Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs menerima kunjungan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin S.IP., M.M yang didampingi oleh Ny. Dessy Hassanudin dan Asop Kasdam I/BB Kolonel Inf Cristomei Sianturi S.Sos., M.Si (Han) dalam rangka kegiatan Pengendalian dan Pengawasan Operasi (Dalwasops) Satuan Tugas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs di Wilayah Jayapura dan Kab. Keerom, Papua.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Letkol Inf Letkol Inf Muhammad Erfani S.H., M. Tr (Han) melaporkan kepada Pangdam I/BB tentang kondisi pos dan kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh Satgas dari jajaran pos di wilayah Jayapura sampai dengan jajaran pos di Kabupaten Keerom.
“Menerima kunjungan ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami, serta menjadi sumber motivasi dan semangat bagi setiap personel Satgas dalam bertugas”, ujar Dansatgas.
Dalam pengarahannya Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin S.I.P, M.M menekankan kepada setiap prajurit Satgas Yonif 131/Brs, agar selalu waspada dan meningkatkan keamanan dalam setiap kegiatan. Laksanakan pembinaan teritorial dengan sebaik-baiknya, senyum, sapa dan salam”, jelas Pangdam I/BB.
Selanjutnya, Pangdam I/BB mengingatkan kepada seluruh anggota agar menghindari pelanggaran sekecil apapun. “Pesan saya kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 131/Brs agar jangan lupa beribadah, laksanakan tugas mengamankan negara dengan penuh kebanggaan, dedikasi dan rasa tanggung jawab. Bantu masyarakat perbatasan dalam mengatasi kesulitannya, ikhlas dan selalu berbuat yang terbaik”, jelas Pangdam I/BB.
Saat kunjungan ke Pos Kotis Skouw, Pangdam I/BB juga berkesempatan melihat kerajinan dari masing-masing pos yang sudah diajarkan dan dikembangkan oleh masyarakat di wilayah binaan. Diakhir kunjungan Pangdam I/BB memberikan bingkisan sebagai tali asih dan bentuk perhatian kepada Prajurit Satgas 131/Brs yang sedang bertugas.
Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Mabesad yang dipimpin Mayjen TNI Gamal Haryo Putro, S.I.P., M. Hum., M.S.S, meninjau pelaksanaan TMMD ke-112 Kodim 0206/Dairi di Desa Aornakan II dan Desa Kecupak I, Kecamatan Pergetteng Getteng Sengkut, Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (23/09/2021)
Kehadiran Mayjen TNI Gamal disambut Bupati Pakpak Bharat, Franc Benhard Tumanggor didampingi Dansatgas TMMD, Letkol Arm Adietya Yuni Nurtono beserta unsur Forkopimda dengan tarian adat dan penyematan ulos.
Kegiatan diawali dengan paparan Dansatgas kepada Ketua Tim Wasev Mabesad serta dilanjutkan melihat pengobatan massal, posyandu dan penyuluhan Stunting serta membagikan sembako/bahan kontak kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Mayjen TNI Gamal menjelaskan, Wasev ini bertujuan untuk mengecek sejauh mana kegiatan TMMD Ke-112 TA. 2021 Kodim 0206/Dairi ini dilaksanakan.
“Saya berharap pelaksanaan kegiatan TMMD ke 112 Kodim 0206/Dairi ini berjalan secara optimal, efektif dan efisien meskipun dalam situasi Pandemi Covid-19,” jelasnya.
Mayjen Gamal menegaskan, kegiatan TMMD ini sebagai wujud dukungan TNI AD membantu program Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, guna terwujudnya pertahanan nasional yang mantap di segala bidang serta meningkatkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.
“Atas nama Kepala Staf Angkatan Darat, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Daerah serta seluruh komponen masyarakat atas kerjasama dan semangat gotong-royong dalam mendukung kelancaran kegiatan TMMD yang sedang berjalan ini. Semoga pelaksanaan TMMD ini dapat selesai tepat pada waktunya dan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” pungkasnya.
Usai memberi arahan, Mayjen Gamal bersama rombongan meninjau lokasi sasaran fisik pembukaan jalan 8 Km dengan lebar 8 meter yang menghubungkan Desa Aornakan II dan Desa Kecupak I, Kecamatan Pergetteng Getteng Sengkut.
