Bupati Banggai danWakil, Melakukan Kuker di dua Kecamatan yakni Kecamatan Nambo dan Kecamatan Kintom

News Lintas Sulawesi/Kab Banggai

Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Dan
Wakil Bupati Banggai Drs. H. Furqanuddin M
Melakukan kunjungan kerja di dua Kecamatan yakni Kecamatan Nambo dan Kecamatan Kintom.
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memonitoring Penanganan Covid 19 di Kecamatan, Rabu 01/09/21.

Dalam kunjungan kerjanya Bupati Banggai H. Amirudin berharap kepada satgas Kecamatan agar benar benar fokus dalam penanganan Covid 19 di Kecamatan.

“Kami melakukan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk melihat sejauh mana tindak lanjut Satgas Covid Kecamatan Dalam hal ini Camat, Lurah dan Kades Menangani persoalan Covid 19 di wilayah, Juga menyingkronkan data yang di laporkan oleh Satgas Covid 19 Kabupaten dan data rill di Wilayah,” Kata Bupati.

“Pandemi covid19 ini sangat mengganggu, Kita semua susah, Pemerintah Susah, Masyarakat susah, beberapa hal mendasar yang termasuk dalam Program Prioritas kita belum sepenuhnya bisa terealisir, dikarenakan fokus dalam penanganan Pandemi Covid19, Karena ini menyangkut Kemanusiaan”.

“Alhamdulillah kita saat ini, grafiknya secara Umum Menurun, Insya Allah di tanggal 6 Nanti, saya berharap Kab. Banggai sudah berada di level 2, kita akan buka sektor ekonomi, Pariwisata serta sektor sektor lainnya yang sampai saat ini masih di batasi, akan tetapi tetap dengan Protokol Kesehatan yang ketat” lanjut Bupati.

“Olehkarena itu saya berharap kepada para camat, Kades dan Lurah serta Satgas lainnya, mari kita bersatu dan bersama sama melawan Pandemi Covid19 ini, mari kita tegakkan protokol kesehatan yang telah di atur dalam maklumat penanganan Covid 19 yang kita telah sepakati bersama, Kita Harus Fokus dan ikhlas dlam menghadapi ini, dulu Bapak Ibu Camat, Lurah, Kades Mengikuti dan loyal atas intruksi Bupati, saya memaklumi itu, sebagai bentuk loyalitas dan komitmen bapak ibu terhadap atasan, saat ini Saya dan om Furqan sebagai Bupati dan Wakil Bupati yang hampir 3 bulan menjabat, hal yang sama yang harus bapak ibu lakukan ialah loyalitas, diantaranya mengikuti kebijakan yang telah kita sepakati bersama dalam penanganan Covid19 ini, serta mengikuti dan melaksanakan segala program program yang telah kami tuangkan dalam Misi kami, dan mengikuti arahan serta melakukan pelayanan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat” tegas Bupati.

“Saya berharap kepada Bapak Ibu Camat, Lurah dan Kades, apabila ada yang Terkonfirmasi Covid19, tolong dikunjungi, diperhatikan, sebagai bentuk perhatian Pemerintah kepada mereka, Ada dana Desa menyangkut bantuan sembako untuk Covid19, ada Bantuan sembako di Dinsos, ada BLT, PKH dan berbagai bentuk bantuan bantuan lainnya, itu disalurkan, diberikan kepada mereka, tidak ada alasan untuk tidak memperhatikan masyarakat, saya mohon kepada bapak ibu Camat, lurah dan kades agar bekerja berpedoman pada visi misi kami,
Serta dalam penindakan agar lebih Humanis, jangan arogan kepada masyarakat, sekali lagi jangan arogan kepada masyarakat, kita ayomi mereka” tegas Bupati.

Sementara itu di lain kesempatan Wakil Bupati Banggai H. Furqanuddin M menginginkan agar Memakai masker itu membudaya pada masyarakat.

