Reformasi Perpajakan, untuk Bangsa, Rakyat atau Hegemoni Kekuasaan ??

News Lintas Sulawesi/Jakarta

Presiden Jokowi menargetkan pendapatan negara pada tahun 2022 sebesar 1840,7 triliun, dengan unsur penerimaan pajak sebesar 1.506,9 triliun. Dana ini dibutuhkan untuk membiayai perencanaan belanja pemerintah tahun 2022 sebesar 2.708,7 triliun.

Untuk mencapai target pemerintah tersebut, Kementerian Keuangan mempunyai momentum strategis, untuk menggenjot penerimaan negara, dengan melanjutkan komitmen reformasi birokrasi perpajakan, bersamaan dengan revisi RUU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). RUU ini merupakan perubahan kelima atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang KUP. Secara marathon, finalisasi konsep perubahan RUU KUP ini terus dibahas oleh eksekutif, legislatif, pelaku usaha, dan masyarakat luas. Dalam konteks pembahasan RUU KUP inilah, kita akan melihat arah orientasi dan komitmen pemerintah dalam membangun reformasi perpajakan yang berkelanjutan.

Tahun 2022 adalah tahun terakhir pemerintah bisa menggunakan instrumen Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid19, yang memungkinkan pemerintah dapat menyusun postur APBN defisit melebihi 3% PDB. Wajar kemudian ketika postur dalam RAPBN 2022 nanti, pemerintah masih akan menambal belanja, dengan hutang sebesar 868 triliun, atau setara 4,85% PDB. Tetapi dengan habisnya masa berlaku UU Nomor 2 tahun 2020 tersebut, pemerintah harus kembali menyusun APBN tahun 2023 dengan hutang maksimal 3% PDB. Disinilah letak strategis pemerintah harus menyiapkan instrumen pemungutan pajak yang bisa diandalkan, dimulai dengan penataan kebijakan melalui revisi RUU KUP ini.

Di sisi lain, ketika kita mengacu data penerimaan pajak dibandingkan PDB, atau tax ratio, mengalami tren penurunan, bahkan pada tahun 2019 dan tahun 2020 single digit, hanya 9,8% dan 8,3%.
Untuk mendongkrak penerimaan, pemerintah harus mempunyai instrumen regulasi, administrasi, pengawasan dan SDM yang membutuhkan penguatan-penguatan. Komitmen pemerintah dalam mendesain reformasi perpajakan yang konsisten.

Tetapi, kalau kita lihat dan kritisi draft RUU KUP yang diajukan pemerintah, belum menggambarkan komitmen-komitmen tersebut. Dalam RUU KUP cenderung memuat usulan-usulan yang justru membuat kompleksitas buat wajib pajak dan belum tentu mendorong efektivitas penerimaan. Misalnya usulan tarif PPN bertingkat. Pengenaan multitarif ini akan membuat administrasi wajib pajak menjadi complicated dan berpotensi menciptakan ruang abu-abu di wilayah pengawasan oleh government officer ke depannya.

Contoh kedua, usulan tentang Alternative Minimum Tax (AMT), dimana perusahaan yang merugi juga akan dikenakan pajak. Kalau konteksnya Pajak Penghasilan (PPh), secara substansi melakukan pembayaran pajak penghasilan ketika mempunyai penghasilan. Tetapi ketika rugi, dipaksa bayar pajak penghasilan, menunjukkan pemerintah tidak konsisten dengan definisi PPh itu sendiri. Kalau pendekatan berfikirnya untuk menghindari penghindaran pajak, misalnya, pemerintah seharusnya lebih fokus dengan pengawasan dan penguatan tax compliance.

Contoh ketiga, misalnya pemerintah lebih fokus dengan effort untuk membedakan definisi objek dan bukan objek pajak. Selanjutnya malah menimbulkan pro kontra tentang potensi pengenaan PPN atas sembako, pendidikan, dll.
Pemerintah harusnya lebih fokus dengan ekstensifikasi yang menekankan pada pemungutan pajak yang berkeadilan, yaitu redistribusi pendapatan masyarakat.

