Aksi Demonstrasi yang dilakukan oleh pedagang Pasar Turikale Maros bersama Lembaga Kemahasiswaan HPPMI UMI, Pimpinan Pusat HPPMI dan LBH Salewangang adalah buntut dari buntunya komunikasi dari pihak Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Maros. Senin (29/11/2021).
Sebelumnya kami sudah berupaya membuka ruang komunikasi sejak awal bulan Juli 2021 untuk membahas rencana pembangunan dan mengenai kepastian nasib pedagang yang akan dilakukan relokasi.
Kami selaku kuasa hukum LBH Salewangang telah bersurat kepada Bupati Maros sebanyak dua kali pada tanggal 8 November dan 18 November 2021 perihal Rapat Dengar Pendapat namun tidak ada respon dan tanggapan dari Bupati Maros.
“ Kami selaku kuasa hukum para pedagang berdasarkan surat kuasa tertanggal 27 Juli 2021 sangat menyesalkan sikap bupati maros yang tidak pernah ingin membuka ruang diskusi dan musyawarah kepada para pedagang,” tegas Alfian
Menurutnya, Karena sikap Bupati Maros yang menutup diri untuk kami temui sehingga kami melakukan aksi demonstrasi menuntut kejelasan nasib para pedagang, namun sungguh disayangkan setelah surat pemberitahuan demonstrasi kami layangkan kepada Polres Maros Barulah Beliau Bupati Maros ingin ditemui
Setelah kami ditemui Bupati Maros pada saat demonstrasi beliau Bupati Maros tidak memberikan kami kesempatan berbicara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi kami.
Saya anggap kehadiran beliau Bupati Maros di hadapan peserta aksi hanya formalitas belaka, hanya untuk kepentingan dokumentasi, setelah berfoto bersama para pedagang beliau bupati maros langsung meninggalkan tempat tanpa mendengarkan apa yang menjadi aspirasi kami sebagai peserta peserta aksi
Lanjut Alfian Akibat kejadian tersebut kami peserta aksi dengan terpaksa melakukan blokade penutupan dua ruas jalan poros trans sulawesi sebagai bentuk kekecewaan kami oleh sikap Bupati Maros., Setelah aksi penutupan jalan kami lakukan barulah kemudian kami ingin kembali ditemui oleh bupati maros yang ternyata di wakili oleh Ibu Wakil Bupati Maros.
Sangat disayangkan Bupati Maros yang katanya adalah sosok yang merakyat dan mudah ditemui oleh semua kalangan ternyata tidak membuka diri untuk bertemu dan berdialog bersama para pedagang. Dan kami berterima kasih kepada Ibu Wakil Bupati yang telah bersedia meluangkan waktu mendengar aspirasi para pedagang.
Adapun pertemuan tersebut melahirkan tiga kesepakatan musyawarah:
Para pedagang akan dikembalikan kios dan lapak mereka setelah pembangunan pasar selesai berdasarkan data yang diperoleh oleh LBH Salewangang yang nantinya akan diferivikasi bersama.
Lokasi yang dijadikan tempat relokasi adalah pasar tramo maros di bagian sisi selatan akan disediakan fasilitas bangunan semi permanen.
Kios/Lapak para pedagang akan diberikan kembali setelah pembangunan Revitalisasi tanpa dipungut biaya.
Adapun keberadaan Calo kios yang disampaikan oleh Bupati Maros adalah tidak benar jika hal itu dialamatkan kepada kami, dan saya Selaku Kuasa Hukum Para Pedagang yang Juga sebagai Direktur LBH Salewangan menjamin bahwa tidak ada sistem percaloan diantara pedagang yang kami dampingi. tegas Alfian Palaguna, S.H
Angkasa Pura I turut serta mendukung program Pemerintah Sulawesi Selatan terkait pengiriman ekspor langsung keluar negeri melalui anak perusahaannya yaitu Angkasa Pura Logistik.
Angkasa Pura Logistik dengan penerbangan kargonya (Air Freight), menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam pengiriman dan pendistribusian kargo udara baik domestik maupun internasional.
Selama 1 tahun sejak Juni 2020, Angkasa Pura Logistik dengan 2 armada pesawat kargo jenis ATR 72-500 telah melayani penerbangan kargo ke berbagai rute domestik yaitu Batam, Banjarmasin, Balikpapan, Pekanbaru dan Surabaya.
Pada kesempatan ini, Angkasa Pura Logistik membuka rute internasional perdana Makassar – Singapura dengan pesawat jenis Boeing 737-300 bekerjasama dengan maskapai Tri-M.G. Pesawat ini dapat menampung sebanyak 15.000 kg dan dijadwalkan terbang 2 kali seminggu pada hari Rabu dan Sabtu.
