Bekangdam I/BB, beserta jajarannya terlibat sebagai pelaku maupun pendukung dalam latihan Yon YTP R-100/PS di Desa Dolok Parmonangan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Kamis (21/10/2021)
Kabekangdam I/BB, Kolonel Cba Jon Sumardi, S.Sos, M.Han mengatakan, Ton Bekang sangat siap mendukung pelaksanaan latihan YTP R-100/PS. Adapun keterlibatan dukungan Bekangdam I/ BB ataupun Ton Bekang YTP dalam latihan ini adalah dukungan dapur lapangan, dukungan mess lapangan, dukungan angkutan, dukungan BBM, serta dukungan pendistribusian air minum kepada pelaku dan penyelenggara.
Ton Bekang YTP harus siap dan mampu mendukung pelaksanaan latihan yang melibatkan sekitar 1300 orang personil baik pelaku maupun peyelenggara. Untuk itu Kabekangdam I/BB selalu memonitor pelaksanaan dukungan tersebut bahkan terjun langsung ke lapangan.
Dalam berbagai kesempatan Kabekangdam I/BB selalu menekankan tentang penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) ditengah tengah pandemi covid-19. Bahkan Kabekangdam tidak segan segan mengecek secara langsung proses pemasakan dari bahan mentah menjadi masakan yang siapdisajikan. Mulai dari menghitung jumlah daging maupun ikan serta cara pemotongan tempe ataupun tahu sampai dengan tahap penggorengan hingga pendistribusian.
Sebelum pendistribusian makanan, dilakukan food security untuk memastikan bahwa makanan yang dimasak oleh Ton Bekang YTP memang telah memenuhi standar kesehatan. Bahkan kandungan gizi setiap menu harian yang didistribusikan dihitung jumlah kalorinya.
“Sehingga setiap menu yang sampai ke pelaku maupun penyelenggara latihan, telah memenuhi standar klinis” ucap Kabekangdam I/BB, Kolonel Cba Jon Sumardi, S.Sos., M.Han.
Seluruh personil Bekangdam I/BB baik yang terlibat sebagai pelaku maupun pendukung selalu kompak seperti filosofi Manajemen Resiko “bahwa dalam sebuah organisasi atau tim tidak ada merasa yang paling penting daripada lainnya, tetapi semuanya penting cuma beda resiko”. Untuk itu selalu kompak dan bekerjasama serta tetap semangat menuju Bekangdam I/BB yang profesional, modern, dan adaptif.
Pemuda Indonesia Center (PIC) menggelar Gerakan Amal yang bertempat di Swiss-Belhotel, dengan tema besar ‘Merajut asa, membangun bangsa’. Dilaksanakan pada Selasa, (19/10/2021) dalam menyambut 2 tahun masa kepemimpinan Jokowi-Ma’aruf Amin.
Peserta yang hadir dalam agenda tersebut disambut dengan tarian tradisional dan beberapa lagu dari grub band lokal D’ Hobbit, juga menu saji yang disediakan oleh pihak hotel.
Ketua Pelaksana, Rifaldi mengatakan melalui kegiatan sosial pada kali ini, PIC mencoba untuk berkontribusi untuk ummat dan bangsa. Ia juga menambahkan dua tahun awal Jokowi-Ma’ruf ini diisi dengan tantangan berat yang membawa dampak ke sosial-ekonomi serta kesehatan.
“Pemuda harus ikut andil dalam berkontribusi dalam pembangunan dalam negeri ini, dimulai dari SDM nya. Jangan sampai pandemi covid-19 mengakibatkan para korban putus kuliah maupun sekolah, ini perlu kita perhatikan,” jelasnya.
Rifaldi juga mengajak para tamu undangan untuk ikut serta dalam program donasi untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Hasil donasi tersebut akan disalurkan melalui Inisiatif Zakat Indonesia (IZI).
Turut hadir para Influencer seperti Nikita Mirzani, Bemby Putuanda yang memberikan motivasi untuk senantiasa berdonasi. Ada juga beberapa perusahaan yang ikut berkontribusi memberikan donasi, yakni PT. Sinarmas, PT. Sultan Rafli Mandiri dan PT. JHL Grup.