Untuk memperkuat reformasi perpajakan dan menjadikan pajak sebagai instrumen utama menopang APBN masa depan, seharusnya pemerintah lebih fokus dengan dua isu utama, agar grand design pemerintah bisa berjalan dengan optimal. Pertama adalah komitmen pemerintah membentuk Badan Peneriman Negara (BPN). Konsep pembentukan badan ini sudah diinisiasi dalam usulan-usulan sebelumnya oleh pemerintah ke DPR sejak tahun 2016. Dengan pertimbangan, bahwa perlu penguatan organisasi dan kewenangan, langsung di bawah presiden. Tata kelola organisasi perpajakan modern seperti inilah yang menjadi kebutuhan. Kondisi sekarang, dan dalam usulan terbaru, justru terjadi langkah mundur, dengan kembali mengusulkan otoritas pajak tetap di eselon 1, di bawah Kementerian Keuangan. Indonesia mempunyai patron pengelolaan keuangan negara secara modern seperti halnya negara-negara yang tergabung dalam G20. Sudah seharusnya juga, pemerintah Indonesia mendesain otoritas pajak mempunyai fleksibilitas dan kewenangan yang optimal, dengan menjadi otoritas independen langsung di bawah presiden, seperti halnya pola negara-negara lain dalam G20.

Hal kedua yang menjadi prioritas, adalah urgensi membangun database yang valid dan terintegrasi dalam bentuk Single Identification Number (SIN). Konsep ini pernah didorong oleh Kementerian Keuangan sejak tahun 2002, dengan menggabungkan lebih dari 10 nomor identitas wajib pajak, melalui data numerik dan data spasial. Dengan Pembentukan SIN, pemungutan pajak akan lebih efektif, efisien dan berkeadilan. Tujuan utama pajak ada dua, yaitu budgeteir, atau mengumpulkan uang buat negara, dan regulerend, atau pengatur. Fungsi budgeteir ini akan tercermin dalam pencapaian tax ratio, seberapa banyak yang bisa dipungut oleh negara berdasarkan perputaran ekonomi secara nasional yang terjadi. Sedangkan fungsi regulerend bermanfaat untuk fungsi keadilan masyarakat dan terjadi ekonomi yang menuju keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Keberhasilan fungsi regulerend ini akan mengurangi kesenjangan atau gini ratio. SIN bisa menjadi instrumen pendukung untuk ini semua.

Dengan beberapa catatan yang ada, dalam proses pembahasan RUU KUP ini kita akan melihat dan mencermati, apakah gagasan reformasi perpajakan bisa dijalankan konsisten, untuk kepentingan bangsa. Jadi, tidak perlu ada pertanyaan, RUU KUP ini untuk kepentingan bangsa, rakyat, atau sekedar hegemoni penguasa menjaga status quo otoritas pajak.

Jakarta, 24 Agustus 2021
Ajib Hamdani (Pengamat Ekonomi IndiGo Network)

(Rifan Jakarta/Red)

1.000 Masyarakat Maritim di Serbu TNI AL Lanal Lampung, Laksanakan Vaksinasi Covid-19

News Lintas Sulawesi/Lampung

Sebanyak 1.000 orang masyarakat maritim wilayah Lampung berhasil diserbu TNI Angkatan Laut Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung yang di komandani Kolonel Laut (P) Nuryadi melaksanakan vaksinansi Covid-19 bertempat di PT Daya Radar Utama (DRU), Jl. Alamsyah Ratu Prawira Negara, No. KM. 12, Srengsem, Panjang, Lampung, Selasa (24/8).

Pada Kegiatan ini Lanal Lampung bekerja sama dengan Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Disadal), Satgas Yekda Kapal AT dan PT DRU. Serbuan Vaksin ini melibatkan Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Lampung yang dipimpin Lettu Laut (K/W) dr. Raras Hayati Rokayah dan Balai Kesehatan (BK) Brigif 4 Mar/BS, para Nakes terus gencar melakukan pelayanan terhadap masyarakat maritim wilayah Lampung sesuai instruksi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., untuk memberikan pelayanan vaksinasi terbaik kepada masyarakat Maritim dan Keluarga Besar TNI (KBT), 1 juta orang per hari.

