Penyuluh Agama Islam Diminta Tunjukkan Identitas

News Lintas Sulawesi/Kanwil Kemenag Sulsel

Penyuluh agama Islam telah banyak melakukan kegiatan pembinaan di tengah tengah umat, meski begitu tidak diketahui bahwa para penyuluh yang melakukan, karena tidak menyebut atau memperkenalkan diri sebagai penyuluh.

Sebaiknya penyuluh memperkenalkan identitasnya, agar masyarakat tahu bahwa, berbagai sendi kehidupan, terutama dalam pembinaan keagamaan, telah banyak dilakukan, atau melibatkan penyuluh penyuluh kita.

Kakanwil Kemenag Sulsel diwakili Kabid Penaiszawa, H. Kaswad Sartono, menyampaikan hal itu, saat membuka Pemilihan Penyuluh Teladan Tingkat Provinsi Sulsel, di Sultan Alauddin Hotel, Makassar, Jumat (1/10).

Menurut dia, eksistensi penyuluh, baik PNS, maupun non PNS, telah banyak memberi arti di masyarakat. ”Kegiatan apa saja bisa dimasuki,” kata Kaswad Sartono yang juga mantan Kabid PHU Kanwil Kemenag Sulsel.

Dia berharap, penyuluh tetap bekerja keras, membina kemaslahatan umat tanpa henti, bekerja siang dan malam dengan tekad ibadah, secara ikhlas dan sungguh sungguh.

Pelaksana Tugas Koordinator Seksi Penerangan dan Penyuluhan Bidang Penaiszawa, Hasan Pinang, S.Ag, melaporkan pemilihan penyuluh teladan ini, diikuti 46 peserta masing masing dua orang tiap kabupaten dan kota, satu penyuluh PNS dan satu penyuluh non PNS. Mereka didampingi oleh Kasi Bimas Islam Kemenag kabupaten/kota masing masing.

Setiap penyuluh menyampaikan materi penyuluhan, dan dinilai oleh dewan yuri untuk menentukan yang terbaik, untuk mewakili Sulsel ke ajang pemilihan penyuluh teladan tingkat nasional nantinya.

(Sudirman/Kemenag Sulsel/red)

(Editor : Muh Aidil)

Kadispenad Didampingi Danrem 061/Sk, Tinjau Pelaksanaan Pengerjaan Program TMMD ke 112 di Klapanunggal Kab Bogor

News Lintas Sulawesi/Bogor

Program TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) ke-112 Kodim 0621/Kab Bogor Tahun 2021 telah resmi dimulai beberapa hari lalu. Dan dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut maka Brigjen TNI Tatang Subarna selaku Kadispenad (Kepala Dinas Perangan Angkatan Darat) dengan didampingi oleh Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M., Dandim 0621/Kab Bogor Letkol Inf Sukur Hermanto, mengunjungi lokasi pelaksanaan TMMD sekaligus meninjau pengerjaan program TMMD tersebut. Kamis (30/9).

Kadispenad beserta rombongan memantau pengerjaan jalan yang menjadi sasaran fisik program TMMD, dimana pengerjaan jalan meliputi pelebaran jalan pengerasan jalan pembuatan gorong air dan pembuatan culvert box sepanjang 2450 M dan lebar 12 m. Dan selain itu ada sasaran fisik yang over prestasi yaitu pembuatan 2 rumah tidak layak huni serta renovasi mushola. Salah satu rumah tidak layak huni yaitu milik Nene Saati (80th). Selain itu Kadispenad juga memberikan pengarahan pada kegiatan sasaran non fisik yaitu berupa Penyuluhan tentang stunting, pembinaan posyandu dan posbindu, PTM di wilayah Kodim 0621/Kabupaten Bogor.

Kepada awak media Kadispenad menyampaikan bahwa dulu masyarakat mengenal yang namanya AMD atau ABRI masuk Desa dan sekarang menjadi Tentara Manunggal Membangun Desa. Dan pada kegiatan TMMD ke 112 kali ini yang dilaksanakan di Kecamatan Klapanunggal yaitu merupakan hasil musyawarah bersama, yang mana adalah permintaan dari masyarakat kemudian dihimpun lalu disampaikan ditingkat kecamatan kemudian tingkat kabupaten sehingga program itu ditentukan menjadi program daerah yang memang sudah disiapkan sedemikian rupa.

