Sinergisitas TNI-Polri, Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Gowa Bantu Evakuasi Warga

News Lintas Sulawesi/Polres Gowa

Anggota Polsek Pallangga melalui Bhabinkamtibmas Aipda Singgih W,S.H. Bersama Babinsa Sertu Jamaluddin membantu mengevakuasi warga yang rumahnya kebanjiran yang melanda Kabupaten Gowa dan Sekitarnya.

Warga yang terjebak banjir sebanyak 57 KK, mereka semua berada di Perumahan Cakra Hidayat 1, Kampung Belaka Dusun Gantarang, Desa Taeng, Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa.

Jadi sebanyak 37 KK diungsikan ke Masjid H. Nursyah kemudian 20 KK di mesjid al ikhlas Belaka oleh Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa serta Pemerintah Desa pada Selasa tadi (7/12).

Bhabinkamtibmas Desa Taeng Aipda Singgih W mengatakan hujan deras yang terjadi sejak tiga hari lalu hingga dinihari tadi mengakibatkan rumah warga terendam banjir.

“Saya bersama Babinsa dan pemerintah Desa Taeng membantu mengevakuasi barang barang milik warga dengan menggunakan perahu buatan warga sendiri dan Koramil Pallangga,” ungkap Aipda Singgih.

Bhabinkamtibmas Desa Taeng ini juga menghimbau kepada warga agar segera memberikan informasi ke instansi terkait apabila membutuhkan bantuan segera.

“Kami Bersama instansi terkait Koramil dan kecamatan serta pemerintah Desa siap siaga 24 jam untuk membantu warga yang terkena banjir,”lanjutnya.

Akibat curah hujan yang cukup deras akhir – akhir ini beberapa wilayah di Kabupaten Gowa jadi terdampak Banjir dan tanah longsor.

(Muh Yusuf Hading/Humas Polres Gowa/red)

(Editor ; Muh Aidil)

Dit Samapta Polda Sulsel, Gerak Cepat Turunkan Personilnya Bantu Korban Banjir

News Lintas Sulawesi/Makassar

Bergerak cepat dalam menghadapi kontijensi bencana Tahun 2021 di Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Dit Samapta Polda Sulsel melaksanakan Bantuan SAR Penanganan Bencana Alam Banjir di wilayah Provinsi Sulsel. Selasa (07/12/21).

Seperti di Perumahan Griya Pattene Samping Tol, puluhan personil Dit Samapta Polda Sulsel diturunkan lengkap dengan peralatan SAR Untuk membantu masyarakat yang terjebak musibah banjir. 

Pantauan Peliput, masyarakat yang terjebak banjir di Perumahan tersebut langsung dievakuasi oleh Personil Polri ke mesjid terdekat sambil menunggu air banjir menurun. Mereka juga terus siaga berada di lokasi membantu warga yang kebanjiran.

Dilaporkan, banjir terjadi sekitar dini hari akibat curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari lalu mengakibatkan tergenangnya beberapa lokasi perumahan termasuk di Perumahan Griya Patttene hingga Ketinggian perut orang dewasa banjir atau setinggi 1 meter.

“Kami senang aparat terkait cukup sigap dan perhatian membantu kami, terima kasih bapak-bapak Polisi meski kami baru menerima musibah banjir hati merasa was-was tapi dengan kehadiran bapak-bapak petugas dari Kepolisian kami jadi sedikit lebih tenang, Terima kasih bapak-bapak polisi” ungkap salah satu warga disana.

Plt Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ade Indrawan mengatakan banjir di Kota Makassar yang terjadi akibat curah hujan tinggi mulai hari Senin hingga saat ini. Para personel Pamat dan Dalmas Samapta Polda Sulsel terus melakukan kegiatan evakuasi warga yang rumahnya terendam air dan saat ini hujan masih belum reda, personel masih di lapangan membantu warga.

Ade juga mengatakan Kegiatan ini mempunyai tujuan mulia peduli terhadap sesama dan saat ini Dit Samapta menurunkan Anggota yang dibagi ke beberapa tempat titik-titik banjir.

