1.083 Putra Daerah, Ikuti Seleksi Bintara TNI AD TA 2021 di Sultra

News Lintas Sulawesi/Kendari, Sultra

Pada pembukaan penerimaan calon Bintara PK TNI AD TA 2021, Sub Panda Kendari akan menyeleksi 1.083 putra daerah secara ketat, transparan dan obyektif di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal ini dikatakan Plh Kapenrem 143/HO Letda Inf Rusmin Ismail dalam rilisnya, Kendari, Sultra, Jumat (27/8/2021).

Rusmin terangkan, awali kegiatan penerimaan calon Bintara tahun ini, Korem 143/HO menggelar penandatanganan Pakta Integritas, pengarahan kepada orang tua dan peserta serta panitia seleksi penerimaan di Sub Panda Kendari.

“Diikuti oleh 1.083 calon dan secara virtual di monitor langsung oleh Pangdam XIV/Hsn (Mayjen TNI Moch. Syafei Kasno) dan Kasdam XIV/Hsn (Brigjen TNI Amping Bujasar Tangdilintin),” ujar Rusmin.

Dari 1.083 putra daerah Sultra itu terdiri dari wilayah Kolaka 255 orang, Buton 329 orang, Kodim Muna 159 orang, Kendari 312 orang dan Butur 28 orang.

“Sebagian peserta mengikuti secara virtual di lapangan apel Makorem dan sebagian kecil ikut dengan panitia di A. Jenderal Sudirman, karena protokol kesehatan,”ujar Rusmin.

Lanjut dikatakan Rusmin, sebagai mana diperintahkan Kasad (Jenderal TNI Andika Perkasa) dan Pangdam XIV/Hsn, dalam penerimaan prajurit harus dilaksanakan secara ketat, obyektif, transparan, jujur dan berkeadilan.

“Untuk menjamin itu, maka Danrem 143/HO Brigjen TNI Jannie A. Siahaan menggelar kegiatan ini. Dan dalam kesempatan itu, Danrem menegaskan jika ada yang melakukan pelanggaran seperti berbuat curang dan penyuapan maka baik yang menerima atau yang menerimanya akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,”jelas Rusmin.

“Termasuk, jika nanti anaknya lulus pun, kemudian akan diajukan untuk dikeluarkan, karena prosesnya dapat dikatagorikan melanggar dan berbuat curang,”tambahnya.

Sebagaimana disampaikan Rusmin, dalam pengarahannya kepada yang hadir, Danrem 143/HO menegaskan bahwa seleksi calon prajurit tidak hanya ketat tapi juga harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan hukum baik di dunia maupun akhirat.

“Hal ini perlu saya tegaskan agar tidak ada yang mencoba, jika ada oknum yang mencoba – coba semuanya akan di proses hukum sesuai aturan, baik dari pihak oknum penerima dan orang tua/wali yang memberikan,” lanjut Danrem.

Untuk diketahui, animo seleksi penerimaan calon Bintara PK TNI AD di wilayah Sultra secara online sejumlah 2.933 orang dan hanya akan meloloskan 60 orang yang akan mengikuti pendidikan dengana alokasi Kolaka 12 orang, Buton 14 orang, Muna 7 orang, Kendari 20 orang dan Butur 7 orang.

“Seleksi ini merupakan jalur pengabdian kepada negara, dengan demikian diharapkan Sub Panda Kendari mengirimkan wakil – wakil terbaiknya untuk menjadi Prajurit TNI AD,” katanya menambahkan.

Selesai pengarahan Danrem, kepada Panitia, peserta dan orang tua calon juga dipaparkan Kasipers Kasrem 143/HO Kolonel Arh Saptarendra tentang ketentuan dan mekanisme penyelenggaraan kegiatan penerimaan yang akan digelar mulai tanggal 28 Agustus s.d 7 September 2021 itu.