“Merubah budaya untuk memakai masker dalam kehidupan sehari hari itu sangatlah sulit, tidak semudah membalikkan telapak tangan, olehkarena itu diperlukan trik trik khusus dalam memahamkan masyarakat,
Beberapa bulan lalu kami hampir tiap malam melakukan evaluasi kinerja Satgas di Kabupaten, akan tetapi pak Bupati merasa kurang efektif sehingga kami merubah pola evaluasi Yaitu dengan mengevaluasi langsung di wilayah, dengan pola ini kita mendapatkan kendala kendala tekhnis di lapangan melalui bapak ibu Camat, lurah dan kades. Sehingga kami mendapatkan beberapa keluhan langsung, dan ini sangat efesien dan efektif, sangat membantu kami dalam Mengambil dan memutuskan kebijakan, saya berharap waktu kurang lebih 1 minggu kedepan ini tepatnya tanggal 6 September kita dapat menurunkan Level PPKM menjadi Level 2, sehingga perekonomian dapat berjalan normal dengan tetap mematuhi Prokes yang ketat” tegas Wakil Bupati.

Dalam kunjungan di dua Kecamatan ini Bupati dan Wakil Bupati di Dampingi Staf Khusus Bupati Taufan Pratama Zasya, Kepala BKPSDM Sofyan Datu Adam, dan Kabag Prokopim Ferry Ledder beserta Staf.

(Sub. Bagian Dokumentasi dan Publikasi Pimpinan Bagian Prokopim)

(Rahmat Bakari/Biro-Banggai/red)

Bupati Banggai, Serahkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) Secara simbolis Kepada pelaku usaha mikro Kabupaten Banggai

News Lintas Sulawesi/Kab Banggai

Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Serahkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) Secara simbolis Kepada pelaku usaha mikro Kabupaten Banggai, Penyerahan tersebut di laksanakan di Pelataran Kantor Cabang BRI, Luwuk 01/09/21.

Dengan disalurkannya BPUM, Bupati Banggai berharap penerima atau pelaku usaha mikro betul betul dapat memanfaatkan sebagai modal usaha produktif tambahan, sehingga usaha mikronya kembali bangkit dimasa pandemi Covid 19.

“Kita wajib bersyukur, karena bantuan langsung dari Pemerintah Pusat ini bisa langsung dirasakan oleh pelaku usaha mikro kita, mudah mudahan ini bisa dimanfaatkan untuk meringankan beban Pelaku Usaha Mikro Kab. Banggai”.

Dalam kesempatan ini juga Bupati menegaskan agar diketahui oleh pelaku usaha mikro, bahwa BPUM ini adalah bantuan Dana Hibah Produktif Bukan Pinjaman. BPUM tersebut tanpa potongan dan diterima secara tunai melalui rekening masing masing pelaku usaha mikro.

“Inilah yang perlu diketahui, jangam sampai kedepan ada kecurangan atau ada oknum yang memanfaatkan ini untuk mengambil keuntungan karena sifatnya tidak ada potongan sma sekali” jelas Bupati.

Sementara itu Kadis Koperasi Ernaini Mustatim mengatakan bahwa Bantuan ini disalurkan untuk membantu dan menjaga keberlangsungan usaha pelaku Usaha Mikro, yang sedari tahun lalu terdampak Pandemi Virus Corona (Covid19), Bantuan ini di sebut Bantuan Produktif Usaha Mikro, (BPUM) dalam bentuk uang yang bersumber dari APBN.


Adapun data penerima bantuan Kab. Banggai Tahun 2021 ini mengalami kenaikan, tahun 2020 sebanyak 8.925 Usaha Mikro dengan nominal 2.4 Juta Per Usaha, sementara tahun 2021mengakomodir 16.171 Usaha Mikro, dengan nominal 1.2 Juta Per Usaha Mikro.

