Kapolsek Toili AKP Candra SH, MH, bersama anggotanya merazia sejumlah kios yang diduga menjual minuman keras tanpa izin atau ilegal di Desa Sari Bhuana, Kecamatan Toili, Sabtu (23/10/2021) malam.
Ketiga warga Desa Sari Bhuana yang diamankan lantaran menjual miras cap tikus masing-masing berinisial WR (40), KS (56) dan RB (37).
“Iya benar. Ada tiga kios yang kami razia semalam,” kata AKP Candra SH, MH, kepada awak media, Minggu (24/10/2021).
Dari ketiga kios yang digeledah polisi itu, ditemukan puluhan liter dan puluhan kantong miras tradisional jenis cap tikus siap edar.
“Kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa tiga kios ini sering menjual miras kepada warga setempat,” beber AKP Candra.
Adapun barang bukti yang ditemukan dari ke tiga kios ini yaitu, dua jeriken ukuran 20 liter, 8 botol plastik dan 24 kantong plastik berisi miras cap tikus.
“Ketiga warga ini bersama barang buktinya sudah diamankan guna proses hukum lebih lanjut,” terang AKP Candra.
AKP Candra menyatakan, bahwa pihaknya sudah berkominten memberantas segala bentuk penyakit masyarakat khususnya miras yang menjadi akar tindakan kriminalitas.
“Kami sudah sering mengingatkan agar tidak terlibat peredaran miras. Jika ditemukan maka akan kita tindak tegas,” pungkas AKP Candra.*
Demi memelihara dan meningkatkan kegiatan berolahraga khususnya olahraga Voli bagi pemuda-pemudi di Desa Temajuk, Kec. Paloh, Kab. Sambas, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns memfasilitasi lapangan olahraga voli milik Pos Pamtas serta memberi sumbangan bola voli dan net yang baru. Sabtu (23/10/21)
Hal ini dikatakan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Kab. Sanggau pada Minggu (24/11/2021).
Dansatgas mengatakan, Melalui olahraga bola voli ini selain sebagai bentuk kepedulian kita terhadap kesehatan tubuh, menjaga imunitas juga sebagai wahana membangun komunikasi dua arah bahkan lebih yang membentuk keakraban, soliditas tim dan semangat sportifitas yang baik antara personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns dengan warga binaannya.
Dengan memfasilitasi sarana dan prasarana olahraga seperti ini bisa meningkatkan kesehatan masyarakat perbatasan, khususnya olahraga bermain bola voli ini juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh salah satunya yaitu membantu membakar kalori dan lemak, meningkatkan kekuatan tubuh, memperlancar metabolisme, meningkatkan koordinasi mata dan tangan, membangun ketangkasan, kecepatan dan keseimbangan tubuh, menyehatkan jantung, membangun kekuatan otot-otot dan meningkatkan kemampuan aerobik tubuh. Terang Dansatgas.
Terpisah Danpos Letda Inf Baso menambahkan selain memelihara dan meningkatkan semangat berolahraga masyarakat perbatasan, kegiatan ini juga Sebagai bentuk upaya bersama untuk menjaga kesehatan, kebugaran dan imun tubuh agar tidak rentan terhadap berbagai penyakit terutama Virus Covid-19.
Wahyu Prima (18) salah satu pemuda mengucapkan olahraga voli di Desa Temajuk ini adalah olahraga yang paling digemari oleh masyarakat, kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Bapak TNI yang telah memfasilitasi lapangan voli Pos Pamtas Temajuk dan memberikan net dan voli yang baru.
“Kami sangat senang sekali bisa di izinkan bermain voli dengan lapangan yang bagus, apalagi kami diberi bola dan net nya baru membuat kami semakin bersemangat dalam bermain voli,” tutur Wahyu Prima.
Melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan (LPPA) Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah bersama Kementerian Komunikasi dan Informasi RI, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan sukses menggelar kegiatan sosialisasi literasi digital.
