Tegakkan HALINAR di tengah Pandemi COVID-19, Rutan Bantaeng Gelar Penggeledahan

News Lintas Nusantara/Polres Pangkep
Bantaeng (25/08/2021).

Menindaklanjuti arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Harun Sulianto terkait Pelaksanaan Deteksi Dini pada seluruh area Lapas dan Rutan demi mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masa Pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung hingga saat ini, Kepala Rutan Kelas II B Bantaeng memimpin langsung Penggeledahan pada Blok dan Kamar Hunian Warga Binaan. Rabu, 25 Agustus 2021.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas II B Bantaeng, Ince Muh. Rizal didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Amir, memulai kegiatan tersebut pada pukul 20:30 WITA sampai selesai.

Adapun penggeledahan tersebut dimulai dari Blok A (Kamar 4), Blok B (Kamar 6 dan 7), dan Blok C (Kamar 14) dengan sasaran untuk menyita barang-barang terlarang seperti narkoba, handphone dan sejenisnya juga beberapa barang yang kiranya memiliki potensi untuk menimbulkan gangguan kamtib.

“Tetap patuhi protokol kesehatan. Saat melakukan penggeledahan, usahakan agar pakaian warga binaan tetap pada tempatnya dan tidak dibuang kesana kemari” Ucap Amir kepada seluruh petugas penggeledahan saat melakukan briefing.

Selain bertujuan untuk memberantas peredaran narkoba dan sejenisnya di masa pandemi COVID-19, razia ini juga memiliki fungsi untuk meminimalisir terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.


“jika terdapat barang selain narkoba dan dianggap memiliki potensi jika terjadi gangguan kamtib, beri alasan kepada warga binaan kenapa barang tersebut disita serta diperingatkan untuk tidak membawa barang tersebut lagi kedalam Lapas dan Rutan” Pesan Ince kepada seluruh petugas.

Demi mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona pada Rutan Kelas II B Bantaeng, seluruh bentuk kegiatan pada penggeledahan ini telah memenuhi semua standar protokol kesehatan COVID-19.

Berdasarkan hasil penggeledahan yang dilaksanakan, tidak ditemukan satupun barang-barang terlarang seperti narkoba, handphone dan sejenisnya

(kontributor : Humas Rutan Bantaeng/Safrida S Fabanyo/red)

(Editor : Muh Aidil)

Tinjau Vaksinasi di 41 Ponpes se-Jawa Timur, Kapolri: Mari Kita Bahu-Membahu Lawan Covid-19

News Lintas Sulawesi/Jakarta

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng, Jombang. Kegiatan tersebut juga dilaksanakan serentak di 41 Ponpes se-Jawa Timur, pada Rabu (25/8/2021).

Dalam tinjauannya, Sigit juga menyempatkan menyapa seluruh perwakilan 41 pesantren yang mengadakan vaksinasi massal serentak secara virtual. Ia menyambut baik peran aktif masyarakat pesantren yang telah mau membantu mewujudkan target Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait program percepatan vaksinasi nasional.

Dengan adanya kegiatan vaksinasi massal di 41 pesantren se-Jawa Timur ini, mantan Kapolda Banten ini berharap, Ponpes di wilayah lainnya ikut melakukan hal serupa. Pasalnya, kata Sigit, untuk akselerasi wujudkan Herd Immunity terhadap Covid-19, diperlukan kerjasama dan gotong royong antara Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

“Kegiatan Vaksinasi ini diharapkan akan memberikan contoh bagi Pondok Pesantren lainnya untuk melaksanakan kegiatan serupa,” kata Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini memaparkan, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per tanggal 24 Agustus 2021 pukul 18.00 WIB, capaian vaksinasi nasional sudah di angka 28,19 persen dosis 1 dan 15,75 persen untuk dosis 2 dari 208.265.720 orang.

