Sikap optimisme Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (PJKO) Irjen Pol. Rudy Sufahriadi untuk segera menangkap sisa DPO teroris Poso, ditindak lanjuti Satgas Humas dengan pemasangan baliho foto sisa DPO teroris Poso.
Pemasangan baliho foto empat sisa DPO dilakukan di wilayah Poso Kota dan pedesaan pinggiran pegunungan Poso pesisir bersaudara pada Rabu (17/11/2021)
Kasatgas Humas Ops Madago Raya melalui wakilnya AKBP Bronto Budiyono kepada awak media, Rabu (17/11/2021) mengatakan, Satgas Humas menyikapi sikap optimisme yang ditunjukan PJKO Madago Raya dengan melakukan pemasangan baliho foto sisa DPO teroris Poso, Sulawesi Tengah.
Baliho yang kita pasang memfokuskan penampakan wajah empat orang DPO teroris Poso lebih besar, agar memudahkan masyarakat untuk mengenali wajah mereka, terang Bronto.
Masih kata Bronto, adapun empat DPO tersebut adalah 2 DPO adalah berasal dari Bima NTB yaitu Askar alias Jaid alias Pak Guru dan Nae alias Galuh alias Mukhlas, sedangkan 2 DPO adalah warga Poso Sulteng yaitu Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Suhardin alias Hasan Pranata,
Dalam kesempatan ini, tidak bosan bosannya Satgas Ops Madago Raya terus menghimbau kepada 4 orang DPO teroris Poso agar segera menyerahkan diri,
“Orang tua, Istri dan anak-anak kalian merindukanmu, lebih baik menyerahkan diri dan memperbaiki diri dijalan yang benar dari pada terus sembunyi di hutan serta tidak kejelasan apa yang akan diperjuangkan, pungkas AKBP Bronto Budiyono.
Kepolisian Resort (Polres) Enrekang melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian (Ops) Zebra 2021 di Lapangan Apel Polres Enrekang, Senin (15/11/2021), yang dilksanakan selama 14 hari mulai tanggal 15 sampai 28 November 2021.
Kabag Ops Polres Enrekang Kompol Antonius Tutleta, S.Pd., selaku pimpinan apel dan Kasat Lantas AKP Supriyanto selaku Perwira Upacara serta Kanit Regident IPTU Suyitno selaku komandan apel.
Gelar pasukan Ops Zebra 2021 di ikuti oleh personel Polres Enrekang, anggota TNI Kodim 1419/Enrekang, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP, dengan dihadiri Dandim 1419/Enrekang di wakili Pasi Ops Letda Kap. David, Kadis Perhubungan Drs. Abdullah, MM., Kasatpol PP dan Damkar Abdul Gani S.Sos, para PJU Polres Enrekang.
Penyematan Pita Tanda Operasi kepada perwakilan dari unsur TNI, Polri dan Dishub serta Satpol PP oleh Kabag Ops Polres Enrekang selaku Komandan Apel sebagai tanda dimulainya Operasi Zebra 2021 di wilayah hukum Polres Enrekang.
Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.IK, MH, di wakili Kabaga Ops dalam sambutannya membacakan Amanat Kapolda Sulsel Inspektur Jendral Polisi Drs. Nana Surjana, M.M., bahwa, Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel dan sarana pendukung lainnya agar operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
Operasi Zebra Dilaksanakan dalam rangka mewujudkan situasi Kamseltibcar Lantas serta disiplin Protokol kesehatan menjelang hari raya Natal 2021 dan tahun baru 2022.
Sasaran Operasi Zebra 2021 meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berpotensi terjadinya pelanggaran, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas serta segala bentuk kegiatan yang dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, terangnya.
