Presiden Instruksikan Polri Tak Reaktif Soal Mural 404: Not Found

News Lintas Sulawesi/Jakarta

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan bahwa, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan aparat untuk tidak terlalu reaktif menanggapi munculnya mural 404: Not Found.

Agus juga menyebut, hal serupa juga diinstruksikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada jajarannya untuk lebih berhati-hati dan cermat dalam menangani suatu kasus.

“Bapak Presiden tidak berkenan bila kami responsif terhadap hal-hal seperti itu. Demikian juga Bapak Kapolri selalu mengingatkan kami dan jajaran,” kata Agus kepada wartawan, Jakarta, Kamis (19/8).

Menurut Agus, untuk ekspresi kritis dan memberikan saran kepada Pemerintah adalah sah dilakukan. Apalagi, di negara yang menganut sistem demokrasi.

Namun, Agus menegaskan, apabila suara kritis sudah berujung pada fitnah ataupun hal yang memecah belah bangsa, pihak kepolisian akan langsung turun tangan melakukan penegakan hukum yang berlaku.

“Kritis terhadap pemerintah saya rasa tidak ada persoalan. Namun kalau fitnah, memecah belah persatuan dan kesatuan, intoleran ya pasti kami tangani,” ujar Agus.

Dalam hal 404: Not Found, Agus menyebut, pihaknya akan mengikuti instruksi Presiden Jokowi. Sebab itu, Polri tidak akan memproses lebih lanjut terkait dengan hal tersebut.

“Menyerang secara individu memang mensyaratkan korbannya yang harus melapor. Khusus dalam hal ini pun, Bapak Presiden juga tidak berkenan Polri reaktif dan responsif terhadap masalah itu,” tutup Agus.

(Agus-Humas Pangkep/Alfi/red)

(Editor ; Muh Aidil)

TNI Ajak Anak-Anak Membaca, Mewarnai dan Bermain Game Dalam Program Perpustakaan Keliling di Kampung Telaga Papua

News Lintas Sulawesi/Koya Timur

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Pos Kotis dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 mengadakan kegiatan dengan menghadirkan Mobil Pintar yang dilengkapi dengan perpustakaan keliling dengan membawa banyak buku bacaan untuk anak-anak di kampung Telaga, Koya Timur Distrik Muara Tami Jayapura. (20/8/2021)

Hal tersebut disampaikan Pasiter Satgas Lettu Inf Ibrahim pada saat kegiatan Perpustakaan Keliling di kampung Telaga Distrik Muara Tami Jayapura.

Pasiter mengungkapkan kegiatan Perpustakaan Keliling ini diisi dengan kegiatan membaca, mewarnai, permainan hulahop dilanjutkan dengan pemberian hadiah berupa seragam sekolah, tas sekolah, buku tulis dan alat tulis kepada anak-anak kampung Telaga.

“Dalam kegiatan mobil pintar biasanya hanya membawa buku bacaan saja, namun pada momen ini, mobil pintar juga membagikan hadiah untuk anak-anak yang disinggahi, sebagai wujud cinta dan motivasi bagi anak-anak Papua untuk selalu semangat bersekolah,” terangnya.

Selanjutnya Pasiter Satgas juga menambahkan, tujuan lain dari acara ini selain untuk memeriahkan HUT Republik Indonesia ke 76 juga sebagai wujud kepedulian Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs dalam mendukung kemajuan pendidikan khususnya sekolah-sekolah yang berada perbatasan negara.

Sementara itu, Ketua RT III Telaga Bapak Orea Buaro menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bapak TNI yang bertugas di Pos Kotis Skouw, dimana bapak TNI telah mengadakan kegiatan mobil pintar dan pemberian hadiah dan bantuan untuk anak-anaknya.
“Terimakasih kami sampaikan kepada bapak TNI yang telah mengadakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi anak-anak kami, semoga senantiasa dicintai oleh Rakyat,”katanya.

