Jajaran Polres Banggai terus berupaya mencegah dan memutus mata rantai penyebran Covid-19. Seperti upaya yang dilakukan personel Polsek Balantak dengan menggelar operasi yustisi, Selasa (12/10/2021).
Operasi itu menyasar para pengendara dan pengemudi yang melintas di Jalan umum Desa Kampangar, Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai.
“Operasi Yustisi ini dilaksanakan untuk pendisiplinan masyarakat guna mencegah Covid-19, salah satunya disiplin penggunaan masker,” ungkap Kapolsek Balantak Iptu Muhammad Zulfikar SH.
Dalam kegiatan operasi yustisi tersebut petugas masih menemukan masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes) seperti tidak menggunakan masker yang kemudian diberikan edukasi pentingya patuh terhadap prokes.
“Selain diberikan edukasi para pelanggar ini mendaptkan sanski sosial berupa pungut sampah di sekitar lokasi operasi,” jelas Iptu Zulfikar.
Iptu zulfikar berharap, lapisan masyarakat tidak mengindahkan apa yang menjadi kebijakan pemerintah yaitu selalu patuh terhadap prokes 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjahui kerumunan dan mengurasi mobilitas.
“Mari kita semua untuk tetap melindungi diri sendiri dan orang lain dari Covid-19 dengan selalu patuh pada prokes, khususnya pakai masker,” imbau Iptu Zulfikar.*
WAKIL BUPATI BANGGAI H. FURQANUDDIN Membuka secara resmi Kegiatan PUBLIKASI HASIL PENGUKURAN STUNTING DAN REVIEW KINERJA TAHUNAN KABUPATEN BANGGAI TAHUN 2021, Selasa, 12 Oktober 2021
Kegiatan dilaksanakan di Hotel Swissbellin Luwuk, Turut hadir Prof. Dr. Abdul Razak Thaha, Kadis Kesehatan, Ketua TP-PPK Kab. Banggai, Para Pimpinan OPD, Para Camat, Kepala Bappeda (diwakili), Para Kepala Puskesmas, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Untika, Himpaudi Kab. Banggai, Ketua Aisyiah, serta Stake Holder lainnya.
Pada kesempatan itu Wakil Bupati Banggai Menyampaikan bahwa Aparatur Pemerintahan Mempunyai Peran strategis dalam rangka Peningkatan Kualitas Pengelolaan Program Penurunan Stunting di Kab. Banggai.
“Aparatur pemerintahan mempunyai posisi dan kedudukan yang strategis dalam kerangka tugas-tugas umum pemerintahan pembangunan dan pembinaan masyarakat. Salah satu persyaratan yang perlu dipedomani dalam meningkatkan kualitas pengelolaan program penurunan stunting kabupaten banggai tentu saja melakukan penyesuaian antara penyusunan program penurunan stunting kabupaten banggai dengan kebutuhan obyektif dan rill pelaksanaan tugas dalam unit kerja pemerintah pada semua level sesuai dengan prinsip pengembangan modern” Kata Wakil Bupati.
“Selaku Unsur Pimpinan Pemerintah Kabupaten Banggai, saya menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini, review kerja tahunan adalah review yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten terhadap kinerja pelaksanaan program dan kegiatan terkait stunting selama satu tahun terakhir yang dilakukan dengan cara : 1. Membandingkan antara rencana dan realisasi capaian target kinerja 2. Mengidentifikasikan faktor yang menghambat pencapaian target kinerja output dan outcome 3. Merumuskan tindak lanjut perbaikan agar target kinerja dapat di capai pada tahun berikutnya” Papar Wakil Bupati.
“Berkenaan dengan itu strategi penanganan yang serius perlu di lakukan yaitu melalui intervensi gizi spesifik seperti pemberian tablet tambah darah (TTD) untuk remaja putri, suplementasi TTD untuk ibu hamil dan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk ibu hamil kekurangan energi kronis. Dan juga sosialisasi air susu ibu, sosialisasi makanan bayi dan anak, tata laksana gizi buruk, penanganan masalah gizi dan PMT pada balita gizi kurang dan pelayanan imunisasi serta pencegahan infeksi pada balita” Sambung Om Pungke.