Data keseluruhan bersumber dari beberapa lembaga pengusul termasuk Dinas Koperasi Dan UKM Kab. Banggai.
Untuk data Penerima dari dinas koperasi sebanyak 5.046 Usaha Mikro, sementara sisanya 11.125 bersumber dari beberapa lembaga pengusul lainnya.

(Sub. Bagian Dokumentasi Dan Publikasi Pimpinan Bagian Prokopim)

(Rahmat Bakari/Biro-Banggai/red)

Miliaran Sembuh Pake Herbal Biofar SS Karya Juara Dunia Medis China, Muhammad Ja’far Hasibuan WNI Raih Medali Emas Terbanyak di Olimpiade Sains dan Tehnology Sepanjang Masa

News Lintas Sulawesi/China Shanghai

Semarak HUT Ke-76 RI, Juara Dunia Medis China Muhammad Ja’far Hasibuan WNI Raih Medali Emas Terbanyak di Olimpiade Sains dan Tehnology Sepanjang Masa yang jarang di miliki anak bangsa indonesia seperti para atlet olahraga dan sains di 17 Agustus 2021 Si Penemu Biofar SS yang Bernama Muhammad Ja’far Hasibuan salah satu anak Bangsa Indonesia mendunia yang paling banyak raih medali emas di setiap Olimpiade Kompetisi International setidak nya Ja’far memiliki banyak medali Medali Emas Dunia di banyak negara setiap Kompetisi yang ia raih di olimpiade yang jarang di beritakan media seperti di amerika,rusia,swis china dan lainnya sela sela kesibukannya di hubungi lewat whatshap ia tidak mau pamer perestasi niat saya cuman satu bang untuk bermanfaat bagi masyarakat lewat prestasi penemuan saya agar masyarakat dunia sehat ayah saya sudah lama wafat kami bersaudara 10 saya anak ke 2 bang saya bersykur apa pemberian tuhan kepada saya dan tidak mengeluh syukurin aja walaupun belum ada perhatian dari pemerintah,niat nya pun dari dulu setiap olimpiade karena allah untuk bermanfaat dan bisa memberi nafkah saudaranya yang 10 bersaudara.

Maka dari itu Para peraih Beasiswa Unggulan Program ACTTDC (Asean-China Teacher Training and Development Center) sudah melaksanakan Wisuda di Gedung Kampus SUST (Suzhou University of Science and Tecnology) pada Kemarin Jumat 18 Juni 2021 dengan di hadiri ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa internasional di berbagai negara termasuk di Indonesia berkat motivasi dari sang idolanya Penemu Biofar SS Idola Para Mahasiswa S2 dan S3 China yang telah Sembuhkan Miliaran Sakit Luar dalam Manusia dan Hewan di 7 Benua Secara Gratis Berikut ini adalah tujuh benua yang ada di dunia,yaitu Asia, Eropa, Afrika, Australia, Amerika Utara, Amerika Selatan dan Antartika.


Atas terselenggaranya acara wisuda tersebut, berbagai kalangan di seluruh Penjuru Dunia Ucapkan Selamat. Dan satu ucapan Selamat datang dari inspirasi idola mereka hasil berkat motivasi Juara 1 Dunia Medis China Muhammad Ja’far Hasibuan yang melalui Kedutaan Besar RI di China yakni Muhammad Ja’far Hasibuan seorang Ilmuwan penemu obat Biofar SS Juara 1 Dunia Medis di China yang di kenal di 194 Negara Dunia dan menoreh prestasi serta apresiasi di beberapa negara. tidak sedikit dari mereka mahasiswa international menginspirasi idola nya di masing – masing asal negaranya.