Kegiatan dengan tajuk “Literasi digital cakap berkemajuan” ini dilaksanakan Live streaming langsung dari pimpinan pusat ‘aisyiyah berpusat di Aula St Ramlah Azies, Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulsel, Jalan KH. Abd. Jabbar Asiyry, Sudiang. Makassar, Jumat (22/10/2021) kemarin.
Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulsel, Dr. Nurhayati Azis, SE.,M.Si mengatakan, kegiatan kolaborasi literasi digital ini sebagai upaya mengedukasi dan mendorong percepatan teknologi bagi seluruh elemen masyarakat.
Ia menjelaskan, globalisasi dan juga pandemi covid-19 dalam banyak hal telah merubah peradaban dan budaya masyarakat.
“Tidak bisa dielakkan, pertumbuhan dunia digital telah mendorong setiap orang untuk beraktivitas, Hal ini tentu saja yang menuntut kecakapan dan bijak semua orang untuk beradaptasi dan melakukan perubahan yang signifikan terhadap teknologi,” ungkapnya.
“Seiring dengan perkembangan dunia digital, persoalan digitalpun seakan menjadi konsumsi sehari-hari. Mulai dari meningkatnya cyber crime, tingginya kekerasan seksual berbasis online, hingga fenomena fake news (berita palsu), hoax (fitnah), hate speech (ujaran kebencian) dan hate spin (pelintiran kebencian) yang beimplikasi pada perpecahan dan konflik terutama konflik horizontal di masyarakat,” tambahnya.
“Ada istilah saring sebelum sheering, posting yang penting, jangan yang penting posting,” bebernya.
Untuk itu, menurutnya, Kementrian Infomasi dan Komunikasi (Kominfo) RI beberapa waktu telah meluncurkan program Literasi Digital dengan 4 pilar utama.
“Yaitu: Etis Bermedia Digital, Aman Bermedia Digital, Cakap Bermedia Digital, dan Budaya Bermedia Digital. Program ini tentu saja merupakan respon yang baik dari negara atas berbagai persoalan dunia digital yang terjadi belakangan ini, Kecakapan digital didesain tidak hanya untuk memfasilitasi masyarakat dengan kecakapan tekhnologi dunia digital yang berkembang dengan pesat, tetapi juga membekali mereka dengan literasi media digital baik terkait etika, budaya, keamanan, dan skill atau kecakapannya,” tuturnya.
Dosen Universitas Muslim Indonesia ini menambahkan bahwa pihaknya menilai, sebagai organisasi perempuan tertua dengan jaringan dan amal usaha yang besar Kominfo RI memandang Aisyiyah sebagai mitra yang strategis mampu bekerjasama terkait sosialisasi pengembangan materi kecerdasan digital, dan ini juga sejalan dengan konsep perempuan berkemajuan yang menjadi icon perjuangan gerakan Muhammadiyah / Asiyiyah.
“Ghirah perempuan sejati tidak hanya ditentukan oleh perannya dalam membentuk keluarga yang sakinah, namun juga peran dan kontribusinya pada masyarakat yang lebih luas, yang bermartabat, manfaat bagi sesama, salah satunya adalah terkait dengan kecakapan digital,” imbuhnya.
“Massifikasi pendidikan literasi telah dilakukan oleh Lembaga penelitian dan pengembangan ’Aisyiyah, salah satunya melalui program Madrasah Perempuan Berkemajuan (MPB), selain itu aisyiyah juga telah cukup intens melakukan sosialisasi terkait literasi media, dalam berbagai forum, baik nasional maupun regional sejak tahun 2015. Beberapa kajian MPB seperti Manhaj Muhammadyah, dakwah advokasi serta konsep perempuan berkemajuan adalah tema-tema yang sangat berkaitan erat dengan etika dan budaya digital,” katanya.
Dengan demikian, Ia mengatakan, Aisyiyah Sulawesi Selatan memiliki jaringan akar rumput pada 24 kabupaten/kota dan memiliki pondok pesantren Ummul Mukminin yang menjadi sasaran peserta dalam kegiatan Literasi digital ini.
