Sambang Warga Bhabinkamtibmas Polsek Maniangpajo Polres Wajo Himbau Agar Selalu Patuhi Prokes Dan 5M

News Lintas Sulawesi/Polres Wajo

Bhabinkamtibmas Polsek Maniangpajo Polres Wajo Aiptu Nasir Gading melaksanakan sambang warga DiDesa Binaanya guna memberikan edukasi terkait kepatuhan warga terhadap Protokol Kesehatan Covid-1 Kelurahan Anabanua Kec Maniangpajo Kab Wajo, Kamis (26/08/2021).

“Kegiatan sambang tersebut merupakan upaya Polri untuk memberikan himbauan kamtibmas sekaligus mengedukasi masyarakat terkait Protokol Kesehata Covid-19,” ungkap Aiptu Nasir Gading.

Dalam kesempatan ini bhabinkamtibmas menghimbau agar masyarakat tetap mendukung dan mengikuti kebijakan pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran virus covid-19.

Selain itu Bhabinkamtibmas juga menyampaikan kepada warga agar selalu disiplin dengan menjalankan 5M (menggunakan masker, menjaga jarak, memcuci tangan, menghindari serta mengurangi mobilitas).

(Humas Polres Wajo/rrd)

(Editor : Muh Aidil)

Kapolda Sulsel, Letakkan Batu Pertama Dimulainya Pembangunan Gedung Kantor RS Bhayangkara Berlantai 3

News Lintas Sulawesi/Polda Sulsel

Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs . Merdisyam meletakan batu pertama dimulainya pembangunan Gedung Perkantoran berlantai tiga RS Bhayangkara Makassar, Jumat 27 Agustus 2021.

Turut hadir, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol CH.Patoppoi, Irwasda dan Pejabat Utama Polda Sulsel serta Kontraktor pelaksana dan Konsultan Pengawas

Kapolda Sulsel mengatakan dengan penambahan gedung ini bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dan anggota Polri. Menurutnya RS Bhayangkara Makassar saat ini sudah layak menjadi Rumah Sakit Kelas I. Rumah Sakit ini suda menjadi pilihan bagi masyarakat Makassar setara dengan RS lain di Makassar, karena baik dari peralatan maupun SDMnya sudah sangat memadai.

“Fasilitas sarana prasarana pendukung kemudian dokter spesialis jumalah dokter yang ada dan kemampuan dalam penanganan medis Rumah Sakit Bhayangkara saat ini sudah memenuhi syarat untuk menjadi Rumah Sakit Kelas 1,”ujar Merdisyam

Kapolda Sulsel juga mengatakan tingkat kepercayaan masyarakat juga sangant tinggi, terhadap pelayanan kesehatan, baik dalam rawat Inap maupun Rawat Jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Selain itu, juga sebagai Salah Satu Rumah Sakit rujukan warga Sulsel dalam penanganan Covid 19

Diketahui, Pembangunan Gedung Perkantoran berlantai 3 RS Bhayangkara Makassar, diperuntukkan untuk Lantai pertama apotik dan farmasi lantai kedua untuk pegawai medis dan lantai ketiga untuk ruang komite medik, keperawatan dan komite farmasi dan komite ruang sekretariat akreditasi perkembangan Rumah Sakit Bhayangkara.

Sementara Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E.Zulpan menerangkan, Pembangunan pembangunan Gedung Perkantoran berlantai tiga RS Bhayangkara Makassar bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik terutama kepada anggota Polri, keluarga dan masyarakat

Kabidhumas menambahkan, pembangunan ini juga merupakan wujud peningkatan dukungan terhadap tugas-tugas kepolisian dalam mewujudkan Polri yang Presisi

“Ya saya tegaskan pula Acara Peletakan Batu pertama pembangunan Gedung Perkantoran berlantai tiga RS Bhayangkara Makassar tetap berlangsung dengan menerapkan Protokol kesehatan yang ketat ,” tutupnya

(Humas Polres Wajo/red)

(Editor : Muh Aidil)

Hari ini Kapolri Serahkan Oksigen Generator, Bantu Penanganan Covid-19 di Papua

News Lintas Sulawesi/JAKARTA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan bantuan satu unit Oksigen Generator untuk penanganan dan pengendalian Covid-19 di Papua. Sigit berharap dengan adanya pemberian alat itu dapat membantu memenuhi kebutuhan oksigen bagi masyarakat bumi Cenderawasih itu.