” Saya melihat sebagai tim evaluasi, apa yang sudah dilakukan atau dilaksanakan di sini, yaitu bagaimana kondisi jalan disini sebelumnya dengan jalanan yang sekarang, tentunya saya berpendapat bahwa hasil pengerjaan program TMMD ini sudah pasti sangat bermanfaat buat ekonomi sosial budaya dan lain sebagainya bagi masyarakat disini dan sekitarnya. jalan adalah merupakan urat nadi yang paling utama, dan pembangunan ini nantinya dapat dirasakan sendiri, mudah-mudahan ini sangat bermanfaat dan dapat dipelihara oleh masyarakat itu sendiri. Dan selain itu juga ada pembangunan rumah tidak layak huni yang mana ini adalah over prestasi, yang sebetulnya tidak termasuk dalam program TMMD. Akan tetapi karena komunikasi yang baik yang dilakukan oleh Komandan Kodim bersama Muspika dan forkopimda yang ada di tingkat kodim, sehingga yang seharusnya tidak ada di dalam program kemudian bisa dilakukan. kita bisa lihat sendiri bagaimana kondisi rumah nenek Saati saat ini. Setiap pengerjaan pada program TMMD, keputusannya itu adalah merupakan hasil musyawarah bersama.” Ungkap Kadispenad.

Selain Kadispenad, Danrem 061/Suryakancana memberikan penjelasannya saat diminta tanggapannya terkait program TMMD kali ini oleh awak media. Menurutnya bahwa TNI manunggal membangun desa adalah salah satu wujud operasi bakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI baik dengan Departemen, lembaga pemerintahan non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya. Dan tujuan pokok TMMD itu sendiri adalah mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yaitu dalam rangka pemerataan pembangunan nasional untuk lebih sejahtera adil dan gotong royong partisipatif serta dalam rangka memperkuat kemanunggalan antara TNI dengan masyarakat. Dan pada program TMMD kali ini tidak berbeda dengan program sebelumnya yaitu dipilih berdasarkan yang masuk dalam kategori target daerah 3T yaitu terasing terpencil dan terisolasi, salah satunya Desa Bojong dan Desa Cikahuripan.


.” Kami mengharapkan pembangunan program TMMD di wilayah ini bisa mengangkat perekonomian lebih maju lagi, lalu anak-anak sekolah dengan mudah bisa melaksanakan aktivitasnya, dan kemudian bisa menghidupkan daya tawar ekonomis di segala bidang.” Tambahnya.

Danrem juga berharap agar kedepannya pembangunan tersebut dapat dirawat dijaga sebaik mungkin bila perlu terus ditingkatkan pembangunannya. Dan Melalui TMMD, Komandan Korem 061/SK mengajak seluruh elemen untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong.

Turut hadir pada kegiatan tersebut yaitu Kasiter Korem 061/Sk Kol Kav Budiman Ciptadi, Pasiter Dim 0621/Kab Bogor, Danramil, Camat Klapanunggal, serta para Kades setempat

(Sumber: Penrem 061/SK/red)

(Editor : Muh Aidil)

Polres Pasangkayu lakukan Grebek, yakni Percepatan penanganan dan pencegahan Covid-19 di desa Ako

News Lintas Sulawesi/PASANGKAYU

Sebagai pelaksanaan program pemerintah dalam rangka percepatan penanganan dan pencegahan Covid-19, Polres Pasangkayu melakukan grebek desa Ako, kecamatan Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Untuk mensukseskan kegiatan ini, Polres Pasangkayu melibatkan tim Dokkes serta Bhayangkari cabang Pasangkayu.

Grebek desa merupakan imbauan Kapolda Sulawesi Barat kepada seluruh Polres jajaran. Di balai desa Ako, Kamis, 30 September 2021, sedikitnya 1000 orang ditarget untuk divaksin.

Program grebek desa sehari 1000 vaksin merupakan pertama kali dilaksanakan. Itu disampaikan Kapolres Pasangkayu, AKBP. Didik Subiyakto kepada media.