(Pen Yonif 131/Brs/red)

(Redaksi NLS)

Acer Smart School Awards 2021, Acer: Dunia Pendidikan harus Siap Hadapi Era 5.0 Transformasi Digital

News Lintas Sulawesi/Jembrana

Kehadiran penghargaan berskala nasional ‘Acer Smart School Awards 2021’ yang didukung oleh Kemendikbud Ristek menjadi bentuk partisipasi Acer dalam mendukung dunia pendidikan di Indonesia. Acer menyelenggarakan Acer Smart School Awards 2021 guna mengapresiasi para sekolah dan para pendidik di Indonesia dalam melakukan transformasi digital dunia pendidikan, Jakarta, Rabu (19/08/2021).

Penghargaan berskala nasional yang diadakan untuk jenjang pendidikan SD, SMP, SMA dan SMK ini diharapkan dapat mendorong dan membantu pelaku pendidikan untuk lebih meningkatkan penyerapan teknologi.  Acer menyediakan total hadiah senilai lebih dari Rp500 juta untuk mereka yang sukses mendorong transformasi teknologi dalam aktivitas belajar mengajar.

Pendaftaran Acer Smart School Awards 2021 dapat dilakukan hingga 14 September 2021. Dunia pendidikan sendiri mengalami banyak tantangan, yang diiringi dengan terjadinya evolusi pendidikan menjadi Education 5.0.

Sebagai brand dengan pengalaman di dunia teknologi, Acer ingin menjadi bagian dalam membantu proses transformasi dunia pendidikan di Indonesia agar bisa tercapai standar pengajaran makin berkualitas berbasiskan teknologi. Acer Smart School Awards 2021 diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan sekolah-sekolah yang ingin melakukan transformasi digital.

Melalui rangkaian aktivitas panjang mulai dari pendaftaran, self-assessment, pembekalan dari para mentor berpengalaman sampai dengan periode pendampingan dan implementasi transformasi, diharapkan akan tercipta sekolah-sekolah tangguh yang siap menghadapi masa depan dunia pendidikan lebih canggih.

Acer Smart School Awards 2021 kali ini juga didukung oleh Kemendikbud Ristek, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Penerbit Intan Pariwara, Microsoft, Intel, dan Jelajah Ilmu, solusi pengajaran komprehensif kelas dunia yang diadaptasi untuk kurikulum Indonesia.

“Acer menyadari bahwa kebutuhan teknologi dalam dunia pendidikan semakin pesat di era serba digital ini.  Edukasi teknologi dan penerapannya sangat diperlukan bagi sekolah dan para pendidik agar mereka dapat semakin adaptif; sekaligus menjadikan teknologi sebagai media untuk berkomunikasi, mengajar, dan membimbing siswa,” ujar Herbet Ang, President Director Acer Indonesia.

Lanjutnya, Acer ingin menjadi enabler yang dapat membantu mempercepat sekaligus memperluas implementasi teknologi di dunia pendidikan melalui Acer Smart School Awards 2021. “Melalui Acer School Awards 2021 kami berharap pelatihan dan apresiasi yang telah disiapkan bisa menjadi inspirasi sekaligus pemicu bagi sekolah-sekolah di Indonesia untuk aktif dalam kesiapan menghadapi era edukasi 5.0 melalui transformasi pembelajaran digital,” harapnya.

Acer Smart School Awards 2021 juga merupakan bentuk partisipasi Acer dalam mendukung program Kemendikbud Ristek yaitu Merdeka Belajar. Di mana program ini salah satunya dibuat agar sumber ilmu yang dilihat bukan sebatas pada ruang kelas saja, tetapi bisa diluar kelas, seperti online, internet, perpustakaan, serta lingkungan sekitar.

“Pada tahun 2021 ini, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi melanjutkan program Merdeka Belajar untuk memastikan anak-anak bersekolah, mendapatkan pendidikan yang berkualitas, serta adanya keadilan sosial atau pemerataan dalam mendapatkan akses pendidikan berkualitas tersebut. Semoga usaha Acer melalui Acer Smart School Award 2021 dapat sukses membantu menciptakan Era Edukasi 5.0 di Indonesia,” kata Dr. Jumeri STP, MSi, Dirjen PAUD dan Dikdasmen Kemendikbud Ristek. 