Lanjut, selain tindakan teguran, juga dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi secara masif kepada seluruh lapisan masyarakat tentang disiplin dalam berlalu lintas, penerapan protokol kesehatan yang ketat sehingga diharapkan operasi zebra tahun ini dapat memutus mata rantai penyebaran covid 19, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan blackspot, trouble spot serta dapat meminimalisir fatalitas laka lantas yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
“Agar pelaksanaan tugas Operasi Zebra ini dilakukan secara Profesional dengan persuasif, humanis sehingga tidak menimbukan komplain dan kontra produktif dari masyarakat” Tutupnya.
Operasi Zebra 2021 yang dilaksanakan Polres Enrekang, diwarnai dengan pembagian masker kepada pengendara, khususnya mereka yang tidak menggunakan masker, Senin (15/11/2021).
Operasi yang digelar di Jalan Jalan Sultan Hasanuddin Kecamatan Enrekang ini, dimulai sekitar pukul 10.00 wita. Dalam operasi kali ini, personil satlantas Polres Enrekang membagikan masker kepada pengendara yang tidak menggunakan masker.
pemasangan stiker juga dilakukan personil satlantas Polres Enrekang kepada pengguna jalan, khususnya pengemudi roda empat.
Kasat Lantas Polres Enrekang AKP Supriyanto melalui Kanit Patroli Satlantas Polres Enrekang Bripka Moch. Mirsa Faiz mengatakan Operasi ini bertujuan untuk mewujudkan Kamseltibcar Lantas serta pencegahan penyebaran covid-19 dengan meningkatkan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.
“kami harapkan dalam operasi ini tercipta masyarakat yang disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.
Kanit Patroli Satlantas Polres Enrekang juga menjelaskan, pengguna jalan Sudah Sebagian besar sudah menerapkan protokol kesehatan saat berkendara yaitu menggunakan masker. Meski masih ada beberapa pengendara yang didapati tidak menggunakan masker.
“Yang tidak pakai masker kita berikan sosialisasi dan himbauan, selanjutnya kita bagikan masker kepada mereka,” ujarnya.
Sedangkan untuk pelanggaran kasat mata yang dilakukan masyarakat pada Operasi Zebra 2021, diberikan sanksi tegas berupa tilang.
Pelanggaran Kasat mata berupa Tidak memakai helm saat berkendara sepeda motor, menggunakan lampu rotator tidak sesuai prosedur, menggunakan HP saat berkendara dan tidak memasang sabuk pengaman saat berkendara mobil.
Pada Minggu tgl 14 November 2021 sekira pukul 16.00 wita di jl. Bau Baharuddin No. 15 Sengkang Kec. Tempe Kab. Wajo, Unit Resmob Sat Reskrim Polres Wajo di Pimpin oleh Kanit Resmob telah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana penganiayaan yang di lakukan secara bersama. Pelaku MF (20) diamankan oleh Unit Resmob Polres Wajo Dirumahnya jl. Bau Baharuddin Kec. Tempe Kab. Wajo.
Kapolres Wajo AKBP MUHAMMAD ISLAM A, S.IK. MM membenarkan penangkapan tersebut, “Diduga Pelaku MF (20) diamankan oleh Unit Resmob Polres Wajo Dirumahnya jl. Bau Baharuddin Lalu DiBawa Ke Mapolres Wajo Untuk Dilakukan Pemeriksaan”.
Kapolres Wajo AKBP MUHAMMAD ISLAM A, S.IK. MM
“Menurut beberapa saksi ditempat kejadian, korban UG dianiaya oleh pelaku MF (20) saja pada bagian wajah dan bagian kepala korban secara berkali-kali. Saksi juga menjelaskan bahwa luka-luka korban di beberapa bagian tubuhnya akibat kecelakaan yang di alami korban pada saat pulang dari TKP”, Ujar Kapolres Wajo kepada media.
Selanjutnya terduga Pelaku bersama barang bukti dibawa ke Polres Wajo kemudian di serahkan kepada penyidik guna proses penyidikan.
Team rajawali Polres Gorontalo menindak lanjuti laporan masyarakat melalui forum portal Gorontalo terkait perampasan uang / begal senilai belasan juta di kompleks Eks terminal andalas yang diposting oleh akun lautan Rimba di Quick respon Polda Gorontalo.