“Ini memang program kapolda kami untuk melakukan vaksinasi tiap desa sebagai Herd Immunity (kekebalan kelompok). Hari ini, kita fokus di Ako dengan target 1000 dosis, tapi desa lain tetap dilaksanakan,” terang AKBP. Didik.

Ke depan lanjut kapolres, akan mengevaluasi desa-desa yang masih jarang melakukan vaksinasi kepada warga. Seperti warga di Ako, baru sekira delapan persen yang sudah melakukan vaksinasi.

Antusias warga yang datang hari ini juga lumayan menggembirakan. Sebab selama ini, sambung Didik, saat gerai vaksin Polres Pasangkayu sedang tutup pun, tetap saja ada warga yang datang.

Sejak dibuka pada pukul 08.00 wita, warga masih berduyun-duyun datang hingga siang hari. Menurut Kades Ako, Mardin, pihaknya akan terus menerima warga yang datang hingga malam hari.

“Berkisar lebih 500 warga sudah hadir sampai siang ini. Kami akan tetap melayani warga bila masih ada sampai malam hari,” tutur Mardin.

Syamsuddin, salah seorang mengatakan sangat mendukung kegiatan ini. Pasalnya, ini salah satu cara membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi.

“Vaksin itu sangat penting demi kebaikan berasama. Itu juga sebagai sumbangsih warga membantu pemerintah dalam upaya mengatasi korona,” kata anggota Bawaslu Pasangkayu ini.

Tren penurunan kasus di daerah ini terpantau semakin membaik dan angka kasus positif juga semakin berkurang. Meski begitu, diharapkan kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga protkes.

(Tomy Hendra/Humas Polres Pasangkayu/red)

(Editor : Muh Aidil)

Kapolres AKBP Ikhwan Lubis Minta  Para Aparatur Bekerja Keras Tekan Penyebaran Covid 19 Di Batu Bara

News Lintas Sulawesi/Medang Deras | 30-09-2021

Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH, MH yang didampingi Kadis Kesehatan drg Wahid Kusyahiri tak kunjung lelah untuk melakukan kampanye penurunan PPKM masa covid 19 dari level 3 ke level 2 di wilayah hukum Polres Batu Bara.

Upaya penurunan kasus Covid 19 masa PPKM dari level 3 ke level 2 diwilayah hukum Polres Batu Bara dilaksanakan melalui rapat kordinasi tehnis ( Rakornis ) antara Jajaran Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan Desa, dengan melibatkan aparatur Puskesmas, Kamis 30/09, di Aula Kantor Camat Medang Deras.

Paparan Kapolres AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH kepada peserta Rakornis menegaskan untuk menurunkan penyebaran covid 19 masa PPKM di level 3, kita harus bekerja sama dan bekerja keras untuk menurunkan PPKM menjadi level 2 dan jika memungkinkan ke level 1 dari penyebaran covid 19 diwilayah hukum Polres Batu Bara.

Rakornis sebagai evaluasi penyebaran covid 19 ini, dihadiri para pejabat utama Polres Batu Bara, seperti Kabag Ops Kompol Hendri Barus SH, MH, Kasat Sabara AKP DP Sinaga, Kasat Binmas AKP Syafii, Kasat Reskrim AKP ferry Kusnadi SH, MH, Kasubbag Humas AKP Niko Siagian ST.SH, serta Kapolsek Medang Deras AKP M. Iskad SH dan Kapolsek Indrapura AKP Sandi dan para Dan Ramil, Camat, serta kepala Desa.

Ditegaskan oleh Kapolres AKBP Ikhwan Lubis SH, MH kepada peserta Rakornis ini, bahwa jika kita bekerja sama, bekerja keras, untuk mengajak masarakat dalam vaksin, menerapkan protokoler kesehatan dengan memakai masker, cuci tangan, menghindari kerumunan, maka saya yakin dalam 2 minggu kedepan penyebaran covid 19 masa PPKM di level 3 dapat turun kelevel 2 atau 1, tegas AKBP Ikhwan Lubis.

