SPKT dan Piket fungsi serta Unit Turjawali Samapta Polres Gowa merespon informasi yang di sampaikan oleh warga masyarakat terkait adanya perkelahian antar warga pada Selasa malam (7/12/2021) pukul 20.10 WITA.
Perkalian antar warga yang terjadi di Palantikan Kecamatan Somba Opu tepatnya dekat makan Sultan Hasanuddin belum diketahui motif nya dan pihak kepolisian sudah mengarahkan korban untuk melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polres Gowa.
“Jadi motif dalam perkelahian antar warga Palantikan belakang Mesjid dan warga dekat makam Sultan Hasanuddin ini masih dalam penyelidikan,” tutur Kanit patroli Sabhara IPTU Anwar Mansyur yang memimpin personil Satuan Sabhara ke TKP.
Jadi setelah kami tiba di TKP anggota langsung menenangkan warga selanjutnya mengamankan terduga pelaku lalu mengarahkan korban ke rumah sakit untuk dilakukan visum selanjutnya melaporkan kejadian secara resmi ke Polres Gowa, tambahnya.
Kapolres Gowa yang konfirmasi terkait kejadian tersebut menghimbau agar masyarakat dapat mendukung terciptanya keamanan di wilayah kabupaten Gowa dan jangan mudah terprovokasi dengan berbagai isu yang tidak jelas, tutur AKBP Tri Goffarudin. P. SIK.,MH.
Hingga berita ini diturunkan, untuk Identitas terduga pelaku saat ini belum diketahui dan masih menjalani pemeriksaan di Mako Polres Gowa, pungkas IPTU Anwar Mansyur
Bupati Kab Bogor Ibu Hj Ade Munawaroh bersama PT. Eigerindo Multi Produk Industri dihadiri Kasrem 061/Sk Kolonel Inf Mahesa Fitriadi mewakili Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi melaksanakan agenda peresmian jembatan penghubung di Desa Kalong Sawah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Selasa (8/12).
Jembatan penghubung yang dibangun oleh PT Eigerindo MPI bersama Vertikal Rescue Indonesia yaitu untuk membantu warga masyarakat setempat dalam beraktivitas sehari-hari. Oleh karena itu warga masyarakat yang disampeikan langsung oleh Bupati Bogor mengucapkan terima kasih kepada PT Eiger yang telah memberikan bantuan pembangunan jembatan penghubung antar kampung di atas sungai Cidurian. Dan secara resmi jembatan penghubung tersebut diresmikan oleh Bupati Kab Bogor Ibu Hj. Ade Munawaroh bersama Imanuel Wirajaya selaku Direktur dari Eiger Adventure.
Jembatan tersebut sebelumnya sudah pernah ada, akan tetapi karena terjangan banjir bandang yang pernah terjadi sekitar dua tahun lalu, jembatan tersebut hancur. Dan selama dua tahun tersebut, jembatan yang biasanya menjadi tumpuan warga dalam beraktivitas tidak tersentuh oleh pembangunan. Namun berkat EIGER Adventure sebagai brand penyedia perlengkapan kegiatan luar ruang di iklim tropis yang bekerjasama dengan Vertical Rescue Indonesia maka akhirnya jembatan di Desa Kalong Sawah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor yang melintasi Sungai Cidurian dapat digunakan kembali oleh warga masyarakat sekitar.
Tedi Ixdiana, penggagas Vertical Rescue Indonesia yang juga merupakan anggota EIGER Adventure Service Team menjelaskan jembatan yang menghubungkan Desa Kalong Sawah dan Garisul ini terputus akibat terjadi bencana awal di tahun 2020.
“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena jembatan ini merupakan jalan pintas. tanpa jembatan ini, masyarakat harus menempuh sejauh 7 kilometer untuk melintas dari desa ke jalan utama. Sedangkan jembatan ini sepanjang 120 meter saja cukup efisien dan efektip ujar Tedi Ixdiana, penggagas Vertical Rescue Indonesia dan anggota EIGER Adventure Service Team.
Jembatan ini merupakan jembatan ke 133 yang dibangun oleh Vertical Rescue Indonesia dari program Ekspedisi 1.000 jembatan untuk Indonesia dan merupakan jembatan ke-3 yang EIGER bangun bersama Vertical Rescue Indonesia setelah jembatan di Ciletuh, Kabupaten Sukabumi dan Pangandaran.
