Sejumlah siswa Pasca gempa yang melanda Sulbar di SDN Kecil Takosang, Kabupaten Mamuju (Sulbar) membutuhkan perlengkapan sekolah. Meski dalam keterbatasan, mereka mengaku semangat belajar para siswa SDN Kecil Takosang tidak surut meskipun harus belajar dalam kondisi kurang nyaman.
Muliadi.S.Pd Kepala Sekolah SDN Kecil Takosang menuturkan sejak Pasca bencana Gempa yang terjadi di Sulbar beberapa ruang kelas retak dan tidak bisa di fungsikan lagi, sebab di kwatirkan jangan sampai roboh.
Dengan terpaksa pembelajaran siswa – siswi di laksanakan di teras sekolah. Padahal, sebagian besar perlengkapan sekolah yang dimilikinya telah tertimbun reruntuhan bangunan paska terjadinya gempa.
Muliadi berharap kepada pemerintah Kab Mamuju melalui dinas pendidikan dan kebudayaan untuk membantu mendirikan bangunan baru,Pasalnya, bangunan sekolah tersebut rusak parah dan tak mungkin digunakan lagi setelah Pasca Gempa melanda Sulbar,” tutup.
‘Jadi biar engga kekurangan. Ya kita pakai peralatan seadanya, kini siswa – siswi melakukan aktivitas pembelajaran di teras sekolah meski dalam keterbatasan, kan belum dapat sumbangan,” tutur Muliadi Kepada Fajarinfo.online di ruang kerjanya baru – baru ini.
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP, bersama Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyapa kegiatan vaksinasi serentak dosis pertama di 33 Kabupaten dan Kota se Sumatera Utara secara zoom meeting dari Lapangan Benteng Medan, Rabu (3/11/2021).
Panglima TNI dan Kapolri yang didampingi Dankodiklat TNI, Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Gubsu Edy Rahmayadi, Sekda Kota Medan, Asops Panglima TNI, Aster Panglima TNI, Kapuskes TNI, Asops Kapolri dan Kadivhumas Polri, secara bergantian melakukan komunikasi dengan para pihak penyelanggara vaksinasi.
Dalam arahannya, Panglima TNI meminta agar serbuan vaksinasi TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah ini terus digenjot persentasenya, sehingga bisa mencapai 50 persen di November 2021 dan 70 persen di akhir Desember 2021.
Kegiatan vaksinasi serentak ini digelar selama lima hari dengan menurunkan 22 tim vaksinator dari TNI-Polri serta Pemda dengan target warga yang akan divaksin mencapai 47.200 orang,guna mencegah lonjakan kasus Covid-19 menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 “Ucap Panglima TNI”.
Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan penerapan Protokol Kesehatan yang ketat.
Tampak hadir di acara, antara lain ; Danlantamal I Belawan, Pangkosekhanudnas III Medan, Kasdam I/BB, Waka Poldasu, serta para PJU TNI-Polri wilayah Garnizun Medan sekitarnya.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan mendapatkan penghargaan Presisi Award Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI).
Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi, kiprah dan loyalitas Kabid Humas Polda Sulsel beserta seluruh Staf Humas Polda Sulsel yang berperan aktif dalam membangun Citra Polri sehingga semakin dipercaya masyarakat dan dinobatkan oleh Div Humas Polri sebagai Humas terbaik Tahun 2021.
Penghargaan Presisi tersebut diberikan langsung oleh Direktur Eksekutif Lemkapi Dr. Edi Saputra Hasibuan, SH, MH., di Ruang Kerja Kabid Humas Polda Sulsel, Rabu 3 November 2021.
Edi datang langsung ke Humas Polda Sulsel untuk memberikan apresiasi yang tinggi dari LEMKAPI mewakili masyarakat dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kabid Humas Polda Sulsel atas dedikasi, kiprahnya dan loyalitas nya dalam mengangkat Citra Polri.
“Mewakili masyarakat saya apresiasi dan terima kasih serta bangga kepada Kabid Humas Polda Sulsel atas dedikasi, kiprahnya dan loyalitasnya dalam mengangkat Citra Polri Membangun kepercayaan masyarakat mewujudkan Polri yang presisi” katanya.