Selanjutnya postingan tersebut direspon oleh Team rajawali dan berkoordinasi dengan personil Polsek kota tengah dimana korban yang dijelaskan di dalam postingan tersebut yakni WV alias Wiwin sedang membuat laporan terkait dugaan perampasan uang/begal yang dialaminya.
Saat diinterogasi oleh Ka Spk 3 Bripka Sumitro Pakaya terdapat kejanggalan dari keterangan VW tentang hilangnya uang tersebut, sehingga Ka Spk menghubungi ka team rajawali Aipda Fajar Milama
Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto, SIK,M.Si melalui Kapolsek Kota tengah Ipda Suprapto, SIP menjelaskan bahwa berdasarkan hasil interogasi team rajawali bahwa perampasan uang/ begal tersebut tidak pernah terjadi.
Jadi dari hasil interogasi oleh team rajawali terhadap VW alias Wiwin,yang bersangkutan sudah menggunakan uang perusahaan tempat dia berkerja senilai Rp.27.000.000 (dua puluh tujuh juta rupiah), dimana uang tersebut digunakan untuk bermain judi online,sehingga VW bingung saat akan menyetor uang perusahaan, ujar Ipda Suprapto
Lebih lanjut Ipda Suprapto menjelaskan bahwa VW sudah kurang lebih 1 bulan menggunakan uang tagihan kantor untuk digunakan bermain judi online dan dari hasil bermain judi online selama kurun waktu 1 bulan tersebut VW membeli iPhone 12 promax, Namun saat akan VW sudah kehabisan uang, handphone tersebut di jual kembali.
Saat ini VW bersama barang bukti sudah diamankan di mapolsek Kota tengah guna penyelidikan lebih lanjut
Kapolda Sulteng Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi bersama Ketua PD Bhayangkari Sulteng Ny. Luly Rudy S. dan rombongan melakukan kunjungan kerja (kunker) di wilayah Polres Touna. Kali ini pulau Una Una, Kecamatan Una Una, Kabupeten Touna dipilih menjadi tempat pertemuan kunker beliau bersama rombongan.
Kapolda Sulteng bersama rombongan tiba di pulau Una Una pada Senin (15/11/2021) sekitar pukul 07.45 Wita menggunakan Helikopter milik Polri dan mendarat dilapangan sepak bola Desa Binanguna Kec. Una Una.
Setibanya di desa Binanguna Kapolda Sulteng beserta ibu dan rombongan disambut oleh Kapolres Touna AKBP Riski Sandhy, S.I.K., M.H., Bupati Tojo Una Una Mohammad Lahay, S.E., M.M., Kasat Pol PP Rastam Sarengsong, S.H. serta unsur Tripika Kec. Una Una Kab. Tojo Una Una.
Pada kunker kali ini, Kapolda Sulteng akan melakukan serangkaian kegiatan selama tiga hari berturut-turut. Pada Senin (15/11/2021) kemarin Kapolda menghadiri kegiatan Vaksinasi Covid-19 dan penyerahan bantuan sembako untuk warga masyarakat yang ada di desa Binanguna Kec Una Una Kab. Tojo Una Una.
Kapolres Tojo Una Una AKBP Riski Sandhy, S.I.K., M.H., mengatakan, bersama Bupati dan unsur Tripika kami mendampingi bapak Kapolda dan rombongan memantau kegiatan Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh tim medis Biddokes Polda Sulteng yang dibantu oleh tenaga medis dari Rumah sakit Umum Wakai serta tenaga medis Puskesmas Wakai Kec. Una Una Kab. Tojo Una Una. “Setelah memantau kegiatan vaksinasi, Kapolda bersama ibu menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat yang telah di vaksin. Kami melihat masyarakat sangat antusias dalam mengikuti vaksinasi Covid-19 ini,” ucap Kapolres.