Namun beda dengan salah satu Mahasiswa berprestasi Asal Indonesia tepatnya Jawa Tengah yang juga telah di wisuda di Kampus SUST (Suzhou University of Science and Tecnology) atas nama Fahmi Bahtiar atau yang akrab disapa Fahmy, Ia tengah beruntung mendapatkan Beasiswa Plus, sehingga bebas biaya kuliah dan asrama, serta mendapat tunjangan biaya hidup / uang saku selama masa study di Negeri Tirai Bambu (China). Di sana Fahmi Bahtiar pun tak lupa pun berterima kasih kepada Muhammad Ja’far Hasibuan atas dukungan semangat dan motivasi yang telah di berikan Kami mahasiswa S2 dan S3 disini menginspirasi sosok Juara 1 Dunia Medis China yang di kenal di 194 Negara di dunia bantu pengobatan gratis sudah miliaran sembuh kan Manusia Dan Hewan di 7 Benua sakit luar dalam Kata Fahmi.


Fahmi menambahkan dia memanfaatkan tehnology seadanya untuk menyembuhkannya yang kami tau Cara Pendampingannya secar gratis Penyembuhan Sakit Luar Dalam Lewat Voice dan Video Call WhatsApp dari Komputer dan Tim Admin Cal Center Biofar SS Akan Memamdu cara Pakai Herbal Biofar SS WhatsApp Web. Voice dan Video Call WhatsApp dari Komputer Caranya WhatsApp memberikan fitur menarik bagi para pengguna WhatsApp di komputer atau dekstop.


Salah satu fitur yang yakni panggilan suara dan vidio masih banyak pengguna WhatsApp di Indonesia yang belum bisa mencoba fitur baru ini dia bisa karena lewat komunikasi whatshap dan Kemungkinan besar, WhatsApp tengah merilis fitur ini secara bertahap, diwakilkan dengan ikon “gagang telepon” untuk voice call dan ikon “perekam video” untuk video call.


Fahmi mengungkapkan Awal kuliah tercatat sejak bulan September 2018 lalu, dan sekarang resmi lulus serta berhak menyandang gelar Master of Engineering, “Ini semua berkat motivasi Sang Penemu Biofar SS Juara 1 Dunia Medis China Ilmuwan Kelas Dunia Segudang Prestasi Dunia,” Ungkap Fahmi Kepada Awak Media.


“Dulu Kami sebagai mahasiswa sempat Putus asa dan mundur ingin pulang ke tanah air sejak 2019 , Namun berkat motivasi beliau Muhammad Ja’far Hasibuan agar kami tidak putus asa dalam menuntut ilmu di china, sehingga hari ini kami telah di wisuda. “kata Fahmi Bahtiar mahasiswa.


Terpisah, Sementara saat tatap muka di Kedubes RI di China Muhammad Ja’far Hasibuan mengucapkan selamat kepada mahasiswa mahasiswa yang telah lulus dan terwisuda. Dalam tatap mukanya Ia memperkenalkan diri Kepada Mahasiswa Internasional di China dan semua lapisan masyarakat serta pemerintah di China dengan memberikan Semangat kepada mahasiswa jangan pernah putus asa dalam menuntut ilmu.


“Tuntutlah Ilmu Sampai Ke Negri China” kata Muhammad Ja’far Hasibuan, dan Selamat Buat Kawan – Kawan yang telah di wisuda, tuntunlah ilmu setinggi mungkin dan tinggikan cita – cita kalian seperti bintang di langit dan rendahkan hati kalian seperti mutiara di dasar laut ,”Ungkap Muhammad Ja’far Hasibuan.
Seperti diketahui, bahwa Mahasiswa International tengah melangsungkan prosesi wisuda di tengah situasi pandemi Covid-19 yang dilaksanakan kemarin (Jum’at (18 Juni 2021), di gedung kampus SUST (Suzhou University of Science and Technology) dan dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari deretan mahasiswa Internasional dari berbagai negara dan deretan mahasiswa asli China.
Mahasiswa pertama dan satu-satunya yang berasal dari Indonesia bernama Fahmi Bahtiar yang telah berhasil lolos seleksi dan diterima kuliah di SUST, di kota Suzhou yang merupakan salah satu Kota Tua dan penuh sejarah di China.