“Bahwa Berdasarkan hasil analisis situasi yang di lakukan pada tahun 2020 telah di tetapkan lokasi fokus pencegahan stunting kurang lebih 55 desa, sehingganya di butuhkan kegiatan publikasi stunting dan review kinerja tahunan kabupaten yang terstruktur, sistimatis dan masif dari petugas kesehatan dan elemen masyarakat”
“salah satu kegiatan yang di lakukan adalah publikasi stunting dan review kerja tahunan kabupaten banggai, karena publikasi stunting dan review kinerja tahunan kabupaten banggai merupakan proses mengidentifikasi sebaran prevalensi stunting dalam wilayah kabupaten, olehnya itu ketersediaan program dan praktik manajemen layanan dapat memahami permasalahan rendahnya integrasi intervensi gizi prioritas pada sasaran rumah tangga 1.000 HPK” Papar Wakil Bupati.
Selanjutnya Wakil bupati juga menjelaskan terkait persyaratan yang dipedomani dalam rangka meningkatkan Kualitas Pengelolaan Salah satu persyaratan program penurunan stunting di kab. Banggai.
“yang perlu dipedomani dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan program penurunan stunting kabupaten banggai antara lain : 1. Memprioritaskan sumber daya yang di kelola kabupaten banggai bagi peningkatan cakupan layanan pada intervensi gizi prioritas. 2. Upaya perbaikan manajemen layanan bagi penigkatan akses rumah tangga 1000 HPK secara simultan terhadap intervensi gizi prioritas. 3. Meningkatkan efektivitas sistem manajemen data untuk menunjang keputusan alokasi program dan lokasi fokus. 4. Menentukan kegiatan yang di perlukan dalam memberdayakan kecamatan dan desa untuk meningkatkan integrasil layanan di tingkat desa” kata Wabup.
“Kepada peserta Saya ucapkan selamat mengikuti kegiatan ini dengan harapan dapat menghasilkan apa yang kita inginkan dan kepada panitia penyelenggara, nara sumber saya ucapkan selamat bertugas, tutup H. Furqanudin.
(Sub Bag. Dokumentasi dan Publikasi Pimpinan Bag. Prokopim Setda Banggai/Marwin)
Terimakasih Kolonel Kav Agus Waluyo atas dedikasi dan kerjasama yang terjalin baik selama bersama melaksanakan tugas di Bumi Anoa ungkap Danrem 143/HO Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan dalam amanatnya.
Hal ini dikatakan oleh Plh Kapenrem 143/HO Letda Inf Rusmin Ismail dalam rilisnya, Kendari, Sultra, Rabu (13/10/2021).
“Sertijab Dandim 1417/Kdi dilaksanakan di Aula Bung Karno Makorem 143/HO dan dipimpin oleh Danrem 143/HO Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan,” terang Plh Kapenrem.
“Acara ini menandakan bahwa Tongkat Komando Kodim 1417/Kendari secara resmi telah berganti dari Kolonel Kav Agus Waluyo kini dipegang oleh Kolonel Inf Windarto,” lanjutnya.
Sementara itu pada kesempatan ini Danrem 143/HO dalam amanatnya menyampaikan bahwa alih tugas dan mutasi jabatan dalam satuan TNI-AD adalah merupakan hal yang biasa.
“Hal ini dilaksanakan sebagai bentuk kaderisasi dan pembinaan karir personel dalam rangka kesinambungan regenerasi dalam organisasi TNI-AD,” kata Brigjen Jannie.
“Selamat datang Kolonel Inf Widarto beserta Ibu di Bumi Anoa, dengan bekal dan pengalaman sebelumnya, saya yakin akan mampu mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Komandan Kodim 1417/Kendari dengan sebaik-baiknya,” lanjut Danrem.
“Kepada Ny.Windarto, saya berharap dapat melanjutkan pembinaannya kepada ibu-ibu Persit Kartika chandra Kirana dijajaran Kodim1417/Kendari,” imbuh Brigjen Jannie.
Lanjut dalam amanatnya Danrem juga mengucapkan rasa terimakasih dan penghargaan setinggi – tingginya kepada Kolonel Kav Agus Waluyo beserta Ibu.
“Kepada Kolonel Kav Agus Waluyo beserta Ibu saya ucapakan terimakasih atas kerjasama yang baik selama ini dan selamat bertugas ditempat yang baru,” pungkas Danrem.
Perlu diketahui untuk Kolonel Kav Agus Waluyo S.I.P akan menduduki jabatan baru sebagai Danbrigkav 1/LA Kodam Jaya.