“Dari data yang kami peroleh giat vaksin tersebut diikuti oleh masyarakat umum dan pelajar tingkat SMP Satap Una Una. Untuk vaksin dosis 1 sebanyak 181 orang, vaksin dosis 2 sebanyak 21 orang,” tambah Kapolres.
“Sementara yang tertunda untuk di vaksin sebanyak 21 orang dari pendaftar sebanyak 223 orang, sehingga keseluruhan jumlah yang vaksin sebanyak 202 orang,” lanjutnya. AKBP Riski menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tojo Una Una khususnya wilayah Kecamatan Una Una. “Alhamdulillah kegiatan berjalan berjalan lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tutup Kapolres.
Dijadwalkan Kapolda Sulteng bersama rombongan hari ini Selasa (16/11/2021) telah melaksanakan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan yang ada di wilayah kepulauan Una Una Kec. Una Una. Dilanjutkan besok harinya Rabu (17/11/2021) akan menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Tua Jami Darul Salam di Desa Binanguna, Kecamatan Una Una.
Di Era Keterbukaan saat ini diharapkan ada peran warga masyarakat apabila mengetahui tindakan polisi melanggar hukum dapat melapor lewat aplikasi “Propam Presisi”.
Aplikasi layanan digital ini diluncurkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beberapa waktu lalu.
Untuk menggunakan aplikasi ini, warga dapat mengunduh (download) terlebih dahulu aplikasi Propam Presisi di Play Store atau App Store,
Setelah berhasil diunduh, pengguna dapat mendaftarkan diri dengan menggunakan nomor NIK(Nomor Identitas Kependudukan) yang sesuai dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk).
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Polisi Didik Supranoto melalui rilis yang dibagikan kepada media di Palu, mengatakan “Di era keterbukaan saat ini, kinerja Kepolisian tidak hanya diawasi secara internal tetapi diperlukan pengawasan eksternal yaitu masyarakat” ungkapnya, Selasa (16/11/2021)
Didik Juga mengatakan, untuk memudahkan masyarakat turut mengawasi kinerja anggota Polri khususnya yang dilapangan, Polri telah meluncurkan aplikasi ‘Propam Presisi’
Aplikasi Propam Presisi, sebagai wujud peran masyarakat memberikan pengawasan terhadap kinerja Kepolisian termasuk personil Polda Sulteng dan jajarannya, tambah pamen Bidhumas tiga melati ini.
Didik selanjutnya memberikan tip panduan kepada masyarakat setelah mengunduh (download) aplikasi Propam Presisi di ponsel masing-masing, “pertama buka aplikasi Propam Presisi, kemudian klik menu ‘BUAT PENGADUAN”
Langkah kedua, lakukan verifikasi identitas anda sebagai pelapor dengan cara memasukkan NIK pada kolom yang tersedia dan melakukan swafoto, kemudian tekan tombol verifikasi, jelasnya
Langkah ketiga Isi formulir pengaduan, setelah verfikasi berhasil, identitas pelapor akan terisi secara otomatis pada formulir pengaduan, kemudian dilanjutkan pada pengisian kolom-kolom pengaduan yang kosong, tambah Didik.
Semoga dengan adanya aplikasi Propam Presisi, diharapkan masyarakat berperan sebagai pengawas eksternal. Aplikasi ini juga untuk memudahklan masyarakat melapor bila melihat atau menemukan pelanggaran anggota Polri,
Langkah berikut, setelah memastikan kolom-kolom sudah diisi dengan benar, selanjutnya tekan tombol KIRIM pada layar handphone anda, notifikasi akan muncul apabila pengaduan sudah terkirim ke bagian pelayanan pengaduan masyarakat Propam Presisi, Kalau mengalami kegagalan dalam proses pengiriman ulangi sampai berhasil, pesan mantan Wadirreskrimum Polda Sulteng ini.
Tentunya diharapkan kepada seluruh anggota Polri khususnya di Polda Sulteng dan jajaran dapat melaksanakan tugas dengan lebih professional guna terciptanya Polri yang presisi, pungkas Kabidhumas Polda Sulteng.