Selama menjadi mahasiswa, Fahmy tercatat sangat aktif dalam berbagai kegiatan baik di dalam maupun di luar kegiatan kampus. Salah satu yang masih terlibat sampai saat ini adalah keikutsertaannya dalam organisasi Album of Suzhou, yang merupakan organisasi milik warga China yang mengeksplor berbagai objek wisata dan keindahan kota Suzhou.


Dalam kegiatan ini Fahmy pernah menjadi narasumber untuk memperkenalkan budaya Pencak Silat Indonesia ke seluruh pengunjung dari berbagai belahan dunia dan berhasil menarik dan antusiasme penonton.


Mengawali pendidikan Sarjana di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Setelah Fahmy lulus S1 dia tidak langsung melanjutkan kuliah S2, tetapi lebih memilih untuk bekerja terlebih dahulu dengan tujuan untuk mencari bekal finansial. Ternyata dalam dunia kerja untuk lulusan S1 belum bisa mendapatkan pekerjaan sesuai harapan. Sampai pada suatu ketika, Fahmy mendapatkan tawaran pekerjaan untuk bekerja di Viva College Semarang, ini adalah suatu lembaga keren dan berkualitas yang didirikan oleh Dr.rer.nat.A.B.Susanto,M.Sc.
Melalui lembaga tersebut, Fahmy aktif mensosialisasikan kepada siswa SMA untuk melanjutkan kuliah baik di dalam maupun luar negeri, berkunjung dari sekolah ke sekolah dan satu kota ke kota yang lainnya, dan ternyata hal ini telah membuka pandangan Fahmy tentang pentingnya pendidikan, maka dari itulah Fahmy bertekad untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.


Berbekal informasi yang diperoleh, akhirnya bekerjasama antara Viva College dan ACTTDC, telah membuka jalan bagi Fahmy untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Fahmy tertarik untuk melanjutkan pendidikan S2 di China dengan berpegang pada semboyan :”Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri China”.


Sekarang Fahmy sudah lulus dari Suzhou University of Science and Technology, China. Sebelum kelulusan kemarin, ternyata Fahmy juga mendapatkan tawaran Beasiswa S3 di Hongkong, namun mengingat kondisi pandemi Covid19 yang belum menghilang maka terpaksa harus mengurungkan niatnya.


Dirinya berencana ingin berupaya mengabdikan diri untuk bangsa dan negara, serta bertekad bulat untuk bisa memajukan dan membangun provinsi Jawa Tengah khususnya untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pendidikan tinggi.


Di lain sisi, saat ini Fahmy bekerja di salah satu perusahaan Asing dari Korea yang ada di Indonesia sebagai Engineer. Selain itu juga dirinya tercatat sebagai dosen di salah satu kampus swasta di Purwokerto. Sambil menunggu badai Covid19 berlalu, saat ini Fahmy sedang bersiap untuk menawarkan program unggulan beasiswa kuliah luar negeri.


Dirinya berharap agar generasi muda Indonesia bisa merasakan pendidikan yang layak bahkan sampai jenjang pendidikan tinggi apalagi sampai keluar negeri. Dia meyakini bahwa dengan pendidikan maka setiap permasalahan hidup dapat diselesaikan dengan lebih mudah. Pendidikan pula yang akan mengantarkan individu seseorang untuk membentuk karakter yang unggul dan terpuji, serta tidak mudah rapuh oleh keadaan lingkungan yang tidak baik sekalipun.


Di akhir kata, Fahmy berpesan kepada para pemuda penerus bangsa agar terus belajar, berlatih, dan berdoa agar apa yang menjadi salah satu tujuan bersama bangsa Indonesia yaitu Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, serta agar generasi muda tidak ragu dan takut lagi untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin maju dan ketat persaingannya.
Dan Ucapan Trimakasih Fahmy Bahtiar sang idola inspirasi mahasiswa yang kuliah di luar negri Penemu Biofar SS khususnya Kepada Muhammad Ja’far Hasibuan Penemu Biofar SS Juara 1 Dunia Medis China Ilmuwan Kelas Dunia Segudang Prestasi Dunia yang yang di kenal di 194 negara dan negara china terus menerus memberikan motivasi dan semangat kepada kami mahasiswa S2 dan S3 di Luar Negri Khususnya saya hingga akhirnya saya sudah lulus kuliah pada Jum’at kemarin.