“Tugas kami menyediakan sarana untuk menunjang konektivitas dan akses serta penyimpanan. Tentunya ini bentuk komitmen dari Angkasa Pura I untuk mendukung program pemerintah dalam implementasi National Logistic Ecosystem (NLE).” Ujar Dendi Tegar Danianto selaku Direktur Pengembangan Usaha.
Dendi menambahkan bahwa melalui anak perusahaan Angkasa Pura Logistik diharapkan dapat membantu mendongkrak bisnis kargo serta membantu meningkatkan perekonomian Sulawesi Selatan khususnya dalam bidang ekspor.
Penerbangan ini juga menambah rentetan jumlah penerbangan khusus kargo yang terbang langsung ke luar negeri. Sebelumnya telah ada pesawat Garuda Indonesia yang terbang ke Hongkong dan Singapura.
Selama tahun 2021 ini, tercatat pergerakan kargo di Bandara Sultan Hasanuddin sebanyak 77.000 ton naik 30% dari tahun 2020. Dengan adanya penerbangan perdana dari Angkasa Pura Logistik, diharapkan dapat mendongrak komoditas ekspor terutama komoditi perikanan yang dikirim dari Sulawesi Selatan.
Kelancaran dan suksesnya penerbangan ini tentunya tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama dari Dinas Perdagangan Sulawesi Selatan, Balai Besar Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Makassar, Bea Cukai Makassar, dan eksportir serta Ekspedisi Muatan Pesawat Udara (EMPU).
“Kargo merupakan bisnis yang potensial di masa pandemi ini. Dan saya harap ketersediaan layanan penerbangan langsung ke luar negeri ini terus ada dan bisa ditambah frekuensi untuk ke depannya. Sehingga tahun depan diharapkan dapat pengiriman dapat meningkat sebanyak 50%.” ujar Andi Sudirman Sulaiman selaku Plt Gubenur Sulawesi Selatan.
Angkasa Pura I bersama Angkasa Pura Logistik juga telah melakukan revitalisasi terminal kargo di Bandara Sultan Hasanuddin dengan luas 1.700 m2. Terminal kargo ini dapat melayani aktivitas warehousing, incoming-outgoing baik untuk kargo domestik maupun internasional serta trans-shipment. Yang menarik dari fasilitas kargo di Bandara Sultan Hasanuddin adalah Kami menyediakan 7 parking stand khusus air freighter yang berlokasi tepat di depan terminal kargo, sehingga operasionalnya dapat berjalan lebih optimal. Dengan berkembangnya bisnis dan pergerakan kargo, revitalisasi terminal kargo merupakan langkah yang tepat guna mendukung operasional bisnis kargo di Bandara Sultan Hasanuddin.
Kapolda Sulsel Irjen Pol. Nana Sudjana mengikuti Upacara Virtual dan Syukuran HUT Polairud Ke-71 di Mako Dit Polairud Polda Sulsel. Rabu (1/12).
Kehadiran Kapolda dan Para Pejabat Utama Polda Sulsel disambut hangat dan penuh semangat oleh Dirpolairud Polda Sulsel beserta seluruh personel Polairud mengiringi langkah Kapolda dan Para Pejabat Utama Polda Sulsel memasuki Mako. Dalam upacara tersebut, tampak pula hadir para pejabat Forkopimda.
Kemudian Kapolda Sulsel mengikuti Upacara Virtual HUT Polairud Ke-71 yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Upacara pun berjalan khidmat dan lancar walaupun dilaksanakan secara Virtual mengingat kita masih dalam masa pandemi Covid-19.
Dalam amanatnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan kepada seluruh jajaran Korpolairud untuk selalu berada digaris terdepan dan responsif untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam.
“Terkait juga tantangan tugas dengan adanya berbagai macam kondisi bencana yang ada, baik longsor, bencana perairan tentunya memerlukan kehadiran Polri, harapannya kita akan jauh lebih baik dengan adanya sarana dan prasarana baru yang kita miliki. Demikian juga dengan tantangan tugas yang lain,” katanya.
Setelah pelaksanaan Upacara Virtual tersebut, acara dilanjutkan dengan syukuran HUT Polairud Ke-71 di Mako Dit Polairud Polda Sulsel, sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih karena Polairud telah berusia 71 tahun.
Kapolda Sulsel menyampaikan ucapan selamat berulang tahun Polairud ke-71 tahun semoga selalu sukses dan terus meningkatkan kinerjanya agar lebih baik lagi. Kapolda juga mengingatkan Tugas saat ini adalah membantu pemerintah dalam percepatan Vaksinasi.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada jajaran Korps Kepolisian Air dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri untuk terus menjadi representasi kehadiran negara di setiap wilayah Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Korpolairud Baharkam Polri di Mako Ditpoludara, Pondok Cabe, Banten, Rabu (1/12/2021).
