Jalan Poros Perbatasan Pinrang-Sidrap bagai Kubangan, butuh Perhatian serius Pemerintah

News Lintas Sulawesi/Baranti Sidrap

Akses Jalan yang berada di perbatasan kabupaten Pinrang dengan kabupaten Sidrap kini kabarnya rusak berat dan sangat memprihatinkan utamanya akses di wilayah Tirowang kecamatan tirowang kabupaten Pinrang. Hasil Pantauan Wartawan Media Online News Lintas Sulawesi biro Sidrap Sinar Abadi dan Haeruddin Angga mengatakan “Jika tiba musim hujan jalan Poros yg jarak kerusakannya kurang lebih 4 kilometer ini jadi berlumpur dan licin dan jika tiba musim panas terik jalanan jadi berdebu selanjutnya masyarakat yang berada di tirowang ini mengalami kerusakan yang sangat parah, sehingga mengganggu aktifitas masyarakat dalam menjalankan perputaran perekonomian warga dan pengguna jalan. Jum’at, 10/12/2021

Apalagi saat ini memasuki musim hujan, mengakibatkan jalan tersebut menyerupai kubangan kerbau di tengah jalan. Aspal jalan sudah banyak yang mengelupas sehingga jalan yang berlumpur dan tergenang air cukup dalam, bahkan lapisan jalan itu tinggal tanah. Kini, jalan itu sulit dilewati kendaraan roda empat, apalagi jenis sedan, ujarnya.

Melihat kondisi jalan yang sangat parah dan dirasa urgent maka Pemerintah Desa (Pemdes) Kara melalui tokoh masyarakat Markuwi meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Sampang untuk pembangunan infrastruktur di desa tersebut, karena kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan.

“Kerusakan jalan ini sudah sangat lama. Kali terakhir jalan ini diperbaiki sekitar lima belas tahun lalu. Kondisinya sangat memprihatinkan, apalagi kalau musim hujan susah untuk dilalui kendaraan. Selain jalan, saya juga meminta dukungan pembangunan jembatan desa yang mengalami kerusakan parah sehingga dapat membahayakan keselamatan jiwa warga” tuturnya

Ia juga mengusulkan perbaikan jalan tersebut kepada dinas terkait. Hanya, dirinya tidak tahu kapan perbaikan jalan itu terealisasi. Ia pun berharap jalan itu dapat diperbaiki tahun depan. Sehingga memperlancar akses ekonomi masyarakat.

“Kami sudah beberapa kali sampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat pada instansi terkait, karena jalan tersebut merupakan akses utama warga kami, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda jalan ini akan dilanjutkan perbaikannya” tuturnya lagi.

Pihaknya menyayangkan atas lambannya penanganan kelanjutan perbaikan jalan dari instansi terkait. Karena masyarakat tidak hanya resah, melainkan sudah mulai jenuh dengan kondisi jalan yang sudah lama tidak diperbaiki itu.

“Masyarakat sudah bersabar cukup lama terhadap kondisi jalan saat ini. Kalau kondisi jalan rusak tidak cepat di benahi dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua,” tukasnya.

“Kami sangat berharap kepada Pemerintah Provinsi untuk di segerakan penyelesaian perbaikan jalan Poros Perbatasan Pinrang- Sidrap tersebut demi untuk menopang roda kehidupan dam kesejahteraan masyarakat dalam menjalan roda perekonomiannya, “harapnya.

Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat setempat belum berhasil dihubungi saat akan dikonfirmasi mengenai hal ini.

(Tim/red)

Tinggalkan komentar