Dalam kesempatan tersebut Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Nuryadi meninjau pelaksanaan vaksinasi kepada 1.000 masyarakat sekitar Pelabuhan Panjang. “Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada TNI Angkatan Laut khususnya Lanal Lampung karena telah memberikan kesempatan kepada kami melaksanakan vaksin ini agak imunitas tubuh kami semakin kuat, terima kasih Angkatan Laut”, ujar salah satu masyarakat saat ditemui Danlanal Lampung.

Selain itu Danlanal Lampung juga selalu mendukung Tenaga Kesehatan Lanal Lampung agar terus berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dikatakan Danlanal bahwa dalam kondisi Pandemi Covid-19 yang belum usai ini pemerintah melalui TNI dan Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19 yang aman dan halal.

Lanal Lampung hingga saat ini sudah memberikan vaksinasi kepada 11.946 orang masyarakat maritim baik vaksinasi tahap pertama maupun untuk tahap kedua. Pelaksanaan vaksinasi jenis Sinovac ini melalui beberapa tahapan yakni registrasi, pendaftaran, cek tensi, screening, vaksinasi dan observasi selama 30 menit guna mengetahui reaksi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi KIPI atau efek samping dari vaksin Covid-19.

(Penerangan Lanal Lampung/red)

(Redaksi NLS)

Operasi Yustisi Skala Besar, terkait meningkatnya jumlah Warga tercomfirmasi Covid-19 diwilayah Kabupaten Poso

News Lintas Sulawesi/Polres Poso

Operasi Yustisi dengan Skala Besar dan dilanjutkan dengan Himbuan serta teguran dan Sanksi terkait dengan meningkatnya jumlah Warga tercomfirmasi Covid- 19 diwilayah Kabupaten Poso. Selasa, 24/08/21.

Bertempat di Mako Polres Poso Jalan Pulau Sumatra No. 40 Kelurahan Gebang Rejo Kecamatan Poso Kota telah dilaksanakan kegiatan Apel Ops Yustisi dengan Skala Besar dalam rangka Penerapan Disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan Covid19 diwilayah Kabupaten Poso serta memberikan Himbuan Prokes Copid 19 dan memberikan teguran / Sanksi kepada pelanggar Protocol Covid-19 yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Nurhadi, S.H.

Kompol Nurhadi, SH saat mengambil apel, memberikan arahan yang intinya pada kesempatan pagi hari ini kita masih sehat sehingga kita akan melakasanakan kewajiban yang dipercayakan pemerintah pada kita semua untuk membantu masyarakat kabupaten Poso bisa terhindar dari penyebaran Covid- 19, Kata Nurhadi.

Dimana kita ketahui Kabupaten Poso PPKM level 4 diperpanjang, sehingga hari ini meksanakan Operasi Yustisi dengan sasaran yang tepat, dimana tujuan kita untuk menerapkan protocol kesehatan Covid-19, sekaligus mengedarkan surat edaran bupati Poso Nomor 56 / Satgas Covid-19 / VIII /Tahun 2021 Tentang PPKM Level 4 PPKM berbasis Mikro serta akan memberikan sanksi berupa denda atau teguran lisan, sosial maupun administrasi.Ucapnya.

Operasi Yustisi berskala besar melibatkan unsur TNI-Polri,Satgas penanganan covid-19,Polisi Pamong Praja yang dibagi 5 tim dengan sasaran yang berbeda-beda dan waktu yang berbeda nantinya.Tutup Kabag Ops.

(Humas Polres Poso/red)

(Editor : Aidil)

Si Dokkes Polres Pasangkayu, Vaksinasi 115 Warga Pasangkayu

News Lintas Sulawesi/PASANGKAYU

Seksi Kedokteran Dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Pasangkayu Melaksanakan Vaksinasi Covid-19 terhadap 115 Orang Masyarakat Kabupaten Pasangkayu di Gerai Vaksin Presisi Polres Pasangkayu. Selasa Pagi (24/8/2021).