“Harapan kami, jajaran Polairud khususnya, untuk terus bisa mengoptimalkan pelaksanaan tugasnya, guna mewujudkan representasi negara hadir di setiap wilayah yang membutuhkan kehadiran negara dan membutuhkan kehadiran Polri,” kata Sigit kepada awak media.
Tak hanya itu, Sigit juga berharap, Korpolairud untuk terus siap menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang ada saat ini dan kedepannya. Diantaranya adalah mengoptimalkan kegiatan dalam membantu pengendalian dan penanganan Pandemi Covid-19.
Peran Korpolairud, kata mantan Kapolda Banten ini menjadi salah satu yang sentral dalam rangka pengendalian Covid-19. Dalam hal ini yakni akselerasi percepatan vaksinasi ke masyarakat yang berada di pulau terluar ataupun memiliki akses darat yang sulit.
“Mulai dari distribusi vaksin, kemudian akselerasi vaksin pulau terluar di wilayah-wilayah perairan. Dimana masyarakat juga tentunya perlu mendapatkan bantuan vaksinasi termasuk juga distribusi logistik yang terkait,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.
Lebih dalam, menurut Sigit, dengan didorongnya percepatan vaksinasi ke seluruh wilayah Indonesia, hal itu akan mengantisipasi serta meningkatkan kewaspadaan terkait adanya varian baru Covid-19 seperti Omicron.
Karenanya, Sigit menekankan, Korpolairud harus melakukan akselerasi vaksinasi, mulai dari menyiapkan gerai-gerai vaksin di wilayah perairan sampai dengan mendorong logistik distribusi vaksinasi yang dibutuhkan masyarakat, yang tentunya memerlukan pengamanan lantaran berada di wilayah terpencil ataupun antar-pulau.
“Sehingga program Pemerintah dalam rangka mewujudkan capaian vaksinasi 70 persen di tahun ini dan kedepan akan terus terlaksana. Dengan adanya berbagai varian baru termasuk Omicron yang saat ini menjadi kewaspadaan kita. Tentunya rangkaian pengendalian Covid-19 mulai dari bagaimana memperkuat protokol kesehatan, mulai dari 3M, 3T dan akselerasi vaksinasi betul-betul bisa kita laksanakan,” papar Sigit.
Demi semakin memperkuat dan memaksimal peran Korpolairud, dalam kesempatan ini, Sigit juga meresmikan sembilan Helikopter baru guna mengoptimalisasi pelaksanaan tugas kedepannya.
Dengan adanya sarana dan prasarana penunjang itu, Sigit menegaskan, Korpolairud harus semakin optimal dalam melakukan mobilisasi pemantauan dan pengawasan di beberapa kawasan yang sedang dikembangkan oleh Pemerintah Indonesia. Diantaranya adalah, kawasan industri, pariwisata ataupun kawasan strategis nasional lainnya yang tentunya memerlukan kehadiran Polri
“Karena itu tentunya dengan kehadiran pesawat helikopter yang baru ini, tentunya mobilitas dan sekaligus pengawasan serta pemantaun melalui udara terhadap kawasan tersebut juga akan semakin baik,” ucap Sigit.
Disisi lain, Sigit menyebut, alat utama baru yang dimiliki Korpolairud ini juga akan dimaksimalkan untuk menyukseskan beberapa agenda nasional ataupun internasional yang kedepannya akan dilaksanakan di Indonesia.
“Kita juga akan menghadapi beberapa tantangan tugas terkait penyelenggaraan event nasional maupun internasional. Terkait Presidensi tentunya membutuhkan pengamanan. Kami tentunya akan persiapkan semuanya agar bisa menjadi lebih baik,” tutur Sigit.
Disisi lain, Sigit menyampaikan kepada seluruh jajaran Korpolairud untuk selalu berada di garis terdepan dan responsif untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam.
“Terkait juga tantangan tugas dengan adanya berbagai macam kondisi bencana yang ada baik longsor, bencana perairan tentunya memerlukan kehadiran Polri, kita harapkan kita akan jauh lebih baik dengan adanya sarana dan prasarana baru yang kita miliki. Demikian juga dengan tantangan tugas yang lain,” kata Sigit.
Dalam kesempatan itu, Sigit juga menyempatkan menyapa secara langsung jajaran Korpolairud yang sedang menjalankan tugas di perairan dan lokasi penugasan operasi pada beberapa wilayah Indonesia.