Imanuel Wirajaya, Direktur Eiger Adventure menjelaskan , “Eiger merupakan bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia. Oleh karena itu Eiger berkewajiban hadir di daerah yang masih membutuhkan infrastruktur, terutama daerah terpencil. Ini merupakan komitmen Eiger dalam ikut meningkatan kesejahteraan masyarakat antara lain : pembangunan jembatan gantung yang sangat dibutuhkan masyakarat.
Bupati Bogor dalam sambutannya selain mengucapkan terimakasih atas dukungan dan bantuan dari Eiger Adventure bersama Vertikal rescue Indonesia untuk pembangunan jembatan penghubung, Ia juga menegaskan bahwa Ia berharap Eiger dapat membantu kembali pembangunan jembatan di wilayah Kabupaten Bogor, saat ini target pembangunan jembatan di wilayah kabupaten Bogor yaitu sebanyak 215 dan sudah dikerjakan sebanyak 39 berarti masih banyak sisa yang belum diselesaikan oleh karena itu ia berharap bantuan dari berbagai pihak termasuk dari perusahaan lain yang berinvestasi di Kab Bogor selain Eiger.
“Kami selama ini sudah bekerja sama dengan pihak TNI dalam hal ini Korem 061/Suryakancana maupun Kodim 0621/Kab Bogor Oleh karena itu kami juga mengucapkan terima kasih kepada Danrem Bapak Brigjen TNI Achmad Fauzi dan juga Pangdam lll/Siliwangi atas kerjasama kolaborasinya.”ujar Bupati.
Hadir pada kegiatan tersebut Bapak Ipong Witono selaku Ketua KPED Jawa Barat, Kepala Cabang BJB Kab Bogor dan dihadiri oleh para pejabat Muspika Kec Jasinga, Camat Jasinga , Danramil , Kapolsek, Ketua MUI Kabupaten Bogor, Ketua PBNU Kabupaten Bogor serta tokoh masyarakat setempat.
Komunitas Sedekah Jumat ( KSJ ) dan Gubernur Sumatera Utara Tanda Tangani Memory Of Understanding ( MoU ) tentang Penanggulangan Bencana Alam dan peningkatan SDM Petugas dari Tim Organisasi Penanggulangan Bencana Alam di Sumatera Utara.
Penanda tanganan MoU ini berbarengan dengan Kwarda Pramuka Sumut, Badan Koordinasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia ( BKPRMI ) dan dua Perguruan Tinggi yaitu Universitas Dharmawangsa dan Politehnik Medan, Senin 07/12, di lantai 9 Kantor Gubsu, Jln Adinegoro Medan.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam Penanda Tanganan MoU ini diwakili oleh Pj. Sekda Sumut Afifi Lubis, Dari KSJ Saharuddin selaku Ketua Umum, Dari Kwarda Pramuka Sumut Nurdin Lubis SH, dari BKPRMI Zulchairi Pahlawan selaku Ketua Sumatera Utara dan dua Rektor masing masing dari Univ Dharmawangsa dan Politeknik Medan.
Dalam sambutanya, Gubsu yang diwakili Pj Sekdasu Afifi Lubis menjelaskan bahwa upaya penanggulangan bencana alam di Sumut, tidak semata tanggung jawab Pemerintah Daerah, melainkan tanggung jawab bersama dengan seluruh komponen masyarakat.
Untuk keberhasilannya dan untuk keteraturan dalam penanganan bencana alam yang sering terjadi, diperlukan kolaborasi dan peningkatan SDM bagi Tim yang bertugas dari berbagai organisasi masyarakat dan Perguruan Tinggi melalui MoU serta kerjasama dengan pihak TNI dan Polri.
Hadir diacara MoU mendampingi Sekdasu Afifi Lubis, Karo Otda Ir Zubaidi, Kepala BPBD Sumut Ir Abdul Hatis, Dari KSJ Ketua Umum Saharuddin dan Ketua Dewan Pakar Drs Syaiful Syafri MM, Mendampingi Ka Kwardasu Pramuka Nurdin Lubis, Drs. Rajab, dan sejumlah Pengurus Kwardasu.
Saharuddin selaku Ketua Umum KSJ menjelaskan “setidaknya ada beberapa point yang menjadi konsern KSJ dalam MoU tersebut, “KSJ akan berkonstribusi dalam membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk tanggap darurat dan siaga bencana diantaranya adalah penyediaan logistik berupa sembako dan dapur umum, “selain itu tentu kita akan membekali Sumber Daya Relawan melalui pelatihan, “Ungkap Saharuddin.