Gerai Vaksin Presisi yang bertemakan Bhakti Kesehatan Bhayangkara untuk Negeri sebagai bentuk Tranformasi menuju Polri yang Presisi dalam mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat khususnya masyarakat Kabupaten Pasangkayu dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju.

Kasi Dokkes Polres Pasangkayu Pengatur Tingkat I Elsya Kurniati A.Md Saat ditemui di Lokasi Vaksinasi mengatakan ” Vaksinasi yang di laksanakan di gerai Vaksin Polres Pasangkayu dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan dan sesuai Alur dimulai dari Mendaftar Di Meja Pendaftaran, Skreaning, Meja Vaksinator dan Pencatatan / Pelaporan.

Kali ini kita telah melakukan Vaksinasi terhadap 115 Warga Kabupaten Pasangkayu dari berbagai Kalangan dan umur serta berjalan dengan lancar dan Kondusif”. Tutur Elsya.

(Junaedi-Humas Polres Pasangkayu/red)

(Editor : Myh Aidil)

Peduli PPKM, Polisi Berikan Bansos Warga Berekonomi Lemah Terdampak Covid-19 di Toili Barat

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Jajaran Polsek Toili kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Polri Peduli kepada sejumlah warga yang terdampak ekonomi akibat wabah pandemi Covid-19, Selasa (24/8/2021).

Penyaluran Bansos berupa paket sembako itu dipimpin langsung Kapolsek Toili AKP Candra SH, MH dengan sasaran kaum dhuafa ataupun warga berekonomi lemah di wilayah Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai.

“Hari ini kami kembali menyalurkan Bansos yang siserahkan kepada lima warga kurang mampu yang ada diseputaran Wilayah Kecamatan Toili Barat,” ungkap AKP Candra.

Lima warga berekonomi lemah dan terdampak pandemi Covid-19 yang mendapat Bansos tersebut berprofesi sebagai guru mengaji, buruh petani, warga yang tidak memiliki pekerjaan dan hanya menumpang di rumah warga serta sudah mengalami sakit menahun.

“Dengan adanya Bansos Polri Peduli ini dapat membantu meringankan kebutuhan hidup warga kurang mampu di tengah PPKM Darurat akibat pandemi Covid-19,” tutur AKP Candra.

Menurut AKP Candra, dimasa kebijakan PPKM level 4, pihaknya menyalurkan Bansos kepada warga yang membutuhkan. Meskipun sekadarnya, namun diharapkan dapat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Mari kita bersama patuhi protokol kesehatan 5 M sesuai anjuran pemerintah. Dan kita semua berdoa semoga Covid-19 segera terkendali,” tutup AKP Candra.*

(Rahmat Bakari/Biro-Banggai/red)

(Editor : Muh Aidil)

KASAT BINMAS & KAPOLSEK TINANGKUNG, MONITORING SERBUAN VAKSINASI KODIM 1308/LB TAHUN 2021 KABUPATEN BANGKEP

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Kodim 1308 / LB melaksanakan giat di Kabupaten Bangkep bertajuk Ayo Ikuti Program Serbuan Vaksinasi Kodim 1308/LB Tahun 2021 yang bertempat di gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Camat Tinangkung , di Salakan Kabupaten Bangkep. 24/08/2021.

Pelaksanaan giat Kodim 1308/LB di Kabupaten Bangkep di koordinir oleh Danramil Salakan Kapten Inf.Abdul Azis bersama anggotanya di bantu oleh Vaksinator dari RSUD Trikora Salakan dan Puskesmas Salakan.

Dalam pelaksanaan dari Kodim 1308/LB itu, Kasat Binmas Polres Bangkep Iptu Andris Piodo, Kapolsek Tinangkung Iptu Abd.H.Hippy dan Paur Dokkes Iptu Hasyim Maserang melakukan monitoring dan membantu pengamanan.