Saat menyapa personel Korpolairud yang bertugas pada Satgas Nemangkawi, Sigit menekankan soal untuk terus meningkatkan kewaspadaan adanya gangguan kamtibmas. Ia juga berpesan agar setiap menjalankan tugas untuk terus berhati-hati dan mengikuti SOP yang ada.
Selanjutnya, Sigit juga menyapa jajaran Korpolairud yang bertugas di perairan NTT. Ia meminta agar personel mengamankan lokasi destinasi Labuan Bajo yang sedang dikembangkan untuk sektor Pariwisata oleh Pemerintah.
Pasangan Suami Istri Halal Muhammad Ja’far Hasibuan Penemu Biofar SS, Juara Dunia Kesehatan dan Ilmuwan Kelas Dunia Bergembira saat Sang Istri Soleha Bernama Ade Noviyanti E Siregar, Amd.Keb, SKM melahirkan anak pertama pada hari Kamis 25 November 2021 Bertepatan di Hari Guru Nasional HUT PGRI Tema Hari Guru Nasional 2021.
Dikutip dari laman Akun Instagram @officialmuhammadjafarhasibuan Assalamualaikum.wr.wb😊 Alhamdulillah telah lahir Anak Pertama Kami Berjenis Kelamin Wanita Bernama : ALISHA ZHAFRA MEDINA HASIBUAN
Di Hari Guru Nasional bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) yaitu setiap 25 November 2021. tema Hari Guru Nasional 2021
Telah lahir di hari guru nasional dengan operasi caesar anak putri pertama kami di Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua Tanggal lahir 25 november 2021 Jam lahir 13.40 wib Berat badan 2430 gram Panjang badan 45 cm Lingkar kepala 32 cm
Hari Kamis 25 November 2021 Mohon do’anya kami Bayi dan ibu sehat2 bapak ibu semuanya🙏🙏 Terimakasih.🤲 MUHAMMAD JA’FAR HASIBUAN (SUAMI) dan ADE NOVIYANTI E SIREGAR (ISTRI) Ade Noviyanti
Dari Muhammad Ja’far Hasibuan Penemu Biofar SS http://www.biofarshrimpskincare.com ILMUWAN KELAS DUNIA JUARA 1 DUNIA MEDIS DUNIA PEMUDA INSPIRATIF SEGUDANG PRESTASI DUNIA
Berbeda dengan anak kedua Raffi Ahmad di Selisi 21 jam dengan Anak Pertama Juara Dunia kalau anak Raffi di Hari Jumat 26 November 2021 Official Instagram of Rafatar Malik Ahmad, operated by raffinagita1717,” begitu isi bio pada akun Instagram putra pertama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Rafatar memang belum genap berumur 1 hari, tapi siapa sangka, putra pasangan yang menikah tahun lalu ini.
Nagita Slavina telah melahirkan anak kedua yang berjenis kelamin laki-laki pada Jumat (26/11/2021). Dia melahirkan secara caesar di RS Bunda, Menteng, Jakarta Pusat. Kendati demikian, rupanya Raffi Ahmad dan Nagita belum memiliki nama untuk anak kedua mereka. Pasangan suami istri ini masih pusing menentukan nama yang pas. Namun yang pasti, inisialnya berawalan huruf R.
“Namanya belum tahu sih siapa. Belum ya, namanya masih kita cari,” tutur Raffi Ahmad dikutip dari Instagram videoladygigi.
Juara Dunia Muhammad Ja’far Hasibuan Sudah memprediksikan bahwa Lahiran Anak nya hampir bersamaan dengan Raffi Ahmad Artis Papan Atas itu.
Sang Juara Dunia Itu juga telah Menyembuhkan Sakit Luar Dalam Manusia Dan Hewan Di 7 Benua Secara gratis mengabarkan sebuah berita bahagia. Ia kini menjadi seorang bapak.
Anak pertamanya tersebut ia beri nama Alisha Zhafra Medina Hasibuan yang artinya Putri yang dilindungi Allah penuh kemenangan berasal dari kota suci madina termotivasi dari nama itu memiliki filisopi yang sangat luas lewat kabar yang ia sampaikan di akun Instagram @officialmuhammadjafarhasibuan pada Kamis, 25 November 2021 Kehadiran sang buah hati menjadi pelengkap kebahagiaan bagi Juara Dunia Penemu Biofar SS Ilmuwan Kelas Dunia dan pasangan setelah sebelumnya mencapai prestasi tertinggi dalam karier usai meraih banyak meraih medali emas Juara Dunia di berbagai kompetisi di luar negri tingkat dunia
Pada tahun lalu, M Ja’far Hasibuan merebut Juara Dunia gegerkan dunia kalahkan 193 negara di Dunia.
