Jiwasraya Mati Suri, Lord Bakrie Memang Mahasakti

News Lintas Sulawesi/Jakarta

Sudah berentet kasus besar yang menyeret namanya. Namun sampai kini, dia masih tak tersentuh, duduk santai sambil kipas-kipas duit.

Juga sambil mengetawai kita yang geram melihat jalannya sistem peradilan di Indonesia. Yang tajam ke rakyat kecil, tapi tumpul ke penggede elit macam Lord Bakrie (Aburizal Bakri – red).

Ya, di atas langit memang ada Hotman Paris. Tapi di atas negara kita, masih ada Lord Bakrie yang mahasakti.

Gimana nggak sakti?

Buat Lord Bakrie, hukum itu mainan. Dengan duitnya yang nggak ada serinya, dengan koneksi-koneksinya di lingkaran kekuasaan, dan dengan kroni-kroninya, apa sih yang musti ditakutkan?

Ya, walaupun kita tak bisa melihatnya, bukan tak mungkin kalau koneksi Lord Bakrie ada di kalangan menteri atau orang terdekat Presiden.

Lord Bakrie itu sudah malang-melintang di dunia bisnis dan politik dari sekitaran tahun 70-an. Jaringannya pasti sudah menggurita, dan kukunya sudah menancap dalam di sela sendi kekuasaan negara kita.

Maka, sekurap-kurapnya sepak terjang do’i, pasti ada saja yang pasang badan membekingi.

Contoh saja kasus Jiwasraya ini. Selama Rini Soemarno menteri BUMN, Bakrie aman.

Tapi begitu naga-naganya Rini ditendang dari kursi kementrian oleh Presiden Jokowi, langkah pengamanan harus buru-buru dilakukan. Konon, Rini langsung menunjuk Hexana Tri Sasongko, yang akan jadi bom untuk merontokkan Jiwasraya.

Rini juga langsung mengirim surat sakti ke Kejagung. Yang langsung ditindaklanjuti dengan menyeret 6 terdakwa kasus Jiwasraya beberapa waktu lalu. (Keenam terdakwa itu: mantan Dirut Jiwasraya 2008-2018, Hendrisman Rahim; mantan Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan, AJS Syahmirwan; Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto; Direksi PT. Jakarta, Benny Tjokro dan Heru Hidayat – red)

Padahal pakar pidana sekelas Prof. Munzakir saja heran. Bagaimana mungkin Jaksa bisa menerima laporan dan mengusut Jiwasraya hanya atas laporan pribadi dari Rini Soemarno, bukan laporan RUPS. Karena seharusnya, permasalahan PT seperti Jiwasraya itu diselesaikan melalui RUPS.

Tambahan lagi, kasus investasi pasar modal macam kasus Jiwasraya ini mustinya disidik oleh penyidik OJK dengan aturan pasar modal. Bukan ditangani secara pidana oleh kejaksaan, apalagi dipaksakan sebagai tindak pidana korupsi.

Akibatnya apa?

Beberapa kambing hitam diseret buat disembelih, Jiwasraya ditutup, negara menalangi, dan jejak dosa Bakrie lenyap. Bakrie bebas lagi, bebas lagi.

Di lain pihak, yang jadi kambing hitam kena getah pahit. Mereka diseret ke pengadilan, ditangani sebagai tindak pidana korupsi. Yang lucunya, kalau ditilik dari jalannya persidangan, Kejaksaan sulit membuktikan bahwa memang ada tindak korupsi yang merugikan negara sampai 16 triliun.

Anggaplah bahwa 6 terdakwa yang diseret itu memang ada kesalahannya. Tapi pertanyaannya, apakah cara penanganannya tepat? Apakah memaksakan dakwaan tipikor ke mereka itu tepat? Ataukah mustinya ditindak dakwaan yang berbeda?

Lantas, apakah memang pelakunya hanya mereka-mereka ini saja? Bagaimana dengan Rini Soemarno dan Hexana Tri Sasongko yang berperan mematikan bisnis dan menutup paksa BUMN Jiwasraya ?