Kasat Binmas Iptu Andris Piodo mengatakan ” Inilah bentuk sinergitas TNI-POLRI di lapangan. Kami bukan hanya monitoring percepatan vaksinasi tapi juga membantu pengamanan agar giat vaksinasi sebanyak 400 dosis dapat berjalan dengan lancar “

Iptu Andris Piodo menambahkan bahwa pelaksanaan Ayo Ikuti Program Serbuan Vaksinasi Kodim 1308/LB tahun 2021 di BPU Camat Tinangkung berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan.

(Rahmat Bakari/Humas/red)

(Editor : Muh Aidil)

Kunjungi Anggotanya yang Melaksanakan Isoman, Begini Pesan Kapolres Bangkep

News Lintas Sulawesi/Polres Bangkep

Kepala Kepolisian Resor Banggai Kepulauan (Bangkep) AKBP Reja A. Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Sat Lantas mengunjungi anggotanya yang sedang menjalankan isolasi mandiri (isoman) di rumah akibat terpapar Covid-19. Kunjungan tersebut merupakan wujud perhatian, kepedulian dan solidaritas terhadap anggota Polri yang sedang melakukan isoman, Selasa (24/08/2021).

Selain memberikan semangat dan motivasi, dalam kunjungan memberikan bantuan buah-buahan dan vitamin.

Dalam kunjungan kali ini Kapolres Bangkep diwakili oleh Kanit Regident Sat Lantas Aipda I Ketut Hartawan, S.H juga menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.

Saat bertemu dengan anggotanya Briptu Amelia yang sedang isoman, Aipda I Ketut Hartawan, S.H., menanyakan perkembangan kondisi serta memberikan dukungan moral dan semangat dalam menghadapi situasi saat ini.

Di tempat terpisah Kapolres Bangkep memberikan pesan agar menjaga pola makan dengan teratur, tetap berolah raga serta istirahat yang cukup supaya bisa sembuh dengan cepat.

“Sebagai pimpinan tentunya kami berharap seluruh anggota yang sedang menjalani isoman agar secepatnya diberikan kesembuhan dari Covid-19. Jangan lupa ibadah, banyak istirahat dan olah raga serta makan dengan teratur,” kata AKBP Reja.

(Rahmat Bakari/Humas/red)

(Editor : Muh Aidil)

Pospol Bangkurung, Himbau Akan Bahaya Cuaca Buruk Di Laut Pada Pemilik Kapal

News Lintas Sulawesi/Polres Bangkep

Akhir-akhir ini cuaca diperairan Kabupaten Bangkep dan Balut di rundung oleh angin kencang dan hujan . Mengantisipasi terjadinya kecelakaan di laut, anggota Pospol Bangkurung Bripka Moh.Iqbal Dg Patte melakukan himbauan pada pemilik kapal yang akan melakukan perjalanan di laut yang bertempat di pelabuhan rakyar desa Dungkean Kecamatan Bangkurung Kabupaten Balut. 23/08/2021.

Menurut Kapolsek Lobangkurung Ipda Dicky Laempah SH bahwa sangat penting di beri himbauan pada pemilik kapal agar berhati-hati bila lakukan perjalanan di laut. Di wilayah Labobo dan Bangkurung akhir -akhir ini curah hujan sangat tinggi yang di sertai angin kencang.

” Ini demi keselamatan para Abk sendiri dan penumpang di laut” kata Ipda Dicky Laempah SH.

Bripka Moh Dg Patte juga melakukan pemeriksaan jumlah penumpang agar tidak terjadi over kapasitas .

Kapolsek Lobangkurung imbau agar dalam pelayaran antar pulau di wilayah hukum Polsek Lobangkurung senantiasa patuhi protokol kesehatan supaya di patuhi demi mencegah penyebaran covid -19 bila bepergian.

(Rahmat Bakari/Humas/red)

(Editor : Aidil)

Diperjalanan Personil Pam Obvit Sat Samapta, Lakukan Hal ini

News Lintas Sulawesi/Polres Pangkep

Personil Unit Pam Obvit Sat Samapta Polres Pangkep Aipda Abd.Azis di perjalanan menuju pos gudang handak PT.Semen Tonasa menyempatkan diri melaksanakan patroli dialogis kepada warga yang bermukim disekitaran area insdustri PT.Semen Tonasa, Selasa (24/8/2021) pukul 08.00 Wita.