Disela peninjauan sasaran fisik, Bupati Pakpak Bharat menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri yang telah membantu percepatan pembangunan di wilayahnya, sesuai dengan tema TMMD 112 ini “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri.”
Kegiatan berlangsung tetap mengutamakan protokol kesehatan secara ketat.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pakpak Bharat, Danrem 023/KS diwakili Kasiter, Aster Kasdam I/BB diwakili Pabandya Bakti Sterdam, Kapendam I/BB dan unsur Forkopimda serta tamu undangan lainnya.
Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan S.Ik.,M.Si kembali menunjukkan jiwa sosialnya. Kali ini terhadap anggotanya dan keluarga anggotanya yang mengalami sakit maupun masyarakat Sinjai yang membutuhkan butuh biaya untuk berobat. Jum’at (24/9/2021).
Kapolres Sinjai menerima laporan bahwa ada anggotanya dan keluarga anggotanya yang sedang mengalami sakit dan seketika itu, Kapolres Sinjai langsung memanggilnya untuk menghadap diruang kerjanya untuk diberikan bantuan berupa dana.
Adapun anggota yang keluarganya mengalami sakit yakni Kompol Syahring yang istrinya sedang sakit dan anak dari Akp La Ode Rahmad, SE, Kasat Samapta Polres Sinjai.
Pada kegiatan tersebut, Kapolres Sinjai langsung memberikan tali asih berupa bantuan dana Kepada Kompol Syahring dan Akp La Ode Rahmad, SE dan juga memberikan dukungan moril agar sabar, karna sesungguhnya sakit merupakan ujian dari Allah SWT agar tetap semangat dan mudah-mudahan nantinya diberi kesembuhan oleh Allah SWT. Harapnya.
Setelah itu, terhadap personel Polres Sinjai yang sedang sakit dirumahnya, Kapolres Sinjai langsung mengunjunginya yakni Bripda Nurfaidah Sofyan, Anggota SDM Polres Sinjai yang sakit setelah melahirkan dan anaknya meninggal dunia serta mengunjungi Aiptu Abd. Rahman, Anggota Sat Samapta Polres Sinjai yang sedang terbaring sakit dirumahnya.
Pada kegiatan tersebut, Kapolres Sinjai juga memberikan bantuan berupa dana sebagai sebagai wujud perhatian dan kepedulian terhadap personil yang sedang sakit.
Kapolres Sinjai mengatakan bahwa bantuan ini mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban anggotanya, dan semoga cepat diberi kesembuhan dan kembali dapat beraktifitas seperti biasanya.,” Ujarnya.
“Kita sebagai keluarga besar Polres Sinjai jika ada personil maupun keluarganya yang sakit maka kita harus peduli minimal dukungan minimal do’a karena dukungan dan kepedulian itu sangat penting dalam proses penyembuhan. Ujar Kapolres Sinjai.
Selanjutnya dalam waktu yang sama Kapolres Sinjai juga menyambangi masyarakat yang sedang terbaring sakit di RSUD Sinjai akibat kanker rahim yang dialaminya atas nama perm. Ita alamat dusun Bentengge, Desa Tongke- Tongke, Kecamatan Sinjai Timur. Dan Kapolres Sinjai juga memberikan bantuan dana biaya berobat yang diterima oleh keluarganya dengan harapan sedikit membantu dalam biaya pengobatan.
Kegiatan Kapolres Sinjai merupakan kepedulian terhadap sesama bukan hanya kepada anggotanya bahkan keluarga anggota maupun kepada warga kita harus peduli. Tutup Kapolres Sinjai.
Miris Securiti kantor ATR BPN provinsi sulsel di duga usir wartawan yang hendak mencari berita pada peringatan HUT BPN KANWIL Prov Sulsel. Jum’at, 24 September 2021
Hal ini juga di warnai aksi unjuk rasa dari beberapa aliansi mahasiswa terkait adanya dugaan perampasan hak dan lahan di beberapa kabupaten yang disinyalir tak kunjung terselesaikan.
Para mahasiswa menuntut keadilan kepada pihak BPN yang di nilai berpihak kepada perusahaan Swasta yang disinyalir merugikan masyarakat di beberapa daerah.
Namun sangat di sayangkan para mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi masyarakat tidak di perbolehkan masuk ke dalam halaman kantor BPN kanwil Sulsel sehingga mereka berorasi di sebagian ruas jalan yang mengakibatkan terjadinya kemacetan panjang.