“Selama pelaksanaan kegiatan, peserta hanya mengenakan gelang barcode dan kode unik yang berbeda setiap harinya,”tegas Sapta

Serta, lanjutnya, pada akhirnya kita juga akan langsung rilis di website korem143.tni-ad.mil.id, sehingga orang tua langsung bisa tahu dan terhindar dari upaya penipuan maupun makelar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Untuk memastikan juga, selama kegiatan digelar personel intelijen, dan Polisi Militer, jadi jangan pernah coba-coba untuk melakukan tindakan yang dapat dikatagorikan pelanggaran dalam proses penerimaan prajurit TNI AD,”pungkasnya.

(Umar Dany/Kendari/red)

(Editor : Muh Aidil)

Tiada hari tanpa Razia dan pencegahan covid-19 Polsek Lamala

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Kegiatan Ops KRYD, tiada hari tanpa Razia dan pencegahan covid-19 Polsek Lamala pd hari Jumat tgl 27 Agustus 2021 jam 19.30 wita sd jam 21.00 wita Polsek Lamala telah melaksanakan kegiatan KRYD, tiada hari tanpa oprasi dalam rangka Pencegahan Covid-19 di wilayah Hukun Polsek Lamala. Dipimpin oleh Kapolsek Lamala AKP I NYOMAN DUNIA

Sebanyak 3 personil dari Polsek Lamala menyisir dengan Sasaran Kios-kios penjual miras diwil Kec masama Kab Banggai.

Adapun giat mengambil lokasi di Desa Eteng kec masama Kab Banggai, menindak dan Melakukan razia di kios kios at rumah masyarakat yg dicurigai menjual Minuman beralkohol. Adapun HASIL YANG DICAPAI dari Ops. KRYD, tiada hari tanpa Razia dan pencegahan covid 19 Polsek Lamala yakni 8 (delapan) bungkus Cap tikus atas Nama pemilik Lk NUA BENI, Lk, eteng 18 juni 1988, Kristen. Belatak / Indonesia, Desa eteng kec. Masama Kab. Banggai, selanjutnya atas Nama Selempa, Eteng 29 januari 1974. Kristen, Balatak / Indo, Desa eteng kec. Masama (nihil ).

Menyita BB Berupa Cap Tikus seperti diatas serta membawa BB polsek dan pemilik buat pernyataan tidak mengulangi menjual Minuman beralkohol jenis cap tikus.

Giat Ops Polsek Lamala selesai jam 21.00 wita dan berjalan dengan aman dan kondusif serta tidak ada tanggapan negatif dari masyarakat.

(Rahmat B/Biro-Banggai/red)

(Editor : Muh Aidil)

Polda Sulsel Berhasil Mengungkap Sindikat Narkoba 40 Kg: Kalangan Aktifis Dakwah di Makassar Mengapresiasi Langkah Tersebut

News Lintas Sulawesi/Makassar, Sulsel

Dinamika kehidupan bangsa kita saat ini begitu dinamis, sehingga berdampak pada persoalan yang dihadapi oleh kita sebagai bangsa begitu kompleks dan sistemik.

Betapa tidak dua tahun terakhir disaat pemerintah sedang fokus dalam penanganan pandemi Covid-19, namun banyak masalah lain yang sepertinya butuh perhatian serius dari kita sebagai bangsa diantaranya masalah isu radikalisme dan penyalahgunaan narkoba serta obat-obat terlarang lainnya.

Permasalahan narkoba di Indonesia masih merupakan sesuatu yang bersifat penting dan kompleks. Hal ini terlihat dalam kurun waktu satu dekade terakhir permasalahan ini menjadi marak.

Terbukti dengan bertambahnya jumlah penyalahgunaan atau pecandu narkoba secara signifikan, seiring meningkatnya pengungkapan kasus yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian terhadap tindak kejahatan narkoba yang semakin beragam polanya dan semakin massif pula jaringan sindikatnya.

Masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia, pada umumnya saat ini sedang dihadapkan pada keadaan yang sangat mengkhawatirkan akibat maraknya pemakaian beraneka ragam jenis narkoba secara ilegal.