Kategori, Kriteria, dan Hadiah Acer Smart School Awards 2021 terbuka untuk empat kategori tingkatan sekolah, yaitu untuk SD, SMP, SMA, dan SMK di seluruh Indonesia. Para peserta akan dinilai berdasarkan beberapa kriteria seperti kepemimpinan, kurikulum dan sumber daya pembelajaran, guru dan pengajaran, siswa dan orang tua, evaluasi dan pengembangan kemampuan siswa, serta manajemen dan aturan operasional.

Penghargaan Acer Smart School akan diberikan kepada tiga kategori pemenang dalam masing-masing tingkatan sekolah, yaitu Smart School of The Year, Kepala Sekolah Inspiratif, dan Guru Kreatif. Para peserta juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah kelas percontohan digital, laptop, dan uang tunai dengan total hadiah senilai lebih dari Rp500 juta .
 
Informasi Pendaftaran Acer Smart School Awards 2021 yaitu sebagai berikut:

Periode registrasi telah dibuka sejak 12 Agustus hingga 14 September 2021, dengan puncak acara yaitu pengumuman pemenang diadakan pada 15 Desember 2021. Kunjungi situs https://www.acerforeducation.id/schoolawards/ untuk informasi lebih lanjut mengenai cara partisipasi,  jadwal kegiatan, serta syarat dan ketentuan lain Acer Smart School Awards 2021.
 
Berikut informasi tentang latar belakang berdirinya Acer yaitu pada tahun 1976, Acer sekarang menjadi salah satu perusahaan ICT terkemuka di dunia dan telah hadir di lebih dari 160 negara. Acer melihat ke masa depan, berfokus untuk menciptakan dunia di mana perangkat keras, perangkat lunak dan layanan saling menyatu untuk membuka kemungkinan baru bagi konsumen dan bisnis.

Dari teknologi yang berorientasi kepada layanan hingga Internet of Things, gaming dan Virtual Reality, 7000+ karyawan Acer berdedikasi untuk riset, desain, pemasaran, penjualan, dan dukungan produk serta solusi yang memutuskan hambatan antara manusia dan teknologi. Silakan kunjungi www.acer.com untuk informasi lebih lanjut.

Sementara itu, Acer hadir di Indonesia mulai tahun 1998 dan saat ini telah menjadi pemain utama di industri PC Indonesia. Acer mencatat pertumbuhan yang stabil dan positif di pasar Indonesia, terbukti dengan berhasil menjadi merek No.1 untuk kategori laptop selama 8 tahun berturut-turut dan No.1 untuk kategori PC selama 7 tahun berturut-turut di Indonesia (IDC PC Tracker & Gartner Inc).

Prestasi tersebut sekaligus menempatkan Acer sebagai merek laptop dan PC pilihan masyarakat Indonesia, terbukti dengan berbagai penghargaan bergengsi yang diterima Acer, di antaranya: Top Brand Award selama 13 tahun berturut-turut, Indonesia Best Brand Award, Customer Service No.1 di Indonesia untuk kategori laptop, Indonesian Customer Satisfaction Award selama 11 tahun berturut-turut, termasuk mendapatkan penghargaan internasional sebagai The Most Socially Devoted Brand di Facebook untuk Kategori Elektronik untuk layanan pelanggan melalui media sosial dari www.socialbakers.com.