Bagaimana dengan penggede-penggede elit lain, yang bisa saja juga ikut memerah Jiwasraya demi memperkaya diri mereka? Juga, apakah memang kerugian 16 triliun itu semua hasil perbuatan mereka berenam ini saja?

Bagaimana dengan Lord Bakrie, yang namanya berulang-ulang disebut di pengadilan? Yang sudah tercatat merugikan Jiwasraya triliunan sebelum tahun 2008?

Dan sekarang, sudah ada wacana untuk menutup Jiwasraya dan menggantinya dengan perusahaan yang baru. Yang artinya, jejak dosa Lord Bakrie dan kroni-kroninya di dalam Jiwasaraya akan lenyap tak berjejak. Seperti kabut tertiup angin. Dan tak akan bisa dikorek-korek lagi di masa mendatang.

Artinya, Lord Bakrie menang lagi.

Dia yang enak-enak memerah Jiwasraya, direksi Jiwasraya yang musti pontang-panting menutupi kerugian. Lantas direksi yang sudah pontang-panting ini juga yang dikenai dakwaan, sementara Lord Bakrie dan kroni-kroninya tetap tak tersentuh.

Sudah begitu, negara lagi yang akan menalangi kerugian akibat kejahatan Bakrie. Sementara Bakrie? Duduk santai, enak-enak kipas-kipas duit sambil ngetawain kita-kita.

Jadi, pak Jokowi, bagaimana ini?

Ceritanya sekarang Lord Bakrie menang lagi? Berarti memang Lord Bakrie semahasakti itu?
Jaman SBY dulu dia menang, setelah merugikan masyarakat dalam kasus Lapindo, dan negara yang menalangi.

Dan jaman pak Jokowi, Lord Bakrie juga menang lagi. Gitu ceritanya, pak? Pak Jokowi, dan sekalian pak Erick Thohir.

Jangan remehkan skala kasus Jiwasraya ini. Kalau ini kembali mengulang cerita Century, kasus Jiwasraya Gate bakal jadi warisan pak Jokowi dan pak Erick Thohir. Kalian akan diingat sebagai orang yang membiarkan penjahat paus macam Bakrie melenggang begitu saja, bebas tak tersentuh hukum.

Biarpun mungkin palu hakim telah memvonis 6 terdakwa saat ini, jangan dianggap kasus Jiwasraya ini sudah selesai. Mungkin saat semua uang nasabah Jiwasraya ditalangi negara nantinya, para nasabah bisa bernafas lega.

Tapi bagaimana ke depannya?

Apa yang akan mencegah orang-orang seperti Bakrie berulah kembali, kalau nyatanya perbuatan salah mereka tidak dihukum? Apa yang bisa mencegah pengadilan dagelan macam kasus Jiwasraya ini terjadi lagi, kalau sekarang tidak ditetapkan contoh penegakan hukum yang benar?

Warisan macam apa yang mau kita tinggalkan buat penerus kita? Generasi anak Bangsa Indonesia. Selamat Hari Lahir Ibu Pertiwi Indonesia, semoga tetap sehat walau penuh luka. (*)

Penulis: Tony Gede, pengamat masalah hukum dan sosial

(Redaksi NLS)

Kapolri Minta Forkopimda Sumbar Perkuat Strategi Mitigasi Covid-19 di Sektor Ekonomi Warga

News Lintas Sulawesi/JAKARTA

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat penanganan dan pengendalian Covid-19 bersama dengan Forkopimda Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (13/8/2021).

Dalam arahannya, Sigit meminta Forkopimda Sumbar untuk melakukan penguatan strategi mitigasi Covid-19, dibeberapa tempat seperti pasar dan warung makan. Tujuannya agar roda perekonomian warga tetap bergerak, namun laju pertumbuhan virus corona dapat ditekan.

“Strategi mitigasi pada sektor-sektor yang dilakukan pelonggaran harus dilakukan. Sehingga ekonomi rakyat dapat berjalan, namun laju penyebaran Covid-19 tidak kembali meningkat,” kata Sigit saat memberikan pengarahan ke Forkopimda Sumbar.

Mantan Kapolda Banten ini menekankan, di tengah Pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia saat ini mulai tumbuh sebesar 7,07 persen. Sementara, Sumbar meningkat sekira 5,76 persen.