Sedangkan, kata Sigit, capaian vaksinasi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yakni 56,25 persen pada dosis 1 dan 36,71 persen di dosis 2 dari jumlah sasaran vaksinasi yaitu sebanyak 1.019.942 orang.

“Melihat capaian tersebut, saya mengajak seluruh elemen masyarakat terutama masyarakat Kabupaten Jombang, mari bersama berbondong-bondong meluangkan waktu untuk melaksanakan program vaksinasi di tempat-tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah untuk mencapai 100 persen dosis I dan II agar herd immunity terutama di Kabupaten Jombang dapat segera terwujud,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, meskipun Indonesia sempat mengalami lonjakan pertumbuhan Covid-19 yang cukup tinggi, dewasa ini, berkat kerja dari Pemerintah dan elemen masyarakat, angka virus corona dan BOR dapat ditekan atau menurun.

“Penurunan kasus Covid-19 ini dapat terjadi karena berbagai langkah-langkah extraordinary yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah dengan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat mulai dari penguatan 3M, dan 3T, PPKM Mikro, penerapan PPKM Darurat, dan kebijakan PPKM level 1-4 yang dilanjutkan sampai saat ini dengan pelonggaran-pelonggaran yang diberikan secara bertahap sebagai bentuk kewaspadaan dan kehati-hatian pemerintah agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 kembali,” papar Sigit.

Sementara itu, Sigit juga kembali mengimbau agar masyarakat dan para Santri serta pengurus Ponpes, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan disiplin, ketika melakukan aktivitas sehari-hari.

“Mari kita bersama-sama saling bahu-membahu melawan Covid-19, kita selamatkan keluarga kita, kita selamatkan masyarakat kita, kita selamatkan saudara-saudara kita. Mohon doa, mohon dukungan dan kontribusi dari seluruh rekan-rekan sehingga kita bisa bersinergi mengatasi masalah yang kita hadapi bersama ini, serta dapat menjalani kehidupan normal. Amin, Amin, Amin Ya Rabbal Alamin,” tutur Sigit.

Untuk diketahui, kegiatan serbuan vaksinasi dilaksanakan secara serentak di 41 Ponpes se-Jawa Timur dengan target capaian total sebanyak 37.149 dosis.

Kegiatan serbuan vaksinasi serentak di Ponpes ini ditargetkan dilaksanakan di 110 Pondok Pesantren di Jawa Timur dengan alokasi vaksin jenis sinovac total sebanyak 315.581 dosis yang dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus hingga 7 September 2021.

Untuk pelaksanaan vaksinasi di Jombang hari ini diperuntukan bagi santri Pondok pesantren Tebu Ireng vaksin tahap ke I dengan capaian target vaksin sebanyak 4.979 dosis vaksin. Kegiatan vaksinasi didukung oleh Vaksin Mabes TNI jenis Sinovac dengan Tenaga kesehatan dari Dinkes kabupaten madiun dengan dibantu vaksinator sebanyak 18 Tim Gabungan TNI-Polri dan Dinkes Kabupaten Jombang.

(Agus-Humas Pangkep/Alfi/red)

(Editor : Muh Aidil)

Panglima TNI dan Kapolri, Tinjau Vaksinasi Massal UNISA Yogyakarta

News Lintas Sulawesi/Yogyakarta

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Rabu (25/8/2021).

Dalam kesempatan itu, Sigit menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Rektor UNISA Warsiti beserta personel TNI-Polri, yang telah mau terlibat aktif membantu akselerasi program vaksinasi Pemerintah Indonesia, demi mewujudkan Herd Immunity terhadap virus corona.

“Baru saja, kami melihat langsung kegiatan vaksinasi bersama. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapak Prof. Dr. Haedar Nashir selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ibu Warsiti, M.Kep, Sp. Mat selaku Rektor Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, seluruh anggota TNI-Polri dan tenaga kesehatan yang bertugas serta segenap keluarga besar civitas akademika UNISA Yogyakarta maupun kepada seluruh pihak yang telah membantu atas terselenggaranya acara ini,” kata Sigit.

