Piagam Penghargaan atas nama Brigjen TNI Junior Tumilaar, S.H., M.M yang ditandatangani Ketua Umum DPN PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A dan Sekjen, Fachrul Razi, S.I.P., M.I.P, tertanggal 18 Oktober 2021.

Sikap ketegasan dan keberanian menanggung risiko jabatan Brigjen TNI Junior Tumilaar, S.H., M.M menjadi perhatian DPN PPWI, yang dia pertaruhkan demi membela rakyat kecil dan seorang Babinsa, yang mendampingi rakyat, yang justru diperlakukan tidak adil oleh aparat kepolisian.

Persoalan bermula saat seorang Babinsa diketahui membela seorang warga yang memiliki konflik lahan dengan PT Ciputra International, perumahan Citraland di Manado, Sulawesi Utara. Apalagi warga pemilik lahan, Ari Tahiru diketahui buta huruf.

“Tentara rakyat itu peduli terhadap lingkungannya, atasi masalahnya, jangan dirampas tanahnya,” ujarnya, dalam pemberitaan media.

“PT Ciputra International saya ingatkan Anda. Jangan melaporkan Babinsa, jangan Anda merampas hak-hak tanah, hak warisnya. Dan ini dari warisan, adat istiadat, hargai mereka,” tandasnya.

Hal itulah yang membuat Brigjen Junior mengaku tak terima karena aksi Babinsa yang membela rakyat kecil justru berujung pemanggilan ke Polresta Manado. Kasus ini akhirnya selesai setelah Dandim bertemu dengan Kapolres. Pemanggilan Babinsa tidak jadi dilakukan.

Namun kemudian, Brigjen Junior menuliskan sebuah surat terbuka untuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit sebagai bentuk protes usai seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Tingkulu, Wanea, Manado dipanggil ke kantor polisi untuk diperiksa. Surat terbuka viral di media sosial, hingga menjadi polemik di masyarakat luas.

Meski surat terbuka yang ia tuliskan tersebut berujung pemanggilan dirinya oleh Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad), Inspektur Komando Daerah Militer (Irdam) XIII/Merdeka itu justru mengatakan, dirinya siap mempertaruhkan kariernya di kemiliteran demi membela rakyat dan juga Babinsa.

“Sebagai prajurit kesatria bangsa sesuai dengan sapta marga, harus bertanggung jawab apa yang dia lakukan walaupun (kasus bersifat) pribadi saya bertanggung jawab,” kata Junior saat diwawancara media, di Manado, September 2021 lalu.

“Bukan Babinsa yang salah, saya (yang) bertanggung jawab. Kalau seorang jenderal bintang satu (saya) tidak bertanggung jawab gimana bintara pembina desa seorang sersan bahkan mungkin kopral dia mau meneladani kita (sebagai atasan) bagaimana mungkin,” tambahnya.

Foto: Brigjen TNI Junior Tumilaar dan Piagam Penghargaan PPWI

Dalam pemeriksaan Puspom AD, Brigjen Junior dinyatakan bersalah. Komandan Pusat Polisi Militer AD, Letjen TNI Chandra W Sukotjo dalam keterangannya, Sabtu (9/10/2021) menyebut, perbuatan melawan hukum yang dilakukan Brigjen TNI Junior Tumilaar yakni pelanggaran Hukum Disiplin Militer dan pelanggaran Hukum Pidana Militer sesuai Pasal 126 KUHPM dan Pasal 103 ayat (1) KUHPM.

Untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran hukum tersebut, jenderal bintang satu TNI itu dicopot dari jabatannnya sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka. Brigjen Junior kabarnya ditempatkan sebagai Staf Khusus Kasad.

Atas komitmen, ketegasan dan keberanian menanggung risiko jabatannya hingga Brigjen Junior Tumilaar dicopot, DPN PPWI memandang sikapnya benar-benar sebagai seorang prajurit sejati yang lahir dari rakyat, membela hak rakyat, dan dirinya dipersembahkan untuk rakyat. Salut!. DANS/SON

(Redaksi NLS)