Ia juga mengharapkan pada Generasi Emas Bangsa Indonesia Tidak Muda Terpovokasi dengan kelakuan yang keji seperti tauran antar warga, narkoba, sex bebas, demo, main catur berlebihan nongkrong di kedai kopi, mabuk judi dan menjuri, jika menjadi bahagian generasi emas pada abad ini.


“Mari kita hindari kelakuan keji itu di apalagi di wabah pendemi covid 19 banyak ibadah dan kreatif agar berprestasi dan mencontoh sosok Muhammad Ja’far Hasibuan Segudang Prestasi Dunia Penemu Biofar SS Juara 1 Dunia Medis China Sembuhkan Miliaran Sakit Luar Dalam Manusia Dan Hewan dan Covid -19,”Pungkasnya Muhammad Jafar Hasibuan saat dihubungi via WA Selasa, 27/7/2021.

Tags: Juara 1, Juara I Dunia China penemu biofar ss, MJH, MJH Juara 1 Dunia Medis China Penemu Biofar SS Sembuhkan Miliaran Sakit Luar Dalam Manusia Dan Hewan di 7 Benua Secara Gratis

Rusdianto dan Ecraft Center Mendorong Industrialisasi UMKM Marente

News Lintas Sulawesi/Marente, Sumbawa

Roadshow Rusdianto bersama tim pendiri Ecraft Center ke Marente memberi dukungan. Kedatangannya mendadak tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Menemui owner Kopi Marente. Disana bincang-bincang dalam waktu lama.

Selain, kegiatan Roadshow dilakukan. Rusdianto Center juga sedang sosialisasi program pemasangan meteran listrik gratis di Marente yang akan dipasang dalam waktu dekat dimulai Januari 2022 nanti.

Desa Marente adalah desa kelahiran Gubernur NTB, Zulkieflimansyah – jaraknya tiga kilometer dari kota Kecamatan Alas atau 76 kilometer selatan dari kota Sumbawa Besar. Marente singkatan dari Maras Rena Nyaman Ate artinya asyik dan menyenangkan hati. Sejak 2014, Marente telah menjadi desa wisata. Lalu ditetapkan jadi desa wisata bersama 90 desa lainnya oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah, pada 2018 lalu.

Perbincangan seputar sejarah Kopi Agal Marente. Selain madu, Marente Kabupaten Sumbawa terkenal produksi hasil kopi. Selain itu, Kopi terdapat juga di tepal, Baturotok, dan Lawin. Masyarakat Sumbawa harus memulai dari dasar-dasar nasionalisme lokal. Siapa lagi kalau bukan kita untuk mencintai produk – produk lokal sebagai peran penting dalam pembangunan ekonomi rakyat melalui kecintaan kita untuk kembangkan UMKM Kopi, seperti Kopi Marente.

Kopi Marente lahir dari ide dan tindakan kreatif sang owner Mas Banu. Peracikan kopi Marente asli dalam produk kemasan keren sekali. Dari sisi harga sangat terjangkau dan pendistribusian untuk pasar – pasar lokal dan nasional. Sebelumnya, Kopi Marente dikenal dengan nama Agal. Penyematan nama ini sesuai nama tempat Air Terjun Marente. Petani yang menanam sejak tahun 1988 yang dilakukan oleh masyarakat Marente.