Eks Kapolda Banten ini mengungkapkan, saat ini Indonesia telah mengalami tren penurunan Covid-19 yang cukup signifikan, dimana sampai dengan tanggal 24 Agustus 2021 kasus konfirmasi harian sudah turun lebih dari 66 persen menjadi 19.106 kasus per hari dan BOR sebesar 32 persen.

Menurut Sigit, penurunan kasus Covid-19 ini dapat terjadi karena berbagai langkah-langkah extraordinary yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah dengan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Mulai dari penguatan 3M, dan 3T, PPKM Mikro, penerapan PPKM Darurat, dan kebijakan PPKM level 1-4.

“Yang dilanjutkan sampai saat ini dengan pelonggaran-pelonggaran yang diberikan secara bertahap sebagai bentuk kewaspadaan dan kehati-hatian Pemerintah agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 kembali,” ujar Sigit.

Sementara itu, Sigit menekankan, bagi daerah yang berhasil menurunkan level berdasarkan hasil assesmen situasi atau standar WHO), secara otomatis akan mendapat pelonggaran dan aktivitas ekonomi masyarakat
bisa kembali berjalan dengan baik.

Oleh sebab itu, Sigit menyebut, untuk mempertahankan hal ini diperlukan komitmen dan tanggung jawab bersama antara Pemerintah dan masyarakat agar tetap menahan laju pertumbuhan Covid-19.

“Tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah dengan masyarakat,” ucap Sigit.

Kegiatan serbuan vaksinasi ini dilaksanakan atas kerjasama Dinkes Provinsi DIY, Pemprov DIY dan UNISA dengan TNI-Polri mulai tanggal 25 sampai dengan 28 Agustus 2021.

Adapun, target vaksinasi ini sebanyak 6.500 orang dengan sasaran yaitu pelajar, mahasiswa, dosen, keluarga besar UNISA, dan masyarakat umum. Stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 6.500 dosis jenis sinovac. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan
ini sejumlah 72 orang.

(Agus-Humas Pangkep/Alfi/red)

(Editor : Muh Aidil)

Polsek Lamala Bersama Petugas PPKM, Gelar Semprot Disinfektan Kantor Desa dan Rumah Ibadah

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 terus dilakukan aparat Polsek Lamala bersama Koramil dan Pemerintah Kecamatan hingga di desa.

Seperti yang dilakukan pada Rabu (25/8/2021), Kapolsek Lamala AKP I Nyoman Dunia memimpin penyemprotan cairan disinfektan yang dilakukan bersama pemerintah Desa Sirom, BPD dan petugas PPKM.

“Sasaran penyemprotan adalah fasilitas pemerintah, rumah ibadah dan rumah warga,” sebut AKP I Nyoman Dunia.

AKP I Nyoman Dunia menjelaskan, musuh saat ini tidak terlihat, sehingga harus selalu waspada dan bersama-sama patuh menjalan protokol kesehatan 5 M sesuai anjuran pemerintah.

“Ini adalah wujud sinergitas, bahwa kami membuktikan selalu hadir dan tetap bekerja demi masyarakat,” ungkap perwira pangkat tiga balak ini.

Sebab, menurut mantan Kasat Sabhara Polres Banggai ini, dengan sinergi, akan bisa mengalahkan segalanya termasuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

“Tetap patuhi protokol kesehatan, jika tidak terlalu penting sebaiknya di rumah saja. Semua demi keselamatan bersama agar terhindar dari virus ini,” tutup Kapolsek Lamala.*

(Rahmat B/Biro-Banggai/red)

(Editor : Aidil)

Berantas Peredaran Miras Tanpa Izin, Kios Milik IRT di Moilong Digerebek Polisi

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Jajaran Polres Banggai terus bergerak memberantas segala bentuk penyakit masyarakat (pekat) terutama peredaran miras yang merupakan salah satu faktor pemicu terjadinya aksi kriminalitas.