Dengan adanya hal itu, Sigit menyebut bahwa momentum pertumbuhan ekonomi dewasa ini mencerminkan optimisme Indonesia bisa bangkit di tengah Pandemi Covid-19. Sebab itu, kata Sigit, seluruh elemen masyarakat harus sama-sama menjaga sektor kesehatan agar perekonomian masyarakat bisa terus bangkit.

“Momentum pertumbuhan ekonomi ini harus kita jaga dengan kesehatan sebagai modal dasar. Jika kasus Covid-19 bisa ditekan, pertumbuhan ekonomi dapat kembali berjalan normal,” ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Strategi mitigasi atau pengendalian Covid-19 yang harus diperkuat antara lain, protokol kesehatan yang ketat seperti 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak), penguatan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Dan terakhir, adalah melakukan akselerasi atau percepatan vaksinasi.

“Prokes ketat 3M, strategi mitigasi pada sentra ekonomi kerakyatan dan penerapan prokes kawasan, edukasi dan ops Yustisi untuk memastikan kepatuhan terhadap prokes, dan penyekatan untuk mengurangi mobilitas masyarakat,” ucap Sigit.

Sigit menambahkan, penguatan 3T agar dapat bergerak cepat menangani warga yang terpapar virus corona. Selain itu, pada strategi ini, Forkopimda juga diimbau untuk meningkatkan Bed Occupancy Rate (BOR) dan lokasi isolasi terpusat (isoter).

“Peningkatan BOR dan lokasi isoter
juga harus dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus agar terkendali,” kata Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menekankan untuk Forkopimda melakukan sosialisasi panduan isolasi mandiri (isoman) kepada masyarakat, agar dapat mengurangi fatalitas sebelum mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan.

Kendati begitu, Sigit tetap mengimbau kepada masyarakat yang terpapar virus corona untuk menjalani perawatan di Isoter. Mengingat, kata Sigit, hal itu lebih baik karena berada di bawah pengawasan tenaga kesehatan (nakes).

“Namun tetap diutamakan isolasi
di isoter karena dalam pengawasan nakes. Lakukan koordinasi dan perencanaan terhadap kebutuhan oksigen untuk menjaga
ketersediaan distribusi oksigen di RS Rujukan Covid-19 pada seluruh wilayah,” tutur Sigit.

Sementara terkait dengan program vaksinasi, Sigit menyebut, seluruh elemen di Sumbar harus bersinergi dan berkolaborasi untuk mengejar target Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan vaksinasi 2 juta per hari.

“Untuk mengejar target vaksinasi 2 juta dari Bapak Presiden agar Forkopimda berkoordinasi terkait pelaksanaan vaksinasi di lapangan yang dilakukan secara bersama-sama TNI-Polri, Dinkes Puskesmas, dan relawan,” ujar Sigit.

Tak hanya itu, Sigit menyampaikan agar Forkopimda segera menghabiskan stok vaksin. Serta, lakukan perekrutan elemen masyarakat untuk meningkatkan jumlah vaksinator.

(Redaksi NLS)

Sat Intelkam Polres Wajo, Melakukan Pengamanan Pada Kegiatan Bawaslu RI Di Kab.Wajo

News Lintas Sulawesi/Wajo

Personel Sat Intelkam Polres Wajo melakukan Pengamanan Tertutup (pamtup) pada kegiatan pembukaan acara Pembukaan SKPP (Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif) Oleh Bawaslu RI di Wilayah Kab.Wajo. (Jumat,13/8/2021)

Pada hari Rabu tanggal 11 Agustus 2021 sekitar Pukul 16.00 Wita bertempat di Aula Sallo Mall Jl.H.Bahe Sengkang Kec.Tempe Kab.Wajo telah berlangsung kegiatan acara Pembukaan SKPP (Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif) Oleh Bawaslu RI di Wilayah Kab.Wajo.

Sambutan Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan H. Laode Arumahi SH.,MH Dan Dilanjutkan Sambutan oleh Bapak Bupati Kab Wajo Dr H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si



Acara pembukaan SKPP dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu RI Bapak Abhan,SH.,M.H Beserta rombongan.