Dalam aksinya mereka menyampaikan tuntutan masyarakat terkait adanya dugaan perampasan hak dan lahan milik masyarakat di kabupaten bulukumba dan kabupaten takalar. Yang hingga saat ini belum terselesaikan ungkap korlap aksi,,
Mereka meminta kepada pihak BPN untuk menemui mereka dan berdialog secara terbuka’ namun tidak kunjung ada perwakilan dari BPN yang mau menemui mereka dengan alasan situasi tidak kondusif.
Mereka Sangat di sayangkan sikap pihak BPN yang disinyalir tidak ingin menemui mereka yang datang memperjuangkan hak para petani yang disinyalir menjadi korban perampasan hak dan lahan oleh pihak perusahaan swasta.
Mereka menyampaikan rasa kecewa mereka Dan tetap berada di depan gerbang kantor ATR BPN KANWIL provinsi Sulsel.
Aksi telah berjalan sekitar satu jam namun tak kunjung mendapatkan respon dari pihak BPN dan mereka menilai bahwa pihak BPN adalah instansi anti demokrasi. Ungkap korlap aksi unras.
Begitupulah ketika beberapa rekan rekan media cetak dan online ingin masuk untuk memperoleh berita namun salah satu oknum securiti malah mengusir mereka keluar dengan cara menarik mereka,,
Dan menyuruh mereka keluar. Tentu hal ini menjadi tanda tanya ? Mengapa kami di larang masuk dan mengapa kami di halangi saat menjalankan tugas sebagai Jurnalist..?
Rekan rekan media sangat menyayangkan dan kecewa atas sikap oknum securiti yang sama sekali tidak menunjukkan etika sebagai aparat ke amanan. Oleh karnanya kami meminta kepada para pejabat kantor ATR BPN agar kiranya mengambil sikap atau mengevaluasi oknum securiti tersebut
Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Selatan Rusdi Idrus turut mendukung pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama ke-34 tahun 2021 ini. Hal itu senada dengan pernyataan Ketua Pengurus Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang disampaikan Luqman Hakim, sebagaimana yang dimuat RM.id, Rabu (22/9).
Menurut Rusdi, Muktamar NU yang telah tertunda satu tahun telah dapat dilaksanakan karena melihat pandemi Covid-19 sudah terkendali dan vaksinasi secara massal terus digalakkan oleh pemerintah bekerjasama dengan berbagai stakeholder.
“Kita harus mau melakukan transformasi kebiasaan baru, setahun lebih proses adaptasi terhadap pandemi telah mampu dilakukan” ungkapnya.
Rusdi juga mengapresiasi langkah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Selatan yang telah menyatakan dukungannya untuk penyelenggaraan Muktamar melalui Ketua Tanfidziyah Dr KH Hamzah Harun Alrasyid.
Dalam pernyatannya yang dimuat di situs resmi pwnusulsel.or.id, Kyai Hamzah berpendapat bahwa kegiatan Muktamar NU ke-34 nantinya dapat dilakukan secara blended, luring dan daring, dengan pembatasan dan penerapan protokol kesehatan ketat.
“Apabila pemerintah memberikan izin penyelenggaraan kegiatan Muktamar, saya kira pengurus NU di semua level kepengurusan akan mendukung dengan penuh, demi suksesnya hajat akbar warga Nahdliyyin ini” imbuh Kiai Hamzah.
Kyai Hamzah melanjutkan, bahwa selama pandemi, NU berada di garis depan dalam ikhtiar memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sekaligus menanggulangi dampak pandemi bagi masyarakat luas, bersama ormas-ormas keagamaan lainnya.
“Setahun lebih pandemi telah berlangsung dan NU terbukti mampu beradaptasi dengan tetap aktif menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sosial, dakwah dan pendidikan dengan memanfaatkan teknologi” tutupnya.
Menurut Rusdi, dukungan yang diberikan oleh PWNU Sulsel dan sejumlah Pengurus Wilayah lainnya patut menjadi landasan untuk memutuskan digelarnya Muktamar NU ke-34 tahun ini.
“Beberapa pengurus Wilayah NU telah menyatakan dukungan, semoga hal itu dapat menjadi pertimbangan penting dalam Munas dan Konbes NU pada 25-26 September di Jakarta nanti” imbuh Rusdi.