“Kami tentunya berterimakasih banyak kepada AKBP Iman Imanuddin selaku Kapolres Tangerang Selatan yang telah banyak membantu untuk mensukseskan acara pada kali ini, dan para donatur yang telah berkontribusi aktif dalam membantu korban pandemi covid-19,” tambah nya.
Setelah hiburan mencairkan suasana, Wakil Walikota Tanggerang Selatan (Tangsel) yang diwakili oleh Hairudin menyampaikan sambutannya. Ia mengapresiasi dan bangga dengan adanya agenda yang diadakan oleh PIC.
“Saya apresiasi agenda gerak amal yang dilakukan PIC. Dan berkat Kapolres dan kerja sama semua elemen, Alhamdulillah covid -19 terkendali hingga turun statusnya menjadi level dua,” jelasnya.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Onky Fachrurozie. Ia menjelaskan bahwa sejak dulu slogan Indonesia adalah ‘Gotong Royong’ yang telah tertanam di Jiwa Bangsa Indonesia.
“Bahwasanya dari dulu Indonesia memiliki tagline gotong royong yang selalu melekat di benak Bangsa Indonesia. Maka sumbangsihnya bukan hanya berbentuk uang akan tetapi bisa dengan tenaga,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan tentang pelaksanaan vaksinasi di Banten yang telah mencapai 50% dalam pelaksanaannya. Maka, menurutnya, Indonesia sudah melaksanakan vasinasi 62%.
“Vaksinasi perovinsi Banten sudah 50% maka vaksinasi yang sudah di laksanakan seindonesia sudah 62%, walaupun sudah turun tetapi protokol tetep harus di jaga” pungkasnya.
Acara ditutup dengan membagikan sembako kepada perwakilan dari berbagai kalangan masyarakat dan menampilkan kembali hiburan berupa penampilan dari grup band Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Kepala Kepolisian Resor Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (Akbp) Iwan Irmawan,S.Ik.,M.Si didampingi Wakapolres Sinjai Kompol Joko Sutrisno dan para Kabag serta Kasi Propam Akp Muh. Nasir melakukan pemeriksaan senpi yang dipinjam pakaikan kepada anggota setelah pelaksanaan apel pagi, bertempat dihalaman Mapolres Sinjai. Kamis pagi (21/10/2021).
Pemeriksaan dimulai dari para Perwira dilanjutkan kepada seluruh personel peserta apel yang dipinjam pakaikan senpi dinas.
Pemeriksaan senjata api yang dipinjam pakaikan anggota Polres Sinjai terhadap kelayakan dan administrasinya / surat senpi apakah masih aktif atau sudah tidak berlaku lagi termasuk masa berlaku tes psikologi pinjam pakai senpinya.
Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan S.Ik.,M.Si menjelaskan bahwa pemeriksaan senpi yang dipinjam pakaikan kepada personil dilaksanakan sebagai langkah antisipasi penyalahgunaan senjata api oleh anggota Polres Sinjai, oleh sebab itu, personel yang berhak memegang senjata api hanya yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
“Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah penertiban terhadap personel pengguna senpi baik dari segi kebersihan senpi maupun administrasi pinjam pakai senpi.” Ujar Kapolres Sinjai
Dalam kegiatan pemeriksaan dilakukan pengecekan administrasi dan prosedur kepemilikan senjata api serta kebersihan senpi.
Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan,S.Ik.,M.Si didampingi Wakapolres Sinjai Kompol Joko Sutrisno dan para Kabag serta Kasi Propam Akp Muh. Nasir melakukan pemeriksaan senpi bertempat dihalaman Mapolres Sinjai. Kamis pagi (21/10/2021).
Kapolres Sinjai menghimbau agar anggota yang memegang senpi menjaga kebersihan senpi dinas yang dipinjam pakaikan dan senpi akan ditarik dan digudangkan apabila masa waktu berlaku surat pemakaian senpi sudah berakhir.
