Bertempat Baruga I Mannidori Pemda Kabupaten Takalar, Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto,SIK.,MH bersama Forkopimda Kabupaten Takalar mengikut Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 secara virtual, Selasa (17/8/2021).
Kegiatan Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 ini di gelar yakni secara virtual mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19 dengan mengusung tema ‘Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh’.
Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-76 ini digelar di Istana Merdeka Jakarta.
Saat dikonfirmasi, AKBP Beny Murjayanto,SIK.,MH mengajak seluruh komponen masyarakat melalui momentum ini untuk bersama-sama membangun negeri ini menuju Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh.
“Dirgahayu Republik Indenesia yang ke-76, mari kita bersatu untuk mewujudkan Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh,” pungkas perwira dengan dua melati dipundaknya ini.
Era keterbukaan informasi seperti saat ini mempunyai dampak yang baik disatu sisi, namun disisi lain juga memiliki dampak negatif dan sering digunakan oleh pihak-pihak tertentu demi mencapai tujuan pribadi atau kelompoknya.
Untuk mengantisipasi dampak Negatif dari hal tersebut sekaligus meningkatkan kemampuan dari para pengelola informasi di tubuh Polri, Bidang Humas Polda Sulbar menyelenggarakan pelatihan konten kreatif di Aula Mapolda Sulbar, Rabu (18/08/21) yang dibuka langsung oleh Kombes Pol Syamsu Ridwan selaku Kabid Humas.
Dalam amanatnya, Kabid Humas menjelaskan bahwa Keterbukaan membuat akses masyarakat akan informasi menjadi semakin luas, Masyarakat atau stakeholder dapat mencari informasi yang bermanfaat atau berguna demi kemajuan masyarakat luas, seperti informasi tentang kebijakan dan program-program pembangunan yang telah dan akan dilakukan oleh pemerintah.
Namun, keadaan seperti ini juga sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menggali informasi-informasi yang negatif atas nama publik, Informasi yang belum jelas kebenaranya sering menjadi berita hoax yang menyebar di masyarakat.
“Di era keterbukaan informasi ini bagaikan 2 sisi mata uang yang memiliki sisi positif dan Negatif sehingga diharapkan para Personil Humas Mampu untuk meningkatkan citra Polri khususnya Polda Sulbar dan melakukan counter untuk informasi-informasi yang tidak benar dan menyesatkan”, Ungkap mantan Kapolres Bulukumba ini.
Rencananya Pelatihan ini berlangsung selama 3 hari terhitung mulai hari ini hingga Jum’at (20/08/21) dan di ikuti oleh para Kasi Humas Polres Jajaran serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Satker.
Dalam rangka HUT RI ke-76, komunitas NYCI Yamaha Chapter Pangkep punya cara unik rayakan Hari Kemerdekaan.
Hal itu dilakukan Komunitas Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) chapter Pangkep Sulawesi Selatan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pangkep Kompol Ridwan Saenong, SH, MH.
di Hari Kemerdekaan Indonesia yang setiap tahun dirayakan tepat pada tanggal 17 Agustus turut dimanfaatkan komunitas Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) untuk melakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan Manggilu sebagai bentuk penghormatan jasa para Pahlawan.
Kabag Ops mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk edukasi kepada para pemuda agar menghargai jasa para Pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan bangsa ini.
“Ziarah ini dilakukan agar pemuda ingat akan jasa para pahlawan bangsa yang telah gugur demi kemerdekaan bangsa ini,” ujar Kabag OPs.
Selain ziarah di taman makam pahlawan rombongan Yamaha NMAX Club Indonesia chapter Pangkep juga melakukan pembersihan Patung Pahlawan Pangkep Andi Mappe di jalan Sultan Hasanuddin Pangkep.
Kapolres Pangkep AKBP Try Handako Wijaya Putra, S.I.K, menghadiri upacara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 di halaman kantor Bupati Pangkep, Selasa (17/8).
Upacara yang dipimpin langsung Bupati Pangkep H. Yusran Lalogau dan dihadiri Dandim 1421 Pangkep Letkol Inf. Hangky Vantriardo, SE, M.M. M. Han, Ketua DPRD Pangkep, H. Haris Gani, serta Forkopimda Kabupaten Pangkep.
Upacara Peringatan kali ini nampak berbeda dari yang biasanya, dengan mengusung tema ” Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh “,
Bupati Pangkep selaku inspektur upacara, Nampak memberikan bendera merah putih untuk di kibarkan oleh pasukan 17 Paskibraka Kabupaten Pangkep.