Keberhasilan jajaran Polda Sulawesi Selatan pada Rabu (28/8/2021) dalam mengungkap sindikat peredaran narkoba di Kota Makassar, Sulawesi Selatan sekitar 40 kg jenis sabu, menguatkan keyakinan kita bahwa persoalan narkoba tidak bisa dianggap sepele, sedikit saja kita lengah sebagai bangsa, maka taruhannya adalah kelangsungan kepemimpinan bangsa kita ke depan.

Oleh karena itu, keberhasilan jajaran Polda Sulsel dalam mengungkap kasus peredaran narkoba tersebut tentu adalah langkah positif sehingga patut didukung dan diberi apresiasi oleh masyarakat.

Oleh karena dengan keberhasilan Polisi dalam menangkap pelaku tersebut, maka secara tidak langsung telah menyelamatkan masa depan generasi muda kita khususnya yang ada di kota Makassar, Sulsel dari cengkraman barang haram tersebut.

Narkoba adalah zat yang apabila dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral (diminum), dihirup, maupun disuntikan, maka dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan juga berdampak pada perilaku seseorang, hingga berujung pada kematian.

Hal inilah salah satu alasan mengapa penyalahgunaan narkoba ini dilarang baik dari kacamata kearifan lokal yang ada di Sulsel, maupun hukum agama dan negara. Dalam bahasa agama, segala sesuatu yang dapat menimbulkan mudharat atau bahaya baik kepada diri, maupun orang lain, langsung atau tidak langsung, maka hal ini termasuk perbuatan dilarang (diharamkan).

Hal ini sejalan dengan pesan Nabi saw. dalam sebuah hadis, “Janganlah kalian membuat bahaya diri sendiri dan orang lain”. (HR. Ahmad).

Banyak pengguna obat-obatan terlarang seperti narkoba, baik pada kalangan remaja maupun orang dewasa, awalnya tergoda merasakan kesenangan sesaat atau sebagai pelarian dari masalah yang dihadapi. Padahal, efek narkoba dapat merusak kesehatan secara fisik dan kejiwaan.

Karena itu, sebagai masyarakat khususnya para orangtua harus ekstra hati-hati terhadap pergaulan putra-putrinya, sebab peredaran narkoba adalah bagian dari masalah kenakalan remaja yang dipengaruhi oleh pergaulan bebas, kurangnya perhatian dan kontrol orangtua kepada putra-putrinya diyakini menjadi salah satu penyebab utama maraknya kasus peredaran narkoba di tengah masyarakat.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan menyatakan, jajaran Polda Sulsel akan terus proaktif menjalankan tugasnya dalam menjaga kamtibmas dan penegakan hukum termasuk dalam mengejar dan mengungkap sindikat gerbong peredaran narkoba di kota Makassar, Sulawesi Selatan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Namun demikian kata Kombes Pol E Zulpan, yang perlu diketahui oleh masyarakat; semua langkah yang diambil oleh jajaran Kepolisian tidak akan maksimal manakala masyarakat terutama para orangtua tidak terlibat aktif untuk memberi dukungan, edukasi dan pengawasan terhadap pergaulan putra-putrinya, agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba dan kejahatan lainnya. (*)

(Agus-Humas Pangkep/red)

(Editor : Muh Aidil)

“Di Ultahnya Yang Ke 40 Tahun” Ibu Ratna Sari Mendapatkan Hadiah Sepeda Dari Kapolres Madina

News Lintas Sulawesi/Polres Madina

Kapolres Madina Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si memberikan hadiah Doorprize1 (satu) unit sepeda kepada ibu Ratna Sari, warga masyarakat Desa Tano Bato Kec. Panyabungan Selatan Kab. Mandailing Natal, Jum’at (27/08/2021)

Penyerahan hadiah Sepeda tersebut dilaksanakan di halaman Mako Polres Madina dan disaksikan oleh Waka Polres Madina Kompol Agus Maryana, S.H serta Bensat Polres Madina Aipda Abdul Holik Siagian, yang mana pencabutan nomor hadiah tersebut dari nomor urutan warga masyarakat yang vaksin di Mapolres Madina dan sebelumnya Kapolres Madina juga memberikan hadiah beberapa unit sepeda juga hadiah menarik lainnya kepada warga pemenang Doorprize lainnya yang ikut Vaksin di tahap pertama juga kedua.