Pemerintah Kota Makassar tekankan, sosialisasi Penanganan PKL dan solusi yang akan diterapkan dalam persoalan PKL,dan penjual Asongan.
Kepala kecamatan Rappocini Syaharuddin S.Sos. Madm Pemb. lakukan rapat pertemuan dengan sejumlah PKL, penjual Asongan yang mangkal diseputaran wilayah kecamatan rappocini, bertempat di Aula Emmy Saelan kantor kec rappocini kamis 23/09/2021,”semangat optimis bagaimana kita mencintai kota kita, mengamankan kota dan membersihkan kota Kita” ucapnya.
Lanjut Camat tetap jaga kebersihan dengan tdk sembarangan berjualan dan selanjutnya mau di atur mengikuti aturan pemerintah “, adapun masukan atau keluhan yang disampaikan dari para PKL dan Penjual Asongan yaitu tentang penertiban PKL, sebagian menolak untuk pindah dari lokasi yang selama ini mereka tempati dan juga tagihan”yang tdk pada waktunya dan sangat memberatkan ,”kami sering ditagih tiap hari dan begitu juga ada yang tdk.padahal mereka sama juga menjual ditempat itu. ucap lulu, salah seorang PKL yang berlokasi di depan kampus Unismuh Makassar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi trantib Andi Bintang Harid SH MH,Rizaldi Pol pp, Bko Rappocini, dan staf Trantib Yanto SE
Salah satu perilaku kurang baik dari sebagian oknum pejabat di negeri ini adalah memblokir nomor kontak dari warganya. Tujuan utama dari pemblokiran itu tidak lain adalah agar si rakyat tidak dapat menghubunginya lagi di kemudian hari. Rupanya, ketika si pejabat dihubungi rakyat, entah untuk menyampaikan aspirasi, mengeluhkan sesuatu masalah, atau mempertanyakan kinerja pejabat itu, dan lain-lain, si pejabat merasa terganggu dan memandang perlu menjauhkan diri dari keluh-kesah rakyatnya.
Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI),Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, mengaku sangat prihatin dengan sikap dan perilaku pejabat, termasuk beberapa oknum aparat TNI-Polri, yang selalu mengambil jalan pintas, memblokir nomor kontak warga masyarakat ketika si pejabat merasa terganggu dihubungi warga. “Kecuali jika terkait dengan modus penipuan, pengancaman dan sejenisnya, bolehlah nomor kontak si penelpon atau pengirim pesan SMS/WA diblokir. Modus seperti ini masuk delik dugaan tindak pidana, bisa diporses oleh pihak aparat penegak hukum. Namun, jika warga yang mempertanyakan kinerja pejabat, menyampaikan aspirasi, keluhan, dan sebagainya, hal seperti ini semestinya dijawab dengan baik dan ditindak-lanjuti sesuai tugas pokok dan fungsi si pejabat atau aparat tersebut,” terang Lalengke dalam pesan tertulisnya kepada media ini, Rabu, 22 September 2021.
Hal itu disampaikan alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu menjawab permintaan komentar wartawan media online Delik.Co.Id yang mengeluhkan perilaku pejabat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DHLK) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang memblokir nomor ponselnya [1]. Menurut si wartawan, pemblokiran tersebut menyebabkan terhambatnya komunikasi dengan si pejabat dalam rangka mendapatkan konfirmasi atas masalah pengelolaan linkungan, terutama terkait program Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kabupaten Karawang.
Wilson Lalengke mengaku banyak menemukan pejabat model itu, yang suka memblokir nomor handphone-nya karena terusik dengan pertanyaan kritis, kritikan, dan pengaduan warga yang perlu diteruskan kepada si pejabat dan/atau aparat terkait. “Ini pengalaman harian kita sebagai wartawan. Para oknum pejabat dan aparat itu kemungkinan mengalami sakit kepala, pusing tujuh keliling mencari alasan, alibi, dan argumentasi atas pertanyaan kritis wartawan dan warga terhadap kinerjanya yang tidak becus, koruptif, dan sewenang-wenang. Ini erat kaitannya dengan penyakit mental pengecut akut yang diidap sebagian oknum pejabat dan aparat di negeri ini,” tambahnya.