Setelah pemeriksaan dilaksanakan Kapolres Sinjai berpesan agar senpi dirawat dan dijaga sebaik- baiknya dan penggunaannya harus sesuai dengan SOP dan untuk senpi yang masa berlaku pinjam- pakainya sudah habis, harap diperbaharui kembali karena surat senpi adalah legalitas penggunaan senpi.
Bupati Banggai H. Amirudin mengikuti Istigotsah Akbar di Pondok Pesantren Darussalam Toili, untuk pertama kalinya dimasa pandemi. Aktivitas ditempat umum perlahan mulai diadakan kembali, salah satunya tabliq Akbar (Istigotsah Akbar) yang kali ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Darussalam Toili Jaya kencana, Unit 7 Kec. Toili Kab. Banggai.
Setelah beberapa lamanya, Istigotsah Akbar yang menjadi rutinatas di Pondok Pesantren Darussalam Toili ini ditiadakan selama masa pandemi. Hari ini, Ahad (17-10-2021), “Pondok Pesantren Darussalam Toili untuk pertama kalinya memulai rutinitas yang setiap ahad legi menggelar Istigotsah Akbar yang dibuka untuk mayarakat umum, bilkhusus untuk para wali santri yang ingin mengikuti pengajian sekaligus menjenguk anaknya di Pesantren”, terang salah satu ustad yang mengajar di Pondok Pesantren tersebut.
Pondok Pesantren yang didirikan oleh KH. Ahmad Muthohar atau yang sering disapa Gus Tohar ini, memiliki santri yang berasal dari semua Kecamatan yang ada di Kab. Banggai, bahkan ada pula yang dari Kabupaten lain.
“para wali murid menitipkan anak-anaknya untuk menimba ilmu di Pondok Pesantren ini, baik itu yang hanya sekolah formal maupun agama, atau bahkan sekolah kedua-duanya yaitu sekolah agama dan pendidikan formal. Dan kegiatan tablik Akbar (Istiqotsah Akbar) ini rutin dilaksanakan setiap Ahad Legi” imbuhnya.
Sebelum memulai tabliq akbar yang dipimpin langsung oleh Pendiri/Pengasuh Pondok pesantren Darussalam Toili KH. Ahmad Muthohar,Bupati Banggai H. Amirudin menyampaikan syukur yang mendalam dengan berkurangnya kasus covid-19 serta turunnya level PPKM di Kab. Banggai akhirnya kegiatan seperti ini dapat terlaksanana.
“Syukur alhamdiulillah kegiatan rutinitas bulanan di Pondok pesantren ini akhirnya dapat terlaksana” terangnya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kab. Banggai sebenarnya sudah berada pada level-1 akan tetapi, vaksinasi di daerah kab. Banggai belum memenuhi standar dari pusat yaitu minimal masyarakatnya harus sudah di vaksin 50%.
“vaksinasi ini sangat penting, insya Allah bulan depan jika kita melakukan istiqotsah, salah satu kegiatan kita adalah vaksin, sehingga bapak ibu bisa terhindar dari virus corona” terang H. Amir.
“Insya Allah sebentar malam Panitia akan melakukan presentasi tentang pembangunan di Pesantren ini, mulai dari pembangunan masjid sampai dengan pembangunan aula. Jika sudah kita setujui, maka kegiatan pembangunan di pondok ini akan segera dilaksanakan” imbuh Bupati Banggai.
Bupati Banggai H. Amirudin mengikuti tabliq Akbar (Istigotsah Akbar) yang kali ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Darussalam Toili Jaya kencana, Unit 7 Kec. Toili (foto-red)
Pada kesempatan yang sama Bupati Banggai meminta kepada masyarakat/jamaah yang hadir untuk mendukung program pemerintah (1 juta, 1 pekarangan) dengan cara mengajukan proposal 1 juta 1 pekarangan dan BUMDES agar bantuan itu segera dikucurkan.
“untuk program ini, kami telah mencanangkan untuk tahun ini sebesar 5 milyar, dan pada tahun 2022 nanti akan kami tingkatkan, sehingga apa yang menjadi janji-janji politik kita dapat dilaksanakan” tutupnya.