Acer berkomitmen untuk menjalin komunikasi tanpa batas dengan konsumen di seluruh Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui jaringan layanan purnajual yang dapat ditemui di 102 lokasi di 83 kota dan 34 provinsi di Indonesia dan 2 di Timor Leste. Liputan: (Gus/AM)

Editor: NJK

Contact Center Acer: 1500155
Press Room: http://www.acerid.com/press-room
Media Contacts Acer Indonesia:
Abhipraya Fadil
Advo Indonesia – Public Relations
abhipraya@advo-indonesia.com
HP: +6281214914495

(Redaksi NLS)

Untuk Memudahkan Pendataan Masyarakat Yang Telah Di Vaksin, Polres Pasangkayu Pasang Sticker Depan Rumah Warga

News Lintas Sulawesi/PASANGKAYU

Personil Polres Pasangkayu dan Polsek Jajaran Memasang Sticker yang bertuliskan Penghuni Rumah Ini Telah Di Vaksin Pada pintu rumah dan Jendela Warga kabupaten Pasangkayu yang telah melaksanakan Vaksinasi Covid-19. Rabu Sore (19/8/2021).

Sticker tersebut di pasang untuk memudahkan pendataan personil Polri terhadap warga yang berdiam dalam satu rumah dan telah melaksanakan Vaksinasi secara keseluruhan terkecuali terhadap anak dibawah umur atau warga yang terkendala tidak bisa di Vaksin karena udzur berupa adanya penyakit bawaan.

Kapolres Pasangkayu AKBP Didik Subiyakto SH melalui Kabag Ops AKP Eduard Steffry Allan Telussa, S.I.K., M.Si mengatakan ” Untuk Memudahkan Personil Polres Dan Polsek Jajaran Dalam Melakukan Pendataan terhadap Warga Kabupaten Pasangkayu Yang Telah Melakukan Vaksinasi Covid-19 secara kasat mata, maka dilakukan pemasangan Sticker terhadap rumah warga yang penghuninya secara keseluruhan telah melakukan Vaksinasi Covid-19 terkecuali penghuninya ada anak dibawah umur yang tentu saja belum bisa dilakukan Vaksinasi Covid-19 termasuk penghuni yang memiliki riwayat penyakit bawaan dan tidak bisa dilakukan Vaksinasi.

Pemasangan Sticker tersebut akan dilakukan terus menerus yang tentunya menurunkan Personil Polri dari Polres maupun Polsek Jajaran”.Tutup Eduard.

(Junaedi-Humas Polres Pasangkayu/red)

(Editor : Muh Aidil)

Tinjau Kegiatan Buruh di Banten, Kapolri Akan Perkuat Akselerasi Vaksinasi di Wilayah Aglomerasi

News Lintas Sulawesi/JAKARTA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan vaksinasi massal yang berkolaborasi bersama dengan Konfederasi Serikat Buruh
Seluruh Indonesia (KSBSI) di PT. Elite, Tangerang, Banten, Kamis (19/8/2021).

Dalam sambutannya, Sigit menyebut akan melakukan penguatan akselerasi atau percepatan vaksinasi di wilayah-wilayah aglomerasi, dan salah satunya adalah di Banten. Mengingat, kata Sigit, TNI, Polri, relawan dan seluruh elemen masyarakat saling bahu-membahu mewujudkan target Pemerintah Indonesia terkait vaksinasi. Hasil kerja keras itu terwujud di DKI Jakarta yang dosis pertama sudah mencapai 100 persen.

“Alhamdulillah kemarin di wilayah DKI sudah tembus 100 persen. Dan saya minta untuk seluruh jajaran untuk tingkatkan di wilayah aglomerasi. Banten termasuk wilayah aglomerasi yang memang harus kami garap,” kata Sigit dalam sambutannya.

Untuk wilayah Banten, menurut Sigit, jajarannya dengan dibantu seluruh elemen bakal melakukan percepatan untuk mengejar target dari Pemerintah. Sehingga, kedepan diharapkan suntikan dosis pertama dan kedua akan segera meningkat.

“Sehingga vaksinasi segera ditingkatkan pencapaiannya. Karena wilayah Banten saya lihat masih di angka 28 persen vaksin dosis pertama, dan vaksin dosis kedua kurang lebih 13 persen. Ini akan terus dipacu sehingga dalam waktu dekat harapan kami yang dapatkan vaksin pertama dan kemudian kedua bisa makin bertambah,” ujar Sigit.