“Bersinergi dan menjadi bagian dari program cakap digital menjadi hal yang strategis dan potensial dilakukan, tidak hanya untuk meluaskan program dan mendapatkan manfaat digital literasi, namun sekaligus bagian dari penguatan organisasi untuk warga persyarikatan cerdas berkemajuan,” imbunya.
Dengan kolaborasi ini Aisyiyah Sulawesi Selatan menjadi target pendidikan literasi digital sebagai representasi kawasan timur Indonesia terus dimassifkan.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan kegiatan talkshow dengan menghadirkan materi diantaranya Budaya Digital : Menghidupkan kemajemukan, menguatkan kebanggaan Indonesia maju di dunia digital, Etik Digital : akhlakul karimah dan silaturahmi di ruang digital, Digital Safety : Media ramah perempuan dan anak dan Digital Skill : Pengembangan ekonomi digital.
Turut hadir dalam kegiatan ini pimpinan, guru, staff karyawan dan santriwati pondok pesantren puteri ummul mukminin ‘aisyiyah wilayah Sulsel.
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas untuk sekolah reguler, telah berjalan lancar, sejak mulai diberlakukan dua minggu lalu. Saat ini, giliran Sekolah Luar Biasa (SLB) mulai menggelar PTM Terbatas.
Seperti yang dilakukan SLB Toabo Satu Atap Kec Papalan Kab Mamuju, Kamis (21/10). Meski sudah menggelar PTM, namun pihak sekolah masih melakukan pembatasan. Hal ini dilakukan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
PTM ini mulai digelar di SLB, setelah melihat perkembangan PTM di sekolah reguler yang sudah berjalan lancar. Pasalnya, selama dua minggu diberlakukannya PTM Terbatas di sekolah reguler, belum ditemukan kendala maupun adanya transmisi kasus.
Kepala Sekolah SLB Toabo Satu Atap Salma.S.Pd mengatakan sebelumnya pihak guru di SLB memang belum berani menggelar PTM bersamaan saat sekolah reguler sudah memulai PTM. Pasalnya, untuk SLB memang belum ada arahan dari Disdikpora Provinsi.
” Karena kami melihat kondisi PTM yang relatif aman di sekolah lainnya. Sehingga, meskipun tidak ada arahan dari Disdikpora, kami sudah bisa menggelar dengan menerapkan pembatasan dan jadwal khusus bagi siswa,” jelasnya.
Kepala Sekolah SLB Toabo Satu Atap Salma.S.Pd
Lebih lanjut Salma mengatakan bahwa dulu kami masih menumpang dibalai desa untuk melaksanakan proses pembelajaran setelah di tahun 2015 pemerintah mendirikan kami bangunan gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) sehingga sampai saat ini kami tempati,’ Kata Salma
Di ketahui Sekolah Luar Biasa (SLB) Satu Atap memiliki jumlah siswa dengan guru pendidik 7 orang dan belum mempunyai guru ISN.
Salma,S.Pd berharap Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan pembelajaran kembali normal. Tetap semangat anak-anakku, kalian adalah harapan bangsa yang akan membawa masa depan gemilang untuk negeri ini,’ tutupnya
Keluarga Besar Putra dan Putri Polri ( KBPP Polri ) Sumut dibawah kepemimpinan Hilmar Silalahi SH, memperingati HUT Drs Syaiful Syafri MM yang ke 63 Tahun tanggal 23 Oktober 2021 dengan jalan sehat Kamtibmas di area olah raga Kantor Gubsu jalan Pancing Medan 23/10.
Jalan sehat Kamtibmas yang diikuti pengurus PD KBPP Polri Sumut, Resor Medan dan Resor Deli Serdang serta sejumlah masyarakat penggiat jalan sehat ini, diakhiri dengan serapan pagi bersama dan pemotongan bolu tar oleh Ketua PD KBPP Polri Sumut Hilmar Silalahi SH yang didampingi Wakil Ketua Zulkiply Dahlan SH dan Drs Efendi Silalahi, serta Herry Wibowo SE.