Diakhir sambutannya Bupati Banggai H. Amirudin meminta do’a kepada para jamaah khususnya kepada santri/santriwati agar selalu diberikan kekuatan, dan kesehatan, serta kemudahan dalam memimpin Kab. Banggai tercinta ini.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau secara langsung kegiatan vaksinasi, bakti sosial, dan Launching desa 100 persen kekebalan komunal yang diselenggarakan oleh Akabri 1999 Peduli di Gedung Satya Haprabu Korps Brimob Polri, Depok, Rabu (20/10/2021).
Sigit menyampaikan apresiasi kepada alumni Akabri 1999 yang menggelar akselerasi vaksinasi guna mewujudkan kekebalan komunal terhadap Covid-19. Menurut Sigit, sinergitas dan soliditas TNI-Polri adalah kunci untuk mewujudkan hal tersebut.
“Semua bisa berjalan apabila soliditas dan sinergitas bisa kita bangun dan pertahankan. Saya sampaikan terima kasih Akabri 99 yang telah menunjukan kekompakkannya untuk bekrontribusi. Ini tradisi baik yang harus dilanjutkan,” kata Sigit dalam tinjauannya.
Mantan Kapolda Banten ini memaparkan, Presiden Joko Widodo(Jokowi) telah menginstruksikan kepada jajaran TNI-Polri dan lapisan masyarakat lainnya untuk terus membantu Pemerintah dalam urusan vaksinasi. Kerja keras dengan saling bergandengan tangan itu, kata Sigit, untuk mewujudkan target vaksinasi sebesar 70 persen, dengan target harian dua juta dosis per hari.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa Pemerintah dalam hal ini Pak Presiden terus mendorong, untuk kita semua khususnya TNI-Polri untuk bisa bantu kerjasama dengan seluruh stakeholder wujudkan vaksinasi, dengan target dua juta dalam waktu satu hari,” ujar mantan Kabareskrim Polri itu.
Sigit pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI, Polri, relawan, Pemda, tenaga kesehatan dan unsur masyarakat lainnya, lantaran target vaksin dua juta per hari telah terwujud. Meski begitu, Ia meminta agar terus berusaha maksimal dalam melakukan akselerasi vaksinasi.
“Tentunya pencapaian 2 juta satu hari dalam kurun waktu itu kurang lebih satu bulan ini ada 4 kali. Tanggal 14 kemarin kita sudah masuk di angka 2.250.000. Jadi ini adalah keberhasilan kita semua. Ini tentunya harus kita lanjutkan target pencapaian karena memang harapan Pak Presiden, bagaimana kita mewujudkan vaksinasi 70 persen masyarakat,” Ucap Sigit.
Sigit menyatakan, dengan adanya progres tersebut, saat ini Indonesia menduduki peringkat pertama di Asia Tenggara dalam hal pencapaian pengendalian laju pertumbuhan virus corona.
Lebih dalam, Sigit menyatakan, dengan adanya pengendalian Covid-19 tersebut, Indonesia telah mampu menyelenggarakan event nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua beberapa waktu lalu. Sehingga, Sigit menyakini bahwa, Indonesia juga akan siap menghadapi agenda internasional yang akan berlangsung di negeri ini.
“Saat ini kita sudah mulai laksanakan kegiatan bersifat nasional. Beberapa waktu lalu di Papua, bulan November akan ada kegiatan internasional yaitu Superbike. Setelah itu ada kegiatan lain yang bersifat internasional di Bali dan juga kegiatan G-20. Ini semua bisa terlaksana apabila laju pertumbuhan Covid-19, bisa kita tanggulangi kendalikan dengan baik,” papar Sigit.
Sebab itu, Sigit berharap, percepatan vaksinasi akan terus dilakukan secara maksimal kedepannya. Pasalnya, vaksinasi menjadi salah satu kunci untuk mendukung segala kegiatan yang diselenggarakan di Indonesia.