SKPP ini sebagai program utama bagi Bawaslu dalam program pengawasan partisipatif. SKPP adalah salah satu program prioritas Nasional (RPJMN). Program ini penting, sejalan dengan kebijakan Mendagri yang meminta pemda untuk melakukan pendidikan politik masyarakat.

Sekitar 90 anggota Bawaslu Yang mengikuti Sekolah Kader Pengawas partisipatif (SKPP) yang Terbagi dari Anggota Bwaslu Kab Bone 45 Orang Dan Anggota Bawaslu Kab Wajo Sebanyak 45 Orang.

Untuk itu, personel Sat Intelkam Polres Wajo yang ditunjuk melakukan pengamanan pada kegiatan tersebut serta melakukan penggalangan kepada panitia pelaksana guna Tetap mematuhi protokol kesehatan. Polres Wajo Melakukan Pengamanan Pada Kegiatan Bawaslu RI Di Kab.Wajo

Wajo- Personel Sat Intelkam Polres Wajo melakukan Pengamanan Tertutup (pamtup) pada kegiatan pembukaan acara Pembukaan SKPP (Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif) Oleh Bawaslu RI di Wilayah Kab.Wajo. (Jumat,13/8/2021)

Pada hari Rabu tanggal 11 Agustus 2021 sekitar Pukul 16.00 Wita bertempat di Aula Sallo Mall Jl.H.Bahe Sengkang Kec.Tempe Kab.Wajo telah berlangsung kegiatan acara Pembukaan SKPP (Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif) Oleh Bawaslu RI di Wilayah Kab.Wajo.

Sambutan Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan H. Laode Arumahi SH.,MH Dan Dilanjutkan Sambutan oleh Bapak Bupati Kab Wajo Dr H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si

Acara pembukaan SKPP dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu RI Bapak Abhan,SH.,M.H Beserta rombongan.

SKPP ini sebagai program utama bagi Bawaslu dalam program pengawasan partisipatif. SKPP adalah salah satu program prioritas Nasional (RPJMN). Program ini penting, sejalan dengan kebijakan Mendagri yang meminta pemda untuk melakukan pendidikan politik masyarakat.

Sekitar 90 anggota Bawaslu Yang mengikuti Sekolah Kader Pengawas partisipatif (SKPP) yang Terbagi dari Anggota Bwaslu Kab Bone 45 Orang Dan Anggota Bawaslu Kab Wajo Sebanyak 45 Orang.

Untuk itu, personel Sat Intelkam Polres Wajo yang ditunjuk melakukan pengamanan pada kegiatan tersebut serta melakukan penggalangan kepada panitia pelaksana guna Tetap mematuhi protokol kesehatan.

(Humas Polres Wajo/red)

(Editor : Aidil)

Bhabinkamtibmas Polsek Maniangpajo, Beri Himbauan Supaya Warga tetap Patuhi Protokol Kesehatan

News Lintas Sulawesi/Maniangpajo

Upaya Bhabinkamtibmas Polsek Maniangpajo Polres Wajo Aipda Darwan peduli akan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif saat melaksanakan kegiatan Sambang warga desa binaannya diDesa Mattirowalie Kec Maniangpajo Kab Wajo.  Kamis (12/08/2021)

Dalam kegiatan tersebut anggota Bhabinkamtibmas mendatangi warga binaan yang sedang duduk-duduk dan berbincang-bincang, kegiatan ini dilakukan guna semakin terjalinnya silaturahmi dan komunikasi yang baik antara Bhabinkamtibmas dengan warga masyarakat binaannya.

Kedatangan Bhabinkamtibmas ke warga binaan untuk mejalin kedekatan selain itu juga guna menggali informasi tentang situasi dan kondisi serta perkembangan kamtibmas, sehingga bila terdapatnya atau terjadinya tindak kejahatan atau gangguan kamtibmas lainnya pada warga, warga tidak sungkan melaporkannya kepada anggota Bhabinkamtibmas dan dapat segera ditindak lanjuti.” Jelasnya.

Dalam giat tersebut Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas serta himbauan pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus Corona.“Apabila beraktifitas diluar diharapkan selalu memakai masker dan patuhi protokol kesehatan guna antisipasi Virus COVID-19” kata Aipda Darwan.