Penyerahan itu dalam rangka kunjungan Kapolri bersama dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ke kegiatan vaksinasi massal di SDN Inpres Harapan atau Sekolah Lentera Harapan, Kabupdate Jayapura, Papua, Jumat (27/8/2021).

“Alat itu memiliki kemampuan pengisian per hari sebanyak 12 tabung oksigen ukuran 6m3 atau 72 tabung oksigen untuk ukuran 1m3,” kata Sigit saat menyerahkan secara simbolis bantuan Oksigen Generator tersebut.

Dalam kesempatan itu, mantan Kapolda Banten ini juga menyerahkan bantuan sosial (bansos) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), kepada masyarakat yang perekonomiannya paling terdampak akibat Pandemi Covid-19.

“Ini ada bantuan dari Pak Presiden. Semoga bermanfaat ya,” ujar Sigit.

Panglima dan Kapolri melanjutkan tinjauannya pada kegiatan vaksinasi massal di GOR Waringin Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura. Pada kesempatan itu, Sigit menyebut masyarakat Papua sangat antusias untuk mendapatkan suntikan vaksin. Hal itu terbukti dari capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua yang dipaparkan oleh Dinkes setempat.

“Kami dapatkan laporan daru bu Dinkes bahwa target capaian vaksinasi dosis pertama sudah 47 persen dan kedua 29 persen. Kami sangat senang dengar, itu artinya antusiasme masyarakat untuk dapatkan vaksinasi makin hari makin bertambah,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Sigit berharap, peserta vaksinasi mau mengajak masyarakat Papua lainnya untuk mau disuntik vaksin. Mengingat, hal itu dapat bermanfaat untuk meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh terhadap virus corona.

Apalagi, kata Sigit, Papua akan menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX. Sebab itu, percepatan vaksinasi harus segera dikejar, agar laju pertumbuhan virus corona dapat ditekan.

“Apalagi sebentar lagi Papua akan laksanakan PON. Sehingga dengan vaksin maka potensi bisa terkena penularan Covid-19 bisa dicegah dan bisa ditangkal. Karena kita sudah memiliki imunitas. Jadi sampaikan ke saudara, mama, pace dan semuanya untuk berbondong-bondong laksanakan vaksin. Sehingga PON lancar,” tutup Sigit.

(Humas Polres Wajo/red)

(Editor : Muh Aidil)

Kembali lagi, Gabungan Satgas Covid-19, TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja melaksanakan Operasi Yustisi

News Lintas Sulawesi/Polres Poso

Kembali lagi, Gabungan Satgas Covid-19, TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja melaksanakan Operasi Yustisi. Jumat,27/8/21.

biasanya sebelum turun kelapangan ada arahan dari Kepala Bagian Operasi Polres Poso sebagai pengendali Operasi Kompol Nurhadi, SH.

Dalam apel pengecekan personil Kabag Ops Kompol Nurhadi, SH tak bosan-bosan menyampaikan arahan,dalam arahannya menyampaikan kepada seluruh personil yang terlibat operasi Yustisi ini harus bekerjasama sehingga dapat peran kita dilapangan akan berpengaruh turunnya warga masyarakat yang terpapar virus corona.Ungkap beliau.

Sehingga dengan momen ini mari kita bersama-sama mendisiplinkan masyarakat dengan selalu mematuhi protokol kesehatan covid-19 dan memberikan himbauan tentang Surat Edaran Bupati Poso.Ucapnya.

Dari hasil evaluasi masih banyak warga masyarakat kita yang kurang disiplin antara lain masih ditemukan warga masyarakat saat keluar rumah tidak menggunakan masker,masih ditemukan pelaku usaha yang tidak menyiapkan tempat cuci tangan.