Selain vaksinasi, menurut Sigit, laju pertumbuhan virus corona dapat dicegah melalui dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara kuat. Apalagi, saat ini Pemerintah telah menurunkan level asesmen di beberapa wilayah Indonesia.
Dengan menurunkan level itu, Sigit menjelaskan, tentunya akan diiringi dengan pelonggaran aktivitas masyarakat di sentra ekonomi hingga diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Jika hal itu tak diiringi dengan prokes yang kuat, maka potensi laju pertumbuhan Covid-19 bisa kembali mengalami peningkatan.
“Kuncinya adalah bagaimana akselerasi vaksinasi bisa kita laksanakan di akhir tahun untuk pencapaian target yang ada. Dan tentunya bagaimana menjaga masyarakat agar tetap laksanakan prokes. Sehingga para saat mulai dikendorkan dengan beberapa asesmen level yang diturunkan dimana kemudian terjadi peningkatan aktivitas masyarakat, maka laju pertumbuhan penularan bisa dikendalikan. Dengan laksanakan prokes secara kuat, itu kita pertahankan,” tutur Sigit.
Untuk diketahui, kegiatan Akabri 1999 Peduli ini diselenggarakan secara serentak di 34 Provinsi di seluruh Indonesia mulai tanggal 6 sampai dengan 20 Oktober 2021 dengan beberapa agenda kegiatan yaitu vaksinasi, bakti dosial dan launching desa 100 persen kekebalan komunal.
Acara ini juga sekaligus melaunching program Desa 100 persen kekebalan komunal dan Madrasah Presisi Raudatussibiyan. Serta penyerahan bantuan dua unit mobil kepada Guru Madrasah Presisi Raudatussibiyan.
Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan menegaskan bahwa Polri termasuk pada jajaran Polda Sulsel bukanlah lembaga yang anti-kritik. Pasalnya, jajarannya sangat menjunjung tinggi kebebasan berpendapat sebagaimana sistem demokrasi yang dianut oleh Indonesia.
“Polda Sulsel tidak akan pernah anti-kritik. Semua masukan yang sifatnya membangun akan kita tampung, untuk dijadikan bahan instrospeksi agar menjadi semakin baik ke depannya,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/10/21).
Semangat anti-kritik, imbuh E. Zulpan sudah digelorakan sejak Kapolri mengusung konsep Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan) di internal Polri. Menurut E. Zulpan, gagasan itu lahir karena semangat perubahan yang lebih baik untuk institusi Polri.
“Semangat awal mengusung konsep Presisi untuk mewujudkan Polisi yang tegas namun tetap humanis masih terus berjalan hingga saat ini. Dalam proses menuju lebih baik tentu ada dinamika yang berkembang. Karena itu, segala kritik dan masukan yang ada akan dijadikan bahan evaluasi untuk Polri jauh lebih profesional dan baik lagi,” ucap E. Zulpan.
Kombes Pol E. Zulpan memastikan segenap personil jajaran Polda Sulsel menjunjung tinggi keadilan dalam penegakan hukum. Menurutnya, Polri sangat berterima kasih pada masyarakat yang menyampaikan kritik kepada Polri.
Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan
Lebih dari itu, lanjut Kabidhumas Polda Sulsel menegaskan jajaran Polda Sulsel akan merespon cepat dengan menindaklanjuti setiap laporan atau pengaduan secara profesional dan akuntabel terhadap permasalahan-permasalahan yang menjadi perhatian publik.
Kabidhumas juga mengatakan selama ini Polri telah melakukan berbagai upaya dalam menjaga Kamtibmas dengan baik, hal itulah dalam jajak pendapat Litbang Kompas menyatakan apresiasi masyarakat terhadap kerja pemerintah dibidang hukum khususnya terhadap Polri 77% lebih tinggi dari pada lembaga hukum yang lain di Indonesia.
Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan menuturkan jajaran pimpinan Polda Sulsel berupaya menjadikan seluruh anggota Polda Sulsel benar-benar profesional.