Sementara itu, mantan Kapolda Banten ini juga mengapresiasi buruh yang tergabung dalam KSBSI, karena telah berperan aktif untuk membantu mewujudkan target vaksinasi Pemerintah untuk segera menciptakan Herd Immunity terhadap Covid-19.

“Kami tahu dan kami akui bahwa rekan-rekan buruh ini pahlawan-pahlawan devisa bagi kami semua. Dari rekan-rekan buruh inilah maka salah satu kebijakan terkait eksport. Karena itu tentunya kami terus mendorong,” ucap mantan Kabareskrim Polri ini.

Sigit menjelaskan, jika kelompok buruh sudah divaksin, maka aktivitas perekonomian dapat berjalan. Namun, kata Sigit, tetap harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Sehingga buruh bisa divaksin bisa bekerja walaupun harus melaksanakan prokes dengan baik. Sehingga kegiatan industri bisa berjalan dan buruh tetap terjaga kesehatannya,” tutur Sigit.

Selain itu, Sigit mengimbau, kepada seluruh kelompok buruh yang sudah divaksin untuk tetap menerapkan prokes secara disiplin. Mengingat, hal itu masih menjadi salah satu upaya untuk menekan laju pertumbuhan virus corona.

Apabila laju pertumbuhan Covid-19 ditekan, Sigit menyatakan, kedepannya akan ada kelonggaran-kelonggaran yang disesuaikan, agar sektor industri bisa berjalan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Sehingga kemudian kesehatan masyarakat jadi makin baik, laju pertumbuhan Covid-19 bisa dikendalikan dan semakin turun. Sementara ekonomi bisa kami dorong untuk tumbuh makin baik,” tutup Sigit.

(Redaksi NLS)

Kabid Humas Polda Sulsel Prihatin Meninggalnya 3 Pendaki di Gunung Bawakaraeng, Ini Himbauannya

News Lintas Sulawesi/Polda Sulsel

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E.Zulpan menyatakan turut merasa prihatin atas meninggalnya tiga orang. pendaki gunung saat melakukan persiapan mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih di hari ulang tahun kemerdekaan pada Selasa, 17 Agustus. di Gunung Bawakaraeng

Tiga orang korban tewas tersebut masing-masing Steven (21) mahasiwa PNUP, Zainal Abidin (21) mahasiswa UIN Alauddin, dan Rian (20)

Diketahui, kronologi kejadian dari awalnya rombongan berjumlah delapan orang itu berangkat dari Sungguminasa, Gowa menuju Gunung Bawakaraeng pada Sabtu, 14 Agustus.

Saat tiba di Pos Bulubalea pada malam hari, sempat dicegat petugas karena pelarangan kegiatan berkerumun, namun mereka tetap berangkat menuju puncak Gunung Bawakaraeng untuk persiapan mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih di hari ulang tahun kemerdekaan pada Selasa, 17 Agustus.

Lebih lanjut E Zulpan menjelaskan , Sebagai pendaki gunung, tentu keinginan untuk mendaki gunung sangat tinggi. Terlebih, sudah berbulan-bulan, tidak melakukan pendakian, karena berbagai destinasi wisata alam, termasuk pendakian gunung ditutup, guna mencegah penyebaran COVID-19. Bahkan, termasuk kemping pun tidak bisa.

“Hal itu dilakukan aparat pemerintah semata-mata Karena, harus memutus mata rantai penyebaran COVID-19, khususnya di Sulsel ,”kata E .Zulpan , Kamis (19/08)

E .Zulpan meminta para pendaki untuk memahami aturan yang ditegakkan aparat dan untuk sementara menahan ego dan keinginan mendaki gunung demi lebih peduli pada kesehatan, keselamatan dan keamanan komunitas masyarakat lokal, staft dan petugas pengelola beserta mitra dan volunteer di destinasi pendakian. Karena kesehatan, keselamatan dan keamanan mereka, semua juga tergantung dari pengunjung atau pendaki. Ingat, masing-masing dari pengunjung atau pendaki dan mereka mempunyai potensi yang sama, saling menulari dan tertular.