Dari Resor Medan hadir Wakil Ketua Devy, Sekretaris Dedy Tano, Bendahara Titik Agryani, dan Suana serta Sulasti, sedang dari Deli Serdang Hadir Ketua Resor Edy Situmeang dan Sekretaris Imam Utoyo yang memberi suapan bolu.
Menurut Hilmar Silalahi SH, yang juga seorang pengacara dan Pengacara Prodio Polda Sumut, bahwa sosok Syaiful Syafri yang juga Mantan Pejabat Bupati Batu Bara 2008 dan Kadis Pendidikan Sumut di tahun 2010 sd 2014, ini tidak pernah lelah untuk mengabdikan diri mendidik KBPP Polri di Sumatera Utara.
Salah satu Karya nya yang monumental di kota Medan adalah renovasi TMP Bukit Barisan di tahun l996 yang didukung Gubsu Raja Inal Siregar dan Pangdam I BB Maijen TNI Arie Kumaat, dan terakhir renovasi TMP tahun 2010 ketika ia berkedudukan sebagai Kadis Sosial Sumut yang menggunakan sumber dana APBN.
Sementara itu Drs Syaiful Syafri MM yang juga pendiri Perpustakaan Desa se Sumut, Perpustakaan Mesjid, Gereja, dan Vihara ini di tahun 2007 an, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengurus KBPP Polri Sumut, juga para pengurus Resor dan Sektor yang memberi ucapan selamat HUT Kepadanya, termasuk teman teman Komunitas Sedekah Jumat ( KSJ ) dan GM Pujakesuma.
Bersama Dengan Para Pemerhati Adat Budaya Lain Nya dari lembaga lingkar pemuda masyarakat tolaki sulawesi tenggara (LPMT SULTRA) memamerkan ke publik salah satu benda sakral leluhur yakni KALO SARA. Sabtu, 22 Oktober 2021
Adapun maksud dari kegiatan ini agar semua masyarakat suku tolaki yang masih memiliki benda warisan leluhur ini, agar menjaga dan melestarikannya. Hal mana upaya tersebut di lakukan dengan dimulai di ruang lingkup organisasi Yang di mana semua anggota atau pengurus LPMT SULTRA di haruskan memiliki benda Pusaka yang namanya KALO SARA tersebut.
Dalam keterangannya Kepada awak media, ketua umum LPMT SULTRA (Nurlan Pagala) mengatakan “Hal ini sebagai Salah satu upaya kami dalam melestarikan, menjaga adat budaya suku tolaki, dengan mengajak masyarakat suku tolaki untuk memiliki benda KALO SARA sebagai benda Yang di anggap sakral. Sebagai salah satu bentuk kecintaan kepada adat istiadat Tolaki”, tandasnya
Keterang Foto : Ketua Umum, Anggota dan Pengurus LPMT SULTRA Bersama Para Pemerhati Budaya
Karena melihat faktanya sekarang ini di masyarakat suku tolaki hanya orang-orang tertentu yang memiliki benda sakral Tersebut seperti PABITARA, PUUTOBU dan tokoh adat lainnya” ucapnya” Nurlan Pagala
Lanjut mengatakan,”Saya mewakili LPMT SULRA mengajak seluruh masyarakat suku tolaki untuk memulai dari hal-hal yang kecil khususnya dalam hal adat, budaya suku tolaki seperti memiliki benda KALO SARA dan lainnya”, Tutup, Nurlan Pagala.
Sejumlah wartawan atau jurnalis di Kabupaten Jeneponto, melaporkan akun Facebook (FB) bernama @Riswan Dy@ di Kepolisian Resort (Polres) Jeneponto Polda Sulawesi Selatan, Jumat (22/10/2021).
Pemilik akun facebook itu dilaporkan atas pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook.
Wartawan Cakrawala.info, Pupung yang bertugas di wilayah Kabupaten Jeneponto mengatakan, pemilik akun facebook bernama Riswan Dy itu telah membuat sebuah statement di kolom komentar facebook yang amat terkesan menghina hasil karya jurnalistik.
“Entah apa yg merasuki mu jurnalis…tiang listrik sja keberatan, Tp sygx anda belum mensyukuri nikmat dari tiang listrik trsebut….jelas berita mu sampah, ” tulis Riswan Dy dikolom komentar.
