Penanganan Kasus Penculikan Anak Berlarut-larut, Indikasi Oknum Polisi Cianjur Tidak Profesional

News Lintas Sulawesi/Jakarta

Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, sulit menyembunyikan rasa kecewa saat mengetahui bahwa kasus penculikan anak [1] yang telah bersangsung lebih dari 8 bulan di Polres Cianjur belum menemui titik terang alias berlarut-larut. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) itu mengaku sangat prihatin atas kasus tersebut dan menyayangkan rendahnya profesionalitas oknum aparat kepolisian untuk menuntaskan kasusnya sesegera mungkin.

“Saya sangat kecewa dengan cara kerja oknum-oknum polisi di Polres Cianjur yang menangani kasus itu. Saya sudah datangi Polres Cianjur pada 5 Februari 2021 lalu saat keluarga Derryl Kurniadi (anak korban penculikan – red) meminta bantuan untuk mengawal kasus ini. Saya pertanyakan penanganan kasusnya kepada Kanit PPA yang menangani, namun tidak mendapatkan jawaban yang pasti,” ungkap Wilson Lalengke kepada media ini, Kamis, 26 Agustus 2021.

Menurutnya, Team PPWI yang menyambangi Polres Cianjur menjumpai oknum polisi bernama Asep Sodikin. Ketika ditanyakan keberadaan anak korban penculikan, Asep mengatakan bahwa Derry Kurniadi dititipkan di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Cianjur, Jawa Barat. Usai di Polres Cianjur, Team mendatangi lokasi yang dimaksud. PPWI juga melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Ketua RT setempat, serta tetangga sekitar. Namun, mereka tidak diperkenankan masuk oleh penjaga P2TP2A. Alasannya, pimpinan tidak berada di tempat, dan si anak dilarang bertemu dengan siapapun.

Sehari setelahnya, Ketua RT setempat mengabarkan ke PPWI bahwa tidak ada satupun anak di kantor P2TP2A Cianjur sebagaimana disampaikan oleh oknum polisi Asep Sodikin. Berdasarkan fakta ini, dapat diduga bahwa oknum polisi Asep Sodikin terindikasi berbohong. Belakangan diketahui bahwa pemimpin P2TP2A Cianjur, bernama Lidia, diduga kuat bekerjasama dengan si penculik dalam mengelabui orang tua si anak korban penculikan agar tidak dapat menemukan anaknya.

“Ternyata oknum pimpinan P2TP2A Cianjur yang bernama Lidia ini terindikasi membantu si penculik Sofyan Jendi alias Dio dalam menyembunyikan anak korban penculikan. Minimal, Ibu Lidia diduga kuat tidak netral dalam kasus Derryl itu. Kita memiliki bukti tertulis bahwa Sofyan Jendi memberikan pekerjaan kepada Ibu Lidia, yang merupakan pengacara ini, untuk menangani kasus klien-nya si Sofyan Jendi itu,” terang pengacara keluarga korban penculikan, Zakaria Ginting, SH, MH, dalam keterangannya kepada PPWI Nasional.

Dalam kasus ini, tambah Wilson Lalengke, pihaknya tidak mempersoalkan masalah hukum yang harus dilalui dalam penyelesaian kasus tersebut. “Keberatan atau pertanyaan substantif kita sebenarnya adalah soal anak yang tidak boleh bertemu orang tuanya selama lebih dari 8 bulan ini. Saya curiga ada skenario jahat yang dirancang oleh penculik anak ini yang terkesan diback-up oleh oknum polisi Polres Cianjur dan pimpinan P2TP2A. Entah apa tujuannya, saya tidak tahu. Bayangkan, 8 bulan lebih Derryl Kurniadi yang masih usia 6 tahun saat diculik tidak diizinkan dijenguk ayah-ibunya atau keluarga lainnya, pun tidak juga boleh ditemui pengacara keluarga ini. Di mana otaknya para oknum polisi dan pihak terkait yang menangani kasus tersebut?” kata Lalengke yang mengaku geram terhadap perilaku dholim para oknum polisi Cianjur terhadap keluarga dan anak korban penculikan itu.