Penghargaan Presisi diberikan langsung oleh Direktur Eksekutif Lemkapi Dr. Edi Saputra Hasibuan, SH, MH., di Ruang Kerja Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Sulfan,Rabu 3 November 2021
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel menyampaikan ucapan terima kasih kepada LEMKAPI atas penghargaan yang diberikan. Kombes Pol E. Zulpan mengatakan Kinerja hebat Polda Sulsel ini adalah kerja keras seluruh Personil Bid Humas Polda Sulsel dalam mewujudkan Program Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menjadikan Polri yang Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan terutama di Sulsel.
Kapolsek Luwuk AKP Candra SH MH, bersama sejumlah anggotanya melaksanakan monitoring dan pengamanan vaksinasi Covid-19 di dua lokasi di Kota Luwuk, Rabu (3/11/2021).
“Kita memantau dua lokasi vaksinasi hari ini yakni, di Kantor ORARI dan SMP Negeri 2 Luwuk,” kata AKP Candra.
Kegiatan vaksinasi merupakan program pemerintah dalam rangka menekan Penyebaran Covid-19. Dan memastikan kondisi fisik bebas dari indikasi Covid 19, serta meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh.
“Vaksinasi ini dilaksanakan oleh Puskesmas Kampung Baru dan Klinik Polres Banggai,” tutur AKP Candra.
Selama kegiatan berlangsung AKP Candra bersama anggotanya mengimbau masyarakat dan pelajar untuk tetap disiplin Protokol Kesehatan 5M khusunya selalu menggunakan masker meskipun sudah melakukan vaksin.
“Program Vaksin Covid-19 ini sangat efektif dalam memberikan kekebalan tubuh dan menekan penyebaran Covid-19,” jelas AKP Candra.
Untuk itu, masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya dengan berita bohong atau hoax tentang vaksin yang beredar di media sosial.
“Dan pengamanan serta monitoring ini merupakan tugas dan kewajiban Polri dalam mengawal serta mensukseskan program vaksinasi pemerintah,” tutup Kapolsek Luwuk.*
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Aceh, terkait dengan evaluasi penanganan Pandemi Covid-19, Selasa (2/11/2021).
Dalam pengarahannya, Sigit menyoroti Provinsi Aceh yang masih tergolong rendah soal capaian vaksinasi. Tanah Rencong menempati rangking 33 untuk capaian vaksinasi di skala nasional.
Sigit menekankan, untuk mempercepat akselerasi vaksinasi, seluruh elemen mulai dari TNI, Polri, Pemda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat, di Nangroe Aceh Darussalam harus bersatu padu dan bergandengan tangan melakukan strategi percepatan vaksinasi.
“Kami bersama Panglima TNI datang langsung untuk lakukan dialog dengan seluruh Forkompinda, lembaga adat yang ada di Aceh, Forkopimda di tingkat daerah dan seluruh stakeholders yang ada. Baik dari para tokoh dari pemuka agama. Kami berdiskusi untuk mencari jalan terbaik bagaimana kita bisa meningkatkan akselerasi percepatan vaksinasi di wilayah Aceh,” kata Sigit dalam arahannya.
Menurut mantan Kapolda Banten ini, kunci untuk mengakselerasi vaksinasi adalah dengan terwujudnya sinergitas dan soliditas antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Sigit pun memberikan masukan, untuk mempercepat vaksinasi, diantaranya adalah melakukan sistem target dan bekerjasama dengan wilayah-wilayah yang berdekatan atau aglomerasi.
“Lakukan vaksinasi dengan sistem targeting dan kerjasama antar daerah yang berdekatan atau aglomerasi. Sehingga mampu meningkatkan capaian vaksinasi dengan cepat. Forkopimda Kabupaten/Kota harus kompak dalam melaksanakan akselerasi vaksinasi,” ujar eks Kabareskrim Polri tersebut.
Sigit memaparkan, khusus di Banda Aceh, capaian vaksin dosis pertama telah mencapai 80 persen. Hal itu terbilang bagus. Namun, Sigit menyebut, wilayah Aceh lainnya yang masih tergolong rendah.
Sehingga, kata Sigit, jika dirata-ratakan di skala nasional, Aceh hanya berada di angka 31 persen. Sementara, beberapa provinsi sudah ada di angka 50 persen bahkan adapula yang sudah 100 persen, seperti DKI Jakarta, Bali, Kepri, dan DIY.