“Saat pencabutan nomor hadiah Doorprize, saya berdoa semoga pemenang nomor undian yang saya cabut ini, orang yang belum punya sepeda dan pantas mendapatkannya, alhamdulilah ternyata pemenangnya seorang ibu guru pengajar di SMPN Mompang dan kebetulan ianya belum punya sepeda” pungkas Kapolres Madina.

“Selamat ya bu Ratna Sari, anda mendapatkan hadiah Doorprize dari giat Vaksinasi yang anda ikuti di Mapolres Madina, semoga sepeda ini bermanfaat buat ibu, dan selamat ulang tahun yang ke 40 juga buat ibu hari ini” ucap Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si kepada ibu Ratna Sari yang kebetulan saat itu sedang berulang tahun.

“Awalnya saya kaget dan tak percaya mendapat kabar telpon dari ajudan Kapolres Madina bahwa saya mendapatkan hadiah Doorprize sebuah sepeda, saya kirain penipuan, namun setelah dikirim foto sepedanya saya sedikit yakin, kemudian esok harinya saya datangi Mako Polres Madina ternyata benar, Alhamdulillah ya Allah, diusia saya yang ke 40, saya mendapatkan hadiah sepeda, terima kasih pak Kapolres” sebut ibu Ratna Sari sambil terharu.

(Humas Polres Madina/red)

(Editor : Muh Aidil)

Bupati dan Wakil Bupati Banggai, Melakukan Panen Perdana Cabe Merah Dan Tomat

News Lintas Sulawesi/Kab Banggai

Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Bersama
Wakil Bupati Banggai Drs. H. Furqanuddin M, Melakukan Panen Perdana Cabe Merah Dan Tomat Kegiatan Pertanian Keluarga (Family Farming).
Yang bertempat di Desa Lumpoknyo Kecamatan Luwuk Keles, Kamis, 26 Agustus 2021

Terwujudnya Banggai Maju mandiri dan sejahtera berbasis kearifan lokal merupakan Visi Pemerintah Kab. Banggai, yang dituangkan dalam 6 Misi, diantaranya

  • menciptakan kemandirian ekonomi, yang produktif dan berdaya saing, melalui pemanfaatan tekhnologi,
  • Meningkatkan Pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan yang berbasis lingkungan.

Kegiatan panen raya tomat dan cabe merah ini merupakan output dari program pemerintah yang dialokasikan untuk Bantuan ketahanan pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kab. Banggai dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulteng.
Bantuan Program Family Farming Atau (Pertanian Keluarga) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah merupakan program yang berkesesuaian dengan Misi Pemerintah Kab. Banggai.
Ada dua Kelompok Tani sebagai penerima manfaat dari program ini diantaranya:
Kelompok Kembang Tani Desa Lumpoknyo (20 Orang)
Dan Kelompok Cahaya Tani Desa Salodik (20 Orang).

Adapun maksud dan tujuan program Family Farming ini yaitu :
-Meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan keluarga petani.

  • Mengentaskan Daerah Rawan Pangan
  • Meningkatkan Pendapatan keluarga Petani.
    Bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi bekerjasama dengan Pemerintah Kab. Banggai diantaranya Belanja Bibit Tanaman/ternak, belanja obat obatan pertanian, Pupuk, dan sarana Infrastruktur pertanian.