Ditambahkan E .Zulpan , pendakian gunung merupakan salah satu aktivitas ekstrem. Persiapan fisik, pengetahuan, perlengkapan dan peralatan serta perbekalan, harus benar-benar disiapkan secara matang

“Kalau nanti ada lagi pendaki yang kecelakaan di puncak gunung dengan ciri-ciri menunjukkan gejala terpapar COVID-19, bagaimana penanganannya. Akan merepotkan regu penyelamat dan tenaga kesehatan pastinya. Karena, misalnya diharuskan memakai alat pelindung diri (APD) lengkap, sesuai standar pencegahan penyebaran COVID-19, termasuk pakai hazmat.

Belum lagi harus menempuh medan pendakian yang tidak mudah. Lalu, berapa banyak tim penyelamat atau petugas yang siap untuk menanganinya.

Itu baru satu dari sekian banyak hal yang menjadi pertimbangan, kenapa aktivitas pendakian gunung tidak bisa diselenggarakan secepatnya.

Nah, dalam situasi masa pandemi COVID-19 yang hingga hari ini di Sulsel masih tinggi tingkat penyebarannya, tentu tidak bisa secara gegabah begitu saja diselenggarakan. Prinsipnya harus ada kehati-hatian.

Bayangkan, jika, ada satu saja pengunjung atau pendaki gunung yang diketahui positif, otomatis kawasan dan kampung atau desa-desa di sekitarnya akan langsung dijaga ketat. Kemudian, dilakukan tracing, riwayat aktivitas yang positif COVID-19 tersebut selama di destinasi pendakian. Seperti, dengan siapa saja berinteraksi, sempat beristirahat di basecamp mana, makan serta minum di warung mana dan lain-lain.

Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), penularannya terjadi begitu cepat dan berlangsung secara masif, sejak kemunculannya pertama kali diketahui di Wuhan, China pada akhir tahun 2019. Lalu, menyebar keseluruh dunia, melalui pergerakan manusia dengan segala aktivitasnya.

Selama pandemi COVID-19 berlangsung, tatanan kehidupan masyarakat di seluruh dunia pun perubahan, termasuk di Indonesia. Terjadi pada semua aspek dan aktivitas hingga berimplikasi pada perubahan perilaku masyarakat. Semua menjadi terbatas dan dibatasi. Dituntut untuk lebih disiplin. Walau dalam perjalanannya masih banyak terjadi pelanggaran-pelanggaran.

Tidak terkecuali, adaptasi pola perilaku baru terkait kehati-hatian dalam melakukan kegiatan mendaki gunung oleh masyarakat dan dalam penyelenggaraan kegiatan mendaki gunung oleh pengelola kawasan serta yang harus dilakukan pendaki.

Jangan pernah berpikir, kondisi saat ini akan sama seperti sebelum pandemi COVID-19 terjadi. Semua sangat berbeda. Banyak kebiasaan baru yang sekarang ini harus dijalani. Seperti, kebiasaan memakai masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, menjaga jarak, menghindari kontak fisik, tidak dapat melakukan kegiatan yang sifatnya membuat kerumuman dan lain-lain.

Seharusnya pandemi COVID-19, dapat mengubah cara pandang para penggiat alam terbuka, termasuk pendaki gunung, dalam melakukan kegiatan di alam terbuka. Menjadi pendaki yang cerdas: disiplin dan berfikir yang dapat menekan ego, menghitung manfaat atau mudharat dan memberi nilai plus untuk alam dan peduli pada masyarakat atau komunitas lokal.

(Agus-Humas Pangkep/Alfi/red)

(Editor ; Muh Aidil)

Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr Resmikan Posbindu Penyakit Tidak Menular Cabang 58 Yonzipur 6

News Lintas Sulawesi/Mempawah, Kamis (19/8/21)

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XII/Tanjungpura, Ny. Ely Nur Rahmad meresmikan Pos Binaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular Persit KCK Cabang 58 Yonzipur 6 di Mayonzipur 6/Satya Digdaya, Anjongan, Mempawah. Posbindu ini dibangun untuk meningkatkan peran Persit dan masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini serta pemantauan faktor risiko Penyakit Tidak Menular.