Kali ini, Kapolsek Toili AKP Candra SH, MH, bersama sejumlah anggotanya menggerebek salah satu kios milik Ibu Rumah Tangga (IRT) bernisial SR (46) di Desa Karanganyar, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Rabu (25/8/2021).

“Dalam penggerebekan ini kami berhasil menyita berbagai jenis miras tanpa izin,” ungkap AKP Candra.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas yakni, 21 kantong cap tikus, 22 botol Bir Guinnes dan 12 botol Bir Bintang yang disembunyikan di dalam kios hingga rumah pelaku.

“Kami juga menemukan cap tikus di dalam ember yang disembunyikan IRT ini di dapur rumahnya,” terang AKP Candra.

Petugas kemudian langsung menyita seluruh minuman terlarang tersebut dan mengamankan pelaku ke Mapolsek Toili guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku akan kami proses hukum lebih lanjut untuk memberikan efek jera,” tanda AKP Candra.*

(Rahmat B/Biro-Banggai/red)

(Editor : Aidil)

PPKM Berlanjut, Personel Gabungan Polres Banggai Tetap Lakukan Operasi Yustisi dan Ingatkan Masyarakat untuk Disiplin Prokes

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Personil Gabungan TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai terus bersinergi melaksanakan operasi yustisi pada masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan kepada masayarakat itu masif dilakukan guna menekan kasus penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Operasi yustisi terus dilakukan dengan melakukan tindakan tegas namun tetap humanis,” ungkap Kasubbag Humas Polres Banggai Iptu Haryadi SH, kepada awak media, Rabu (25/8/2021).

Selama pelaksanaan Operasi petugas masih menemukan masyarakat sertapelaku usaha yang tidak mematuhi ketentuan PPKM dan protokol kesehatan 5 M seperti tidak memakai masker, sehingga diberikan edukasi akan pentingnya memakai masker saat beraktifitas diluar rumah untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari Covid-19.

“Kami juga memberikan teguran, sanksi sosial, membagikan masker serta pengambilan sampel swab antigen kepada masyarakat yang tidak pakai masker,” terang Iptu Haryadi.

Diharapkan, sanksi dan pemberian masker gratis dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk selalu mematuhi ketentuan PPKM dan disiplin protokol kesehatan 5 M guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Kasus Covid-19 di Kabupaten Banggai perlahan mulai turun. Jika masyarakat patuh terhadap ketentuan PPKM dan disiplin terhadap protokol kesehatan, maka kasus Covid-19 dapat dikendalikan,” tandas Iptu Haryadi.*

(Rahmat B/Biro-Banggai/red)

(Editor : Aidil)

Polres Pasangkayu, Himbau Pemilik Counter Agar Tidak Membeli Hand Phone Bermasalah

News Lintas Pasangkayu/PASANGKAYU

Pihak kepolisian dari Resor Pasangkayu menghimbau kepada pemilik Counter agar tidak membeli Hand Phone Bermasalah dari orang yang hendak menjual Hand Phone di Counternya. Rabu Malam (25/8/2021).

Himbauan tersebut disampaikan saat personil polres Pasangkayu menyambangi salah satu Counter Celuler sebut saja Counter Celuler Kembar yang terletak di Jalan Trans Sulawesi-Palu agar tidak membeli Hand Phone yang tidak mengenal baik orangnya, tidak memiliki dos atau tanpa disertai nota bukti pembelian sebagai antisipasi agar tidak terjebak dengan tindak pidana penadahan.

Menurut personil yang menyambangi Counter Celuler Kembar mengatakan “Kami himbau kepada teman-teman Pemilik Counter agar tidak gampang membeli Hand Phone kepada orang yang tidak dikenal baik dengan dalih murah maupun menerima Hand Phone gadai tanpa memperlihatkan Kwitansi Pembelian dan Dos Hand Phone terlebih dahulu.