Harapannya dengan operasi Yustisi ini menjadi suatu kebiasaan baru bagi masyarakat saat melakukan aktivitas diluar rumah harus menggunakan masker sebab pandemi covid-19 belum berakhir, dan mari kita sama-sama berdoa semoga pandemi ini akan segera berakhir.Tutup Kabag Ops.

(Humas Polres Poso/red)

(Editor : Aidil)

Atasi Pandemi, Komite I DPD RI Minta Presiden Joko Widodo Lakukan Reshuffle Sejumlah Menteri

News Lintas Sulawesi/Jakarta

Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi meminta Presiden Joko Widodo segera melakukan reshuffle sejumlah Menteri yang tidak berhasil menangani Covid-19.

Hal ini dikatakan Fachrul Razi, Kamis (26/8/2021) kepada media di ruang kerjanya, di Komplek Gedung Nusantara, Senayan Kamis (26/8/2021).

“Kita ingin menyelamatkan Presiden Jokowi dari kinerja kementerian yang sangat buruk selama masa pandemi, sudah saatnya beberapa kementerian diresuffle,” tegasnya.

Menurut Fachrul Razi, masalah Covid-19 adalah masalah dunia dan berdampak terhadap seluruh kehidupan, oleh karena itu seluruh kementerian diminta agar bekerja keras untuk penanganannya dan tidak menitik beratkan hanya kepada Kementerian Kesehatan saja.

Fachrul Razi menekankan bahwa kinerja kementerian yang buruk menyebabkan peningkatan penyebaran Covid-19. “Harusnya Menteri yang gagal silahkan mengundurkan diri atau Presiden Jokowi segera reshuffle kabinetnya,” tegasnya.

Fachrul Razi menilai kinerja kementerian berpengaruh pada daerah. Bahkan menurut kunjungannya di beberapa daerah, teedapat kekecewaan daerah terhadap kebijakan menteri yang berpengaruh pada kondisi perekonomian di daerah.

“Saya pikir tidak hanya Menteri Kesehatan yang bergerak dalam penanganan dampak Covid ini, seharusnya seluruh kementerian ikut terlibat terhadap dampak Covid-19 ini, supaya rakyat Indonesia merasakan kinerja kementerian di masa pandemi,” ujar senator asal Aceh ini.

Ia menambahkan lagi bahwa Covid-19 adalah problem kita semua, maka seluruh kementerian harus bergerak cepat, misalnya Menteri Kesehatan urusan soal medis, Menteri Tenaga Kerja soal sejumlah karyawan yang di-PHK, Menteri Perdagangan bisa menurunkan harga barang dagang di Indonesia, Menteri Perhubungan bisa subsidi harga tiket transportasi dan lain-lain sebagainya.

“Jika seluruh Menteri bergerak dan bersinergi, kami yakin kita akan kembali pulih secara merata di Indonesia. Maka kami minta Pak Jokowi segera mengevaluasi dan melakukan reshuffle sejumlah kementerian yang kurang gerak di masa pandemi ini,” pungkasnya.[]

(Redaksi NLS)

Kapolda Sulsel Terima Bantuan Beras, dari Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia

News Lintas Sulawesi/Polda Sulsel

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam, menerima bantuan sosial dari Pengusaha Peduli NKRI yang tergabung dalam Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia berupa beras pada Kamis (26/8/2021) di Lobby Mapolda Sulsel.

Kapolda Sulsel mengucapkan apresiasi dan .penghargaan yang tinggi, dan juga rasa Terima kasih atas partisipasi dari pengusaha peduli NKRI yang membantu masyarakat dalam menghadapi masa Pandemic saat ini.

“Alhamdulillah hari ini kita menerima bantuan berupa beras yang langsung akan kita salurkan untuk masyarakat Sulsel yang terdampak Covid-19,” ujarnya saat penyerahan secara simbolis bantuan sosial dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Diketahui , Total bantuan berupa beras sebanyak 100 Ton beras yang dikemas dalam 20 Ribu Zak yang berisi 5 Kg . Ia memastikan bantuan ini akan di salurkan secara tepat sasaran .

Pihaknya bersama TNI, Pemda, akan terus melakukan penyaluran hingga ke Kabupaten/Kota di Sulsel.