“Tentunya gap ini harus dikejar terus. Karena di beberapa wilayah Indonesia untuk dosis pertama seperti DKI Jakarta, Yogya, Kepri dan Bali sudah 100 persen,” ucap Sigit.
Adanya sinergitas dan soliditas seluruh stakeholders di Aceh, Sigit optimis bahwa kedepannya target Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), untuk mencapai vaksinasi sebesar 70 persen dapat segera terwujud.
“Sehingga apa yang jadi target Pak Presiden di bulan November mencapai 60 persen dan akhir Desember bisa tercapai 70 persen,” kata Sigit.
Lebih dalam, Sigit mengungkapkan, kunci untuk menghadapi Pandemi Covid-19 adalah melakukan strategi kombinasi. Yakni, melaksanakan vaksinasi secara maksimal, menjaga dan selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan melakukan treatment terhadap masyarakat yang positif virus corona, sehingga bisa diselamatkan dengan baik.
“Ini kombinasi yang harus terus dilaksanakan. Karena memang dengan kerja keras ini, Alhamdulillah Indonesia berada di rangking satu untuk kemampuan kita kendalikan laju Covid-19 se-Asia Tenggara. Jadi saya kira ini harus dipertahankan tentunya dengan akselerasi vaksinasi,” tutur Sigit.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Aceh, terkait dengan evaluasi penanganan Pandemi Covid-19
Disisi lain, Sigit juga merangkul para tokoh agama dan tokoh adat sama-sama melawan informasi palsu atau hoaks soal vaksin, yang menyebabkan sebagian masyarakat masih merasa takut untuk disuntik vaksin.
“Terhadap yang belum vaksin dan masih takut dengan hoaks. Tadi sudah disampaikan oleh para tokoh bahwa itu tentunya tidak benar. Sehingga bagaimana membangkitkan antusias masyarakat mau divaksin itu menjadi sangat penting. Dan ini perlu kerja keras, kerjasama dari seluruh rekan-rekan stakeholders, temasuk rekan media untuk bantu sosialisasikan,” papar Sigit.
Lebih jauh, dengan adanya percepatan vaksinasi dan penerapan prokes, Sigit menyebut, Indonesia akan bisa mengantisipasi potensi lonjakan Covid-19 di akhir tahun nanti, yang dimana ada perayaan Natal 2021 dan Tahun 2022.
“Indonesia bisa pertahankan terkait pengendalian Covid-19 khususnya hadapi akhir tahun. Karena biasanya akan terjadi lonjakan. Ini harus kita jaga dengan prokes yang kuat dan vaksin yang lebih cepat. Dengan demikian laju Covid-19 bisa dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi diharapkan bisa semakin meningkat,” ujar Sigit.
Selain memimpin rapat Forkopimda, Panglima TNI dan Kapolri juga meninjau secara langsung serbuan vaksinasi yang diselenggarakan di Banda Aceh Convention Hall (BACH), serta diikuti serentak di 23 kab/kota se-Provinsi Aceh.
Polres Gorontalo Kota,Bertempat di Aula Wira Pratama Polres Gorontalo Kota berlangsung rapat bersama pemerintah kota Gorontalo dengan para pengusaha dalam rangka mendukung langkah pemerintah Kota Gorontalo terkait penerapan prokes di masa pandemi Covid-19 serta percepatan vaksinasi, Selasa (02/11).
Turut hadir dalam rapat AKBP Suka Irawanto, S.I.K, M.Si, Sekda Kota Gorontalo Ismail Majid, PASILOG Kodim 1304 Kota Gorontalo LETDA INF Budiman Santiago dan Kepala Kesbangpol Kota Gorontalo bapak Drs Arifin Mohammad, MH.
Kapolres melalui kesempatan ini menyampaikan, Pandemi Covid-19 masih berlanjut, dimana hal ini pastinya berdampak pada perkenomian masyarakat, serta juga penerapan PPKM sampai dengan hari ini masih terus dilaksanakan dan angka kenaikan korban Covid-19 tetap bertambah.
Menyikapi hal tersebut, saat ini kami TNI-Polri bersama pemerintah terus bekerjasama mengantisipasi penyebaran covid-19 yang ada di wilayah kota Gorontalo, khususnya dalam pelaksanaan vaksinasi untuk membentuk herd immunity.