Pada kesempatan Panen raya tersebut Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Mengatakan rasa senangnya dan bangganya terhadap kelompok tani Desa Lumpoknyo dan salodik atas hasil yang di capai. “Saya sangat senang dan bangga, terhadap kelompok tani 2 desa ini, hari ini kita bisa panen Cabe merah dan tomat perdana, Panen perdana ini jadikan motivasi untuk lebih baik lagi kedepan, agar program yang pemerintah alokasikan betul betul membawa asas manfaat yang baik bagi petani, minimal untuk keluarga, perihal tekhnis yg telah disampaikan dan disosialisasikan oleh Para PPL kita itu harus diterapkan dalam pengelolaan dan manajemen Pertanian, sehingga bisa lebih maksimal lagi kedepan.” Kata Bupati.

“Saya berharap untuk Desa Lumpoknyo dan Salodik Kedepan kita mendorong dibentuknya BUMDES, selain Pemasaran,Pemerintah juga akan dorong bantuan 500 juta untuk Bumdes apabila berkembang baik dan terkelola secara Profesional, Pemerintah juga akan mendorong Kredit KUR di BRI untuk Petani Kelompok Desa Lumpoknyo dan Salodik ini, apabila berminat Untuk KUR Saya Akan Fasilitasi, untuk mengembangkan Usaha ini” Ucap Bupati.

“Kami juga saat ini telah melakukan Koordinasi di kementerian Terkait mengenai Penambahan Dana Bagi Hasil Untuk Kabupaten Banggai, hal ini kami lakukan untuk memudahkan Daerah dalam pembangunan Infrastruktur kedepan, Suatu waktu Sumberdaya Migas kita habis, kita telah membangun Infrastrtuktur penopang lainnya, misalnya kemandirian pangan, Pertanian, Perkebunan, Perikanan, Pariwisata, Jalan, dan lain lain, kita punya komoditi, ini yang kita kembangkan, sehingga daerah Kab. Banggai Bisa Mandiri, tidak hanya bergantung dengan Dana Bagi Hasil Migas, Insya Allah kami bersama TIM akan mengawal ini kedepan, untuk kepentingan Masyarakat Kab. Banggai” Tambah Bupati.

“Saya juga berharap kepada Dinas ketahanan Pangan, PPL Dinas, dan Juga Dinas Ketahan Pangan Provinsi, agar benar benar disosialisasikan dengan baik perihal tekhnis pemeliharaan Tanaman kepada kelompok, Tekhnis Pemupukan, Pemberian Obat, Penyemprotan dan tekhnis tekhnis lainnya, agar hasil yang kita harapkan benar benar tercapai dengan baik tepat sasaran,
Kami selaku unsur Pemerintah akan terus mendorong program pengembangan terhadap Komoditi Pertanian, Komoditi Perkebunan, Komoditi Perikanan dan lain lain, sehingga dengan program yang kita kucurkan komoditi komoditi unggul Kabupaten Banggai bisa dikelola dengan baik, mendapatkan support pemerintah dan tentunya dengan Hasil yang memuaskan” Lanjut Bupati.

Diakhir sambutannya Bupati Banggai berpesan kepada Dinas Ketahanan Pangan khususnya dan kepada seluruh Dinas Tekhnis pada umumnya bahwa seluruh Bantuan yang di alokasikan oleh Pemerintah itu gratis, apabila ada oknum ASN yang memperjualbelikan Bantuan ini kepada kelompok laporkan ke saya, saya akan tindak dengan tegas, banyak laporan ke saya Dinas mempermainkan Bantuan bantuan yang diberikan kepada kelompok misalnya bantuan traktor, itu kelompok harus bayar dlu ke dinas, kemudian bantuan itu di alokasikan, bagi yang tidak bayar tdk dapat bantuan, hal hal seperti ini yang saya sangat tekankan, saya tidak mau hal seperti itu terjadi di Pemerintahan Kami, akan sya tindak tegas apabila saya dapatkan, Tutup Bupati.