Muhammad Ja’far Hasibuan Penemu Biofar SS, Juara Dunia Kesehatan dan Ilmuwan Kelas Dunia Berbahagia menggendong putri Pertamanya (foto-red)
Tak lama setelah itu, ia mengumumkan berita bahagia tentang pernikahannya di Februari 2021 banyak ucapan selamat dari 194 Negara.
Di Akhir Kata Ilmuwan Juara Dunia Medis Dunia Segudang Prestasi Dunia ini tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak rumah sakit, terutama para dokter yang sudah membantu persalinan istrinya Ade Noviyanti E Siregar. Ia juga bersyukur proses lahirnya sang buah hati berjalan dengan lancar. Bahkan kondisi ibu dan baby saat ini dikatakan sangat baik setelah menjalani operasi caesar. “Makasih buat pasien Biofar SS di 7 Benua banyak mendoakan dan utama doa orang tua ku Makasih juga buat para dokter yang ngebantu istriku lahiran dengan lancar,” kata Ja’far dengan suara gembira menahan haru dan berdoa dan shalat saat lahiran dan mengamalkan nazar nantinya kewajiban saya sebelum lahiran “Sekarang bayinya di rawat 3 hari di RSU Sembiring Deli Tua Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara,Istripun Sehat dan istirahat pemulihan di (kamar inap). Terakhir Trimakasih para fans dan pasien Biofar ss di seluruh dunia ungkap Sang Juara Dunia itu.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.IK, MH, memimpin apel Pergeseran Pasukan (Serpas) dalam rangka pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Enrekang dan penerimaan personel BKO Brimob dari Den B Pare-Pare, Rabu (1/12/21).
AKBP Andi Sinjaya mengatakan pengamanan Pilkades Serentak akan berlangsung di 29 (dua puluh sembilan) desa yang ada di Kabupaten Enrekang, yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 Desember 2021.
“Apel pergeseran pasukan ini merupakan bukti kesungguhan Polres Enrekang untuk mewujudkan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Enrekang aman, kondusif dan sehat, sesuai harapan bersama,” ujar AKBP Andi Sinjaya.
Kepada seluruh personel yang bertugas, Kapolres mengingatkan untuk selalu menjaga sikap dan perilaku pada saat pengamanan di TPS dan jangan berlaku arogan serta benar-benar menjaga netralitas.
“Perlu diingat, dalam Pilkades ini polisi tidak mempunyai hak dalam Pilkades terkecuali pengamanan. Jaga netralitas, anggota yang terkena Sprin Pengamanan Pilkades dilarang membawa Senpi. Pedomani pasal 28 UURI No. 2 tahun 2002, bahwa anggota Polri dilarang ikut berpolitik praktis baik langsung maupun tidak langsung. Dan apabila ada permasalahan di TPS, pahami betul tupoksi nya serta laporkan secara berjenjang,” tandasnya.
AKBP Andi Sinjaya menambahkan, tugas pengamanan TPS adalah tugas khusus, sehingga setiap anggota harus melakukan pengecekan lokasi TPS yang akan diamankan dan melakukan mapping situasi wilayah geografis serta karakteristik masyarakat di wilayah masing-masing.
Ia juga mengingatkan disiplin penerapan protokol kesehatan Covid-19 merupakan harga mati agar Pilkades serentak ini berjalan sesuai harapan dan tidak menjadi kluster baru pandemi Covid-19. Jika terjadi pelanggaran prokes agar segera laporkan dan lakukan tindakan tegas dengan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat.
Dalam pesta demokrasi tingkat desa ini, Kapolres juga meminta kepada seluruh calon kades, tim sukses maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusif, baik menjelang maupun setelah pelaksanaan Pilkades.
Lanjut AKBP Andi Sinjaya menambahkan, pelaksanaan pengamanan pilkades ini, Polres Enrekang akan didukun dari TNI dan BKO Brimob dari Den B Pare-Pare.
Untuk personel BKO Brimob pare-pare akan di standby kan di 3 (tiga) titik di antaranya Polsek Maiwa, Polsek Baraka dan Polsek Curio.
“Agar seluruh personel tetap jaga kesehatan dan tanamkan bahwa tugas ini merupakan amal ibadah kita” Tutup AKBP Andi Sinjaya.
Satgas Madago Raya yang dikenal orang merupakan operasi pencarian dan perburuan kelompok teroris Poso yang saat ini tersisa empat orang, ternyata juga mempunyai kepedulian dalam pelaksanaan vaksinasi nasional covid-19.
Berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Poso, Polres Poso dan Polda Sulteng, Satgas Madago Raya menembus wilayah Dusun Tamanjeka Desa Masani Kec. Poso Pesisir yang dahulu dikenal basis kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso untuk memberikan pelayanan vaksinasi covid-19, Rabu (1/12/2021).