(Muh Yusuf Hading/Humas/red)

(Editor ; Aidil)

Sinergitas Polres Sinjai Dengan Club Boss Racing dan King Peace Percepatan Vaksinasi Nasional

News Lintas Sulawesi/Polres Sinjai

Polres Sinjai bekerjasama dengan Komunitas Boss Racing dan King Peace Kabupaten Sinjai menggelar vaksinasi massal, bertempat diGerai Vaksin Presisi Klinik Satya Wada Mapolres Sinjai. Selasa (7/12/2021).

Vaksinasi massal yang digelar oleh Polres Sinjai melaksanakan vaksinasi untuk dosis pertama dan kedua kepada masyarakat untuk meningkatkan ‘Herd Imunity’ seluruh masyarakat berbagai kalangan guna menangkal penyebaran Covid-19.

Pelaksanaan vaksinasi massal berlangsung digerai Klinik Sanika Satya Wada Polres Sinjai melayani vaksinasi menyasar seluruh elemen masyarakat dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pada kegiatan hari, Club Boss Racing dan King Peace Sinjai bersama warga masyarakat Sinjai sebanyak 118 mengikuti vaksinasi yang digelar Polres Sinjai. Ketua Club Boss Racing Nursalim mengajak masyarakat Kabupaten Sinjai yang belum vaksin untuk ikut vaksinasi massal guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya mengajak seluruh warga Masyarakat Sinjai yang belum vaksin untuk ikut vaksin sebagai wujud kepedulian kita untuk sama-sama memutus mata rantai Covid-19 dan salah satunya mengikuti vaksinasi dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Ajaknya.

Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan S.Ik.,M.Si saat memantau langsung giat vaksinasi, mengapresiasi komunitas Boss Racing dan King Peace Sinjai atas vaksinasi yang dilakukan bersama warga di gerai vaksinasi presisi Polres Sinjai Dan mengharapkan kepada suluruh masyarakat dan komunitas yang ada di Kabupaten Sinjai ikut mensukseskan vaksinasi massal ini demi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

(Muh Idrus/Humas Polres Sinjai/red)

(Editor ; Aidil)

AKIBAT HUJAN LEBAT TERUS MENERUS, KOTA MAKASSAR MENJADI LAUTAN AIR

News Lintas Sulawesi/Kota Makassar

Fenomena Alam yang ekstrim telah merubah Wajah Kota Makassar menjadi Lautan air disepanjang jalan-jalan utama Kota Makassar yang terlihat dalam pandangan mata adalah kemacetan berkepanjangan akibat volume air yang sangat tinggi sehingga aktivitas warga yang berkendaraan baik kendaraan Mobil maupun kendaran bermotor tdk bisa melewati zona jalan yang diPenuhi oleh genangan air yang sangat tinggi.

Mirisnya lagi Rumah-rumah Penduduk sudah banyak yang tergenang membuat segala aktivitas keseharian Warga
untuk mencari reski terhenti akibat harus membenahi kediaman mereka masing-masing
Dalam kaustik ini Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi harus cepat tanggap dan mencari Solusi, coba kita Rasionalkan belum Satu Minggu Kota Makassar di Guyur Hujan sudah menjadi Lautan air dimana-mana.


Akibat tingginya curah hujan dua hari belakangan ini mengakibatkan sebagian kota makassar terendam banjir.


Oleh sebab itu pemerintah provinsi/kota atau instansi terkait jangan menutup mata dengan adanya bencana yang sedang dihadapi,segera lakukan sistem tanggap darurat.

(Editor : PWMoi dan Forum insan Pers/red)

(Redaksi NLS)

Polres Pasangkayu, Bergerak cepat Mengatasi Kasus Overlap

News Lintas Sulawesi/Polres PASANGKAYU

Kepolisian Polres Pasangkayu dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sehingga tidak terjadi konflik antara masyarakat dengan Perusahaan salah satu terkait Overlap sertifikat Masyarakat dengan HGU PT Pasangkayu.