Acara peresmian dihadiri Pengurus Persit KCK PD XII/Tpr, Ketua Persit KCK Cabang 58 Yonzipur 6, Cabang 643, Cabang 55 Armed 16 dan Cabang 60 Yonkav 12 serta Para kader Posyandu dan Posbindu. Peresmian ditandai penekanan tombol sirine dan pemasangan pin kader Posbindu oleh Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr. Dilanjutkan dengan peninjauan ruangan.

Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr, Ny. Ely Nur Rahmad dalam sambutan menjelaskan, Posbindu ini untuk mendukung program pemerintah khususnya bidang kesehatan dan merupakan bentuk kepedulian Persit dalam mendeteksi dini faktor risiko penyakit seperti, jantung, hipertensi, diabetes melitus, kanker mulut rahim, kanker payudara, dan lain-lain serta sebagai upaya memelihara kondisi kesehatan bagi penderita Penyakit Tidak Menular agar tetap sehat, mandiri dan produktif.

“Sasaran Posbindu Penyakit Tidak Menular cukup luas mencakup semua masyarakat pada usia 15 (lima belas) tahun ke atas, yaitu kelompok masyarakat sehat, berisiko, dan penyandang Penyakit Tidak Menular atau orang dewasa,” terangnya.

Ny. Ely Nur Rahmad mengatakan, upaya yang dilakukan untuk orang dengan faktor risiko adalah mengembalikan kondisi berisiko ke kondisi normal. Untuk orang dengan penyandang Penyakit Tidak Menular adalah mengendalikan faktor risiko pada kondisi normal untuk mencegah timbulnya komplikasi Penyakit Tidak Menular.

Kegiatan yang perlu diselenggarakan di Posbindu ini adalah, mengontrol dan menjaga kesehatan secara optimal, baik dengan upaya preventif seperti penyuluhan dan kuratif melalui sistem rujukan Posbindu Penyakit Tidak Menular ke Puskesmas.

“Saya mengajak kepada Persit agar mengambil bagian untuk betul-betul menghadirkan perilaku hidup bersih dan sehat, sehingga harapannya derajat kesehatan masyarakat dapat meningkat dan menjadi semakin lebih baik,” ajak Ny. Ely Nur Rahmad mengakhiri.

Usai meresmikan Posbindu, Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr meninjau kerajinan tangan Persit KCK Cabang 58 Yonzipur 6 dan menabur benih ikan serta memberikan vaksin kepada Balita.

(Pendam XII/Tpr/red)

Bhabinkamtibmas Polsek Sajoanging, Menjenguk Warga Binaanya Di Puskesmas

News Lintas Sulawesi/Polres Wajo

Untuk memberikan semangat dan sebagai wujud kedekatan Anggota Polsek Sajoanging Polres wajo dengan masyarakat, baik dalam suka maupun masyarakat yang sedang mengalami musibah, Bhabinkamtibmas Polsek Sajoanging  bripka agung menjenguk salah seorang warga yang sedang sakit di puskesmas Sajoanging. (19/08/2021).

Ibu ikka yang merupakan salah satu warga masyarakat kel Akkajeng Kec. Sajoanging yang menderita sakit dan terbaring lemah di puskesmas Sajoanging.

Saya do’akan semoga Ibu cepat sembuh, tutur bripka agung kepada ikka, semoga kunjungan nya ini diharapkan dapat sedikit memberi motivasi dan semangat kesembuhan.

Kapolres wajo AKBP Muhammad Islam S.IK.MM melalui Kapolsek Sajoanging Iptu menuturkan bahwa ” dengan adanya kepedulian dan rasa empati dari Polri kepada warga masyarakat dengan melaksanakan besuk / menjenguk orang sakit merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap warga.

Kegiatan ini juga dilakukannya untuk menjalin silaturahmi dan terjalin komunikasi dengan baik.