Hal tersebut sebagai cara antisipasi agar pemilik counter tidak terjebak dalam lingkaran tindak pidana penadahan yang diakibatkan tindak pidana kriminal yang dilakukan oleh pelaku sebelumnya.

M. Nur Selaku Pemilik Conter Celuler Kembar mengapresiasi tindakan pencegahan kepolisian ” Terima kasih saya ucapkan atas masukan dari bapak kepolisian yang telah mengedukasi saya secara pribadi dan secara umum untuk pemilik counter yang ada dikabupaten Pasangkayu agar tidak gampang membeli Hand Phone dengan dasar murah tanpa disertai bukti pembelian yang dimiliki oleh penjual agar tidak terjerumus dengan tindak pidana penadahan”. Tutup M.Nur.

(Junaedi-Humas Polres Pasangkayu/red)

(Editor ; Muhammad Aidil)

Wakapolres Bangkep, Beri Bantuan di 2 (dua) Pos Terpadu

News Lintas Sulawesi/Polres Bangkep

Wakapolres Bangkep Kompol Hamdan S.Kom.M.Si bersama Kabag Sumda Akp. Heintje Senewe dan Kasubbaghumas Akp.Nicolas Wagey.SH, Rabu (25/08/2021), mengunjungi sekaligus memberi bantuan di 2 (dua) Pos Terpadu yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Trikora Salakan dan Penginapan Mutiara Salakan.

Kunjungan Wakapolres Bangkep di dua Pos Terpadu untuk memastikan personil dalam melaksanakan tugas selalu dalam keadaan siap.

” Kami memastikan kalau anggota yang berjaga di pos-pos tersebut selalu dalam keadaan siap. Ternyata mereka siap dan tanggap ” Ungkap Kompol Hamdan S.Kom.M.Si.

Wakapolres Bangkep tidak hanya melakukan kunjungan dan pengecekan petugas jaga namun juga memberikan bantuan berupa makanan dan minuman di kedua pos terpadu itu.

” Ini adalah bantuan dari Bapak Kapolres Bangkep sebagai bentuk perhatian kepada petugas dalam melaksanakan tugas. Jangan di liat dari nilainya. Bapak Kapolres juga kami mendukung rekan-rekan dan memberi semangat di dalam melaksanakan tugas” Katanya.

Wakapolres Bangkep berpesan pada para petugas yang merupakan gabungan dari TNI-POLRI, BPBD Kab.Bangkep, PMI dan Pol PP untuk tetap mengingatkan kepada pasien yang di karantina maupun masyarakat yang berkunjung untuk selalu mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

(Rahmat B/Biro-Banggai/red)

(Editor : Aidil)

Lindungi Warga Cegah Virus Corona, Babinkamtibmas Tinangkung Selatan Bagikan Masker

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Polsek Tinangkung Polres Bangkep wilayahnya begitu luas meliputi 3 ( tiga ) Kecamatan yaitu Tinangkung, Tinangkung Selatan dan Tinangkung Utara.

Tentu tidak mudah bagi seorang Kapolsek Tinangkung Iptu Abdul Haris Hippy untuk menjaga bertemu dengan masyarakat semuanya atau menjaga keamanan di ketiga wilayah itu.

Guna tercapainya pelayanan pada masyarakat di ketiga kecamatan tersebut, maka Kapolsek Tinangkung memerintahkan kepada para Babinkamtibmas yang berada di ketiga kecamatan untuk membantu memberikan pelayanan atau memantau kegiatan masyarakat guna memberi rasa aman dan kondusif.

Seperti yang di lakukan oleh salah satu Babinkamtibmas Polsek Tinangkung yang bertugas di wilayah Kecamatan Tinangkung Selatan, Bripka Skuadron Moidady yang membagikan masker pada masyarakat desa Tobungin Kecamatan Tinangkung Selatan Kabupaten Bangkep. 25/08/2021.