Di sela-sela perbincangan, Rusdianto tegaskan bahwa “bagi masyarakat, memberi harapan untuk tetap hidup pembangunan ekonomi. Kopi Marente titik tolak pengembangan, pemberdayaan dan industrialisasi Kopi Marente sehingga tumbuh kembang basis pendapatan ekonomi rakyat.” ucap Rusdianto yang sedang berancang – ancang menjadi Caleg DPRRI pada tahun 2024 mendatang.

Menariknya, Desa Marente menjadi desa wisata berawal dari maraknya penebangan hutan ilegal di dekat mata air. Lalu, pemuda setempat menggagas pembentukan desa wisata agar penebang ilegal menjauh dari desanya.” jelas Banu Owner Kopi Marente dirumahnya saat bincang-bincang bersama.

Pemerintah sejatinya, lanjutnya, harus memperhatikan lebih jauh dan detail kebutuhan aspek industrialisasi pengolahan melalui skema penyiapan mesin – mesin produksi sehingga dapat menyuplai kebutuhan kopi Marente. Apalagi sebaran namanya dikenal Kopi Marente. Dengan demikian, hadirnya industrialisasi Kopi Marente mendorong lajunya distribusi penjualan biji kopi. Tentu upaya tersebut, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” tambah Rusdianto yang juga pendiri Ecraft Center ini.

Pemerintah harus mendorong pasar – pasar lokal dan regional untuk tetap menggunakan kopi-kopi lokal. Apalagi, kalau pemerintah menyiapkan skema kebijakan dalam menumbuhkan sektor – sektor Caffe – Caffe (sektor industri kopi skala kecil dan menengah) sehingga produksi meningkat.

Rusdianto sendiri mengingatkan pemerintah dan masyarakat bahwa “mayoritas masyarakat masih konsumsi kopi Serek padu (kopi instan) yang berdampak pada kesehatan dan tidak terjaganya kondisi tubuh. Karena masyarakat berfikir instan dan gampang. Maka, kedepan pemerintah juga perlu memikirkan skema kebijakan permudah izin, industri kemasan, dan pasar – pasar maupun permodalan yang menunjang kegiatan produksi kopi.” kata Rusdianto

Memang kopi lokal Sumbawa harus dikembangkan sesuai zaman. Sekarang, manusia bergerak sangat terikat dengan perkembangan teknologi yang sudah serba maju. Potensi kopi di seluruh wilayah Sumbawa memberikan pendapatan yang meningkat untuk kesejahteraan masyarakat. Potensi Kopi berpotensi menjadi Economics Solution bagi masyarakat yang berpendapatan rendah melalui skema pengembangan UMKM. Apalagi, ditambah potensi wisata yang sangat bersejarah, tentu kopi Marente akan menjadi meningkat.

Desa Marente saja, kata Rusdianto, “memiliki Air Terjun Agal yang memikat dan terdapatnya situs sejarah Majapahit dahulu kala. Berarti
Desa Marente mempunyai aspek wisata bersejarah yang memiliki panorama air terjun yang indah. Sehingga menuntut kita untuk melindungi dan melestarikan.” tutur Rusdianto pendiri Ecraft Center ini dengan penuh harapan untuk dikembangkan.

Rusdianto menyebutkan, Sumbawa yang diketahui panas dan gersang ternyata memiliki Desa Marente yang sejuk, “Memiliki potensi kopi dan air terjun yang konon tertinggi di Indonesia,” kata Rusdianto kepada media, pada Kamis, 5 Maret 2020 petang.

Potensi ekonomi yang bisa dikelola UMKM dari Desa Marente, berupa pepes ikan sidat, pecel budak dari pucuk rotan, soto blunak yang mirip talas — yang lokasi tumbuhnya hanya ada di sekitar air terjun yang ada di Desa Marente.

Juga ada kue lepat yang isinya nasi dibakar atau direbus dibungkus daun, lalu janda bernang yang terbuat dari tepung beras dicampur pisang atau roti. Kue sanggar ai, berupa pisang dibaluti terigu, kemudian direbus. Lalu di atasnya ditaburi parutan kelapa.