Polres wajo menggelar operasi Bina Kusuma 2021 di sekolah-sekolah yang ada di wilayah hukum Polres Wajo, Kegiatan yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Wajo dan personilnya ini menyasar di sekolah SMK 1 Wajo. Rabu (13/10/2021).
Kegiatan di laksanakan dengan memberikan arahan khusus tentang kenakalan remaja, bahaya Narkoba serta internet sehat untuk menghindari berita hoax, menghindari kegiatan yg berbaur dengan premanisme, antisipasi kejahatan terhadap anak dan perempuan, dan memberikan teguran terhadap para pelajar yang tidak menggunakan masker agar terhindar dari bahaya Covid-19.
Rangkaian kegiatan Ops Bina Kusuma 2021 yang bertujuan untuk menekan terjadi kegiatan penyakit masyarakat seperti kenakalan remaja, dan kegiatan premanisme, guna mencegah gangguan Kamtibmas lain nya, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan aktivitasnya ini di mulai pukul 09.000 WITA berjalan dengan aman dan tertib, serta di ikuti dengan antusias oleh semua warga sekolah.
Memasuki hari Ke-8 Operasi Bina Kusuma 2021, Tim Operasi Polres Sinjai menggelar bimbingan dan penyuluhan Kamtibmas sekaligus aksi bagi -bagi masker gratis diarea pasar tradisional lappa, Kelurahan Lappa,Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. Rabu pagi (13/10/2021).
Sebelum pelaksanaan, terlebih dahulu digelar Apel pengecekan dipimpin oleh Kasat Binmas Akp Sudirman Mando sekaligus APP tentang tata cara bertindak dilapangan, yang diikuti personel yang terlibat Ops Bina Kusuma.
Pada kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres Sinjai memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada warga masyarakat pengunjung pasar tradisional lappa bahwa saat ini Polres Sinjai melaksanakan Operasi Kepolisian Bina Kusuma dengan sasaran kejahatan, terkait dengan premanisme, kejahatan jalanan, geng motor, judi dan minuman keras serta penyalahgunaan narkotika,”.
“Kepada pengunjung pasar diimbau bahwa dalam rangka Operasi Bina Kusuma Lipu 2021 untuk menekan terjadinya gangguan kamtibmas khususnya premanisme, mengantisipasi tindakan kriminal, seperti curanmor, dan menghimbau warga agar menghindari pelanggaran seperti minum- minuman keras, main judi serta tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika, dan meminta untuk menjaga diri dan keluarga dari bahaya narkoba.
“Selain itu juga memberikan himbauan agar mematuhi protokol kesehatan demi memutus rantai penyebaran Covid-19, sekaligus membagi bagikan masker gratis untuk membantu warga yang tidak disiplin Protokol Kesehatan dalam hal ini penggunaan masker sebagai sarana pencegahan penyebaran Covid-19 dari orang ke orang.
Melengkapi kegiatan Operasi Bina Kusuma dihari ke-8 (delapan), para pelaksana operasi secara bergantian melakukan himbauan baik masalah kamtibmas maupun Protokol Kesehatan.
Sementara itu, Kapolres Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (Akbp) Iwan Irmawan, S.Ik.,M.Si berharap kepada seluruh warga masyarakat turut mendukung upaya Polres Sinjai dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman kondusif dan tetap mematuhi anjuran pemerintah Protokol Kesehatan 5M Ujarnya.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah pencegahan Polres Sinjai dalam rangka Operasi Bina Kusuma Lipu 2021.
Diakhir kegiatan, dilaksanakan deklarasi pernyataan sikap mendukung Polres Sinjai dan pemberantasan premanisme, judi, miras, perkelahian kelompok, dan kejahatan yang meresahkan masyarakat, serta memutus rantai penyebaran Covid-19.
Petugas kepolisian salah satu yang rentan akan tertularnya virus corona (Covid-19). Sebab, mereka dengan pihak terkait menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan imbauan dari Pemerintah Pusat untuk warga masyarakat.
Sehingga tidak dipungkiri tugasnya selalu mobile ke mana-mana dan tidak diam di rumah. Dengan tugas yang penuh risiko tersebut, dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak inginkan, Polres Enrekang melakukan test Swab antigen terhadap seluruh personel.