Terkait hal tersebut Ketua Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Jeneponto Arifuddin Lau sangat menyayangkan ulah oknum tersebut. Sehingga akibat perbuatannya, menimbulkan kegaduhan dan para jurnalis naik pitam atau marah besar.
“Ada cara-cara lain, kalau pun merasa dirugikan atas perilaku atau tindakan oknum wartawan, dapat ditempuh jalur yang lebih beretika atau dengan tindakan yang elegan. Apalagi si oknum ini menganggap karya jurnalistik itu adalah sampah” ujarnya kepada awak media,
Menurut Arifuddin, akun Riswan Dy dengan sengaja dan penuh kesadaran, telah menuliskan di kolom komentar yang isinya kami anggap menghina karya jurnalistik pada media Cakrawala.Info.
“Ketika dia menyebut karya jurnalistik itu sampah, maka itu adalah masalah yang menimbulkan kegaduhan para insan pers dan menghambat kerja-kerja para jurnalis yang diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” jelas Ketua JOIN Jeneponto.
Selain itu, kata Arifuddin atas postingan Riswan Dy di akun Facebooknya tersebut dapat dikenakan pencemaran nama baik sebagaimana diatur dan dirumuskan dalam Pasal 310 KUHP, pasal 315 KUHP (penghinaan) dan atau pasal 27 ayat (3) tentang UU ITE, tambahnya.
Dia berharap polisi dapat segera menindaklanjuti laporan yang telah dilayangkan. Kemudian tim hukum dari JOIN akan mengawal kasus ini sampai mendapatkan kepastian hukum. “Semoga hal serupa tidak terulang lagi,” pungkasnya.
Menindak lanjuti instruksi Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo,AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.IK, MH Selaku Pimpinan di Polres Enrekang Polda Sulsel menginstruksikan kepada seluruh jajaran Polres Enrekang, Rabu (20/10/21).
Kapolres Enrekang AKBP Andi Sinjaya menjelaskan bahwa saat ini 99% Personel Polres Enrekang sudah memiliki Integritas, Kinerja dan Disiplin yang cukup baik. Namun masih ada segelintir oknum anggota yang masih tidak disiplin dan suka melanggar aturan.
Ia juga sudah memberikan kesempatan untuk segera bertobat sebelumnya, Jika masih melanggar sesuai komitmen kepada Organisasi dan Pimpinan Tertinggi Polri, ia tak ragu akan berikan sanksi tegas hingga Pemecatan / PTDH jika terbukti melakukan pelanggaran hukum, kode etik ataupun pelanggaran disiplin yang berulang apalagi kategori berat dan menjadi perhatian Pimpinan maupun Publik.
“Mari Kita pertahankan bahkan tingkatkan lagi kondisi kedisiplinan yang sudah sangat banyak mengalami transformasi dalam kedisiplinan dan kinerja untuk menjadi Insan Polri yang PRESISI” Ucapnya.
lanjut, ia mengajak untuk budayakan Malu melanggar, malu berbuat kesalahan, saling mengingatkan diantara kita dan jangan biarkan rekan kita tersesat serta salah jalan.
“Mari kita sebagai Anggota Polri senantiasa bersyukur bahwa kita diberikan kesempatan untuk mengemban tugas mulia sebagai Abdi negara, abdi masyarakat, penegak hukum secara bertanggung jawab” Ajakannya
Ia menambahkan, nanti dengan adanya Sarana Prasarana yang mendukung tugas sebagai anggota Polri mulai dari Pembangunan Gedung Wicaksana Laghawa Pelayanan Publik Terintegrasi, Perbaikan serta Renovasi Asrama Polres, Pembuatan Lahan parkir, dan Perbaikan-perbaikan Mako Polres Enrekang.
Saat ini kita sedang memperjuangkan untuk pembuatan Rumah Susun Polres Enrekang yang kesiapannya lahannya dibantu oleh Pemda dan kita ajukan ke Kementerian PUPR dalam pembangunannya bukan hanya demi kesejahteraan Personel namun demi peningkatan pelayanan kita kepada masyarakat, sambung Andi Sinjaya.