“Pada hari ini kita laksanakan akselerasi vaksinasi yang dilaksanakan oleh Satgas Madago Raya bersama jajaran TNI Polri yang ada di wilayah Kabupaten Poso dalam rangka mendukung program pemerintah percepatan vaksinasi nasional covid-19 terutama di wilayah Kabupaten Poso,” demikian penjelasan Kapolres Poso AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf di hadapan awak media di Tamanjeka Poso (1/12/2021).
Masih jelas Kapolres Poso, vaksinasi kita laksanakan di Dusun Tamanjeka yang merupakan wilayah operasi dengan geografis yang agak susah dan terkendala jaringan komunikasi, sehingga kami TNI Polri yang ada disini berupaya untuk menembus dan memfasilitasi guna melaksanakan vaksinasi nasional covid-19 dibantu Dinas Kesehatan Kabupaten Poso,
“Untuk membantu masyarakat yang terkendala transportasi, kami juga siapkan satu unit mobil truck untuk memberikan pelayanan antar jemput masyarakat yang akan mengikuti vaksinasi,” terangnya.
Alhamdullilah warga masyarakat Tamanjeka dan sekitarnya cukup antusias untuk datang ke lokasi vaksin yang baru pertama kali dilaksanakan di Dusun Tamanjeka, ungkap Rentrix.
Ditempat yang sama Kepala Dusun (Kadus) Tamanjeka, Muh. Sambara menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pihak Satgas Madago Raya yang telah melaksanakan vaksinasi covid-19.
Menurut Kadus, awalnya masyarakat takut untuk mengikuti vaksin. Namun karena adanya sosialisasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa, warga kemudian mau untuk di vaksin covid-19.
“Warga itu takut di vaksin karena ada isu-isu hoax tentang vaksin covid-19. Tapi akhirnya mau divaksin,” jelasnya.
Kata Kadus, ini pertama kali digelarnya vaksinasi covid-19 diwilayah Tamanjeka. Selama ini warga yang mau vaksin harus keluar wilayah untuk di vaksin covid-19.
“Ini pertama ada vaksinasi masal di Tamanjeka, ada sebagian warga kalau mau vaksin harus turun ke kota,” pungkasnya.
Pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah operasi satgas Madago Raya pada hari ini selain digelar di Dusun Tamanjeka Desa Masani Kec. Poso Pesisir, Satgas Madago Raya juga melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat yang digelar di halaman Mako Polsek Poso Pesisir Selatan Polres Poso.
Syamsurida S.sos. Kepala Desa Keera, Kecamatan Keera Kabupaten Wajo. Sengaja datang ke Makassar Propinsi Sulawesi-Selatan. Untuk mengunjungi temannya dan mengadakan suatu pertemuan di suatu tempat guna hanya melepaskan rindu dengan temanya yang selama kurang lebih 30 tahun tidak pernah bertemu selama tammat Sekolah Menengah Tingkat Atas.Kata Kades Keera tersebut.
Pertemuan itu memilih menemui dan Bersilaturrahmi dengan temannya se alumni SMA.NEG.8. Makassar Provinsi Sulawesi Selatan khusus Jurusan Fisika 1 Pada pertemuan ajang silaturrahmi itu saling berbincang dan bercanda sambil menikmati hidangan singkong goreng dan minuman dingin jus buah naga juga minuman jus advokat.Sambil menanyakan teman teman yang lainya dalam perbincangan tersebut. Pertemuan Silaturrahmi guna saling melepas rindu bertempat di Cafe LaKopi Jln.Hertassning Makassar. Selasa 30-November-2021.pukul 15.30.
Teman-temannya yang sempat hadir pada pertemuan itu Ir. Kelik Kamaruddin Pegawai Negeri Sipil Pada Kantor Dinas Perikanan & Kelautan Prov Sulsel. Ir.Naim Kulau Consultan dan juga Mustabir Mahmuda Redaktur Indonesia News Lintas Sulawesi.
Akhirnya dalam perbincangan itu melahirkan ide kesepakatan untuk membentuk grup Silaturrahmi Fisika Smandel Angkatan 87. Kemudian sepakat menunjuk Ir.Kelik Kamaruddin selaku ketua grup sekaligu admin pada WhatShapp (WA).
Setelah gencar diberitakan tentang pembangunan gedung kos-kosan mewah milik Ketua PN Manado, seorang warga mengaku kaget atas adanya pembangunan gedung di Jl. Pomurow, Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara tersebut [1]. Pasalnya, kata warga yang mengaku bernama Satyana Liando ini, lahan tempat mendirikan bangunan itu merupakan tanah peninggalan milik keluarga besarnya, yakni keluarga almahum John Lie.