Kapolsek Maniangpajo Iptu Reski G,SH pada kesempatan tersebut agar anggota Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga, agar kiranya tetap menjaga keharmonisan dan kerukunan hidup antar sesama baik dilingkungan tempat tinggal maupun dilingkungan sekitar. Ucapnya.

(Humas Polres Wajo/red)

(Editor ; Aidil)

Plt Gubernur Sulsel Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Mertua Kabid Humas Polda Sulsel

News Lintas Sulawesi/Polda Sulsel

Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya Drs H Utjin Sudiana yang merupakan Mertua dari Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan .

“Innalilahi Wa Innailaihi Rojiun, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Drs H Utjin Sudiana yang merupakan Mertua dari Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan, Tentu kami di Sulawesi Selatan merasa juga turut berbelasungkawa” katanya, di Makassar, Jumat (13/8).

Plt Gubernur juga meminta kepada keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran dalam menjalani ujian, karena sedianya kepergian seseorang menghadap sang khalik adalah sebuah ujian kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Sedianya ini adalah ujian bagi kita semua dari Allah Subhana Wa Ta’ala agar senantiasa kita bersabar, tabah dan ikhlas dalam menghadapinya,” tuturnya.

Plt Gubernur berharap semua amalan almarhum selama di dunia menjadi ladang pahala dan diterima oleh Allah Subhana Wa Ta’ala.

” Semoga Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Subhana Wa Ta’ala., tutupnya.

Kombes Pol E Zulpan dalam kesempatan itu juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak atas perhatian dan ucapan duka yang disampaikan terhadap keluarga besarnya

” Terima kasih kepada semua pihak atas perhatiannya , insya Allah kami diberi ketabahan atas kepergian Orang tua kami , dan juga atas nama keluarga kami mohon dimaafkan jika almarhum semasa hidup memiliki kekhilafan, mohon doa agar Almarhum diridhoi Allah SWT, diampuni semua salah dan khilafnya, diterima semua amal ibadahnya serta mendapat kemuliaan di sisi Allah ,” ungkap E .Zulpan

Sebagai Informasi , Drs H Utjin Sudiana meninggal dunia Jumat, 13 Agustus 2021 jam 06.30 WIB di Jakarta.

Kepergian Almarhum meninggal duka cita mendalam terhadap anak dan menantu almarhum yaitu Kombes Pol E Zulpan dan Atiet Krisdina, AKBP Apip Ginanjar dan Poppy serta Kompol Fahrul Sudiana dan Rica

(Humas Polres Wajo/red)

(Editor ; Aidil)

Himbauan dan Sosialisasi tentang Prokes, dilakukan oleh Tim Gabungan TNI-Polri dan Sat-Pamong Praja Kab Poso

News Lintas Sulawesi/Polres Poso

Kegiatan Operasi Yustisi dalam rangka penerapan protokol kesehatan, himbauan dan Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Tim Gabungan TNI-Polri dan Satuan Pamong Praja. Jumat,13/08/21.

Giat dipimpim oleh Akp Putu Gede Suryadi dibagi 2 tim, tim 1 menyasar razia Prokes pengguna jalan dengan pembagian masker di jalan Pulau Sumatera depan RTH.

Tim 2 melakukan Patroli ke Pelaku Usaha dan melakukan penindakan tidak mematuhi prokes dan memberikan himbauan serta teguran.

Adapun hasil selama pelaksanaan operasi Tim 1 mendapatkan pelanggaran berupa sanksi administrasi 4 orang dan sanksi sosial 26 orang sedangkan Tim 2 menyasar ke pelaku usaha berupa 5 toko bahan campuran, 1 apotik dan 1 optik citra.

Akp Putu Gede Suryadi saat di temui oleh awak media menyampaikan bahwa ini sudah menjadi giat rutin satgas covid-19,dalam memutus rantai penyebaran covid-19 di wilayah kabupaten Poso yang notabenenya Kabupaten Poso tergolong zona merah di Provinsi Sulawesi Tengah.Ucap Gede.

Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Poso marilah kita bersama-sama bergandengan tangan untuk memutus penyebaran covid-19 dengan selalu melaksanakan protokol kesehatan.

(Humas Polres Poso/red)

(Editor : Aidil)

Wujud Kepedulian Kepada Personil Yang Isoman, Kapolres Takalar Berikan Semangat dan Vitamin

News Lintas Sulawesi/Takalar

Wujud kepedulian dan perhatian kepada personel Polres Takalar dan Jajaran yang melakukan Isolasi Mandiri di Rumah (Isoman).

Polres Takalar, mendatangi rumah para personil dan memberikan bingkisan berupa makanan yang mengandung Vitamin kepada personel tersebut.

Hal itu, dibenarkan oleh, Kapolres Takalar, AKBP Beny Murjayanto S.I.K, M.H saat dikonfirmasi, Jum’at (13/8/2021).

“Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap Anggota yang Isoman, kami memberikan bingkisan makanan yang mengandung vitamin guna meningkatkan imun para personel yang Isoman,” kata AKBP Beny Murjayanto.

Kapolres menjelaskan, hal ini merupakan bentuk perhatian, Polres Takalar terhadap personel yang sedang menjalani Isoman dirumah.

“Setidaknya, dengan memberikan bingkisan kepada personel, para personil yang Isoman dapat merasakan bahwa mereka tidak dilupakan dan dapat perhatian dari Polres Takalar,” jelas AKBP Beny Murjayanto.

AKBP Beny Murjayanto berharap semoga personel yang melakukan Isoman cepat sembuh, sehingga bisa kembali menjalankan tugasnya masing-masing.

“Semoga anggota segera mungkin bisa pulih dan bisa menjalankan tugas seperti biasa,” singkatnya.

(Muh Alfi/Humas/red)

(Editor : Muh Aidil)

Pangdam I/BB, Beri Arahan Prajurit Kodim 0309/Solok

News Lintas Sulawesi/Solok

Panglima Kodam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hasanuddin, SIP, MM, didampingi Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI M. Arief Gajah Mada S.E., M.M beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Makodim 0309/Solok Jalan Ahmad Yani, No.1 Kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, Kamis (12/08/2021).

Kedatangan Pangdam l/BB ini langsung disambut Dandim 0309/Solok Letkol Arm Reno Triambodo dengan Hormat Berjajar di Kodim 0309/Solok. Sambutan hangat tersebut ditandai dengan pengalungan selendang oleh Datuak Ampang Limo Sati Nagari Selayo Kabupaten Solok dan Murid TK Kartika I-60.

Dalam pengarahannya, Pangdam l/BB mengatakan bahwa dirinya sangat bangga dengan semangat dan kekompakan yang ditunjukan oleh para prajurit Kodim 0309/Solok.

Pangdam juga meminta kepada seluruh anggota untuk tetap menjaga keharmonisan rumah tangga, karena itu adalah yang utama. Kebersamaan dengan saling mengisi dan saling mengingatkan serta menjaga kekompakan diantara sesama prajurit.

Sehebat apapun kita jangan pernah melanggar. “Prajurit itu harus taat terhadap hukum dan berdisiplin dimana pun ia bertugas,” tegas Mayjen Hassanudin.

Saya titip benar benar, jangan sekali kali kalian membuat pelanggaran apalagi menyangkut narkoba. Prajurit itu harus profesional, cerdas, berdoa, disiplin dan loyalitas, itu prajurit sejati, tegasnya.

Mari jangan lupa tetap selalu mematuhi protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas diluar rumah, pungkasnya.

(Pendam I/BB/red)

Kapolres Takalar, Minta Warga Patuhi Prokes Untuk Mencegah COVID-19

News Lintas Sulawesi/Takalar

Kapolres Takalar, AKBP Beny Murjayanto,SIK.,MH mengajak warga Kab. Takalar tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Kami berharap masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan, terutama saat berada di Luar Rumah atau di tempat keramaian lainnya,” katanya ,

AKBP Beny mengatakan petugas di lapangan tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban melainkan juga memastikan penerapan protokol kesehatan telah dipatuhi dan dilaksanakan.