Hari ini, Swab Antigen di ikuti Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.IK, MH dilanjutkan para PJU Polres Enrekang kemudian seluruh personel Polres Enrekang.
Tes swab dilakukan untuk mendeteksi penyebaran Covid-19 dan mengantisipasi secara dini penyebaran virus corona terhadap anggota Polri di lingkungan Mapolres Enrekang.
Kapolres Enrekang AKBP Andi Sinjaya menjelaskan Tes swab Antigen ini juga di laksanakan di Polsek Jajaran.
“Tentunya harapan kita dengan diadakannya swab test kepada Personel Polres Enrekang, penyebaran Covid-19 dapat segera terdeteksi. Dan apabila ada anggota Polri yang positif Covid-19 dapat segera di ambil langkah-langkah penanganan sesuai protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku,” katanya.
AKBP Andi Sinjaya menghimbau agar semua dapat menerapkan dan melaksanakan Protokol Kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah, serta mengimplementasikanya dalam kehidupan sehari-hari dimana hal tersebut sebagai sebuah Adaptasi Kebiasaan Hidup Baru, yang harus kita ikuti.
“Selalu untuk menjaga diri sendiri dengan selalu memakai masker kemanapun bepergian dan dikantor, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau selalu memakai hand sanitizer, menjaga jarak atau sosial distancing, menjauhi kerumunan,” pungkas AKBP Andi Sinjaya.
Memastikan seluruh personel bertugas sebagaimana tupoksi dan tanggung jawab yang melekat pada diri mereka masing-masing, Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya,SH, S.IK, MH, sidak Kesiapan Personel Polsek Cendana kemudian dilanjutkan dengan mengevaluasi kinerja jajarannya, Senin (11/10/21).
Tak hanya berlaku intern di lingkup Polres Enrekang, pengecekan atau sidak personel juga dilakukannya pada Polsek jajaran yang tersebar di wilayah hukumnya.
Seperti yang telah dilakukannya pada hari Minggu (10/10/21) malam. AKBP Andi Sinjaya sidak salah satu Polsek jajaran, yakni Polsek Cendana Polres Enrekang.
Bertujuan untuk memaksimalkan kinerja seluruh personel demi terwujudnya wilayah hukum yang aman, nyaman, tentram dan harmonis bagi masyarakatnya, kunjungan ini juga dimanfaatkan oleh AKBP Andi Sinjaya untuk mengetahui lebih dalam bagaimana kondisi dan situasi yang ada pada tiap-tiap Polsek.
Imbauan untuk selalu sigap dan taat terhadap peraturan serta tata tertib dalam berdinas disampaikan olehnya. ‘Kita ini pelayan masyarakat, kita ini pelindung masyarakat, kita ini pengayom masyarakat, jadi sudah sepatutnya kita memberikan yang terbaik untuk masyarakat kita’, tuturnya di hadapan personel Polsek Cendana yang melaksanakan piket. ‘Buat masyarakat kita nyaman dan percaya akan keberadaan kita’, tambahnya.
Mengakhiri kunjungannya, Kapolres mengimbau seluruh personel dan Kapolsek untuk selalu melakukan pembenahan dan saling mengevaluasi kinerja masing-masing. ‘Terapkan SOP yang ada’ pungkasnya.
Terkait viralnya video sibecce yang diketahui bernama Emmi Nur selaku, pengurus komite dan diduga sebagai Guru Honerer disekolah SMA Negeri 5 beralamat di jalan, Taman Makam Pahlawan, No.4 tello baru, kecamatan Panakkukang. Selasa 12)10/2021.