Rapat koordinasi yang berlangsung penuh kekeluargaan ini, dilakukan tanya jawab, dan langkah langkah tindak lanjut, setelah Kepala Dinas Kesehatan Batu Bara drg Wahid khusairi menyampaikan penjelasan nya, serta papara evaluasi dari Kabag Ops Kompol Hendri Barus dan Kasat Reskrim AKP Fery.

(Rahmat Hidayat/red)

(Redaksi NLS)

H.T. Manurung Bangga Kapolres AKBP Ikhwan Kerja Keras Tekan Covid-19 & Bantu Masyarakat Dampak Sosial

News Lintas Sulawesi/Medan | 30-09-2021

Pengacara dan pengusaha sukses asal Batu Bara H.T. Manurung SH menyatakan merasa bangga memiliki seorang Kapolres AKBP Ikhwan Lubis SH, MH yang terus bekerja keras dan bekerja secara bersama dengan TNI dan Pemerintah Daerah hingga kecamatan dan Desa atau kelurahan untuk menekan penyebaran kasus covid 19, masa PPKM dari level 3 ke level 2 dan 1 .

Selain dari upaya penekanan penyebaran kasus covid 19 yang telah melanda indonesia sejak Maret  2020 ini, Kapolres Batu Bara Ikhwan Lubis SH, MH juga bersama Komunitas Sedekah Jumat ( KSJ ) Telah berupaya membantu masyarakat duafa serta anak yatim dan yatim piatu yang terdampak sosial dan ekonomi.

Hal tersebut ditegaskan Putra Batu Bara yang sukses di perantauan H.T. Manurung SH kepada Ketua PKB Batu Bara Zul Irfan yang didampingi Kader Kehormatan Rahmad Hidayat, dan Ustz Nasrullah, M.Si, ketika turun dari pesawat di Bandara Kualanamu Medan, Kamis sore, 30/09.

Menurut H.T Manurung yang juga Kader Kehormatan PKB di Batu Bara menyatakan bahwa ia pulang kampung ke Batu Bara untuk membangun kampunya menuju Batu Bara yang cerdas dan mandiri, sekaligus memberi apresiasi kepada Kapolres AKBP Ikhwan Lubis SH, MH.

Sementara itu, Ketua PKB Batu Bara Zul Irfan didampingi Rahmad Hidayat dan Ustd Nasrullah, M.Si, yang juga Pembina Media Indevenden Online menyambut baik keinginan H.T Manurung, dan Zul Irfan menegaskan kehadiran H.T Manurung telah ditunggu masyarakat.

(Rahmat Hidayat/red)

(Redaksi NLS)

Gasak ATM milik Bossnya, Pria Ini Dibekuk Resmob Polres Wajo

News Lintas Sulawesi/Sengkang

Pemuda asal kabupaten sidrap diamankan unit resmob polres wajo, Rabu (29/9/2021) saat dalam perjalanan ke rumahnya di Jl Poros Tanrutedong, Kabupaten Sidrap.

Bermula dengan adanya laporan dari korban yang merupakan pengusaha dikecamatan keera kab. wajo yang telah kehilangan kartu ATM miliknya didalam lemari.

Dari laporan tersebut unit resmob polres wajo mengetahui palaku yang mengambil ATM milik korban yaitu merupakan sopir mobil pemotong padi yang tinggal dirumah korban.

Kapolres Wajo AKBP MUHAMMAD ISLAM A, S.IK. MM menjelaskan “Dari hasil interogasi petugas pelaku Ibrahim (34) mengakui telah mengambil ATM milik Bossnya yang disimpan dilemari lalu kembali ke kampungnya dikabupaten sidrap”.

Ibrahim (34) telah mengambil uang dan mentransfer sebagian ke rekening miliknya dengan menggunakan ATM milik korban sebesar Rp 46,296 juta, ujar Kapolres Wajo.

Kini pelaku bersama barang buktinya berupa kartu ATM telah diamankan Dimapolres wajo untuk dilakukan proses hukum.

(Humas Polres Wajo/red)

(Redaksi NLS

Kapolda Sulsel, Buka Pelatihan Pembinaan Peningkatan Kemampuan PPNS

News Lintas Sulawesi/Polda Sulsel

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam membuka kegiatan Pembinaan Peningkatan Kemampuan (Binkatpuan) bagi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Sulawesi Selatan oleh Biro Korwas PPNS Bareskrim Polri, Kamis (30/09) di Hotel Aryaduta Makassar. Kegiatan Pembukaan Binkatpuan ini juga dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda Sulsel.