“Kami yakinkan bahwa Polda Sulsel ingin betul-betul menciptakan sikap profesional kepolisian dan salah satunya menindak tegas anggota yang kedapatan melakukan tindakan represif terhadap masyarakat,” kata E. Zulpan.
E. Zulpan Memastikan punishment atau sanksi tegas menanti bagi anggota Polda Sulsel yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin atau kode etik maupun pidana, khususnya yang berkaitan dengan tindakan kekerasan berlebihan. Serta terhadap atasan langsung yang tidak melakukan pengawasan dan pengendalian sesuai tanggung jawabnya .
Masih kata E. Zulpan, sikap tegas dan keras pimpinan Polri terhadap oknum polisi atau pelanggar aturan dimaksudkan agar jajaran Polda, Polres hingga Polsek mampu mewujudkan Polri yang Presisi.
Hal tersebut dikatakan Kabidhumas Polda Sulsel terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penggunaan kekuatan saat melakukan penangkapan dan penembakan terhadap pemuda IL (30) saat diringkus oleh unit Resmob Satreskrim Polres Luwu Utara.
Penangkapan dilakukan oleh Unit Resmob Sat Reskrim Polres Luwu Utara di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara pada 09 Oktober 2021 sekitar pukul 00.30 Wita. Sebelumnya, terduga pelaku telah melakukan 2 tindakan pidana yakni penganiayaan di tahun 2020 dan pembakaran ditahun 2021.
Terkait itu, Kombes Pol E. Zulpan menjelaskan Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Polri dan Bid Propam Polda Sulsel tengah melakukan penegakan hukum terhadap anggota Polres Luwu Utara dan atasan langsung yang tidak melakukan pengawasan dan pengendalian terkait kasus penembakan tersebut.
Kombes Pol E. Zulpan menambahkan, Polri tidak mentolerir perbuatan yang dilakukan oleh oknum polisi merusak marwah dari institusi. Selain itu, hal ini juga menciderai kerja keras dan komitmen dari polisi yang telah bekerja untuk masyarakat dengan maksimal.
Untuk menciptakan generasi Jurnalis yang lebih profesional dan handal dalam melaksanakan tugas Jurnalistik serta menghargai kodek etik dalam menjalankan tugas jurnalistik,Dengan Ini Forum Insan Pers Sul-Sel akan rencana mengundang kepada seluruh Insan Pers Sul-Sel yang tergabung di dalam Forum Insan Pers Sul-Sel untuk mengikuti kegiatan pelatihan Jurnalistik di hotel bahagia pada tanggal dan hari yang akan di tetapkan setelah rapat panitia dalam waktu dekat di jalan buru Hotel Bahagia Kota makassar
Sebagai syarat peserta yang hendak mengikuti kegiatan pelatihan Jurnalistik adalah peserta khusus yang terdaftr di Forum Insan Pers Sul-Sel serta angggota yang telah tergabung dalam Asosiasi PW – MOI, MOI, AJOI, KWRI
” Bagi yang merasa belum terdaftar dan ingin bergabung bisa langsung mendaftar kan diri ke Sekertariat PW-MOI Sulsel di Hotel Bahagia Di Jalan Buru kota makassar
Adapun Narasumber yang akan menghadiri dalam undangan Yakni “Solo pos, Akademi, Polda kejaksaan Negri dan DPRD provinsi”
Ketua PW-MOI Abd Halim SH,M,Part Berharap Dengan adanya Pelatihan tersebut, Agar Rekan rekan berkesempatan dapat mengikuti nya guna melatih diri untuk menjadi Jurnalis propesional dan handal serta lebih mendalmi Ilmu Jurnalistik sesuai yang telah di atur dalam UU Pers
“Ketua PW-MOI Menambahkan,yang apabila Rekan rekan ingin bergabung silahkan langsung ke Sekertariat PW-MOI Sulsel untuk mendaftar kan diri ,Dengan biaya pendaftran gratis.alias tanpa bayar.