“Kita harapkan bantuan yang kita berikan ini akan bisa bermanfaat dan masyarakat tetap melaksanakan Prokes secara ketat mulai rajin mencuci tangan,menjaga jarak, memakai masker dan kita berdoa semoga Pandemi Covid 19 ini segera hilang dari Muka Bumi ini,” pungkasnya.

Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Ibu Leni Darmawan pada kesempatan itu , menyampaikan, ucapkan terimakasih kepada teman-teman anggota Polri di massa Covid-19 ini telah melakukan penyaluran bantuan ke masyarakat yang berasal dari Yayasan Buddha Tzu Chi

“Saya berharap apa yang kita perbuat dari Yayasan Buddha Tzu Chi ini sedikit meringankan masyarakat dan membantu Polri dalam menunjang, serta menjalankan tugasnya sehari-hari khususnya dalam melayani masyarakat” ucap Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Makassar.

(Redaksi NLS)

Kabid Humas Polda Sulsel, Pimpin Press Release Pengungkapan 40 Kg Shabu dan 4.000 Butir Ekstasi

News Lintas Sulawesi/Polda Sulsel

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E.Zulpan melaksanakan kegiatan Press Release Pengungkapan 40 Kg Narkotika jenis Shabu dan 4.000 Butir Extacy yang diungkap oleh aparat Ditresnarkoba Polda Sulsel.

Dalam kegiatan press release tersebut Kabid Humas Polda Sulsel didampingi Wadir Narkoba Polda Sulsel dan Kasubdit Penmas Polda Sulsel, Kamis (26/08/2021) di Ruang Lobby Mapolda Sulsel

E. Zulpan menjelaskan pengungkapan berawal dari laporan informasi penyelidikan Timsus Ditresnarkoba Polda Sulsel, tentang adanya peredaran gelap Narkotika di wilayah Kota Makassar.

“Awalnya Timsus menangkap Pelaku RL, Rabu (25/08), di salah satu hotel di Makassar dan dari hasil interogasi diketahui, akan ada transaksi narkotika di salah satu hotel lainnya,”papar E.Zulpan

Kemudian, lanjut E.Zulpan, Timsus yang dipimpin langsung Dirresnarkoba Polda Sulsel Kombes Pol La Ode Aries Elfatar didampingi oleh Kanit Timsus Kompol Rafiuddin selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil menangkap SY (37) seorang Sopir Truk, warga Jl Gang Mulia, Kec. Sungai Jinga Banjar Utara, Kalsel dan JA (24) warga Makassar.

Selanjutnya, kata E.Zulpan ,saat aparat menangkap SY (37), juga ditemukan dalam penguasaannya pada sebuah kamar hotel barang bukti berupa 1 tas koper berisi 30 bungkus shabu, 1 bungkus extacy berisi 2.000 butir, dan barang bukti lainnya berupa Hp dan Mobil

Dikatakannya lagi, dari interogasi terhadap SY (37), diketahui masih ada barang bukti berupa shabu dirumahnya Kompleks Griya Harapan Pampang, Makassar, sehingga pada saat itu juga Timsus Ditresnarkoba Polda Sulsel melakukan penggeledahan pada rumah tersebut dan kembali ditemukan 10 bungkus shabu, 1 bungkus extacy berisi 2.000 butir. dan juga diamankan sebuah Mobil Truk

” Jadi dalam pengungkapan imi secara keseluruhan ,aparat Ditresnarkoba Polda Sulsel berhasil menggagalkan peredaran 40 Kg Shabu dan 4.000 Butir extacy ” jelas E .Zulpan

Kabid Humas Polda Sulsel juga mengungkapkan pelaku SY(37) sudah bekerja sebagai kurir shabu sejak awal bulan Maret 2021, dan melakukan pengantaran shabu dalam sebulan sebanyak 1 sampai 2 kali.

Dalam kesempatan itu Kabid Humas juga mengatakan pengungkapan 40 Kg Shabu dan 4.000 Butir Ecstassy di Makassar sangat diapresiasi Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs . Merdisyam

E.Zulpam menyampaikan harapan Kapolda Sulsel agar kasus ini diusut hingga tuntas, dengan memburu pelaku pelaku lain yang terlibat.