Untuk melindungi warga binaannya dari bahaya virus covid-19, Bripka Skuadron Moidady bagikan masker pada warga sekaligus berpesan agar selalu memakai masker dan jaga kesehatan.

” Kami bagi masker pada warga untuk melindungi mereka dari bahaya virus covid-19. Tidak lupa juga kami berpesan agar selalu memakai masker dan jaga kesehatan ” Kata Bripka Skuadron Moidady.

Terpisah, Kapolsek Tinangkung Iptu A.H.Hippy saat di konfirmasi oleh Kasubbaghumas Polres Bangkep menyampaikan ” Pendisiplinan kepada warga masyarakat terkait protokol kesehatan pencegahan virus corona rutin di lakukan agar sadar serta tidak menganggap remeh pentingnya seperti memakai masker itu “

(Rahmat Bakari/Biro-Banggai/red)

(Editor : Aidil)

Dugaan Korupsi anggaran Dana Desa di Kecamatan Rawa Pitu, seakan-akan kepala Kampung kebal Hukum

News Lintas Sulawesi/Tulang Lampung, Tulang Bawang


Kecamatan Rawa Pitu adalah salah satu dari 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Tulang Bawang.Provinsi Lampung.
Kecamatan Rawa Pitu terdiri dari 9 (sembilan) Kampung/Desa :

  1. Sumber Agung.
  2. Batang Hari.
  3. Mulyo Dadi.
    4.Andalas Cermin.
  4. Panggung Mulyo.
  5. Duto Yoso Mulyo.
  6. Bumi Sari.
  7. Gedung Jaya.
  8. Rawa Ragil.

Dari total 9 (sembilan) Kampung/Desa yang ada di kecamatan Rawa Pitu, ada salah satu oknum kepala Kampung yang berinisial “JH” yang menjabat Kepala Kampung Andalas Cermin yang di Duga Korupsi anggaran Dana Desa (DD) Mulai Tahun 2018 sampai Tahun 2020.

Anggaran Dana Desa (DD) sudah jelas adalah Program utama yang sangat di andalkan dan di harap sukses oleh Bapak Presiden Joko Widodo,
Dengan adanya anggaran Dana Desa, maka harapan untuk pemerataan Pembangunan di Kampung/Desa bisa tercapai, dan paling utama adalah kesejahteraan masyarakat yang menerima dari manfaat Dana Desa bisa terwujud.

Oknum kepala Kampung (Kakam) Andalas Cermin yang berinisial “JH” di Duga melakukan korupsi anggaran Dana Desa yang di Duga keras untuk memperkaya diri sendiri di Tahun 2018 sampai Tahun 2020.
hasil liputan dan pantauan awak media di kampung Andalas Cermin yang di Duga terjadi Korupsi anggaran Dana Desa Tahun 2018 di kolom PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA, di bidang :
Operasional Pemerintahan Desa Tahap 1 (pertama) Tahun 2018 cuma
Rp 11.630.000 akan tetapi di tahap 2 (kedua) Tahun 2018 membengkak menjadi
Rp 86.619.000.

Begitu juga di Tahun 2018 di kolom yang sama, bidang :
Pembinaan Karang taruna/klub kepemudaan/ klub olah raga. Tahap 1 (pertama). Pengajuan
Rp 25.000.000
Realisasi.
Rp 5.000.000.
tetapi di tahap 2 (kedua)
Pengajuan :
Rp 25.350.000.
Realisasi
Rp 25.350.000.

Belum lagi kolom PEMBINAAN KEMASYARAKATAN DESA di bidang :
Terselenggaranya pembinaan PKK
Tahap 2 (kedua)
Pengajuan
Rp 15.000.000.
Realisasi
Rp 15.000.000.
Tahap ke 3(ketiga).
Pengajuan
Rp 15.000.000.
Realisasi.
Rp 15.000.000.