Sementara itu Kapolres AKBP Try Handako Wijaya Putra, S.I.K, mengatakan walaupun Upacara dilakukan dengan keterbatasan karena disebabkan pandemi Covid-19 ini namun tidak mengurangi makna dari upacara peringatan hari Kemerdekaan Indonesia.
“Kali ini pelaksanaan upacara memang berbeda, wajib terapkan protocol kesehatan ketat namun tidak mengurangi makna dari Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-76 ini,” ujarnya.
Kapolres juga mengajak seluruh komponen masyarakat melalui momentum ini untuk bersama sama membangun negeri ini untuk Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh.
“Mari kita dukung percepatan pemulihan perekonomian di Indonesia khususnya di Pangkep kita wujudkan Indonesia yang Tangguh dan Indonesia tumbuh,” himbaunya.
Usai Upacara detik-detik Proklamasi dilanjutkan dengan pemberian Remisi kepada Tahanan rutan Pangkep dan Pemberian tali asih kepada Veteran yang diserahkan langsung oleh Bupati Pangkep.
Setelah pemberian tali asih rombongan Forkopimda melanjutkan siarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Manggilu Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes pol E.Zulpan mengatakan bahwa personel polda Sulsel Komitmen terus membantu pelacakan kontak erat pasien COVID-19 hingga di wilayah perdesaan dan perkampungan.
“Ya kami TNI -Polri diberi tugas untuk melaksanakan pendampingan dalam tracing (pelacakan) kontak erat, ,” kata E .Zulpan
Seperti yang dilakukan Personil Polsek Penrang Polres Wajo bersama Babinsa setempat yang mendampingi petugas Puskesmas Doping Lakukan tracing di rumah warga yang terkonfirmasi Covid di desa Lawesso kecamatan Penrang kabupaten Wajo, Minggu (15/08/2021).
Tracing yang dilakukan oleh Satgas Covid 19 guna memutus mata rantai covid 19 agar tidak menyebar atau menular.
Tracing tersebut juga dilakukan tes Swab guna mengetahui positif covid 19 atau negatif, maka dari itu Kanit Intel dan Babinsa mendampingi agar berjalan dengan lancar.
Selanjutnya E Zulpan menjelaskan, pelacakan dilakukan pada setidaknya 15 orang yang pernah melakukan kontak erat dengan penderita infeksi virus corona.
Ia menjelaskan,orang-orang yang melakukan kontak erat dengan penderita COVID-19 dan menurut hasil pemeriksaan terindikasi terinfeksi virus akan langsung dimasukkan ke tempat isolasi terpusat sedangkan yang hasil pemeriksaannya negatif akan diminta menjalani isolasi mandiri dan diperiksa lagi lima hari sesudah pemeriksaan pertama.
E.Zulpan juga mengemukakan pentingnya penggiatan pelacakan kontak erat pasien COVID-19 untuk mencegah penularan penyakit meluas.
“Kalau dalam tracing ditemukan hasil positif, maka harus mau dilakukan pengawasan di tempat isolasi terpusat,” katanya. Senin (16/08)
Sebanyak 89 Personil Polres Pangkep dilibatkan dalam pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh karyawan PT. Citatah di kantor DRPD Pangkep. Rabu (18/08/21)
Personil Polres Pangkep dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pangkep Kompol Ridwan Saenong, SH, MH.
Sebelum melakukan pengamanan, personil yang terlibat dalam surat perintah pengamanan aksi unjuk rasa diberikan arahan pimpinan pasukan (APP)
Kabag Ops mengatakan bahwa semua personil yang terlibat dalam pengamanan agar bersikap humanis, tidak arogan dan tidak membawa senpi
“Hadapi saudara kita dengan Humanis, tidak arogan dan tidak membawa senpi dalam pengamanan aksi unjuk rasa ini,” ujar Kabag Ops.
Adapun tuntutan dari para karyawan PT. Citatah adalah pembayaran insentif (gaji) dan Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan sampai hari ini belum terbayarkan.
Menurut Hasbullah selaku ketua KSPI ratusan karyawan dan karyawati PT. Citatah hingga saat ini belum terbayarkan, pihak perusahan berjanji akan membayar secara bertahap karena pandemi Covid-19, tapi sampai detik ini belum terbayarkan, terang Hasbullah.