Anehnya, lanjut tokoh pers nasional itu, ketika dirinya menghubungi oknum polisi Asep Sodikin dan mempertanyakan mengapa penanganan anak korban penculikan yang ditanganinya bisa berlarut-larut dan tidak memberikan informasi apapun tentang keberadaan Derryl Kurniadi selama ini kepada orang tuanya, Asep berdalih bahwa prosesnya masih berlangsung, tidak berlarut-larut, dan tidak benar bahwa orang tua Derryl tidak diberi akses bertemu anaknya. “Dia bilang tidak berlarut-larut, faktanya sudah 8 bulan belum ada kejelasan proses hukum atas kasus ini. Anak itu manusia, bukan barang atau benda mati yang boleh ditahan semaunya, entah sampai kapan. Bagaimana mungkin mereka membiarkan anak korban penculikan itu dilarang bertemu orang tuanya dalam kurun waktu yang sedemikian lama? Apakah anak itu mau diambil atau diadopsi penculik? Atau mau diambil negara? Atau mau dikemanakan Derryl Kurniadi itu?” beber Lalengke penuh pertanyaan.

Lebih parah lagi, oknum polisi Asep tersebut secara serampangan mengatakan bahwa sudah ada kepastian hukum atas kasus itu. Atas pernyataan konyol Asep Sodikin ini, Lalengke langsung menyergah. “Kepastian hukum apa? Kepastian hukum itu adanya di ujung ketokan palu hakim di pengadilan, bukan di Anda, Kang Asep. Anda ini polisi tapi tidak paham aturan hukum. Parah ini oknum polisi di Pores Cianjur,” kata Lalengke secara langsung kepada polisi Asep Sodikin saat berdebat melalui saluran telepon, Kamis, 26 Agustus 2021, siang.

Untuk diketahui, pada tanggal 15 Desember 2020 telah terjadi peristiwa yang dapat diduga sebagai tindakan penculikan seorang anak berusia 6 tahun atas nama Derryl Kurniadi oleh seorang pria lajang usia menjelang 60-an tahun, bernama Sofyan Jendi alias Dio, mantan tetangga orang tua Derryl. Derryl yang merupakan anak dari Danny Eka Prasetio (29), warga Kemayoran, Jakarta Utara, “dipinjam” oleh Dio dari rumah neneknya di Villa Rahayu Kp. Pasir Kampung, RT.004, RW.016 Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, sekira pukul 12:00 siang.

Saat dijemput itu, Dio beralasan kepada nenek korban bahwa ia hanya ingin mengajak Derryl jalan untuk makan siang. Sejak siang itu hingga kini, Derry Kurniadi raib tidak tentu rimbanya. Dikatakan demikian, karena orang tua korban tidak tahu (tepatnya tidak diberitahu dan dihalang-halangi untuk mengetahui – red) tentang keberadaan anak korban penculikan itu.

Terkait dengan kasus tersebut, pihak keluarga anak korban penculikan memohon bantuan kepada semua pihak kiranya berkenan menolong mereka menemukan anaknya. “Kami sudah datangi dan minta bantu ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Komnas Anak, KPAI, tapi hasilnya masih nihil. Kami juga beberapa hari lalu sudah mendatangi Balai Anak Handayani, di Bambu Apus, Jakarta Timur, katanya anak kami dititipkan di sana. Eh, tidak boleh bertemu, katanya harus didampingi oleh Polres Cianjur yang menitipkan anak itu di sana. Besoknya kami datang lagi, dua hari berturut-turut, kata petugas di Handayani, polres Cianjur mau datang, eh tidak datang-datang,” keluh kakenya Derryl, bustomi. (APL/Red)

Catatan:

[1] Oknum Penyidik Polres Cianjur Diduga Memback-up Terlapor Penculik Anak; https://pewarta-indonesia.com/2021/02/oknum-penyidik-polres-cianjur-diduga-memback-up-terlapor-penculik-anak/

(Redaksi NLS)

Kapolres Takalar, Pantau Vaksinasi Covid-19 di Lapas Takalar

News Lintas Sulawesi/Takalar

Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto S.I.K. M.H berkunjung ke Lapas kelas II B, Jalan Ranggong Daeng Romo (Poros) Takalar Jeneponto, Kelurahan Pappa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Kamis (26/8/2021).

Dalam kunjungannya ke Lapas, AKBP Beny Murjayanto didampingi Kabag Ops Kompol Abdul Halim, Kasat Tahti AKP H Basri, Kapolsek Pattallassang AKP Chamiseng dan disambut Kepala Lapas Kelas II B Takalar Bawono Ika Sutomo.

Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto S.I.K. M. H mengatakan kunjungan ke Lapas dalam rangka pemantau Vaksinasi.

“Pemantauan Vaksinasi Covid-19 oleh Polri untuk warga Binaan Pemasyarakatan, kerjasama Dinkes dan Lapas ” kata orang nomor satu di Kepolisian Resor Takalar.

Dalam pelaksana Vaksinasi tersebut, ratusan warga binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas II B Takalar antusias menjalani Vaksin Polri.

AKBP Beny Murjayanto S.I.K. M. H berharap semua warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Kelas II B Takalar tervaksin.

“Diharapkan warga binaan pemasyarakatan tervaksin sehingga tercipta Herd Immunity atau kekebalan kelompok dalam Lapas Takalar,”

Diketahui, pelaksana vaksinasi Covid-19 di Lapas kelas II B Takalar diikuti 300 warga Binaan dan digelar selama dua hari dimulai Kamis hingga jumat 27 Agustus 2021.

(Muh Alfi/Takalar/red)

(Editor : Muh Aidil)

Kanit binmas Polsek urban Pitumpanua, menghadiri panen perdana kakao organik di desa simpellu

News Lintas Sulawesi/Pitumpanua

Panit Binmas Polsek Urban Pitumpanua Iptu Johari.p.SH, bersama personil Polsek urban Pitumpanua menghadiri panen perdana kakao organik di desa simpellu kec Pitumpanua kab.wajo, sekaligus melaksanakan pengamanan, Jumat, 27/ 08 / 2021.

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh bapak bupati Wajo DR Amran Mahmud.S.sos,M.si. bersama staf, Kepala BNI wilayah 7 bersama staf dan segenap masyarakat tani kakao desa simpellu.

Panit binmas Polsek urban Pitumpanua, melaksanakan koordinasi dengan kepala BNI wilayah 7, tentang penggunaan dana kredit usaha rakyat (KUR), Panit binmas mengatakan bahwa” dengan adanya dana kredit usaha rakyat (KUR), masyarakat desa simpellu sangat terbantu karena dapat di manfaatkan oleh petani untuk memulai usaha dan bertani dengan tujuan untuk meningkatkan hasil produksi petani , terlebih di masa vandemi covid 19, mudah- mudahan komoditas kakao organik di harapkan berkontribusi besar dalam pemulihan ekonomi.

Pada kesempatan tersebut Panit Binmas Polsek urban Pitumpanua memberikan himbauan kantibmas kepada masyarakat desa simpellu, dan juga mengingatkan kepada masyarakat desa simpellu untuk tetap mengikuti prokes yang di anjurkan oleh pemerintah, seperti memakai masker, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan air bersih.

(Humas Polres Wajo/red)

(Editor : Muh Aidil)

Peduli Covid, Sat Lantas Polres Wajo Semakin Semangat Gencarkan Sosialisasi Protokol Kesehatan Kepada Masyarakat

News Lintas Sulawesi/Polres Wajo

Satuan Lalulintas Polres Wajo – personil satuan lalulintas polres Wajo melaksanakan patroli dialogis dan sosialisasi di seputaran pasar Sentral Sengkang kec Tempe Kab Wajo.

Bripka Ikbal Jaya melaksanakan Patroli Dialogis dan sosialisasi pencegahan covid-19, giat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, pada saat berpergian dan harus diterapkan 3M Yaitu : mencuci tangan, menjaga jarak, menggunakan masker guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Kegiatan patroli rutin salah satu tugas rutin personil sat lantas polres Wajo, selain menyampaikan pesan-pesan Kamseltibcar Lantas kami arahkan juga untuk menyampaikan sosialisasi Maklumat Kapolri dan Perbup No. 20 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian covid-19, sehingga warga mengerti dan paham dan benar-benar ditaati untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 ” ucap Kasat Lantas Polres Wajo melalui Bripka Yunus

” Dengan dilaksanakan kegiatan ini, kami sangat berharap masyarakat benar-benar sadar akan pentingnya mengikuti protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sehingga bisa segera keluar dari pandemi ini,” tutup Bripka Yunus.