Beberapa awak media investigasi di wilayah Toili di beberapa industri somel yang ada di wilayah toili di temukan beberapa jenis kayu yang ada di dalam indsustri. Senin 06/ 12 / 2021
Yang ironis nya kayu yang hampir puna yang termasuk kayu yang di lindungi pun di temukan di lokasi industri (Sawmill) yang ada di wilayah toili, yaitu jenis kayu Inggris, kayu Rc, (Rimba campuran).
hasil kompirmasi beberapa media ke pemilik industri (Sawmill). Terkait kayu inggri yang ada di dalam somel, Saya tidak tau kapan masuk nya dan dari mana asal usulnya kayu tiba -tiba sudah di dalam Sawmill, ucap pemilik industri CV Harapan Rimba Sejati.
Kami beberapa media sangat mengharapkan kepada KPH Toili Baturube untuk lebih maksimal dalam pengawasan lingkup hutan yang sudah porak poranda oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, tegas salah satu media PKRI Siber.
Sebagai ucapan syukur atas terselenggaranya Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tengah, Satgas Humas Operasi Madago Raya undang jurnalis televisi untuk coffe morning,
Coffe Morning diselenggarakan di salah satu Warung Kopi (Warkop) Jalan Masjid Raya Kota Palu, sebagai wujud kemitraan Satgas Humas dengan para awak media, khususnya jurnalis televisi, Selasa (7/12/2021).
“Kemitraan atau silaturahmi dengan tajuk Coffe Morning ini sebagai ucapan rasa syukur atas selesainya musda IJTI Sulteng,”Ungkap AKBP Bronto Budiyono selaku Wakasatgas Humas Ops madago raya yang menginisiasi acara ini, Selasa (7/12/2021).
Selama ini tugas-tugas Satgas Humas Operasi Madago Raya banyak dibantu oleh teman-teman awak media, kebetulan mereka baru selesai musda IJTI tanggal 4-5 Desember 2021 kemarin, sehingga kami ajak untuk coffe morning, ungkap Bronto.
Coffe morning ini sekaligus sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi yang sempat beberapa saat tidak pernah bertemu karena rutinitas masing-masing, ujar Bronto.
Bronto juga mengharapkan, coffe morning ini sekaligus untuk mengkomunikasikan terkait tugas Humas Satgas Madago Raya selaku penyaji informasi khususnya terkait kegiatan Satgas Madago Raya dengan awak media selaku pencari informasi atau data terkait kegiatan Satgas Madago Raya.
Tugas Humas Satgas Madago Raya sudah barang tentu tidak bisa terlepas dari peran dan fungsi awak media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, karena hubungan kami merupakan simbiosis mutualis atau hubungan yang saling membutuhkan,
Selamat dan sukses atas dilaksanakannnya musda IJTI Sulteng tahun 2021 serta selamat atas terpilihnya pengurus daerah IJTI Sulteng semoga tetap konsisten menjaga profesionalisme jurnalis didalam pelaksanaan tugas, pungkas AKBP Bronto.
Komandan Korem 143/HO meresmikan dan menandatangani prasasti 2 Koramil baru di kodim 1429/Butur dan juga 1 Pos Ramil di Langgikima kodim 1417/Kendari di Konawe Utara
Hal ini dikatakan oleh Plh Kapenrem 143/HO Letda Inf Rusmin Ismail dalam rilisnya, Kendari, Sultra, Senin (29/11/2021).
Berdirinya dua Koramil baru di kodim 1429/Butur dan juga satu Pos Ramil di Langgikima yang berada di Bone Gunu, Wakorumba maupun Langgikimam merupakan berkat dari kerjasama TNI AD dengan pemerintah dan masyarakat Buton Utara dan Konawe Utara.
Rusmin menyampaikan dengan adanya Koramil dan Pos Ramil yang baru bisa membuat TNI AD semakin dekat dengan Rakyat dan juga bisa semakin peka dengan keadaan rakyat sekelilingnya
“Kita tentu berharap dengan berdirinya 2 Koramil baru dan juga Pos Ramil ini bisa membuat kita semakin dekat dengan rakyat sehingga bisa mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat sekiling Koramil nantinya”ungkap Rusmin
Dalam sambutannya Danrem 143/HO Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan mengucapkan banyak trima kasih kepada pihak yang terkait yang telah membantu berdirinya 2 Koramil dan juga 1 Pos Ramil
“Saya atas nama pimpinan TNI AD mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Buton Utara dan Konawe Utara yang telah membantu kami pada proses pembangunan 3 satuan teritorial ini,”ucap Danrem
Dalam kesempatan ini Bupati Konawe Utara memberikan sambutan yang disampaikan langsung oleh asisten satu konawe utara Paul patri dinar, S,sos, Msi, mengenai harapannya setelah diresmikannya Pos Ramil di langgikima.