Untuk strategi pengawasan personel dengan metode pengawasan melekat oleh masing – masing Perwira, Kasatker, hingga Kapolres dengan prinsip bahwa tidak ada satupun personel yang dibiarkan absen 1 hari pun apabila tanpa keterangan wajib dicari.
AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.IK, MH Selaku Pimpinan di Polres Enrekang Polda Sulsel
Kemudian diberikan tindakan pembinaan ringan hingga proses secara disiplin dan kode etik, termasuk pengawasan dalam kinerja dan pelaksanaan tugas anggota baik di staf maupun dilapangan.
“Sekecil apapun prestasi dan pelanggaran akan diberikan Reward dan Punishment secara proporsional demi memberi motivasi kepada personil agar bekerja lebih semangat dan maksimal” Jelasnya.
Adanya laporan Masyarakat terkait kegiatan Judi Tembak Ikan yang menimbulkan keresahan ditengah Masyarakat di Desa Lambou Darul Ikhsan Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal, Langsung ditanggapi Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mandailing Natal, Jum’at (22/10/2021) Tim Sat Reskrim Polres Madina yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (KBO) Reskrim Inspektur Satu (Iptu) Jalaluddin Nasution berhasil menyita 1 unit Meja judi Tembak Ikan.
Selain menyita 1 Unit meja Tembak Ikan Sat Reskrim Polres Madina juga turut menggelandang seorang Lelaki atas nama MN(39 Tahun) Warga Desa Lambou Darul Ikhsan Kecamatan Bukit Malintang yang merupakan pengelola meja judi tembak ikan.
Menurut keterangan yang diperoleh dari MN (39 Tahun) meja tembak ikan tersebut merupakan milik Warga Padang Sidimpuan Bermarga Tumorang , Meja tembak ikan dititipkan kepada MN (39 Tahun) dengan perjanjian akan diberikan Uang untuk biaya listrik Rp 200.000,- Per Bulan.
Kapolres Mandailing Natal AKBP Horas Tua Silalahi SIK,MSi melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Madina AKP Azuar Anas SH,MH menyampaikan Meja Ikan -Ikan / Judi Tembak Ikan bersama Pemilik Warung Tempat Meja Ikan-Ikan/ Judi Tembak Ikan atas nama MN (39 Tahun) telah dibawa Kepolres Mandailing Natal untuk dilakukan Pengembangan dan untuk menjalankan Proses hukum yang berlaku, dalam hal Perjudian ini akan dijerat dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman Pidana 10 Tahun Penjara.sebutnya
Masih dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Wilayah Kodam V/Brw, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, secara langsung meninjau perkembangan pembangunan Rumah Dinas bagi Prajurit Yonif Mekanis 516/CY, di Desa Wedoroanom, Gresik, Jawa Timur (22/10/2021).
Didampingi Pangdam V/BRW, Danrem 084/BJ, Danyon Mekanis 516/CY, Kasad berkeliling melihat perkembangan pembangunan Rumah Dinas Prajurit sebanyak 50 Unit yang diperuntukan bagi anggota Bintara dan Tamtama sekaligus memberikan koreksi untuk perbaikan di beberapa bagian rumah baru tersebut.
Sementara itu di tempat terpisah, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ibu Hetty Andika perkasa mengelar bakti sosial. Dalam kegiatan bakti sosial tersebut Ibu Hetty bersama jajaran pengurus Persit PD V/BRW membagikan bantuan 200 paket sembako kepada warga kurang mampu, serta mengunjungi Desi Hikmah Aprillia, putri dari Sertu Sentot Setyo(Anggota Kodim 0830) yang berkebutuhan khusus.
Sebelumnya Kasad bersama Ibu Hetty mengunjungi Rumkit TK III Brawijaya untuk memberikan 200 paket sembako kepada Nakes sebagai wujud perhatiannya kepada Garda terdepan dalam membantu penanganan covid-19.