Pihak kepolisian polres pasangkayu cepat mengambil langkah mendatangi tokoh masyarakat, perusahan dalam hal ini PT pasangkayu dan BPN untuk mengantisifasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam hal ini (konflik sosial).

Kepolisian polres pasangkayu mejelaskan bahwa kasus yang terjadi terkait overlap sertifikat masyarakat yang masuk didalam HGU PT. Pasangkayu sudah di tangani pemerintah setempat Pemda dan DPRD Pasangkayu.

Salah satu anggota Polres Pasangkayu mengatakan, Hasil kegiatan berjalan sesuai rencana yang kita harapkan bersama untuk mengutamakan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. tuntasnya.

(Tommy/Humas Polres Pasangkayu/red)

(Editor ; Aidil)

Cuaca Ekstrem, Kapolres Sinjai Imbau Masyarakat Waspada Bencana

News Lintas Sulawesi/Polres Sinjai

Cuaca ekstrem akhir-akhir ini melanda, mulai dari hujan lebat hingga angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang, terjadinya banjir, hingga longsor di sejumlah titik di wilayah berbagai daerah.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Kepolisian Resor Sinjai Akbp Iwan Irmawan, S.Ik., M.Si menghimbau pada seluruh Warga Masyarakat Kabupaten Sinjai agar senantiasa selalu waspada dan peka terhadap kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini.

“Kami menghimbau pada seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kepekaannya terhadap kondisi cuaca ekstrim yang terjadi saat ini, khususnya terhadap dampak yang dapat di timbulkan,” Ujar Akbp Iwan Irmawan, S.Ik.,M.Si. Selasa (07/12/2021).

Menurutnya, Kabupaten Sinjai dipetakan sebagai daerah rawan banjir dan longsor karena memiliki aliran sungai, perbukitan dan pegunungan. Apabila curah hujan tinggi, tentu berpeluang sungai meluap sehingga dapat menimbulkan banjir dan longsor. Katanya.

Peningkatan kewaspadaan itu kata dia, guna mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan materi cukup besar. Selama ini, wilayah Kabupaten Sinjai dipetakan sebagai daerah rawan banjir dan longsor karena memiliki aliran sungai, perbukitan dan pegunungan. Ujarnya.

Apabila, curah hujan tinggi tentu berpeluang sejumlah sungai meluap dan menimbulkan banjir dan longsor. “Kami minta kerja sama baik pemerintah maupun seluruh lapisan masyarakat untuk mengantisipasi serta bersiaga menghadapi bencana yang kapan pun bisa terjadi tersebut. ” Tambahnya.

Kapolres Sinjai juga meminta warga yang tinggal di daerah rawan bencana alam agar meningkatkan kewaspadaan sehubungan meningkatnya curah hujan. Peluang hujan berlangsung pagi, siang, sore, malam dan dinihari dengan kapasitas ringan,sedang dan lebat.

“Kami yakin dengan meningkatkan kewaspadaan itu, tentu dapat mengurangi resiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa,” Ucapnya.

Kapolres Sinjai juga meminta kepada warganya untuk senantiasa menjaga kelestarian alam dengan tidak melakukan penebangan serta penambangan liar khususnya di daerah pegunungan.

“Dengan menjaga kelestarian alam, tentu dapat mengurangi resiko bencana, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa,” Tutupnya.

(Muh Idrus/Humas Polres Sinjai/red)

(Editor ; Muh Aidil)

Kapolri Paparkan Langkah Jangka Pendek dan Menengah Tangani Erupsi Gunung Semeru

News Lintas Sulawesi/Jakarta

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi langsung penanganan bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12/2021).

Dalam peninjauan ini, Kapolri melihat kesiapan satgas gabungan baik dari Basarnas, BNPB, Pemprov, TNI dan Polri dalam melakukan langkah-langkah mulai dari evakuasi hingga penanganan korban selamat.