“Kita pemerintah kab. Konawe Utara berharap setelah peresmian ini agar dapat membantu masyarakat, baik dalam lingkuangan sehari hari maupun keamanan, sehingga, wilayah langgikima dapat terjamin keamananya,”ucap Paul
Ditambahkan juga dalam sambutanya ucapan trima kasih kepada pihak TNI AD atas berdirinya pos ramil langgikima pemerintah konut
“Dengan berdirinya pos ramil langgikima kami pemerintah konut sangat berterimakasih kepada bpk TNI sekalian”sambung asisten satu konawe utara tersebut
Ditempat lain Ahali SH wakil Bupati Kab.Butur mewakili Bupati Buton Utara memberikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada Danrem 143 Halu Oleo yang telah berkenan meresmikan Koramil 1429 – 03 Wakorumba utara dan Koramil 1429 – 02 Bonegunu.
“Kamin atas nama pemerintah daerah kab.buton utara mengucapkan terimakasih dan kami mengapresiasi yang setinggi tingginya kepada Bpk Danrem 143 Halu Oleo bersama jajaranya yang telah berkenan meresmikan Koramil 1429 – 03 Wakorumba utara dan Koramil 1429 – 02 Bonegunu,”ujar Ahali
Disampaikan juga bahwa pemerintah buton utara mengharapkan kepada para camat dan kepala desa diwilayah kerja koramil untuk selalu berkoordinasi dan bekerja sama dengan baik dalam dalam mendukung pembangunan daerah
“Selaku pimpinan daerah kita sangat mengharapkan para camat dan kepala desa diwilayah kerja koramil untuk selalu berkoordinasi yang baik kepada jajaran koramil,baik dalam mendukung pembangunan daerah maupun untuk menjaga ketahanan dan keamana negara, sehingga apa yang kita cita citakan bersama dapat tercapai sesuai dengan harapan kita,”ucap Ahali
Danrem juga menambahkan bahwa satuan teritorial memiliki tugas pokok untuk membantu pemerintah dalam program pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat
“Dengan hadirnya satuan territorial ditengah tengah masyarakat Butur dan langgikima dapat membantu program pemerintah seperti dalam program pertanian, kesehatan, pendidikan, sosial maupun pembangunan infrastruktur,”lanjutnya
Danrem juga menyampaikan pesannya kepada seluruh personel TNI AD yang bertugas di Koramil baru dan juga Pos Ramil aga meningkatkan sinergitasnya kepada pemerintah dan juga instansi lainnya
“Kepada personel jajaran Kodim 1417/Kendari dan 1429/Butur khususnya yang berada di Langgikima, Bone Gunu dan Wakorumba saya berpesan agar senantiasa meningkatan sinergitas dengan pemerintah, Polri maupun stake holder lainnya termasuk Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama untuk kepentingan rakyat,”tegasnya
“Kemudian kepada Pak Bupati, Forkompinda, ataupun pejabat pemerintah daerah lainnya, saya titipkan anggota yang berdinas di Langgikima, Bonegunu dan Wakorumba, anggap mereka sebagai keluarga sendiri,”pungkasnya.
Masyarakat desa Matandahi dan desa Poni-Poniki tergabung dalam aksi unjuk rasa yang di lakukan oleh LSM lingkar pemuda masyarakat tolaki sulawesi tenggara (LPMT SULTRA) di perusahaan asosiasi Penambang batu (ASPENTU) yang bertempat di desa Poni-poniki Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara,dalam aksi unjuk rasa tersebut masyarakat setempat menuntut janji yang telah di sepakati antara pihak ASPENTU dan masyarakat setempat, yakni pihak perusahaan ASPENTU harus melakukan perbaikan jalan dan pemberdayaan masyarakat dalam hal ini perekrutan karyawan lokal,l. Rabu, 01/12/2021
Kepada Awak Media, Sekjen LPMT SULTRA, JUBARUDIN Mengatakan “Kami sangat menyayangkan dari aktivitas perusahaan ASPENTU yang dimana mereka tidak mematuhi kaidah-kaidah peraturan yang berlaku sesuai amanah Undang-Undang No. 38 Tahun 2004 tentang jalan, pada pasal 1 Angka 5 dan 6″.