Hal ini dilakukan untuk memberikan himbauan ke warga masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan sehingga dapat menimbulkan kesadaran diri untuk selalu mengikuti anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan

Dengan aktif melaksanakan kegiatan patroli dialogis kepada Security dapat menciptakan hubungan yang baik dan bersinergi , dengan begitu kita dapat mengetahui perkembangan situasi Keamanan di kawasan gudang handak, sehingga dapat bersama- sama bergerak dengan cepat apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kawasan industri .

Kasat Samapta Iptu Imran, SH menekankan kepada anggotanya untuk memperhatikan performance dan aktif memberikan himbauan kepada warga masyarakat yang di temui untuk selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid 19 dan mengingatkan saat jaga tidak boleh meninggalkan baju dinas selalu peka dengan situasi yang ada supaya ketika ada ancaman kita sudah siap”

Kasat Samapta menambahkan keamanan kawasan industri adalah tugas kita bersama, bukan hanya tugas kepolisian semata dan mengajak petugas Security untuk turut aktif menjaga lingkungan dimana iya bekerja dari segala aksi kejahatan. tutupnya

(Agus-Humas/Alfi/red)

(Editor : Muh Aidil)

Pengamanan Bank Bpd Cabang Pangkep, Oleh Unit Pam Obvit Sat Samapta Polres Pangkep

News Lintas Sulawesi/Polres Pangkep

Personil Unit Pam Obvit Sat Samapta Polres Pangkep Bripka Rendy Salo bersama anggota security yang melaksanakan pengamanan pada bank Bpd cabang kab. Pangkep, melaksanakan pengamanan serta pelayanan terhadap nasabah Bank Bpd Cabang Pangkep, Selasa (24/8/2021) pukul 09.00 Wita.

Salah satu giat kepolisian Sat Samapta polres Pangkep adalah pengamanan obyek vital pada wilayah hukum polres pangkep salah satunya adalah pengamanan Bank milik pemerintah yaitu pengamanan bank Bpd cabang pangkep sesuai dengan tugas pokok kepolisian, yang di maksudkan menjamin keamanan dan kenyamanan nasabah dalam melakukan kan kegiatan perbankan serta mencegah terjadinya tindak pidana khususnya terhadap nasabah Bank Bpd Cabang Pangkep.

Selain pengamanan anggota pam obvit Sat
Samapta polres pangkep Bripka Rendy Salo yang bertugas pada bank Bpd.Cabang pangkep juga senantiasa dan tak henti-hentinya menghimbau kepada para nasabah agar tetap mematuhi dan memperhatikan protokol kesehatan serta menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, serta menjaga jarak) dalam melaksanakan kegiatan perbankan di Bank Bpd Cabang Pangkep.

Di tempat berbeda Kasat Samapta Polres Pangkep Iptu Imran, SH) Selalu mengingatkan kepada anggotanya terutama personil yang melaksanakan giat kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat agar dalam melaksanakan kegiatan kepolisian atau pun pelayanan masyarakat selalu bersikap humanis, dan apabila dalam pelaksanaan tugas terjadi tindak pidana dalam lingkup wilayah tugas masing2 agar mengambil tindakan tetap berpatokan pada SOP (Standar Operasional Prosedur) kepolisian.

Iptu Imran menambahkan pula agar dalam bertugas dilapangan, terutama pers sat samapta pada obyek vital, agar selalu melaksanakan koordinasi dengan pihak- pihak perusahaan baik swasta maupun Bumn yg berkaitan dengan fungsi dan tugas anggota Sat Samapta unit Pamobvit Polres Pangkep agar dapat menjaga hubungan yang baik dalam pelaksanaan tugas, imbuhnya

(Agus-Humas/Alfi/red)

(Editor : Aidil)