“Kita lihat kesiapan dari satgas untuk melakukan langkah-langkah mulai dari bagaimana merawat masyarakat yang ditemukan dalam kondisi luka, kemudian ada juga kesiapan dari tim DVI untuk mendapatkan masukan dari masyarakat sekitar yang tentunya dilakukan dengan kegiatan evakuasi dan pencarian bagi masyarakat yang dilaporkan hilang. Td dilaporkan ada 22 orang yang ditemukan dan ada proses mengenali antemortem dan postmortem,” kata Sigit di Lumajang.

Kemudian, Sigit menuturkan ada juga kegiatan satgas gabungan yang mengelola masyarakat untuk ke tempat pengungsian karena memang tempat tinggalnya terdampak. Selain itu, satgas gabungan juga melakukan trauma healing kepada korban dampak erupsi.

“Semuanya berjalan dengan baik. Teman-teman dari basarnas, BNPB, TNI, Polri semuanya bekerja sangat baik bersinergi,” ujar Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menjelaskan ada beberapa langkah yang dilakukan satgas gabungan baik dalam jangka pendek maupun menengah pasca terjadinya erupsi Gunung Semeru.

Jangka pendeknya, satgas gabungan melanjutkan proses pencarian dan evakuasi terhadap korban yang belum ditemukan.

“Kemudian jangka menengah tadi kami mendapat banyak masukan dan harapan dari masyarakat karena ada jembatan putus yang menghubungkan lokasi Lumajang ke arah Malang,” kata mantan Kapolda Banten tersebut.

Menurutnya hal ini penting dan perlu dilakukan langkah cepat untuk membuat jalur alternatif transportasi yang baru agar distribusi bantuan dan perawatan korban luka bisa berjalan dengan baik.

“Ini perlu ada langkah cepat alternatif jalur transportasi yang baru dan ini sangat penting tentunya untuk mengirimkan distribusi bantuan dan tentunya perawatan lanjutan terhadap korban-korban saat ini sedang dirawat karena memang ada beberapa kondisi yang sudah membaik, dan ada juga dalam kondisi kritis dan ada perawatan di rumah sakit,” ujarnya.

Sigit pun meminta satgas gabungan merelokasi masyarakat sekitar lokasi erupsi Gunung Semeru. Hal ini dilakukan agar tak ada lagi korban jiwa jika terjadi erupsi susulan.

“Sekali lagi kami memberikan semangat ke rekan-rekan yang bertugas dan kita harapkan seluruh kegiatan pasca bencana ini betul-betul bisa terlaksana dengan baik dan semuanya bisa menjalankan aktivitas sehari-hari, setelah tahapan-tahapan yang dilaksanakan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sigit menyempatkan untuk meninjau langsung posko darurat bencana, penanganan rumah sakit, posko DVI dan tempat trauma healing.

(Muh Alfi/Humas Polda Sulsel/red)

(Editor : Muh Aidil)

Razia Pekat, Polres Gorontalo Kota Amankan 10 Pasangan Bukan Suami Istri

News Lintas Sulawesi/Gorontalo

Tercatat sepuluh pasangan bukan suami istri telah terjaring dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan oleh Polres Gorontalo Kota, Sabtu (4/12)

Razia dalam rangka operasi pekat otanaha III Ini dipimpin oleh Iptu Hasan Mustapa dan Iptu Iwan Mathew Frans Kapojos,S.Trk dimulai pukul 14.00 Wita itu menyasar tiga penginapan di Kota Gorontalo dan Hasilnya petugas telah mengamankan sepuluh pasangan yang bukan suami istri.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto,SIK.,M.Si melalui Iptu Iwan Mathew Frans Kapojos,S.Trk selaku kaset OPS dalam operasi pekat otanaha III mengatakan bahwa pasangan selingkuh atau yang tidak memiliki bukti sudah menikah yang kita jaring, untuk efek jeranya kita akan pengarahan dan pendataan serta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