Lanjut Mengatakan “dan saya selaku sekjen LPMT SULTRA mengecam keras atas sikap pihak ASPENTU yang seolah-olah Tutup Mata,Telinga Atas Keluhan masyarakat setempat, Yang dari aktivitas perusahaanya mengakibatkan jalan umum di desa matandahi dan Poni-Poniki mengalami rusak,untuk itu kami dari LSM LPMT SULTRA meminta pertanggung jawaban dari pihak perusahaan ASPENTU”, Tegasnya JUBARUDIN.
Di Tempat yang sama juga, NALDI APRIADI selaku Ketua DPD KONUT LPMT SULTRA mengatakan “Saya berharap dengan adanya aksi unjuk rasa yang kami lakukan ini bersama masyarakat setempat,agar kiranya pimpinan asosiasi penambang batu (ASPENTU) segera bertindak dengan persoalan ini,Serta pihak perusahaan tidak lagi melintas ataupun menggunakan jalan umum untuk aktivitas pemuatan,sesuai yang tertera dalam UU No. 38 Tahun 2004 Pasal 1 Angka 5 dan 6 “,Tutup NALDI APRIADI. (Rls)
Tim Komando Pendidikan dan Latihan TNI -AD dipimpin langsung Kolonel Inf Muh.Syaeful Aziz (Paban Permildas) selaku ketua tim, melaksanakan pengawasan pelaksanaan kegiatan Peraturan Militer Dasar di Kodim 1412/Kolaka Senin 06/12/21.
Sebelumnya Dandim 1412 Kolaka Letkol Inf Risa Wahyu Pudji Setyawan BS.,M.Han mengucapkan selamat datang kepada Ketua Tim bersama rombongan dan selanjutnya akan memberikan beberapa atensi atau materi masalah hukum disiplin tentang peraturan militer dasar, kepada para perwira stafjar dan Para Babinsa meskipun diwilayah teritorial, yang paling utama bahwa prajurit itu harus mengetahui aturan dasarnya, sehingga fondasi kita sebagai prajurit lebih terjaga, Ujar Dandim.
Sementara itu di tempat yang sama Ketua Tim Kolonel Inf Muh Syaeful Aziz menjelaskan tujuan kami ini dalam rangka kegiatan Waslakgiat Permildas guna mengingat kembali peraturan disiplin militer dan hukum disiplin militer,melihat situasi seperti ini masih banyak pelanggaran-pelanggaran prajurit di satuan-satuan,Tegasnya
Selanjutnya akan melihat sejauh mana materi-materi permildas ini masih dikuasai oleh prajurit, karena permildas ini merupakan fondasi dasar dalam peranan disiplin militer, fondasi pembentukan prajurit adalah peraturan militer dasar bagi prajurit baik itu Tamtama, Bintara dan Perwira yang pada umumnya kurikulum pertama di pelajari mulai dari materi PBB (Peraturan baris berbaris), PPM(Peraturan penghormatan militer), PDG (Peraturan dinas garnisun), PUDD( Peraturan urusan dinas dalam) di tambah TUM (Tata upacara militer) yang akan menjadi modal utama Babinsa disaat melatih di wilayah teritorial dimana dia berdinas nantinya,disamping itu juga kami akan mengingatkan tentang peraturan disiplin militer dan Hukum disiplin militer sesuai UUD No 25 tentang Hukum disiplin militer, Tutupnya.
Dalam kegiatan Waslakgiat Permildas tersebut Mayor Cba Arkamin menjelaskan dan sekaligus mempraktekannya di Aula Larumbalangi kepada prajurit antara lain bagaimana pelaksanaan laporan petugas piket, urut-urutan pelaksanaan kegiatan apel dan tata cara laporan pada kegiatan apel.
Materi lainnya yang dibawakan Kapten Cba Ian Fitriana tentang tata cara penghormatan meliputi bagaimana aturan saat melaksanakan penghormatan kepada Perwira Tinggi, penghormatan kepada Pamen (atasan langsung), penghormatan perorangan dan penghormatan hubungan kelompok.(Rls)
Satgas Pengamanan Maluku Batalyon Arhanud 11/WBY Pos 2 Waitomu bersama masyarakat Dusun Waitomu melaksanakan kegiatan Karya bhakti di Dusun Waitomu, Desa Hila, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (7/12/2021).
Komandan Pos 2 Waitomu Sertu Dasril beserta anggotanya membersihkan saluran air dan sampah-sampah di sepanjang jalan Dusun Waitomu.