Beberapa hari ini sempat redup, dipemberitaan, Namun setelah menunggu arahan dari PWI Sul Sel selaku Induk asosiasi yang dituakan terkait aksi pelaporan sibecce yang sudah tidak bisa ditoleransi, oleh beberapa insan pers, atas pelecehan dan penghinaan terhadap para wartawan beberapa pekan lalu, menjadi polemik dari berbagai wartawan yang tidak punya Naluri Sebagia Insan Pers dengan adanya dugaan beberapa asosiasi media maupun LSM yang turut berperan menback’up dari dibelakang, sehingga sibecce merasa naik daun dan menganggap dirinya tidak bersalah dalam hal ini
Namun berbeda dengan beberapa para Insan Pers yang tergabung dalam satu Forum media dimana terdiri dari beberapa asosiasi didalamnya bertekad akan melakukan aksi besok rabu 13 oktober 2021 di disdik sul sel dan dilanjutkan pelaporan ke Polda Sul Sel ,”Agar kasus sibecce terproses sesuai hukum yang berlaku atas apa yang pernah dilontarkan dapat menuai efek jera
Abd Halim selaku ketua PW MOI, saat ditemui disekretnya, di Jalan Buru Hotel Bahagia, memaparkan “Bahwa kasus dibecce ini, sangat luar biasa, dengan sikap dan lantangnya menghalangin tugas seorang juornalis,” serta menghina profesi seorang wartawan, bahkan dampaknya sangat buruk terhadap citra seorang insan pers, selaku pilar ke-4 dalam bertata negara, sehingga dapat mengundang dan mengugat Dunia kewartawanan, yang mana dalam perkataanya berulang kali diucapkan ,”Wartawan itu tidak pulang kalau tidak diberi Amplop,”
kemudian lanjutnya,”Kami dari beberapa Advokasi, yang tergabung dalam asosiasi telah melakukan rapat kordinasi, pemantapan serta mengkaji hasil rekaman video visual sibecce ,”dan sudah siap turun, mendampingi rekan rekan media untuk mengambil langkah-langkah aksi Demo Damai sekaligus menbuat pelaporan agar kedepan tidak ada lagi muncul perbuatan, sibecce 2 dan 3, begitu ungkapnya .
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pengarahan terbaru melalui vicon, kepada seluruh Polda jajaran terkait dengan evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Selasa (12/10).
Dalam pengarahannya, Sigit menekankan kepada seluruh jajarannya untuk tetap menyiapkan segala upaya dan antisipasi guna mencegah terjadinya lonjakan laju pertumbuhan Covid-19, di tengah terjadinya pelonggaran aktivitas masyarakat. Diketahui, kasus aktif harian virus corona dewasa ini, sudah mengalami penurunan.
“Persiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap pelonggaran agar tidak terjadi lonjakan kasus kembali,” kata Sigit saat memberikan pengarahan kepada seluruh Polda jajaran.
Menurut Sigit, salah satu upaya untuk mencegah laju pertumbuhan Covid-19 dan persiapan untuk menuju peralihan dari Pandemi ke Endemi, adalah dengan tetap melaksanakan pengetatan protokol kesehatan (prokes), melalui 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) serta percepatan vaksinasi.
Dalam melakukan antisipasi lonjakan di tengah pelonggaran aktivitas masyarakat, Sigit meminta kepada seluruh Polda jajaran untuk memaksimalkan aplikasi PeduliLindungi. Platform tersebut harus disediakan di segala lini pusat aktivitas warga. Sehingga, akselerasi vaksinasi masyarakat dapat maksimal dilakukan.
“Maksimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Pengawasan terhadap masyarakat dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Apabila ditemukan kategori kuning atau merah berikan pelayanan vaksin dengan menyediakan gerai vaksinasi maupun vaksin mobile,” ujar mantan Kabareskrim Polri itu.
Lebih dalam, Sigit juga menyatakan perlu adanya antisipasi dini untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 seperti MU dan Lamda dari luar negeri yang disebabkan dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).
Terkait dengan kebijakan Pemerintah yang berencana ingin membuka pintu bagi wisatawan asing maupun WNI yang pulang dari luar negeri, Sigit berharap adanya antisipasi dan pengawasan penanganan Covid-19 yang ekstra ketat. Sigit mengungkapkan, masih ada beberapa permasalahan yang terjadi untuk pengelolaan teknis karantina.
“Tolong dicek lagi sistem pengamanan seperti apa, apalagi kalau sudah dibuka SOP-nya betul-betul dilaksanakan. Jangan kemudian kita abai, lengah dan apa yang kita lakukan selama ini sia-sia. Jadi ini adalah konsekuensi kelonggaran kita berikan bertahap namun bisa kita ukur sehingga semua bisa terkendali,” ucap Sigit.
Antisipasi dan penanganan yang tepat, kata Sigit juga untuk melakukan persiapan adanya event internasional di Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni diselenggarakannya World Super Bike Championships (WSBK).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Menurut Sigit, dengan penanganan dan pengendalian Covid-19 yang maksimal, penyelenggaraan ajang dunia itu bakal memberikan efek positif untuk pertumbuhan perekonomian. Serta, nama Indonesia akan harum di mata dunia, lantaran berhasil menyelenggarakan WSBK, dengan memperhatikan faktor kesehatan di tengah Pandemi Covid-19.