Sementara Ketua Komisi III DPRD Pangkep Moh. Sofyan Razak melalui anggota komisi III H. Pattola, kami telah menerima penyampaian aspirasi para karyawan PT. Citatah, Kami akan segera menindaklanjuti ujar H. Pattola
Perkembangan Terkait Pendaki Gunung yang Tewas Di Bawakaraeng Diketahui merupakan kelompok pemuda yang diduga berjumlah 8 orang dan berasal dari kabupaten Gowa.
Jika siang tadi Rabu (18/8/1021) humas Polres Gowa telah merelease daftar nama yang meninggal dunia di antaranya Lelaki Steven yang ditemukan tewas di pos 7 ke 6 dan Lelaki Ryan yang meninggal dunia di ke 5.
Setelah dikonfirmasi kesalah satu orang tua korban menjelaskan bahwa korban yang ditemukan di pos 6 ke 5 adalah lelaki Zainal.
Untuk lelaki Ryan saat ini masih dilakukan pencarian oleh tim SAR dengan membawa rekan korban sebagai penunjuk jalan menuju ketempat di mana Riyan berada.
Adapun nama-nama ke-8 pemuda yang melakukan pendakian ke gunung Bawakaraeng diantaranya Steven (21), Zainal (21), Muh Rian (20), Lel Fadly (20), Lel Andi Fauzan Muktahari, (21), Lel Wahyudi ( 21), Lel Febrian Alfiandi (17) dan Lel Suardi (21).
Kronologis kejadian berawal ke 8 pemuda tiba di kota Malino pada Sabtu malam pukul 22.00 Wita dan tidak lama berselang langsung melanjutkan perjalanan menuju Lembanna.
Karena melihat ada pos Penyekatan di Lemo Lemo Patapang lalu ke 8 pemuda membatalkan perjalanan lalu beristirahat di Masjid Nurul Hidayah Malino
Saat itu Ke 8 pemuda berencana mengurungkan niat melanjutkan perjalanan menuju Gunung Bawakaraeng namun pada Minggu sekitar pukul 02.30 WITA dinihari ada salah satu teman korban menelpon menyuruh mereka ke Lembanna dengan alasan penyekatan tidak ada
Ke 8 pemuda langsung bergegas menuju Lembanna dengan cara menerobos Pos pada pukul 03.00 dinihari di saat para personil sementara beristirahat
Saat tiba di lembanna ke 8 pemuda bermalam dengan memasang tenda kemudian pada Minggu pagi 15 Agustus 2021 sekitar pukul 09.00 WITA ke 8 pemuda naik kegunung dan bermalam
Pada tanggal 16 sampai 17 Agustus kondisi cuaca diatas gunung hujan dan angin kencang
Karena bahan makanan dan lampu penerang tidak ada lalu ke 8 pemuda mempercepat meninggalkan puncak dengan kondisi cuaca hujan dan angin kencang
Saat berangkat Ke 8 pemuda bergerak secara bersama sama lalu saat berada di pos 7 ke 8 pemuda kedinginan dan mulai terpisah dan terbagi dalam beberapa kelompok.
Pada Rabu sore Tim SAR menemukan lel Steven di Pos 7 saat Tim SAR melakukan patroli kemudian di evakuasi menuju Puskesmas tinggimoncong.
Tim SAR selanjutnya mendapatkan informasi dari Lal Wahyudi bahwa rekannya Lel Rian meninggal dunia diantara Pos 6 ke Pos 5 lalu Tim SAR menuju ke TKP melakukan penyisiran
Saat berada di Pos 7 ke 6 Tim SAR menemukan lel Zainal lalu di Evakuasi ke Puskesmas dan saat tiba di Puskesmas Jenazah tersebut diperlihatkan kepada Lel Wahyudi lalu ia kaget ternyata jenasah tersebut bukan Lel Rian akan tetapi Lel Zainal
Kapolsek Lalu berkoordinasi dengan Basarnas dan pecinta alam Lembanna lalu kembali dilakukan penyisiran diantara pos 6 ke 5 dengan membawa rekan korban an. Suardi untuk mencari keberadaan Lel Rian namun hingga berita ini di release lel Rian belum ditemukan hingga saat ini sementara rekan korban yang selamat saat ini telah berada di Polsek Tinggimoncong kabupaten Gowa, jelas Kasubbag Humas Polres Gowa AKP. M.Tambunan.