Setelah Sambutan Bupati Banggai, kegiatan dilanjutkan dengan Panen Cabe Merah bersama Sebagai simbol Panen raya Cabe merah dan tomat telah dilaksanakan.

Kegiatan itu dihadiri Oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Prov Sulteng, Staf Khusus Bupati Taufan Pratama Zasya, asisten Perekonomian dan Pembangunan Alfian Djibran, Kadis Ketahanan Pangan Kab. Banggai Rudi Bullah, Kabag Prokopim Ferry R. Ledder, Camat Luwuk Aslan Lapalanti, Kades Lumpoknyo, Kades Desa Salodik, serta Kelompok Tani desa Lumponyo, dan Kelompok Tani Desa Salodik.

(Sub. Bagian Dokumentasi dan Publikasi Pimpinan Bagian Prokopim)

(Rahmat B/Biro-Bangga/red)

Geledah Rumah Warga di Kintom, Polisi Sita Puluhan Liter Cap Tikus

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Jajaran Polsek Kintom menggeledah salah satu rumah di Desa Padang, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, karena disinyalir menjual Minuman Keras (Miras) tanpa izin, Kamis (26/8/2021).

Penggeledahan yang dipimpin langsung Kapolsek Kintom Iptu Andriansyah Arthadana S.Tr.K, itu atas informasi dari masyarakat.

“Kami dapat informasi dari masyarakat adanya peredaran miras yang meresahkan di wilayah tersebut,” kata Iptu Andriansyah.

Atas informasi itu, Kapolsek bersama sejumlah personelnya langsung menuju rumah warga yang diketahui bernisial MP (52) untuk melakukan penggeledahan.

“Di dalam rumah pelaku kami menyita 7 botol ukuran 600 ml dan 1 jerigen ukuran 20 liter isi miras cap tikus,” ungkap Iptu Andriansyah.

Selanjutnya polisi menyita minuman terlarang tersebut untuk diamankan ke Mako Polsek Kintom.*

(Rahmat B/Biro-Banggai/red)

(Editor : Aidil)

PPKM Level 4, Resepsi Pernikahan di Luwuk Timur Batal

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Polisi bersama Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, membatalkan acara resepsi pernikahan yang akan digelar salah seorang warga di Desa Kayutanyo, Kamis (26/8/2021).

Kegiatan yang dipimpin langsung Sekretaris Kecamatan Luwuk Timur tersebut dilakukan lantaran dianggap dapat menimbulkan kerumunan di tengah Covid-19 dan sesuai aturan PPKM level 4.

“Aturan tersebut secara tegas menyebutkan bahwa pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan selama penerapan PPKM level 4 ,” ungkap Kapolsek Luwuk AKP Pino Ary SH, SIK, MH.

Pembatalan resepsi pernikahan itu disampaikan dengan sikap santuan dan humanis guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Untuk akad nikah, akan tetap dilaksanakan dengan dihadiri keluarga saja namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” beber AKP Pino Ary.

Hingga saat ini, Kabupaten Banggai masih masuk dalam wilayah penerapan PPKM Level 4 dan masih masuk dalam zona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19.

“Pihak keluarga menerima pembatalan acara respsi pernikahan yang telah dipersiapkan demi mencegah penularan Covid-19,” tutup AKP Pino.*

(Rahmat B/Biro-Banggai/red)

(Editor : Muh Aidil)

Polsek Bunta Gelar Aksi Bersih-bersih di Pasar, Terminal dan Lingkungan Rumah Ibadah

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Personel Polsek Bunta menggelar kegiatan Jumat Pagi Kota Bersih (Jumpa Kasih) dengan menggelar aksi peduli kebersihan lingkungan, Jumat (27/8/2021).

Aksi sosial ini digelar di kompleks Pasar, Terminal dan lingkungan rumah ibadah di Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai.

“Kegiatan ini sengaja dilaksanakan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19,” kata Kapolsek Bunta Iptu Nanang Afrioko SH, MH.