Dikatakan AKBP Suka, wilayah kota Gorontalo hari ini ada 6 orang yang terpapar atau terkonfirmasi Covid-19, dimana hal ini dikarenakan masih banyak yang nongkrong pada malam hari dan masyarakat banyak tidak menggunakan masker, mengingat para pelaku usaha yang kurang mematuhi adanya batas buka tempat usaha.
“Sampai dengan hari ini banyak para pengusaha yang tidak mendengarkan aturan dari pemerintah sampai turun surat teguran dari Kesbangpol kepada para pengusaha yang tidak mendengar kan aturan dari pemerintah,” ungkap Kapolres.
Ditempat yang sama, Sekda Kota Gorontalo turut memberikan apresiasi kepada pihak TNI-Polri khususnya kepada Polda dan Polres jajaran yang telah menggelar gerai vaksin setiap harinya.
“Dengan adanya vaksinasi ini masyarakat sudah banyak yang tidak terpapar lagi, dan kita minta untuk para pengusaha agar bisa mendukung aturan-aturan pemerintah agar relatif lebih kuat,” imbaunya.
Petugas unit Reskrim Polsek Dungingi di bacakup oleh team Resmob rajawali Polres Gorontalo Kota berhasil mengamankan tiga orang pemuda yang merupakan pelaku pencurian barang barang listrik di toko Mega tehnik. Ketiga pelaku yang ditangkap polisi ini adalah S (32) warga kelurahan tenda Kec.Hulonthalangi, FT (29) warga Desa Bongo Tua Kecamatan Paguyaman dan IM (23) warga desa mananggu kecamatan Mananggu kabupaten Boalemo pada tanggal 30 Oktober 2021
Mereka melakukan aksi pencurian di sebuah toko Mega tehnik yang berada di kelurahan tuladenggi kecamatan Dungingi Kota Gorontalo
Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto,SIK,M.Si melalui Kapolsek Dungingi Ipda Pranti Natalia Olii,SH, Rabu (03/11) mengatakan kasus pencurian berawal adanya kecurigaan dari pemilik toko Mega teknik dimana barang barang di etalase toko sudah berkurang,selanjutnya pemilik toko DL melakukan pemeriksaan cctv dan melihat jika pelaku mengambil alat alat listrik dengan kerugian kurang lebih Rp.5.500.000 (lima juta lima ratus ribu rupiah)
“Mendapat laporan dari korban kami langsung melakukan proses serangkaian penyelidikan,”dan berhasil mengamankan tiga pelaku di kecamatan tibawa kabupaten Gorontalo.
Petugas unit Reskrim Polsek Dungingi di bacakup oleh team Resmob rajawali Polres Gorontalo Kota berhasil mengamankan Ketiga pelaku yang ditangkap adalah S (32), FT (29) dan IM (23)
“Selain mengamankan kedua pelaku kami juga mengamankan barang bukti berupa 2 rol kabel monster 2X50 dan 2X30 warna biru dan hijau,1(satu) senter warna biru,2 termimal kuningan dan 2 dus stop kontak
Akibat perbuatannya, kedua pelaku terjerat Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman mencapai 5 tahun penjara, Tutup Ipda Natalia
Dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penularan kasus Covid-19, Polres Banggai dan jajaran terus konsisten menggelar operasi yustisi.
Seperti yang dilakukan aparat Polsek Batui yang dipimpin langsung Kapolsek Batui Iptu I Kadek Yoga Widata SH, di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di depan terminal, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Rabu (2/11/2021).
“Operasi yustisi kali ini sebanyak 18 pelanggar terjaring karena tak pakai masker,” ucap Kapolsek Batui Iptu Yoga Widata SH.
Pelanggar yang terjaring itu kemudian diberikan teguran dan sanksi sosial memungut sampah di sekitar lokasi hingga diberikan masker oleh petugas.
“Kita juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para pelanggar prokes ini sebagai upaya melindungi diri dari Covid-19,” sebut Iptu Yoga.
Terpisah, Kasubbag Humas Polres Banggai Iptu Haryadi SH, mengatakan, meski grafik kasus Covid-19 di Kabupaten Banggai berangsur stabil, tetapi Polri khsusunya Polres Banggai dan jajaran terus melakukan langkah-langkah preventif dan preemtif.