(Humas Polres Wajo/red)

(Editor ; Muh Aidil)

Kapolres Madina, Apresiasi Warga Masyarakat Dalam Pembangunan Bandar Udara Bukit Malintang

News Lintas Sulawesi/Polres Madina

Kapolres Madina Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si menghadiri kegiatan musyawarah penetapan bentuk ganti rugi pengadaan tanah Bandar udara Bukit Malintang di aula kantor camat Panyabungan Utara, Kamis (26/08/2021)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yang mewakili Kajari Madina, Kadis Pertanahan Pemkab Madina, yang mewakili Kadis Hun dan BPN Madina, Kapolsek Panyabungan, Camat Panyabungan, Kantor jasa penilai publik (KJPP) dan warga masyarakat bukit Malintang serta pegawai Bank Sumut Panyabungan.

Dalam Sambutannya “Saya Apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada warga masyarakat khususnya warga desa bukit malintang yang telah berpartisipasi dalam pembangunan daerah, hal ini ini merupakan perjuangan kita dalam memajukan daerah tempat tinggal yang kita cintai” ucap Kapolres Madina.

“Saya berharap program pemerintah yang telah diprogramkan oleh pemerintah dapat berjalan lancar karena didukung oleh situasi kamtibmas yang kondusif, tutup Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si pada acara tersebut.

(Humas Polres Madina/red)

(Editor : Muh Aidil)

“Menjaga Kesehatan Dan Kebugaran Tubuh” Ini Yang Dilakukan Polwan Polres Madina

News Lintas Sulawesi/Polres Madina

Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, para Polwan Polres Madina memanfaatkan sarana fitnes yang disediakan Kapolres Madina Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si di halaman parkir barak lajang Mako Polres Madina untuk berolahraga, Jum’at (27/08/2021)

Dari foto dokumentasi yang diambil terlihat 2 (dua) personil Polwan (Polisi Wanita) Briptu Riski Ananda (Kiki) dan Briptu Sarah sedang olahraga dengan semangat sambil berkeringat.

“Kami harus tampil prima saat bertugas melayani masyarakat agar terwujud sosok personil Polri yang Presisi, begitu saat saat dirumah kami harus tampil press dan cantik saat mengurus suami dan anak-anak” pungkas Briptu Riski Ananda (Kiki) yang bertugas di Unit PPA (perlindungan perempuan dan anak) Sat Reskrim Polres Madina.

“Karena lokasi fitnes berada di seputaran kantor, Saat waktu luang, saya gunakan untuk fitnes walaupun sebentar, puji Tuhan sampai dengan saat ini saya selalu sehat, press dan bugar, baik saat bertugas maupun saat dirumah mengurus suami dan anak-anak, terima kasih pak Kapolres Madina yang telah menyediakan alat fitnes untuk anggota berolahraga, semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan selalu sehat walafiat” ucap Briptu Sarah Polwan yang bertugas di Satuan Reserse Narkoba Polres Madina.

(Humas Polres Madina/red)

(Editor : Muh Aidil)

Kabid Humas Polda Sulsel Ajak semua pihak di Sulsel, Berkontribusi mempercepat Vaksinasi mewujudkan “Herd Immunity”

News Lintas Sulawesi/Polda Sulsel

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E.Zulpan mengajak agar semua pihak ambil bagian ikut berkontribusi mempercepat vaksinasi. Hal ini dibutuhkan guna mempercepat target pemerintah mewujudkan Herd Immunity.

Seperti yang dilakukan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel ysng menggelar kegiatan vaksinasi massal untuk ibu-ibu Bhayangkari Ranting Batalyon C Pelopor, keluarga dan masyarakat umum di Mako Batalyon C Pelopor , Jl MH Thamrin No. 70 Tanete Riattang Watampone pagi tadi (Kamis, 26/08/21).

Kombes Pol E.Zulpan pun mengapresiasi apa yang dilakukan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Menurutnya, program ini selaras dengan target Pemerintah Indonesia untuk akselerasi vaksinasi sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Hari ini Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel membantu melaksanakan akselerasi terkait program vaksinasi nasional yang memang dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam percepatan vaksinasi.,” kata E .Zulpan , Jumat (27/08)

Diketahui, sebelumnya Batalyon C Pelopor juga berhasil menggelar vaksinasi beberapa waktu lalu dengan tingkat partisipasi mencapai 80 persen dari ibu Bhayangkari Batalyon C Pelopor , keluarga dan masyarakat sekitar.