Diakhir keterangannya, E.Zulpan mengatakan para pelaku cukup bukti melakukan tindak pidana dengan cara menawarkan untuk dijual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 dan atau memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 jenis shabu, dan atau percobaan permufakatan jahat tindak pidana narkotika golongan 1 jenis shabu dan extacy, sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1), Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika

(Redaksi NLS)

Mendisiplinkan Warga agar patuhi Protokol Kesehatan, tim gabungan Satgas Covid Kabupaten Poso kembali melakukan Operasi Yustisi

News Lintas Sulawesi/Polres Poso

Dalam rangka mendisiplinkan warga untuk tetap patuhi protokol kesehatan, tim gabungan Satgas Covid Kabupaten Poso kembali melakukan Operasi Yustisi, Kamis (26/08/2021).

Kali ini dengan sasaran pengendara dan pejalan kaki, yang tidak menggunakan masker dilakukan teguran lisan serta sanksi sosial.

Diawali dengan apel gabungan, Satgas Covid yang terdiri dari personil Polres Poso, Kodim 1307/Poso, Brimob, Satpol PP, serta BPDB yang dipimpin oleh Dandim 1307 Poso Letkol inf I Gusti Nyoman Mertayasa, SE

Tim melakukan kegiatan yustisi dengan tujuan menekan angka kenaikan Covid-19 diwilayah Kabupaten Poso, dengan menyasar pengendara serta pejalan kaki yang tidak menaati protokol kesehatan, seperti menggunakan masker.

Dalam pelaksanaannya, Tim dibagi menjadi 5 tim yang dilakukan di Ruang Terbuka hijau (RTH), Bundaran Smaker, Bundaran Tugu Kelurahan Kawua

Tak hanya melakukan penegakan disiplin Prokes di jalan, Tim juga menyasar toko serta pedagang yang menjadi tempat perbelanjaan, dengan melakukan himbauan untuk mematuhi Prokes serta menyediakan alat pencuci tangan untuk pengunjung.

Kapolres Poso AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf, S.I.K, dalam arahannya mengatakan kegiatan gabungan tersebut untuk mengurangi jumlah kenaikan angka Covid-19 yang saat ini masih tinggi.

Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Poso saat ini menerapakan PPKM level 4, berdasarkan peraturan Mendagri serta Surat Edaran Bupati Poso.

Dikatakan lebih lanjut, Satgas Covid Kabupaten Poso, tak hanya melakukan kegiatan yustisi pada siang hari. Namun juga malam hari dan memberikan teguran berupa sanksi sosial maupun administrasi.

Dalam kegiatan tersebut terlihat Wakil Bupati Poso M.Yasin Mangun,S.Sos melihat / memantau kegiatan operasi yustisi.

(Humas Polres Poso/red)

(Editor : Aidil)

PPKM Level 4, Patroli Polsek Batui Bubarkan Kerumunan Antrian Jeriken di SPBU

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Aparat Polsek Batui membubarkan antrian BBM menggunakan jerigen di SPBU yang berada di Kelurahan Tolando, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Rabu (25/8/2021) sore.

“Pembubaran dilakukan, saat anggota melakukan patroli dan melihat kerumuman yang terjadi akibat antrian jerigen di SPBU,” ungkap Kapolsek Batui Iptu IK. Yoga Widata SH.

Aksi itu dilakukan petugas dengan alasan terkait aturan pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatas Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

“Jadi anggota bubarkan guna mencegah penyebaran Covid-19,” terang Iptu Yoga.

Iptu Yoga mengimbau, masyarakat dapat mematuhi ketentuan pemerintah terkait PPKM level 4 dan penerapan protokol kesehatan 5 M saat beraktivitas di luar rumah.

“Kami harap masyarakat dapat bersama-sama berperan dalam mencegah penularan Covid-19,” imbau Iptu Yoga.*

(Rahmat B/Biro-Banggai/red)

(Editor : Aidil)

DPW KAMPUD Dampingi Perdamaian Kasus Penganiayaan di Bandar Lampung

News Lintas Sulawesi/Lampung

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD) memberikan pendampingan terhadap proses perdamaian terkait insiden perkelahian yang melibatkan antara kelompok pemuda di wilayah Hukum Polresta Bandar Lampung.