Personel Polres Touna yang tergabung dalam dalam Ops Zebra Tinombala – 2021 melaksanakan rangkaian operasi di Bundaran Tugu Ampana, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Touna, Selasa (16/11) pukul 09.00 Wita.
Operasi yang dipimpin oleh KBO Satlantas Polres Touna Ipda I Gusti Lanang Mahardika, SH bersama Kanit Turjawali Ipda I Kadek Agus Hermanta, SH dan Kasi Propam Polres Touna Aiptu Beni W. Abubakar dengan sasaran memberikan himbauan protokol kesehatan dan tertib berlalulintas.
KBO Satlantas Polres Touna Ipda I Gusti Lanang Mahardika mengatakan, bahwa dalam pelaksanaan Operasi Zebra Tinombala 2021 di Bundaran Tugu Ampana, pihaknya pihaknya memberikan himbauan protokol kesehatan dan tertib berlalulintas kepada masayarakat.
“Dalam operasi ini kami melaksanakan kegiatan dengan memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat pengguna jalan untuk senantiasa menaati protokol kesehatan dan tertib dalam berlalu-lintas,” kata Ipda I Gusti Lanang Mahardika. Dia menuturkan dalam operasi kali ini pihaknya lebih menargetkan sosialisasi terkait protokol kesehatan (prokes) Covid-19 serta, pemberian masker bagi para pengguna jalan yang kedapatan tidak menggunakannya saat berkendara.
“Ya untuk sasarannya kita hanya memberikan sosialisasi dan imbauan. Tadi kami memberikan imbauan keselamatan dalam berlalu lintas dan membagikan masker untuk masyarakat agar senantiasa patuh terhadap protokol kesehatan,” ungkapnya.
Kementerian Pertanian (Kementan) RI dan Polri menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang pendampingan dalam pemeliharaan keamanan pada pelaksanaan program pembangunan pertanian, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (16/11).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, MoU tersebut, dalam rangka mendukung dan mempercepat seluruh program Kementan untuk masyarakat Indonesia bisa berjalan dengan baik dan lancar.
“Baru saja kita melaksanakan kegiatan tanda tangan MoU atau nota kesepahaman dimana nanti, akan ditindaklanjuti dengan PKS (Perjanjian Kerjasama) yang akan dilaksanakan oleh rekan-rekan pejabat utama dengan dirjen terkait di Kementan. Mou ini tentunya dilakukan dalam rangka mendorong dan mempercepat agar program dari Kementan betul-betul bisa berjalan dengan hasil yang optimal,” kata Sigit.
Terkait sektor pertanian, Sigit menekankan hal itu menyangkut hajat hidup 273 juta masyarakat Indonesia yang setiap harinya harus terpenuhi. Oleh sebab itu, menurut Sigit, ketahanan pangan harus terpenuhi dengan meningkatkan produktivitas.
“Ada 273 juta masyarakat atau rakyat yang tiap hari tentunya harus dipenuhi, terkait dengan masalah kebutuhan pangan dan ini menjadi konsen kita bagaimana mendorong agar produktivitas pertanian semakin hari jadi makin meningkat,” ujar mantan Kapolda Banten itu.
Mantan Kabareskrim Polri ini mengungkapkan bahwa, dalam MoU tersebut juga dibahas soal pemanfaatan pengembangan lahan pertanian yang belum tersentuh. Selain itu, Sigit juga menyatakan, diperlukan upaya strategi guna memanfaatkan lahan yang ada dengan melakukan modernisasi pertanian.
“Sehingga pertumbuhan ataupun kualitas produksinya meningkat. Disamping itu juga memanfaatkan lahan-lahan baru yang saat ini mungkin belum tersentuh dan ini menjadi program kita untuk kembangkan dua hal tersebut,” ucap Sigit.