“NTB dan beberapa event lanjutan di Bali dipersiapkan dengan baik. Kalau ini bisa dikelola dengan baik tentunya di mata internasional semakin baik dan tentunya hal lain seperti pertumbuhan ekonomi,” tutur Sigit.
Tak hanya itu, Sigit juga mengapresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras untuk mencegah laju pertumbuhan virus corona. Kedepannya, Ia berharap untuk mempertahankan hal tersebut dan meminta terus melakukan sinergitas dengan TNI, Pemda dan seluruh elemen masyarakat.
“Apa yang terjadi merupakan hasil kerja keras seluruh anggota. Sekarang tumpuan ada di kita TNI- Polri. Tapi saya yakin seluruh rekan akan melaksanakan dengan baik,” tutup Sigit.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk menindak tegas penyelenggara financial technology peer to peer lending (fintech P2P lending) atau biasa dikenal pinjaman online (Pinjol) ilegal yang telah merugikan masyarakat.
Tindak tegas tersebut, kata Sigit, juga merupakan instruksi langsung dari Presiden Indonesia Joko Widodo(Jokowi), yang memberikan perhatian khusus terhadap kejahatan Pinjol. Pasalnya, hal itu telah merugikan masyarakat, khususnya di tengah Pandemi Covid-19.
“Kejahatan Pinjol Ilegal sangat merugikan masyarakat sehingga diperlukan langkah penanganan khusus. Lakukan upaya pemberantasan dengan strategi Pre-emtif, Preventif maupun Represif,” kata Sigit dalam memberikan pengarahan kepada Polda jajaran melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/10).
Pelaku kejahatan Pinjol, lanjut Sigit, kerap memberikan promosi atau tawaran yang membuat masyarakat tergiur untuk menggunakan jasa layanan tersebut. Sehingga, hal tersebut menjadi salah satu penyebab banyaknya korban dari Pinjol.
“Harus segera dilakukan penanganan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Sigit.
Ditengah situasi Pandemi Covid-19, menurut Sigit, penyelenggara Pinjol juga memanfaatkan situasi masyarakat yang perekonomiannya terdampak. Sehingga, warga banyak yang tergiur untuk menggunakan jasa Pinjol ilegal.
Padahal, kata Sigit, Pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat, karena data diri korban bakal dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan apabila telat membayar ataupun tidak bisa melunasi pinjamannya. Yang tambah miris lagi, Sigit menyebut, ada beberapa kasus bunuh diri lantaran tidak mampu bunga yang besar dari Pinjol ilegal tersebut.
“Banyak juga ditemukan penagihan yang disertai ancaman. Bahkan dalam beberapa kasus ditemukan para korban sampai bunuh diri akibat bunga yang semakin menumpuk dan tidak membayar,” ucap eks Kapolda Banten tersebut.
Untuk diketahui, hingga Oktober 2021, Polri tercatat menerima sebanyak 370 laporan polisi terkait kejahatan Pinjol Ilegal. Dari jumlah itu, 91 diantaranya telah selesai, 278 proses penyelidikan dan tiga tahap penyidikan.
Oleh karena itu, dari segi Pre-Emtif, Sigit menekankan kepada seluruh jajarannya untuk aktif melakukan edukasi dan sosialisasi serta literasi digital kepada masyarakat akan bahayanya memanfaatkan layanan Pinjol ilegal. Kemudian, mendorong Kementerian/Lembaga untuk melakukan pembaharuan regulasi Pinjol.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kapolri
Selanjutnya di sisi Preventif, Sigit meminta kepada jajarannya melakukan patroli Siber di media sosial. Berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga dalam membatasi ruang gerak transaksi keuangan dan penggunaan perangkat keras ilegal.
“Represif, lakukan penegakan hukum dengan membentuk satgas penanganan Pinjol ilegal dengan berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Buat posko penerimaan laporan dan pengaduan dan lakukan koordijasi serta asistensi dalam setiap penanganan perkara,” papar Sigit.
Terkait hal ini, Polri telah memiliki kerjasama tentang pemberantasan pinjaman online ilegal dengan OJK, Bank Indonesia, Kemenkominfo, serta Kementerian Koperasi dan UMKM.