Kolom PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA,
di bidang :
Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TPQ/madrasah non-formal milik Desa.
(bantuan honor pengajar, pakaian seragam, operasional, dst).
pengajuan :
Rp 23.880.597.
Realisasi :
Rp 16.000.000.

Oknum kepala Kampung yang berinisial “JH” di duga sengaja menghindari bertemu awak media ketika akan di komfirmasi terkait pengelolaan anggaran Dana Desa di kampung Andalas Cermin yang di duga keras sudah di lakukan secara terstruktur, sistematis dan masif. selama oknum tersebut menjabat kepala Kampung Andalas Cermin.
pasal nya sewaktu awak media menyambangi di balai kampung Andalas Cermin dan di rumah oknum tersebut, selalu tidak ada di tempat.
di telepon melalui telepon genggam aktip tetapi tidak mau di angkat.
Jumat (20/08/2021).

Sewaktu awak media ini meliput di kampung Andalas Cermin, di depan balai Kampung Andalas Cermin,kebetulan ada warga yang lewat yang namanya tidak mau di cantumkan yang berinisial “NT” berkata :
” Nyari siapa mas ? nyari kepala Kampung ? cari aja di belakang rumahnya dia sering sembunyi disana kalau ada awak media yang datang.
ketika awak media bertanya lagi apakah sebagai warga kampung Andalas cermin merasa tidak manfaat dari di kucurkannya anggaran Dana Desa oleh Bapak Presiden Jokowi ?
warga yang berinisial “NT” menjawab :
” Boro-boro mas, Tahun kemaren dan Tahun ini iya dapat Bansos, kalau dari Kampung mah, cuma masker dan masker.” ujar nya lagi sembari minta izin pamit pulang kepada awak media.

Viralnya pemberitaan beberapa waktu yang lalu di beberapa media online terkait Dugaan Korupsi anggaran Dana Desa (DD) di Kampung Andalas Cermin, kecamatan Rawa Pitu.yang di Duga di lakukan oleh oknum kepala Kampung yang berinisial “JH”.
mengundang perbincangan para penggiat Anti Korupsi, aktivis dan pakar Hukum untuk angkat bicara.

Jefri JRS.Manopo, SH.MA
ketua LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Nusantara Sakti dan Patner, Penggiat Anti Korupsi dan Pemerhati anggaran Dana Desa angkat bicara sewaktu awak media menghubungi melalui telepon genggam untuk dimintain statmennya terkait Dugaan Korupsi anggaran Dana Desa (DD) di kecamatan Rawa Pitu.
” Saya sangat menyayangkan kalau sampai ada Anggaran Dana Desa yang di Duga di Korupsi secara terstruktur, sistematis dan masif dengan modus baru. dengan mengutak-atik anggaran Dana Desa yang seharusnya di terima dan dirasakan manfaatnya oleh warga kampung/ Desa itu sendiri.tetapi di Duga di Korupsi sama kepala kampung/Kepala Desanya.
memang Human (Manusia) yang menerima manfaat anggaran Dana Desa itu sangat susah di cari sewaktu awak media akan meliput, beda dengan anggaran Dana Desa yang di peruntukan untuk infrastruktur, ya mungkin awak media gampang menemukan dan di liput sewaktu di cari, karena itu benda mati.” ungkap Jefri JRS Manopo,SH,MA.
kepada awak media.

” Saya juga mendengar dan menerima laporan masih ada beberapa kepala Kampung/kepala Desa yang sudah di panggil APH (Aparat Penegak Hukum) dan APIP (Aparat Pengawas Intern Pemerintah) tetapi tidak ada sanksi yang di terima.
Saya akan terus memantau dan menunggu laporan selanjutnya yang mungkin akan saya teruskan ke APH disini.

(Sumber : Andika/Rahim-Biro-Bima/red)

(Redaksi : NLS)