Dalam kegiatan vaksinasi kali ini Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel berhasil melepas 320 dosis vaksin pertama dan kedua dari total partisipasi mencapai 368 peserta dengan rincian 320 peserta berhasil vaksin dan 48 peserta gagal vaksin akibat tidak lolos pemeriksaan kesehatan.

Dalam kegiatan yang bertema ” Vaksinasi Presisi Merdeka ” dilakukan untuk meningkatkan partisipasi dari keluarga besar Batalyon C Pelopor dan masyarakat sekitar dalam mendapatkan vaksinasi Covid 19.

Dalam kegiatan Vaksinasi Presisi Merdeka di Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel ini, tampak pula hadir Kapolres Bone AKBP Ardyansyah,S.I.K , M.Si yang turun langsung mengecek kelancaraan jalannya kegiatan vaksinasi. Selain Kapolres Bone hadir pula Kabag Ops Polres Bone AKP. Andi Muhammad Syafe’i, S.Sos. M.H dan Kabag Dal Ops Polres Bone AKP. H. A. Asri.

(Agus-Humas Pangkep/alfi/red)

(Editor : Muh Aidil)

Sambangi Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Segeri Himbau Protokol Kesehatan

News Lintas Sulawesi/Segeri Pangkep

Bhabinkamtibmas Polsek Segeri Bripka Edwin B melaksanakan kegiatan sambangi Warga Binaannya untuk Mencegah Penyebaran Covid 19 di wilayah Kelurahan Bontomatene Kecamatan Segeri. Kamis (26/08/21).

Dalam kesempatan tersebut Bripka Edwin B untuk menghimbau kepada masyarakat agar berpartisipasi di lingkungannya dalam Mencegah Penularan serta menerapkan Protokol kesehatan untuk memutus Rantai penyebaran Covid 19.

Kapolsek Segeri Polres Pangkep Iptu Sumarto saat di konfirmasi mengatakan bahwa “Sambang ini bertujuan agar Koordinasi dengan Kepala Desa serta Staff guna Menggalakkan kembali Balla Ewako untuk Memutus Penyebaran Covid 19 diwilayah Kecamatan Segeri serta menerapkan protokol kesehatan.” Katanya

Dengan harapan warga masyarakat peduli akan Kamtibmas dapat tercipta kondisi wilayah / lingkungan yang aman kondusif, serta tercapai kedamaian dan tidak ada lagi warga yang berselisih paham dan mengakibatkan perkelahian antar warga.

(DSD/SDS/Agus-Humas/red)

(Editor : Muh Aidil)

Cegah Kriminalitas Polsek Segeri Lakukan Patroli Malam

News Lintas Sulawesi/Segeri Pangkep

Patroli Polsek Segeri dipimpin Ka SPKT Aiptu Hasan dan Bripka Munassir melaksanakan patroli di Poros Provinsi Kelurahan Bontomatene sembari memberikan himbauan kepada sopir yang bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya, Kamis (26/08/21)

Dalam kesempatan tersebut Bripka Munassir juga menyampaikan pesan kepada sopir Truck agar senantiasa mematuhi rambu – rambu lalu lintas yang ada saat berkendara. Hal ini dimaksudkan untuk memelihara keselamatan pengguna jalan dan pengendara lain serta sang sopir itu sendiri.

Kapolsek Kepolisian Sektor Segeri Iptu Sumarto juga menambahkan bahwa saat berkendaran terlebih lagi saat membawa Kendaraan jangan melaju dengan kecepatan tinggi apalagi ugal – ugalan dengan alasan mengejar waktu ataupun mengejar setoran. Anak dan istri sudah menunggu di rumah untuk selalu jagalah keselamatan di jalan raya.

“Himbauan tentang keselamatan berlalu lintas tidak henti – hentinya disampaikan oleh Petugas Kepolisian kepada para sopir, hal ini kami lakukan untuk menekan angka kecelakaan yang banyak diisi oleh kendaraan angkutan massal seperti halnya bis dan lain sebagainya”, ujar Kepala Kepolisian Sektor Segeri saat dikonfirmasi di tempat terpisah.