” Hukuman atau sanksi nya ya hanya membuat surat pernyataan. Bagi yang pasangan belum menikah kita akan panggil orang tua yang bersangkutan. Sementara untuk pasangan selingkuh kita juga akan memanggil suami dan istri yang sah dari masing-masing pasangan tersebut,” tutup Iptu Kapojos

(Rahmat Bakari/Humas/red)

(Editor ; Aidil)

Lima Pemuda dan Remaja di Toili Digelandang Polisi Karena Terlibat Pesta Miras

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Sejumlah pemuda dan remaja yang tengah berkumpul tanpa tujuan yang jelas di pinggir Jalan trans Desa Tirta Sari, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, digelandang polisi ke Mapolsek Toili, Sabtu (4/12/2021) malam.

Para pemuda dan remaja berjumlah lima orang ini masing-masing berinisial BS (17), PS (25), BS (30), BW (16) dan WD (23). Mereka diamankan karena tengah menggelar pesta miras jenis cap tikus.

“Saat itu anggota tengah menggelar patroli malam minggu dan menemukan sekelompok pemuda dan remajayang berkumpul di pinggir jalan,” kata Kapolsek Batui Iptu Tonny SH.

Melihat hal itu, polisi langsung mendekati dan ternyata mereka tengah asyik mengonsumsi miras jenis cap tikus. Polisi kemduaian melakukan pemeriksaan badan dan bagasi motor milik mereka.

“Barang bukti yang ditemukan di lokasi yakni, satu botol miras cap tikus ukuran 600 ml dan dua kantong cap tikus di salah satu bagasi motor,” ungkap Iptu Tonny.

Para remaja dan pemuda ini kemudian digelandang ke Mapolsek Toili bersama barang bukti tersebut guna dimintai keterangan lebih lanjut asal miras tersebut.

“Kami akan melakukan pengembangan dimana mereka mendapatkan minuman terlarang ini,” pungkas Iptu Tonny.

(Rahmat Bakari/Biro-Banggai/red)

Melalui Shalat Subuh Berjamaah, Kapolres Banggai Jalin Silaturahmi dan Berikan Pesan kamtibmas

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Kapolres Banggai AKBP Yoga Priyahutama SH, SIK, MH, melaksanakan salat subuh berjamaah bersama masyarakat dan komonitas Bikers Subuhan Luwuk di masjid, Al-Himah, Kelurahan Soho, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Minggu (5/12/2021).

Sesuai salat berjamaah, AKBP Yoga sekaligus mendengarkan tausiyah ataupun ceramah agama dari Ustad Muhamad Mu’az Rizki dan menyempatkan memberikan pesan-pesan kamtibmas.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Banggai Iptu Haryadi SH, mengatakan, memohon doa dan dukungan dari masyarakat sebagai Kapolres yang baru dalam menjalankan tugas di wilayah hukum Polres Banggai.

“Kapolres meminta dukungan dan bias diterima sebagai Kapolres Banggai yang baru dan moohon dukungan dari para ulama dan masyarakat selama bertugas menjaga kamtibmas,” kata Iptu Haryadi.

Selan itu, lanjut Iptu Haryadi, Kapolres Banggai berharap kepada seluruh elemen masyarakat dapat menjadi polisi bagi dirinya sendiri dalam mewujudkan dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman kondusif.

“Kegiatan ini juga sebagai wujud dalam menjalin sinergitas bersama elemen masyarakat sehingga tercipta silaturahmi yang baik,” tutur Iptu Haryadi.

Iptu Haryadi menambahkan, bahwa selama menjalankan tugas sebagai orang pertama di Polres Banggai akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik dan menindak lanjuti setiap informasi dari masyarakat.

“Kapolres AKBP Yoga juga meminta peran serta masyarakat dalam membernatas peredaran miras dan narkoba yang menjadi faktor pemicu terjadinya aksi krminalitas,” pungkas Iptu Haryadi.

(Rahmat Bakari/Biro-Banggai/red)

(Editor ; Aidil)