“Selain operasi Yustisi kita juga selalu memberikan edukasi kepada masyarakat. Sebab masih ditemukan masyarakat yang tidak disiplin prokes,” tutup Iptu Haryadi.*
Tim dari Unit Jatanras Satreskrim bersama team Resmob Rajawali Polres Gorontalo Kota pemuda warga Kelurahan Ipilo Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo JDH (26) yang diduga telah melakukan pencurian perhiasan seberat 43,7 Gram di Kos Rizka Kel.Limba B Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo pada 21 Desember 2020
Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto, SIK,M.Si melalu Kabag ops polres Gorontalo Kota selaku Plt kasat Reskrim AKP Ryan Dodo Hutagalung,SH,SIK di lobi polres Gorontalo Kota, Rabu (03/11) menjelaskan bahwa pelaku diamankan oleh team rajawali saat berada di rumahnya.
Lebih lanjut AKP Ryan menjelaskan jika pelaku melakukan pencurian dengan cara mengambil kunci duplikat kamar kos milik korban,dimana sebelumnya saat korban kehilangan kunci kamar dan pelaku JDH yang merupakan karyawan kost Rizka membuatkan kunci duplikat kamar kos korban.
Saat korban tidak berada di kamar,pelaku masuk dengan menggunakan kunci duplikat yang ada di tangan pelaku dan membuka laci meja dan menemukan kotak kecil yang berisikan perhiasan berupa kalung dan gelang selanjutnya perhiasan tersebut diambil oleh pelaku,tutur AKP Ryan
Hasil dari penjualan barang emas tersebut pelaku membeli sepeda motor Yamaha Mio,dan sisanya untuk Hura Hura.
Saat ini pelaku beserta satu unit sepeda motor Yamaha Mio sudah diamankan di Polres Gorontalo Kota
Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Merdisyam menghadiri Giat Dukungan Psikologis bagi anak-anak yang terdampak Covid-19 yang dilaksanakan di Aula Andi Mapppaoddang Mapolda Sulsel, Selasa (02/11/2021). Anak-anak ini merupakan yatim/piatu dimana orang tua mereka meninggal dunia akibat Covid-19.
Sebanyak 59 anak terdampak Covid 19 dan penyandang disabilitas yang berasal dari Kota Makassar dan sekitarnya dihadirkan dalam acara tersebut.
Dalan kegiatan bertema “Peduli anak Indonesia Tangguh,” tersebut turut hadir Kasdam XIV Hasanuddin, para PJU Polda Sulsel, Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, Kepala Dinas terkait dan Pimpinan Bank BRI Cabang Makassar.
Acara yang digelar secara virtual serentak diseluruh Indonesia tersebut, dipusatkan di Mabes Polri dan dihadiri langsung oleh Kapolri, Panglima TNI, Menteri Sosial dan Menteri P3A.
Dalam sambutannya usai giat virtual dari Mabes Polri, Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa giat ini merupakan wujud kepedulian terhadap anak yatim/piatu dan penyandang disabilitas, sekaligus memberikan pendampingan psikologis dan berperan sebagai orang tua asuh agar pendidikan maupun kehidupan mereka tetap bisa terjamin dengan baik.
“Giat ini sebagai bentuk kepedulian bagi anak-anak terdampak Covid 19, sebagai bagian tanggung jawab kita dalam memberi psikologis sosial dan perhatian khusus kepada anak yang terdampak Covid 19,” ucap Merdisyam.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Merdisyam menghadiri Giat Dukungan Psikologis bagi anak-anak yang terdampak Covid-19 yang dilaksanakan di Aula Andi Mapppaoddang Mapolda Sulsel (foto-red)
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan yang juga hadir dalam acara tersebut menuturkan Kapolda yang memimpin langsung kegiatan tersebut. Disebutkan juga, jajarannya berkolaborasi dengan stakeholder lainnya menginisiasi upaya pemulihan psiko sosial terpadu bagi anak-anak yang orang tuanya meninggal dunia karena covid 19.
“Iya benar, pada hari ini telah dilaksanakan kegiatan dukungan psikologis bagi anak-anak yang terdampak Covid-19, juga di berikan paket sembako dan paket dari BRI.” Ujar E. Zulpan.