Komandan Satgas Yonarhanud 11/WBY menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari pelaksanaan bhakti TNI yang dilakukan oleh anggota Satgas terhadap masyarakat sekitar pos.
“Kegiatan yang kita laksanakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta wujud dari implementasi kemampuan teritorial anggota Satgas”, tutur Dansatgas.
Sementara itu, Komandan Pos 2 Waitomu Sertu Dasril mengatakan, kegiatan Karya Bakti ini bertujuan agar tidak terjadi banjir ketika intensitas curah hujan tinggi serta meningkatkan sinergitas antara TNI dan rakyat.
“Setelah dilaksanakan Karya Bakti ini harapannya tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah di saluran air sehingga saluran air tidak tersumbat dan air tidak lagi meluap ke jalan,” ungkapnya.
Dalam rangka pengendalian penanganan Covid-19 di Kabupaten Enrekang yang berada di PPKM Level 2, Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.IK, MH, melaksanakan FGD (Focus Group Discussion) untuk Mengingatkan Bahwa Sesuai Aturan Instruksi Mendagri di Tempat ibadah menerapkan prokes berupa penggunaan masker, Sarana cuci tangan/Handsanitizer dan Kapasitas Maksimal 75% sehingga tetap harus berjarak dan diberikan tanda agar menjadi acuan bagi jamaah.
Kegiatan dilaksanakan pada Selasa (07/12/21) di aula wirapratama Polres Enrekang.
Kegiatan tersebut di pimpin langsung Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, SIK, MH, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Enrekang Ir. Arsil Bagenda, MM, Kepala Kemenag yang diwakili Kasi Binmas Islam H. Syawal Sitonda, Camat Enrekang Mahmuddin, SP, MP, Kapolsek Enrekang AKP Anton,SH, Danramil Enrekang Kapten Inf. Abd Gani, Kasat Binmas Polres Enrekang, Lurah Se Kecamatan Enrekang, Para Pengurus Mesjid dan Imam Mesjid Se Kecamtan Enrekang.
Kapolres Enrekang AKBP Andi Sinjaya dalam sambutannya mengatakan kegiatan yang diaksanakan hari ini merupakan ajang Silaturrahmi dengan beberapa Pengurus Mesjid yang ada di Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang.
Hari ini ada 2 (dua) agenda yang akan di bahas yaitu penerapan protokol kesehatan di tempat ibadah dan percepatan vaksinasi.
Untuk Kabupaten Enrekang sekarang ini berada di level 2, maka dari itu untuk penerapan prokes di masjid-masjid utamanya sarana masker dan cuci tangan harus di siapkan oleh para pengurus masjid serta jarak pada saat melaksanakan ibadah berjamaah tetap harus di perhatikan.
“Seperti di Masjid Agung saya perhatikan saat melaksanakan sholat berjamaah, Prokes sudah cukup baik. Agar masjid yang lain dapat mencontoh prokes yang telah di tetapkan” Ungkap AKBP Andi Sinjaya.
Selanjutnya saya mewakili Kepolisian dan pemerintah tentunya terus dengan penuh kasih sayang berharap agar kita terus menjaga kesehatan, menerapkan prokes yang baik dan benar, ini merupakan bagian dari wujud keimanan kita.
“Semoga tidak ada covid-19 gelombang ke-3 seperti negara tetangga kita yakni singapura, maka dari itu perlunya kita saling mengingatkan satu dengan yang lainnya,” harap AKBP Andi Sinjaya.
Kemudian, saya mengajak kepada seluruh yang hadir pada saat ini untuk bersama-sama mengajak Keluarga kita, saudara kita, dan para jamaah masjid untuk melaksanakan vaksinasi demi terwujudnya Herd Immunity.
Vaksinasi Kabupaten Enrekang sendiri hampir menyentuh 50%. untuk target akhir tahun ini pelaksanaan vaksinasi harus bisa mencapai 70%.
sebab, ini merupakan cara utama kita dalam melawan virus Covid-19, selain mematuhi protokol kesehatan.
“Mari mengajak seluruh masyarakat agar melaksanakan vaksinasi, karena vaksinasi ini di jamin aman dan halal” Ungkap AKBP Andi Sinjaya.
“Agar menyampaikan kepada seluruh masyarakat supaya tidak mudah percaya dengan berita-berita yang tidak benar khususnya tentang Vaksin. silahkan cek di media-media yang terpercaya untuk mengecek kebenarannya” Tutupnya.