Kegiatan yang digelar Binkatpuan Biro Korwas PPNS Bareskrim Polri Tahun 2021 ini, diikuti oleh Penyidik Polri bersama Penyidik PNS Instansi, Kanwil, Balai, Instansi dan Dinas Propinsi Sulsel.

Kapolda dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Pembinaan Peningkatan Kemampuan (Binkatpuan) ini, sebagai wujud nyata sinergitas yang efektif antara Penyidik Polri dan Pengembang fungsi Korwas PPNS dengan PPNS yang memiliki kewenangan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu.

Dijelaskan lagi, Berdasarkan pasal 42 UU RI Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI bahwa hubungan dan kerjasama Polri dengan Badan Lembaga serta Instansi di Dalam dan di Luar Negeri didasarkan atas sendi-sendi hubungan fungsional saling menghormati saling membantu dan mengutamakan kepentingan umum.

“Untuk itu maka pada hari ini akan dilakukan kegiatan binkatpuan yang menjelaskan tentang jenis, pola dan standar kompetensi diklat PPNS guna meningkatkan kemampuan fungsi pembinaan serta pelaksanaan korwas kepada PPNS”, ujarnya menambahkan.

“Saya tekankan pula kepada peserta agar tetap melaksanakan protokol kesehatan agar dapat menekan penyebaran Virus Covid 19″, kata Irjen Pol Merdisyam.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan saat ditemui, mengatakan dalam giat tersebut Kapolda Sulsel menyampaikan beberapa arahan dan penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan kepada peserta yaitu agar mengikuti dan memahami materi giat binkatpuan ini untuk dipedomani dan dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen sebagai penyidik yang profesional, proporsional, akuntabel dan dipercaya masyarakat.

“Ya Binkatpuan yang diadakan tersebut sebagai upaya meningkatkan kemampuan para penyidik dalam melaksanakan tugas di bidang pembinaan terhadap PPNS, guna mewujudkan PPNS yang profesional sesuai yang diamantkan UU”, kata E. Zulpan.

Kombes Pol E. Zulpan juga menyampaikan harapannya dengan giat binkatpuan ini dapat mewujudkan penyidik Polri yang handal dan mampu melakukan penyidikan sebagai pengemban fungsi korwas serta PPNS yang profesional, sehingga dapat mewujudkan koordinasi, independen dan mendapat legitimit dari lapisan masyarakat.

(Muh Alfi/Humas Polda Sulsel/red)

(Editor : Muh Aidil)

PWI Sulsel Akan Melaporkan Oknum Anggota Komite SMA 5 Makassar Yang Merendahkan Wartawan

News Lintas Sulawesi/Makassar

Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Sulsel, Usdar Nawawi sangat menyesalkan kejadian yang terjadi di SMA Negeri 5 Makassar kemarin (29/09/2021) yang videonya sempat viral di medsos.

Usdar Nawawi mengatakan, apa yang di sampaikan oleh Ibu Becce bahwa wartawan tidak mau pulang kalau belum dikasih amplop (uang), itu adalah sebuah perkataan yang melukai hati seluruh wartawan di Kota Makassar (Sulsel), bahkan di Indonesia.

“Apalagi Ibu Becce tidak menyebut oknum, tetapi mengatakan wartawan”,jelas Usdar Nawawi, Kamis (30/09/2021).

Sementara itu Ketua Seksi Pembelaan Wartawan PWI Sulsel, Ismail Situru mengatakan, saya sudah datang ke SMA Negeri 5 Makassar untuk melakukan investigasi bersama tim yang diperintahkan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Sulsel.

“Saya juga sudah menelfon yang bersangkutan (Ibu Becce) yang ada didalam video tersebut, bahkan kami memberikan kesempatan kepada beliau 1×24 jam (1 hari) untuk datang ke kantor PWI Sulsel untuk meminta maaf kepada teman-teman wartawan atas pernyataan beliau yang merendahkan dan menghalangi teman-teman wartawan untuk melakukan wawancara. Kalau dalam 1×24 jam Ibu Becce tidak datang dan merespon baik panggilan kami di Kantor PWI Sulsel, kami akan laporkan beliau ke pihak berwajib”, tegas Ismail Situru.