“Diharapkan dengan kedatangan Bhabinkamtibmas Polsek Sajoanging untuk menjenguk warga yang sakit tersebut dapat memberikan motivasi dan menambah semangat warga masyarakat yang sakit untuk segera sembuh,” ujar Iptu Sudarman.SE.MH.

(Humas Polres Wajo/red)

(Editor : Aidil)

Aksi Mulia Anggota Patroli Sat Lantas Polres Wajo, Bantu Pengemudi Yang Kehabisan Bahan Bakar

News Lintas Sulawesi/Polres Wajo

Anggota Unit Patroli Sat Lantas Polres Wajo memberikan bantuan kepada seorang pengemudi yang kehabisan bahan bakar di jalur dua desa assorajang Kec Tanasitolo Kab Wajo.

Tindakan tersebut dilakukan saat petugas patroli melintas di lokasi mendapati pengemudi mobil tampak kebingungan di pinggir jalan. Saat didekati, diketahui kendaraan macet tidak bisa dinyalakan dikarenakan kehabisan bbm.

Mendapati hal tersebut, petugas patroli kemudian memberikan bantuan. Petugas patroli membantu mencari dan membelikan bahan bakar untuk kendaraan tersebut.

Selanjutnya mengisikan bahan bakar. Setelah terisi bahan bakar mobil dapat menyala kembali.

Briptu Baso Harisah yang bertugas di Unit Patroli Sat Lantas Polres Wajo tidak lupa memberikan pesan agar pengemudi mobil tersebut selalu mengecek kendaraan sebelum digunakan. Sehingga kejadian kehabisan bahan bakar tidak terulang kembali.

Selain itu, pengemudi juga diingatkan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan protokol kesehatan, Gunakan sabuk pengaman serta masker saat mengemudi demi keselamatan. Karena helm dapat melindungi apabila terjadi kecelakaan sedangkan masker melindungi diri dari paparan virus corona di masa pandemi covid 19.

Sementara itu, Kasat Lantas Akp Hasanang, SH menyampaikan bahwa tindakan petugas patroli yang membantu warga sudah selayaknya dilakukan anggota Polri terhadap masyarakat. Dimana petugas patroli bersikap humanis serta dekat dengan masyarakat dan siap memberikan bantuan.

“Dengan tindakan yang dilakukan diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian semakin meningkat dengan menunjukan profesionalitas dalam melaksanakan tugas untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” ucap Kasat Lantas.

(Humas Polres Wajo/red)

(Editor ; Aidil)

PEMASANGAN TEMPAT CUCI TANGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DI DESA AWO

News Lintas Sulawesi/Wajo

Dalam rangka mendukung program Pemerintah untuk Memutus Rantai Penyebaran COVID-19, Bhabinkamtibmas desa Awo Polsek Keera Bripka Rudi Hartono bersama Babinsa melakukan Kegiatan-Kegiatan berupa Melaksanakan OPSIH se- Desa Awo, pembentukan Posko PPKM,”KAMIS ( 19 / 08 / 2021 )

Rudi Hartono dan Babinsa juga Mensosialisasikan Pentingnya Memakai Masker, Mensosialisasikan Social Distancing dan Physical Distancing serta Melakukan Penyemprotran Cairan Disinfektan. Dalam masa pandemik Covid-19 ini Satgas Desa Awo Kecamatan Keera Kab Wajo atau Relawan Desa membuat fasilitas kesehatan berupa pemasangan wastafel cuci tangan di Area Posko PPKM, kantor Desa Awo dan Polindes Desa.

Rudi H mengatakan “Upaya ini dilakukan agar meningkatkan kesadaran akan pentingnya cuci tangan pada masa pandemik sekarang ini. Diharapkan kepada seluruh warga Desa Awo agar selalu mematuhi aturan yang diberlakukan pemerintah pusat salah satunya selalu memakai masker kalau sedang di luar rumah, cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas, Tetap selalu jaga jarak antar sesama serta selalu mengganti pakaian setelah melakukan aktivitas diluar.”Tegas Rudi Hartono.

(Humas Polres Wajo/red)

(Editor : Muh Aidil)