Bahkan, kata Lalengke lagi, pejabat atau aparat yang awalnya sangat welcome dengan dirinya, bisa tiba-tiba berbalik dan memblokir nomor ponselnya seketika dirinya mencium adanya gelagat penyelewengan yang dilakukan sang pejabat. “Ada beberapa oknum pejabat Polri yang awalnya bersikap baik dan komunikatif, namun tiba-tiba memblokir nomor saya. Mungkin karena ingin menutup diri agar tidak ketahuan lebih banyak kebobrokannya yaa. Oknum itu ada di hampir semua level, ada di lingkungan Mabes Polri, Mapolda, Mapolres, dan Mapolsek. Contohnya, itu oknum Kapolsek Kalideres yang mengkriminalisasi wartawan beberapa waktu lalu, oknum Kapolresta Manado yang sudah kita laporkan ke Divpropam Polri atas dugaan kriminalisasi Ibu Bhayangkari Nina Muhammad, dan beberapa oknum pejabat lainnya, mereka tidak ingin dihubungi lagi. Akibatnya, kita tidak bisa minta informasi dan/atau klarifikasi terhadap persoalan yang akan kita beritakan,” jelas alumni program persahabatan Indonesia-Jepang Abad-21 ini dengan nada prihatin.
Terkait blokir-memblokir nomor kontak warga masyarakat itu, lulusan program pasca sarjana bidang Etika Terapan dari Universitas Utrecht, Belanda, dan Universitas Linkoping, Swedia, ini mengatakan bahwa seluruh perangkat penyelenggara pemerintahan, seperti ASN dan birokrat, anggota DPR, aparat penegak hukum, TNI-Polri, dan mereka yang hidupnya dibiayai dari uang rakyat, tidak semestinya menutup diri dari hubungan komunikasi dengan rakyat. “Segala fasilitas yang mereka miliki dan gunakan itu adalah pembelian dari uang rakyat. Bahkan isi perut mereka dibiayai dari uang rakyat. Tidak hanya itu, biaya hidup dan pembelian kolor anak-istri atau suami mereka dibeli dari uang gaji yang diberikan oleh negara yang notabene uang rakyat. Jadi, aneh dan sangat tidak sopan jika mereka bersikap alergi untuk dihubungi rakyat,” tegas tokoh pers nasional yang getol membela warga teraniaya itu.
Oleh karenanya, Wilson Lalengke menghimbau agar para pejabat dan aparat segera sadar diri bahwa dia ada di posisi jabatan itu adalah semata-mata untuk melayani rakyat. “Segeralah kembali ke jalan yang benar, gunakan handphone pembelian dari uang rakyat untuk melayani rakyat dengan baik, bukan menutup diri dengan memblokir nomor kontak rakyat. Jika tidak ingin diganggu rakyat, silahkan berhenti dari jabatan Anda, mari bergabung dengan rakyat kebanyakan, dan kita pelototi bersama para pejabat yang ada agar melaksanakan tupoksinya dengan baik,” pungkas Lalengke mengakhiri release-nya. (APL/Red)
Wakil Ketua Tanfizyah Pengurus Cabang Nadlatul Ulama ( PCNU ) Batu Bara Muhammad Iskandar M.Pd didampingi Ilham Azmi SPd, memberi apresiasi kepada Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH, MH yang secara cepat menangkap 4 pembegal di wilayah Hukum Polres Batu Bara.
Sebagai keluarga besar NU dan atas nama masyarakat NU, kata Iskandar bahwa Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH, MH dan jajaran telah mampu membangun kondusifitas masyarakat diwilayah Hukum Kabupaten Batu Bara usai memberi bantuan ke masyarakat, Kamis 23/09 di Sekretariat PKB Jln Lintas Sumatera, Lima Puluh.
Selain Kapolres AKBP Ikhwan Lubis, S.H M.H, Keluarga besar NU juga mengucapkan terima kasih kepada Kasat Reskrim AKP Fery Khusnadi, S. H, M. H beserta anggota, karena 1 kali 24 jam, 4 orang kelompok begal yang membegal pengendera yamaha berhasil diringkus dan karena melawan harus dihadiahi timah panas dikakinya.
Sementara itu Ketua DPC PKB Kabupaten Batu Bara Zul Irfan dengan nada yang sama mendukung NU atas apresiasinya kepada Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH, MH dan Jajaran nya.