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Takalar mengapresiasi kinerja Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Beny Murjayanto setelah selama setahun menjabat sebagai Kapolres Takalar, Rabu (18/8).
Sejak menerima Telegram pada 16 Agustus tahun 2020 lalu sehingga menjadi orang nomor satu di kepolisian wilayah Kabupaten Takalar berbagai terobosan dibuat mantan Kabagbinkar ROSDM Polda Gorontalo tersebut.
Ketua PWI Takalar Maggarisi Saiyye mengatakan dirinya mengapresiasi AKBP Beny Murjayanto lantaran dimasa pandemi Covid-19 dibawah kepemimpinannya berbagai terobosan yang dibuatnya.
Kata, Ketua PWI Takalar salah satunya adalah pembuatan Hand Sanitizer dari bahan minuman khas Sulawesi Selatan.
“Dibawah kepemimpinan AKBP Beny Murjayanto sebagai Kapolres. Kami PWI Takalar mengapresiasi kinerja pak Beny karena terobosan dibuat beliau. Salah satunya di masa pandemi ini, minuman khas Sulsel yakni Tuak (Ballo) dibuat menjadi Hand Sanitizer, serta satu andalan yakni layanan Pelaporan Secara Online yang saat ini sudah aktiv, ” kata Ketua PWI
Maggarisi Saiyye mengungkapkan Jebolan Akpol 1999 yang menyandang pangkat AKBP sejak tahun 2016 lalu dinilai dekat dengan dan loyal terhadap personelnya.
Selain itu kata Ketua, bukan hanya terobosan yang dibuat kapolres Takalar di masa Pandemi Covid-19 berbagai kasus juga diselesaikan dibawah kepemimpinan AKBP Beny Murjayanto.
Seperti kasus Kriminal, Curanmor, Begal dan kasus utamanya yakni kasus Korupsi di wilayah Kabupaten Takalar.
“Ya, kita sudah lihat kinerja beliau seperti kasus Korupsi utamanya di Desa. Beberapa Kepala Desa telah ditersangkakan atas kasus korupsi dana desa ataupun kasus Kriminal lainnya,” ungkapnya.
Maggarisi Saiyye berharap, Kapolres Takalar AKBP Beny dapat menjalin sinergitas dan kerjasama dengan PWI Kabupaten Takalar dapat terjalin dengan baik.
“Harapan Kapolres terus menjalin silaturrahmi dan kerjasama yang baik dengan PWI Takalar,” pungkas
TNI Angkatan Laut wilayah Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung yang dikomandani Kolonel Laut (P) Nuryadi menyerbu sebanyak 970 orang masyarakat maritim untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19, bertempat di Gudang CFS Pelabuhan Panjang, Lampung, Rabu(18/8).
Kegiatan Vaksinasi tersebut melibatkan vaksinator dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Lampung, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung Selatan denhan memberikan vaksin jenis sinovac.
Pelaksanaan vaksinasi tahap I ini dilaksanakan sesuai instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., guna mendukung program pemerintah dalam upaya percepatan pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 serta dalam rangka HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Hingga saat ini Lanal Lampung telah melaksanakan vaksin 13 kali kepada 10.746 orang masyarakat maritim wilayah Lampung.
Sebagai wujud penghargaan dan penghormatan kepada jasa para pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia, Panglima Komando Daerah Militer I Bukit Barisan, Mayjen TNI Hassanudin SIP MM menghadiri upacara Penaikan dan Penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI tahun 2021 dari Aula Tengku Rizal Nurdin Jalan Sudirman No.41 Medan, Selasa (17/08/2021).
Pangdam I/BB mendampingi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Forkopimda Sumut melaksanakan Upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih yang diikuti seluruh perwakilan TNI, Polri, instansi Pemerintah, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan pelajar.
Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI Tahun 2021 mengangkat tema “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”. Pangdam I/BB mengatakan saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir, untuk itu, peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Dimana upacara kali ini dilaksanakan dari Istana Merdeka dengan peserta yang terbatas, dilaksanakan secara virtual, dan disiarkan secara langsung oleh media dengan para pejabat negara dan para Gubernur, Bupati dan Walikota Se-Indonesia.
“Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini telah berlangsung dengan khidmat dan tetap menjadi momentum pembangkit semangat anak negeri, pungkasnya.
Pelaksanaan berlangsung dengan tetap mentaati Protokol Kesehatan yang sangat ketat.