“Petugas di lapangan ikut memantau pelaksanaan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah terjadinya klaster baru,” katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya melakukan kampanye dan sosialisasi mengenai pentingnya protokol kesehatan di tengah masyarakat.

“Kami terus melaksanakan sosialisasi dan kegiatan pembagian masker kepada masyarakat, untuk mengingatkan masyarakat agar selalu mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” katanya.

Ia mengajak seluruh warga di wilayah ini untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban guna menciptakan suasana kondusif.

Kapolres Takalar AKBP Beny menambahkan peran masyarakat bisa dilakukan dengan menjaga suasana kondusif di lingkungan masing-masing dan menjaga kerukunan masyarakat.

Dengan demikian diharapkan akan selalu tercipta suasana yang tertib dan kondusif, katanya.

Dia menambahkan bahwa pihaknya terus meningkatkan patroli dialogis dan sosialisasi guna meningkatkan disiplin masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan

(Armin Anwar/Humas/red)

(Editor : Aidil)

Kapolres Bangkep, Membuka Rakor Percepatan Penyerapan Anggaran Kabupaten Bangkep Dalam Rangka PEN Tahun 2021

News Lintas Sulawesi/Polres Bangkep

Kapolres Bangkep Akbp.Reja A.Simanjuntak.SH.SIK.MH membuka Rapat Koordinasi ( Rakor ) Percepatan Penyerapan Anggaran Kabupaten Bangkep Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional ( PEN) Tahun 2021. (12/08/2021)

Kegiatan rakor yang di laksanakan di Aula Endradharmalaksana tersebut di hadiri oleh Bupati Bangkep Bpk.Rais.D.Adam, Kajari Balut Bpk.Fausan SH, Pabung 1308 LB yang di wakili oleh Danramil Tinangkung Kapten Inf.Abdul Aziz, Sekda Pemda Bangkep Rusli Moidady, Wakapolres Bangkep Kompol Hamdan.S.Kom.M.si

Turut hadir pula para Kadis Pemda Bangkep antara lain Kadis PUPR Asrin, Kadis Kesehatan dr.Abdi Gunawan, Kaban BPKAD Stevan Moidady, Kadis Perindag Jeane R, Kabid PFM Dinsos Yuli Astuti dan Kasat Reskrim Polres Bangkep Iptu Ismail.SH .

Kapolres Bangkep Akbp Reja A. Simanjuntak SH.SIK.MH dalam sambutan pembukaan rakor mengatakan bahwa ” tujuan dari dilaksanakannya rakor ini untuk mengetahui solusi bagaimana percepatan penggunaan anggaran di masa pandemi corona bisa menjadi roda ekonomi dan pemulihan ekonomi masyarakat. Bantu para pedagang kaki lima ( PKL) dan lain sebagainya yang sama sekali belum dapat bantuan apapun dari Pemerintah. Kemudian cari solusi, kendala yang di hadapi sampai ke tingkat desa. Gunakan bantuan bagi yang terdampak covid-19 yang sebaik-baiknya dan bagi petugas di lapangan agar pahami tugas yang di emban.

Bupati Bangkep bpk.Rais D.Adam yang juga memberi sambutan menyampaikan supaya kelangsungan kesehatan masyarakat harus all out. Kendala dalam APBD supaya di cari hambatannya.Anggaran tahun 2021 saat ini mengalami penyesuaian rekofusing dalam rangka penanganan covid-19. Hal ini di karenakan kesehatan dan keselamatan masyarakat paling tertinggi. Jadi penanganan covid masih menjadi prioritas.

Kajari Balut Bpk Fausan SH juga dalam sambutannya mengatakan bahwa situasi saat ini sangat sulit. Rapatkan barisan untuk membangun peran aktif dalam percepatan penggelontoran anggaran covid. Dan pemerintah harus lakukan pemantauan penggunaan anggaran dengan sebaik-baiknya.

Setelah sambutan 3 Pilar Kabupaten Bangkep tersebut, rakor dilanjutkan oleh peserta rakor yang di pimpin oleh Sekda Bangkep dan Wakapolres Bangkep.

(Rahmat Bakari/Humas/red)

(Editor ; Muh Aidil)