Dalam rangka menyambut dan menyemarakkan Hari Dharma Karya Dhika yang ke – 76 Tahun 2021, melalui program KUMHAM PEDULI KUMHAM BERBAGI DAN EMPATI KUMHAM, Rutan Kelas II B Bantaeng melaksanakan 2 (dua) jenis kegiatan yang memberikan bantuan sosial pada para korban dan keluarga yang meninggal akibat COVID-19 dan Tenaga Kesehatan Kabupaten Bantaeng yang telah memberikan kontribusi besar pada penanganan COVID-19.
Menggandeng Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu, kegiatan Donor darah yang dilaksanakan hari ini, Kamis 21 Oktober 2021 dimulai pada pukul 08:30 – 11:00 WITA bertempat di Selasar Besukan yang diikuti oleh jajaran dan warga binaan Rutan Kelas II B Bantaeng yang berhasil mengumpulkan 43 (empat puluh tiga) kantong darah, dengan keterangan diantaranya berasal dari 15 (lima belas) orang pegawai dan 28 (dua puluh delapan) orang warga binaan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan sosial berupa New Normal Kit kepada Tenaga Kesehatan Kabupaten Bantaeng pada pukul 11:20 WITA pada Puskesmas Kota Bantaeng usai pelaksanaan kegiatan donor darah.
Adapun new normal kit yang dikemas dalam kemasan goodie bag tersebut berjumlah 50 buah tersebut berisikan masker, handsanitizer, dan sarung tangan latex yang nantinya akan dibagikan ke masyarakat dan tenaga kesehatan Kabupaten Bantaeng
“Kegiatan ini kami berikan sebagai bentuk dukungan dari seluruh rekan-rekan pegawai agar seluruh masyarakat dan tenaga kesehatan yang berada di Kabupaten Bantaeng ini bisa memproteksi diri sendiri saat bekerja dan beraktifitas sehari-hari” Tutur Ince Muh. Rizal, Kepala Rutan Kelas II B Bantaeng usai memberikan bantuan sosial ke Puskesmas Kota Bantaeng.
Seluruh bentuk pemberian bantuan sosial dalam program KUMHAM PEDULI, KUMHAM BERBAGI DAN EMPATI KUMHAM ini berasal dari sumbangan seluruh jajaran Rutan Kelas II B Bantaeng yang memanfaatkan kesempatan ini untuk turut andil dalam memberantas penyebaran virus corona. (Humas Rutan Bantaeng)
Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXVI Tingkat Nasional yang dilaksanakan tanggal 16 – 22 Oktober 2021 di Kota Sofifi Maluku Utara memperlombakan cabang Tilawah, Hifdzil, Tafsir Qur’an dan Hafal Hadis.
Hingga mengakhiri babak penyisihan, kafilah Sulawesi Selatan berhasil meloloskan dua finalis yakni Rozin Nasrullah bidang lomba 500 hafal hadis tanpa sanad putra, dan Nur Faizah Jamaluddin bidang lomba Tafsir Bahasa Arab Putri.
Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Sulsel H. Kaswad Sartono yang medampingi langsung kafilah Sulsel selama di Sofifi menyampaikan bahwa ditengah persaingan yang begitu ketat dan sangat kompetitif, maka dengan masuknya dua finalis merupakan sebuah keberhasilan yang wajib disyukuri.
Olehnya itu, atas capaian ini, Kaswad Sartono yang juga Ketua Tanfidziyah NU Kota Makassar, melalui pesan WhatsApp mengharapkan doa dan dukungan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan.
“STQ adalah lomba kalam Allah, maka doa dan munajat kepada Allah, Sang Pemilik Kalam merupakan pendekatan yang paling tepat dan strategis.
Mudah-mudahan kedua putra terbaik Sulsel diberikan kemampuan, kesehatan dan prestasi terbaik dalam STQ Nasional ini yakni memperoleh medali emas untuk Sulawesi Selatan”, ucapnya.
Untuk diketahui bahwa babak final seluruh cabang STQ dilaksanakan hari ini, Kamis 21 Oktober 2021, sedangkan upacara penutupan akan dilaksanakan Jum’at 22 Oktiber 2021 oleh wakil Menteri Agama RI, KH. Zainut Tauhid Saadi (Rilis)