“Kata Zul Irfan, seharusnya masyarakat harus mendukung kebijakan jajaran Polres Batu Bara yang saat ini sedang meningkatkan kesehatan masyarakat dengan vaksin ditengah covid 19.
Bahkan kata Zul Irfan Kapolres AKBP Ikhwan Lubis bersama dengan Komunitas sedekah jumat, terus membantu masyarakat yang terdampak ekonomi dan sosial akibst covid 19 yang berkepanjangan.
Penulis : Drs Syaiful Syafri, M.M Editor : Rahmat Hidayat
Kasat Reskrim Polres Sinjai Iptu Abustam, SH.,MH bersama anggotanya menyerahkan langsung bantuan dari Dittipidum Mabes Polri kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, Kamis sore (23/9/2021).
Dalam penyerahan tersebut, Kasat Reskrim Polres Sinjai didampingi anggotanya dengan cara Door to Door menyambangi beberapa tempat di Wilayah Kecamatan Sinjai Utara untuk menyerahkan langsung paket bantuan berupa beras 5Kg dan 1 liter Minyak goreng.
Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan S.Ik., M.Si, melalui Kasat Reskrim Iptu Abustam,SH.,MH mengatakan bahwa paket bantuan tersebut berasal dari Dittipidum Bareskrim Mabes Polri yang diperuntukkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.
“Bantuan dari Dittipidum Bareskrim Mabes Polri ini sebanyak 4000 paket yang akan dibagikan kepada Masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Kabupaten Sinjai, “Yang mana pagi tadi Kapolres Sinjai telah menyerahkan secara simbolis kepada para Kapolsek, Bhabinkamtibmas dan Babinsa dan nantinya dia yang menyerahkan langsung kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Ujarnya.
“Proses pendistribusian dilakukan dengan menggunakan Door to Door System untuk menghindari terjadinya kerumunan atau berkumpulnya orang banyak. Katanya.
“Penyaluran kami lakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan guna menghindari penyebaran Covid-19,” Tutur Kapolres Sinjai.
Kapolres Sinjai berharap dengan adanya paket bantuan dari Dittipidum Bareskrim Mabes Polri ini sedikit dapat meringankan beban masyarakat khususnya yang terdampak Covid-19. Tambahnya.
“Ini adalah wujud kepedulian Polri khususnya Dittipidum Bareskrim Mabes Polri bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan,” pungkas Kapolres Sinjai.
HIPAKAD (Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat) memperingati HUT ke-4 di Kantor Jalan Ciomas II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu
Ketua Umum HIPAKAD Hariara Tambunan saat memperingati HUT ke-4 HIPAKAD menyampaikan mengecam serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Barat.
“Kita sangat mengecam ulah dari KKB yang membunuh para prajurit yang berjuang demi merah putih, bangsa negara kita,” ungkap Hariara Tambunan
Hariara pun mengucapkan bela sungkawa atas gugurnya prajurit TNI dalam peristiwa tersebut. HIPAKAD juga akan memberikan bantuan kepada keluarga prajurit TNI yang gugur
“Kita juga turut prihatin, turut berduka cita kepada para prajurit yang meninggalkan kita. Semoga arwah beliau-beliau itu diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan dapat tabah menghadapinya. Kami HIPAKAD juga akan memberikan partisipasi sesuai prosedur yang ada,” ujarnya.
“Kita mendoakan bagi prajurit yang masih berdinas dari hari ini sampai selesainya dalam waktu dekat, kita doakan tuntas,” imbuh Hariara Tambunan.
Terkait visi misi organisasi, Hariara megungkapkan bahwa HIPAKAD juga ikut serta dalam penanganan Covid-19.
“Pandemi ini terjadi di seluruh dunia, sudah berjalan 2 tahun. Kita mendoakan pandemi cepat selesai. Kalau pandemi selesai, kita doakan perekonomian menjadi lebih baik,” tutur Hariara.
Sementara itu, Ketua DPD HIPAKAD Provinsi Jambi Ningsih Dewi Marini yang mengikuti secara Virtual berharap
“Kami dari DPD HIPAKAD Provinsi Jambi berharap dibawa kepemimpinan Ketua Umum Hariara Tambunan tetap solid Sesuai dengan semboyan satu jiwa, satu korsa, satu komando”, tutur Ningsih Dewi Marini.