Selain itu, aksi bersih-bersih pasar ini sebagai upaya untuk menggugah kesadaran masyarakat dan para pedagang untuk peduli serta tidak membuang sampah sembarangan.

“Karena pasar merupakan tempat berjualan, apabila pasar bersih pasti kita lebih sehat dan nyaman untuk berbelanja serta tentunya terhindar dari berbagai penyakit,” sebut Iptu Nanang.

Olehnya itu, masyarakat diimbau agar membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami juga mengimbau masayrakat agar tetap menerapkan protocol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” imbau Iptu Nanang.*

(Rahmat B/Biro-Banggai/red)

(Editor : Muh Aidil)

Polisi Bersama Forkopicam dan Posko PPKM, Salurkan Bansos Kepada Warga Isoman di Lamala

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Tidak hanya melakukan Operasi Yustisi penegakan disiplin terhadap pelanggaran hukum protokol kesehatan, jajaran Polres Banggai juga menyalurkan bantuan kepada warga positif Covid-19 yang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman).

Seperti yang dilakukan personel Polsek Lamala bersama Forkopimcam, Puskesmas Lamala dan petugas Posko PPKM Desa Tinonda menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) dari Bupati Banggai kepada warga Isoman di rumah masing-masing, Jumat (27/8/2021).

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah daerah bagi warga Isoman di rumah akibat terpapar Covid-19,” ungkap Kapolsek Lamala AKP I Nyoman Dunia.

Selain menyalurkan bantuan sembako, petugas gabungan yang dipimpin Camat Lamala juga turut memberikan semangat kepada warganya agar segera pulih dan selalu berpikiran postif serta tetap menerapkan protocol kesehatan (prokes).

“Kegiatan ini juga untuk mengecek dan memastikan warga Isoman tetap berada di rumah selama menjalani Isoman sampai dinyatakan sembuh,” kata AKP I Nyoman Dunia.

Bantuan sembako yang diberikan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan jangan dilihat dari nilainya dan semoga bermanfaat.

“Kami harap lapisan masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, dengan menerapkan 5M yaitu memakai masker saat beraktivitas diluar rumah, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta membatasi mobilitas,” harap AKP I Nyoman Dunia.*

(Rahmat B/Biro-Banggai/red)

(Editor : Aidil)

Polwan Polres Pasangkayu, Gelar Baksos Jelang Hari Jadi Polwan Ke 73

News Lintas Sulawesi/PASANGKAYU

Polisi Wanita (Polwan) Polres Pasangkayu Gelar Bakti Sosial (Baksos) Jelang Hari Jadi Polwan RI Ke 73 yang digelar Di Dusun Punje Desa Polewali Kecamatan Bambalamotu. Rabu Siang (25/8/2021).

Baksos tersebut dilaksanakan untuk memberikan bantuan terhadap masyarakat pedalaman dengan menyasar daerah terpencil yang susah dijangkau oleh kendaraan biasa karena medan terjal dalam rangka menyalurkan bantuan sembako.

Kanit PPA Sat Reskrim Polres Pasangkayu IPDA Tina Tresnasari S.Tr.K yang menyerahkan bantuan Secara simbolis tersebut mengatakan ” Bantuan yang kami serahkan ini semoga bisa membantu masyarakat Dusun Ponje disaat pandemi Covid-19 yang melanda sejak tahun lalu.

Kami berharap bantuan ini bisa mengurangi sedikit beban masyarakat  Punje dimasa Pandemi dan berharap agar tetap menjaga kesehatan dengan mematuhi Protokol Kesehatan dlaam kehidupan sehari-hari”. Pesan Tina

Ditempat yang sama Pr.Martha yang menerima bantuan tersebut mengatakan ” Terima kasih atas bantuan Ibu-ibu Polwan kepada kami, semoga apa yang diberikan dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa dan selalu meluangkan waktunya berkunjung ketempat kami”. Harap Martha.

(Junaedi-Humas Polres Pasangkayu/red)

(Editor : Muh Aidil)