Proses perdamaian tersebut bertempat di kediaman Muhamad Iqbal Taufik yang merupakan pihak yang mengalami luka dibagian kepala dan punggung yaitu di Jalan Tamin,Gang Sumur Santri, Nomor 5A, KK1, RT/009, Kelurahan Suka Jawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung pada Selasa 24 Agustus 2021 sekira pukul 20.00 WIB.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum DPW KAMPUD, Seno Aji melalui keterangan persnya di Bandar Lampung pada Rabu (25/8/2021).

Diketahui, pada insiden tersebut, Muhamad Iqbal Taufik telah melakukan pelaporan ke Kantor Polisi Sektor (Polsek) Kedaton, melalui laporan Polisi nomor :LP/58/VIII/2021 tanggal 12 Agustus 2021. Adapun pihak-pihak yang diantaranya dilaporkan tersebut yaitu berinisial MRS (17), ZA (17), dan PFD (17) yang ketiganya masih berstatus sebagai pelajar di salah satu SMK/SMA di Bandar Lampung, dan atas laporan polisi tersebut pihak penyidik Polsek Kedaton telah menetapkan sejumlah tersangka dan melakukan penahanan.

Pada 24 Agustus 2021 pukul 20.00 WIB telah disepakati bersama perjanjian perdamaian terkait perbuatan dugaan penganiayaan dengan korban Sdr. Muhamad Iqbal Taufik dan Rizki, maka pihak-pihak yaitu Korban, dan Orang tua dari MRS, ZA dan PFD telah bersepakat untuk saling memaafkan dan menyelesaikan secara kekeluargaan terkait perbuatan dugaan penganiayaan yang terjadi.

Selain itu, pihak Orang tua MRS, ZA dan PFD memberikan santunan berupa uang sebesar Rp 15 juta untuk biaya pengobatan dan lainnya kepada korban”, jelas Seno Aji.

Dia juga menguraikan, bahwa dengan telah disepakati perjanjian perdamaian tersebut maka pihak korban tidak akan melakukan tuntutan hukum baik pidana maupun perdata terkait peristiwa dugaan penganiayaan tersebut.

“Karena para tersangka masih dikategorikan sebagai anak dibawah umur, tentunya penyelesaian perosalan tersebut harus diselesaikan secara kekeluargaan, karena mereka juga sebagai aset Bangsa dan generasi penerus Bangsa, maka pilihannya adalah musyawarah kekeluargaan dalam menyelesaikan persoalan tersebut, sehingga upaya hukum pidana sebagai pilihan/sarana terakhir.

Hal senada juga disampaikan oleh Fitri Andi, bahwa tujuan dilakukan perjanjian perdamaian agar persoalan tersebut dapat ditempuh melalui pendekatan keadilan restoratif yaitu pemulihan kepada korban yang menderita akibat tindak pidana dengan memberikan ganti rugi kepada korban, perdamaian, maupun kesepakatan lainnya”, jelas Andi sebagai Fungsionaris LSM KAMPUD.

Dia juga menjelaskan jika pihaknya telah menyampaikan surat perjanjian perdamaian tersebut kepada tim penyidik Polsek Kedaton, Heri Setiawan, SH, dan Sarwani, SH sebagai rekomendasi dalam proses Disversi yang akan digelar bersama pihak BAPAS (25/8).

Hadir dalam acara perdamaian yaitu, Muhammad Iqbal Taufik didampingi istri, Sudar sebagai orang tua Iqbal, Ikada sebagai Paman Ikbal, selain itu, orang tua dari MRS, ZA dan PFD, kemudian para saksi-saksi diantaranya Heri Adi sebagai ketua RT setempat, Fitri Andi Anggota KAMPUD, Seno Aji sebagai Ketua Umum DPW KAMPUD, Rizki Aditia, dan Fazil.

(Seno Aji/red)

(Redaksi NLS)