(DSD/SDS/Agus-Humas/red)

(Editor : Aidil)

Aliansi Mahasiswa, Kolaborasi dengan Kepolisian RI menghadirkan Vaksinasi Nasional di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

News Lintas Sulawesi/Jakarta

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM Nusantara), Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Islam Negeri (DEMA PTKIN Indonesia), BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah Indonesia (PTMI), Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (DPP Permikomnas), Aliansi Mahasiswa dan Aktivis (AMAN Indonesia) berkolaborasi dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk menghadirkan vaksinasi nasional yang terbuka di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gerakan vaksinasi kali ini menargetkan kepada 5.000 mahasiswa, yang juga melibatkan penyandang disabilitas. Dengan menjadikan penyandang disabilitas sebagai salah satu target vaksinasi, pusat vaksinasi ini menghadirkan berbagai fasilitas dan akses yang ramah bagi mereka.

Gerakan Vaksinasi Mahasiswa Nasional telah menjadi mitra strategis pertama pemerintah Indonesia dalam menyukseskan program vaksinasi nasional dengan pendekatan teknologi sejak Juli 2021, dan telah membantu mendistribusikan vaksin ke puluhan ribu mahasiswa di Indonesia di lebih dari 10 kota dan kabupaten hingga kini.

Gerakan Vaksinasi Mahasiswa Nasional berlokasi di GOR Universitas Negeri Yogyakarta dan beroperasi pada Rabu, 25 sampai Kamis, 26 Agustus 2021.

Dimas Prayoga, Koordinator Pusat BEM Nusantara mengatakan, seperti yang direncanakan sebelumnya, kita akan melakukan serbuan vaksinasi di satu titik di Yogyakarta yaitu GOR UNY yang akan menyasar 5.000 ribu vaksin.

“Ini akan kita laksanakan selama 2 hari, tanggal 25 hingga 26 agustus,” ujar Dimas ditempat konferensi pers Rabu (25/08/2021).

Di hari pertama pihaknya menargetkan ada sekitar 3000 orang yang akan divaksin. Namun jika peminatnya bertambah maka pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menambah pasokan vaksinnya.

Onky Fachrur Rozie, Koordinator Pusat DEMA PTKIN Indonesia juga menyampaikan satu wilayah yang dipilih pelaksanaan vaksin adalah satu lokasi yang selama ini vaksinasinya masih rendah.

Sehingga pihaknya berinisiatif menggenjot vaksinasi tersebut di ranah mahasiswa. Onky juga menyebut bahwa mahasiswa Yogyakarta menyambut baik gerakan vaksinasi ini.

“Saya melihat bahwa animo mahasiswa Jogja datang ke gerakan vaksinasi ini cukup besar,” tambahnya.

Nur Eko Suhardana, Koordinator Presidium Nasional BEM PTMI, menyampaikan untuk vaksinasi kali ini pihaknya menggunakan vaksin jenis sinovac sesuai yang mereka terima dari Polri. Vaksin ini mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan semua mahasiswa yang datang.

Pihaknya juga sengaja memilih GOR UNY yang areanya cukup luas sehingga pihaknya bisa dengan leluasa melakukan pengaturan jarak. Dan selama pantauan yang ia lakukan, mahasiswa di Yogyakarta cukup tertib mengikuti kegiatan vaksinasi ini.

“Pada hari kedua, total peserta vaksin berjumlah 5.528,” ujarnya, Kamis, (26/08/2021).

Untuk memperlancar kegiatan ini pihaknya mengerahkan 150 orang tim vaksinasi yang sengaja didatangkan dari beberapa kampus yang tersebar di Yogyakarta.

Ginka FBR Ginting, Ketua Umum AMAN Indonesia menjelaskan adanya tambahan vaksin bagi mahasiswa. Dalam sehari sedikitnya bisa menjangkau 3.000-3.600 mahasiswa yang sudah tervaksin.

“Alhamdulillah target peserta vaksin terpenuhi dan tercapai, bahkan lebih,” ujarnya.

Khusniyati, Ketua Umum DPP Permikomnas dalam konferensi pers nya mengatakan kegiatan ini juga menggunakan pendekatan yang mengedepankan teknologi untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi penerima vaksin mulai dari proses pra-registrasi, jadwal vaksinasi, pra-skrining serta penerapan pendaftaran melalui layanan kesehatan yang didukung oleh infrastruktur digital DPP Permikomnas, yang bekerja sama dengan Polri untuk pelaksanaan vaksinasi yang lebih efisien.

“Kita harus memberikan pelayanan untuk peserta vaksin yang terbaik,” tutup Khusni.

(Rifan Jakarta/red)

(Editor : Muh Aidil)