“Saya kaget sekali baca berita itu, dapat dari sebuah group LPK-RI, koq ada orang membangun di atas tanah kami. Itu tanah di jalan Pomurow adalah tanah peninggalan keluarga besar kami, almahum John Lie,” ujar Satyana yang mengaku sebagai cucu kesayangan pahlawan nasional dari Sulawesi Utara ini [2].
Dari catatan sejarah diketahui bahwa almarhum John Lie yang bernama asli Jahja Daniel Dharma adalah salah seorang perwira tinggi di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dari etnis Tionghoa dengan pangkat terakhir Laksamana Muda TNI. Anggota TNI-AL yang menyandang nama cina John Lie Tjeng Tjoan ini dianugerahi gelar Pahlawan Nasional dan Bintang Mahaputera Adipradana oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas jasa-jasanya menembus blockade musuh untuk menyelundupkan senjata semasa perang kemerdekaan [3].
Kembali ke persoalan tanah warisan dari keluarganya, Satyana Liando menjelaskan bahwa keluarga kakeknya tersebut memiliki tanah seluas lebih dari 70 hektar di sisi kiri-kanan sepanjang jalan Pomurow, Manado, dan sekitarnya. “Termasuk tanah yang dipakai Ketua PN Manado untuk bangun kos-kosan itu. Itu sudah pasti tanah keluarga kami, seharusnya Ketua PN Manado tidak membangun di atas tanah itu. Tanah di sana itu, seluas lebih dari 70 hektar merupakan milik Louisa Toeasey, oma buyut saya, yang merupakan omanya kakek saya John Lie, yang dimiliki sejak tahun 1895,” jelas Satyana.
“Apakah Ibu Satyana punya bukti kepemilikan atas tanah di jalan Pomurow itu? Apakah Ibu ada surat tanahnya?” tanya pewarta. “Saya punya suratnya, lengkap semua. Bahkan saya sudah memegang Putusan PK dari Mahkamah Agung, karena tanah-tanah di situ pernah digugat sengketa tanah oleh pihak lain. Semua dokumen dan peta tanah tersebut ada di saya, asli semua,” tambah Satyana yang menambahkan bahwa dirinya sudah mengajukan permohonan ke Presiden Joko Widodo untuk membantu pengembalian tanah-tanah warisan almarhum Pahlawan Nasional John Lie kepada keluarganya.
Satyana selanjutnya menegaskan bahwa Putusan Peninjauan Kembali dari Mahkamah Agung yang ia pegang menyatakan dengan tegas bahwa MA memerintahkan eksekusi atas tanah tersebut, dikembalikan kepada keluarganya sebagai ahli waris. “Jelas koq, putusan PK dari MA sudah inkracht, putusannya perintah eksekusi. Semua tanah-tanah di situ harus dieksekusi, dikembalikan kepada kami,” ungkap Satyana Liando.
Terkait dengan tanah yang digunakan untuk bangun gedung kos-kosan oleh Ketua PN Manado, imbuh Satyana, tanpa sepengetahuannya dibuatkan sertifikat tanah atas nama Petrus seluas 1,5 hektar. “Tanah di jalan Pomurow itu awalnya pernah dibuatkan sertifikat pertama kali tahun 1957 oleh keluarga Mantiri, tapi sudah dibatalkan oleh MA melalui PK, sehingga (sertifikat itu) tidak sah di mata hukum. Terus, sudah selesai dieksekusi tahun 2018. Saya sudah menyurat kepada Pemerintah Pusat untuk membantu penyelesaian dan pengembalian tanah-tanah itu kepada kami dalam bentuk ganti rugi, karena sudah ditempati oleh warga, sudah penuh bangunan di situ yang tidak mungkin dibongkar. Namun tiba-tiba di tahun 2021 ini, saya dapat informasi bahwa ada yang buat lagi sertifikat atas nama Petrus, tanah yang 1,5 hektar yang berlokasi di jalan Pomurow depan gereja yang telah dieksekusi itu. Saya akan laporkan ke Polisi oknum yang sudah mengklaim tanah itu sebagai miliknya,” beber Satyana.
Sebagaimana viral diberitakan di berbagai media online beberapa hari ini bahwa Ketua PN Manado, Djamaluddin Ismail, SH, MH, sedang giat-giatnya membangun gedung kos-kosan mewah di Kecamatan Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara. Gedung kos-kosan yang beralamat di Jl. Pomurow (sebelumnya ditulis Pomoro), Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara, ini dibangun hanya dalam waktu lebih-kurang 11 bulan, dengan biaya pembangunan lebih dari 1,5 miliar rupiah.