Dengan adanya nota kesepahaman ini, Sigit menegaskan bahwa, Polri akan mendukung seluruh program Kementan dalam mewujudkan ketahanan pangan bagi masyarakat Indonesia.
Terwujudnya ketahanan pangan, menurut Sigit, hal itu akan berdampak positif bagi Indonesia, diantaranya adalah bisa mengurangi ketergantungan import dan meningkatkan eksport dalam negeri.
“Dalam kurun waktu dua tahun ini kita tidak impor beras. Ini tentunya jadi prestasi dari Kementan dan kita akan terus dukung kedepan ketergantungan seperti ini bisa kita kurangi. Dan ekspor kita, bisa kita tingkatkan,” tutur Sigit.
Sigit memaparkan, dalam mewujudkan ketahanan pangan, Polri juga telah berperan aktif terkait program Food Estate. Dengan begitu, sektor pertanian dan peternakan di lingkungan masyarakat bisa semakin dimaksimalkan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo setelah MoU (foto-red)
“Program Food Estate yang saat ini sedang dikembangkan menjadi konsen kami untuk supaya itu bisa berjalan. Sehingga bagaimana kita memiliki lahan pertanian, peternakan yang luas, yang bisa mencukupi kebutuhan pangan bagi masyarakat Indonesia, kedepan betul-betul terwujud,” papar Sigit.
Lebih dalam, Sigit mengatakan, di tengah Pandemi Covid-19, sektor pertanian saat ini mampu menyumbangkan Produk Domestik Bruto (PDB) yang cukup besar. Bahkan, kata Sigit, cukup untuk melaksanakan ekspor.
“Ini sebetulnya bisa menjadi kebanggaan tersendiri. Kami dari kepolisian akan terus mendukung dan sinergi untuk dukung agar program dalam wujudkan ketahanan pangan, bagaimana kurangi impor dan perbesar ekspor ini betul-betul bisa terlaksana dengan baik,” kata Sigit.
Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menekankan bahwa, Kementan tidak bisa bergerak dan bekerja sendiri. Sebab itu, Ia menyatakan, sangat memerlukan bantuan dari Polri guna memenuhi kebutuhan pangan dari masyarakat Indonesia terpenuhi.
“Tentu saja Kementan tidak bisa sendiri. Harus bersama unsur yang ada, kami berterima kasih bapak Kapolri bersedia membackup sepenuhnya,” ujar Syahrul dikesempatan yang sama.
Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY melaksanakan Posyandu lansia bersama tenaga kesehatan puskesmas desa Langau Kecamatan Puring Kencana Kabupaten Kapuas Hulu Kalbar.
Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas Letkol Inf Andri Suratman dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Selasa (16/11/2021).
Posyandu yang diberikan posyandu Lansia melalui program dan kadernya pada dasarnya untuk meningkatkan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para orang tua yang lebih rentan terhadap penyakit.
Kegiatan merupakan bentuk kepedulian dan membantu tenaga kesehatan puskesmas puring kencana dalam terselenggaranya kegiatan posyandu ini, harapan nya para lansia bisa sehat meskipun tinggal di perbatasan”, ucapannya.
Dikatakannya Andriani Amd.kep selaku perawat puskesmas”, pelayanan posyandu Lansia tidak hanya dilakukan untuk pengecekan kesehatan, pemeriksaan juga diantaranya pola makan,cara mandi, rutinitas buang air besar,dan kemampuan untuk berjalan serta berpakaian,kami juga mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan dari bapak-bapak Satgas atas terselenggaranya kegiatan ini”, Pungkasnya.
Serda Dedi Bustamil beserta tiga rekannya”,kami membantu tenaga kesehatan mulai dari tensi, penimbangan berat badan dan pengaturan antrian, harapan nya para lansia ini dan memberikan tentang prokes hidup sehat dan kebersihan”, imbuhnya.
Menjaga kesehatan Lansia harus di perlukan kesadaran sendiri,dalam menjaga kondisi badan agar hasil yang di capai dapat maksimal.