(Gunawan/Makassar/red)

(Redaksi NLS)

SMAN 10 JENEPONTO TERAPKAN DI SIPLIN PADA GURU DAN SISWA DI ERA NEW NORMAL

News Lintas Sulawesi/Kab Jeneponto

Menurut Hj Hasmula, disiplin itu perlu ditegakkan untuk kemajuan pendidikan, apalagi guru sebagai contoh bagi siswa. Oleh karena itu, sebelum memerintahkan siswa harus disiplin, guru harus diterapkan disiplin kepada guru dan staf terlebih dahulu.

“Sebenarnya aturan disiplin sudah berjalan cukup baik, setiap masuk sekolah, guru dan murid harus datang tepat waktu dan yang datang terlambat akan diberi teguran,” jelasnya ketika di temui di ruang kerjanya oleh awak media, Selasa (28/9/2021) siang

“Jika tiga kali berturut-turut telat, pihak sekolah akan memanggil orangtua Siswa. Dengan adanya aturan itu untuk membuat efek jera bagi siswa-siswi. Sehingga kedepannya tidak terulang,” terang Hj. Hasmula.

Menurut Hj. Hasmula, jika guru disiplin, maka siswa juga akan disiplin. Dimana disiplin merupakan kunci keberhasilan dan juga penunjang sekolah itu berprestasi. Ditambahkannya, bahwa setiap guru di SMAN 10 Jeneponto, diwajibkan untuk disiplin dan beretika yang baik, dan juga harus hadir di sekolah tepat waktu.


Laporan : Tim

(Redaksi NLS)

KEPALA DESA YANG BERJIWA SOSIAL TINGGI

News Lintas Sulawesi/Kab Kolaka

Drs.Nasrullah seorang sosok kepala Desa Lasiroku Kecamatan Iwoimendaa, kabupaten Kolaka yang berjiwa Sosial tinggi yang selalu mendampingi dan membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Ia adalah sosok inspiratif dan patut di jadikan sosok teladan bagi Perangkat Desa dan Kepala Desa lainnya, ia di kenal berjiwa sosial tinggi bahkan di tengah kesibukannya ketika ada laporan warganya ada yang kesulitan ia sendiri yang datang dan membantu warganya Itu terbukti ketika warga yang tak mendapat bantuan BLT ia sendiri yang memberikan dana pribadi kepada warga.

Kepala Desa Lasiroku, Drs.Nasrullah mengatakan itu sudah tugas saya selaku Kepala Desa yang harus membantu warga saya sendiri karena bagi saya mereka adalah keluarga saya sendiri.

“Bagi saya membantu masyarakat adalah bagian dari diri sendiri,” ujar kades

” Saya rela tidak tidur demi membantu warga saya yang terkena musibah dan membutuhkan pertolongan, pungkasnya.

Kepala Desa Drs.Nasrullah juga mengatakan bahwa tidak mudah untuk menjabat sebagai kepala desa sebab ada saja masyarakat yang suka, dan tidak suka.

Tetapi menurutnya biarlah warga desa Lasiroku yang menilai,sebab selama saya memimpin desa Lasiroku sudah banyak perubahan di desa ini”jelasnya

Sementara itu, salah seorang warga yang tidak ingin di sebut namanya menuturkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada kepala Desa Lasiroku Kecamatan Iwoimendaa, kabupaten Kolaka yang telah sigap membantu warga yang membutuhkan bantuan dan pertolongannya.

“Kami sangat apresiasi kepada pak Drs. Nasrullah Selaku Kades Lasiroku yang sigap selalu mendampingi warganya yang membutuhkan pertolongan baik sakit atau yang lainnya,” jelasnya.

“mengatakan terima kasih banyak yang sebesar-besarnya kepada aparatur pemerintah Desa khususnya pak kepala Desa yang menjadi garda terdepan dalam hal Sosial kepada masyarakat.” tambahnya

(Muh Arief/Kolaka/red)

(Editor : Muh Aidil)