Dana yang cukup fantastis untuk membangun gedung kos-kosan ini menjadi bahan pertanyaan warga, terutama masyarakat sekitar lokasi bangunan. “Hanya dalam waktu kurang dari setahun, Ketua PN Manado bisa bangun gedung yang taksasi nilainya hampir mencapai 5 miliar lebih. Dari mana uang untuk pembangunan gedung tersebut? Kalau dia pinjam dana di bank, dia tidak mungkin diberikan pinjaman lebih dari 500 juta. Dia pendatang dan tidak membawa apa-apa dari daerah asalnya, tidak punya warisan, ataupun usaha lain selain pekerjaan sebagai hakim,” cetus seorang warga Manado yang minta namanya tidak dipublikasikan.
Untuk menghilangkan kecurigaan dan dugaan liar terkait masalah pembangunan gedung kos-kosan milik Ketua PN Manado ini, banyak pihak berharap agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan/atau Kejaksaan Agung maupun pihak pengawas internal Mahkamah Agung melakukan audit dan menjelaskan sumber dana yang digunakan oleh sang Ketua PN Manado. Sebagaimana disampaikan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, yang mengatakan bahwa jika sumber dananya jelas dan bukan hasil korupsi atau penyalahgunaan kewenangan, maka publik tentu dapat memahami dan memakluminya.
“Hal itu penting, terutama bagi Pak Ketua PN Manado sendiri, dia dan keluarganya tentu tidak akan nyaman tinggal atau menggunakan bangunan itu apabila selalu jadi buah bibir masyarakat sebagai asset yang didapatkan dari hasil kerja yang tidak halal. Juga, jika dana pembangunannya dari hasil korupsi atau tindak kejahatan lainnya, maka pemasukan dari sewa-menyewa kos-kosan itu nantinya akan menjadi temuan tindak pidana pencucian uang,” jelas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu dari Jakarta kepada media ini, Senin, 22 November 2021.
Tidak hanya Wilson, Ketua LSM INAKOR Sulut, Rolly Wenas, juga sudah memberikan tanggapan keras terkait pembangunan gedung kos-kosan mewah yang diduga milik Ketua PN Manado tersebut. “Kami akan mencari tahu (untuk memastikan – red) pembangunan itu bukan hasil korupsi, hal tersebut pantas kami curigai. Belum berapa lama dia menjabat di sini dan berapa banyak pendapatan gajinya dibandingkan dengan gaya hidup yang nampak perlente dan menohok seperti itu. Asal duitnya dari mana?” ujar Wernas, Rabu, 24 November 2021 [4].
[2] Rekaman suara Satyana Liando terkait kepemilikan tanah atas nama keluarganya yang digunakan untuk membangun gedung kos-kosan milik Ketua PN Manada ada pada redaksi.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.IK, MH, selaku wakil ketua satgas Covid-19 menghadiri rapat koordinasi (rakor) tindak lanjut penanganan Covid-19 dengan instansi terkait di kantor satgas Covid-19 Kabupaten Enrekang, Selasa (30/11/21).
Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya keberhasilan dalam menekan angka khasus Covid-19 di Kabupaten Enrekang, mengantisipasi Perkembangan Covid-19 Menjelang Natal dan Tahun Baru serta bekerja sama meningkatkan Target Vaksinasi hingga 70% di akhir tahun ini.
AKBP Andi Sinjaya menjelaskan persoalan Covid-19 saat ini sudah menjadi urusan nasional.
” Alhamdulillah untuk sekarang secara Nasional vaksinasi Covid-19 Kabupaten Enrekang sudah mencapai 49,7 % sedangkan secara Manual sudah mencapai 45,8 %” Ujarnya
Untuk satu bulan kedepannya Semua Kabupaten/Kota harus mencapai Angka Vaksinasi sebesar 70%.
Sementara target Nasional untuk Vaksinasi Kabupaten Enrekang sebesar 173. 000 orang. Dalam hal ini Kabupaten Enrekang masih memerlukan 100.000 dosis dengan Target 50.000 orang.
“Demi mencapainya target hingga 70%, kita akan melakukan pelaksanaan Vaksinasi untuk Desa-desa hingga ke dusun-dusun yang rendah angka vaksinasinya” Kata AKBP Andi Sinjaya.
Ia berpesan kepada para Camat dan Kepala Desa (Kades) bersama-sama dengan TNI-POLRI agar mendorong masyarakatnya melaksanakan Vaksinasi.
Dari hasil rapat koordinasi adalah Tim Vaksinasi yang berjumlah 17 tim akan memvaksin minimal 300 orang setiap titik Vaksinasi.