Polemik “Si Becce sang Guru Honorer” yg melecehkan Profesi Wartawan

News Lintas Sulawesi/Makassar, Sulsel

Terkait viralnya video sibecce yang diketahui bernama Emmi Nur selaku, pengurus komite dan diduga sebagai Guru Honerer disekolah SMA Negeri 5 beralamat di jalan, Taman Makam Pahlawan, No.4 tello baru, kecamatan Panakkukang. Selasa 12)10/2021.

Beberapa hari ini sempat redup, dipemberitaan, Namun setelah menunggu arahan dari PWI Sul Sel selaku Induk asosiasi yang dituakan terkait aksi pelaporan sibecce yang sudah tidak bisa ditoleransi, oleh beberapa insan pers, atas pelecehan dan penghinaan terhadap para wartawan beberapa pekan lalu, menjadi polemik dari berbagai wartawan yang tidak punya Naluri Sebagia Insan Pers dengan adanya dugaan beberapa asosiasi media maupun LSM yang turut berperan menback’up dari dibelakang, sehingga sibecce merasa naik daun dan menganggap dirinya tidak bersalah dalam hal ini

Namun berbeda dengan beberapa para Insan Pers yang tergabung dalam satu Forum media dimana terdiri dari beberapa asosiasi didalamnya bertekad akan melakukan aksi besok rabu 13 oktober 2021 di disdik sul sel dan dilanjutkan pelaporan ke Polda Sul Sel ,”Agar kasus sibecce terproses sesuai hukum yang berlaku atas apa yang pernah dilontarkan dapat menuai efek jera

Abd Halim selaku ketua PW MOI, saat ditemui disekretnya, di Jalan Buru Hotel Bahagia, memaparkan “Bahwa kasus dibecce ini, sangat luar biasa, dengan sikap dan lantangnya menghalangin tugas seorang juornalis,” serta menghina profesi seorang wartawan, bahkan dampaknya sangat buruk terhadap citra seorang insan pers, selaku pilar ke-4 dalam bertata negara, sehingga dapat mengundang dan mengugat Dunia kewartawanan, yang mana dalam perkataanya berulang kali diucapkan ,”Wartawan itu tidak pulang kalau tidak diberi Amplop,”

kemudian lanjutnya,”Kami dari beberapa Advokasi, yang tergabung dalam asosiasi telah melakukan rapat kordinasi, pemantapan serta mengkaji hasil rekaman video visual sibecce ,”dan sudah siap turun, mendampingi rekan rekan media untuk mengambil langkah-langkah aksi Demo Damai sekaligus menbuat pelaporan agar kedepan tidak ada lagi muncul perbuatan, sibecce 2 dan 3, begitu ungkapnya .

(Gunawan/Makassar/red)

(Redaksi NLS)

Tinggalkan komentar