Minumannya, selain kopi adalah teh dari Lonto Kebo Karong — sejenis kayu bajaka di Kalimantan — yang di Marente dipercaya bisa menyembuhkan obat sakit pinggang, nyeri badan. Kayu kebo direbus ditambahi jahe, hingga warnanya merah, lalu diminum.

KawanRusdiKawanKita

EcraftCenter

RusdiantoCenter

(Redaksi NLS)

Polsek Balantak Bersama Tim Tracer Covid-19, Pantau dan Cek Kondisi Kesehatan Warga Isoman

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Personel Polsek Balantak bersama Tim tracer pencegahan penyebaran Covid-19 Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai, melaksanakan pemantauan dan pengecekan kondisi pasien yang sementara melaksanakan Isolasi Mandiri (Isoman) di Rumah, Rabu (9/1/2021).

“Hari ini petugas mengecek kondisi kesehatan tiga warga yang melaksanakan Isoman di rumah,” kata Kapolsek Balantak Iptu Muhammad Zulfirkar SH.

Dari hasil pemantauan petugas bahwa ke tiga warga tersebut telah menyelesaikan masa Isoman dan saat ini kondisi kesehatannya sudah baik.

“Ketiga pasien sudah dinyatakan sembuh dan diserahkan surat keterangan telah selesai melaksanakan Isoman,” sebut Iptu Zulfikar.

Selain itu, petugas juga menyampaikan dan mengimbau untuk selalu menerapkan protocol kesehatan 5 M saat beraktivitas di luar rumah khususnya selalu menggunakan masker.*

(Rahmat B/Biro-Banggai/red)

(Editor : Muh Aidil)

Anak Yatim Dan Yatim Piatu Berdoa Untuk Ketua Umum PKB, Gus Muhaimin & HT Manurung Untuk menggapai Cita Politiknya

News Lintas Sulawesi/Batu Bara – 01-09-2021

Sejumlah Anak yatim dan yatim piatu berdoa diacara bakti sosial (Baksos) PKB Peduli Covid 19, di Batu Bara, mengambil tempat dikediaman pendiri DPC PKB Batu Bara Khairuddin Dasopang, Dusun II Desa Mangkai Baru,Kecamatan Lima Puluh, Rabu(1/9).


Acara bakti sosial PKB Batu Bara yang dipimpin Ketuanya Zul Irfan, tidak sebatas untuk anak yatim dan yatim piatu, tetapi bersamaan dengan memberi bantuan kepada Nazir Mesjid, Penggali Kubur, Bilal Mayit dan Guru mengaji.


Acara baksos, dipimpin oleh ketua dpc pkb batu bara zul irfan, dihadiri dewan syura ustadz syahrul, sekretaris mhd solihati harahap, kepala kesekretariatan Hendra siregar, perempuan bangsa Hj Yanti Sofyan, calon ketua Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa(Gema Saba) Lailan Musfiroh Hsb, Calon Ketua Garda Bangsa (Adil Maulana Saragih), Ketua Pemuda Mitra Kamtibmas(PMK) Sofyan, mewakili Tokoh Masyarakat kecamatan Lima Puluh ( H.Herman Simanjuntak ), Tokoh masyarakat Desa Mangkai Baru Lamidin, Tokoh Agama H.Adi Syukri, Tokoh Perempuan Sumardi yanti dan Nazir mesjid,bilal mayat, penggali kubur&guru ngaji.


Sebelum pemberian bantuan sembako dalam gerakan PKB peduli covid19, seorang anak yatim bernama Rayhan berusia 9 tahun melantunkan ayat suci Al-Quran, dilanjutkan do’a yang disampaikan oleh Aidil.


Diacara ber do’a yang dipandu Aidil, anak Yatim dan Yatim Piatu, meminta kepada sang Khalik agar Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin, serta HT.Manurung selaku kader kehormatan DPC PKB Batu Bara berhasil menggapai cita-cita politiknya yang bertujuan untuk kemaslahatan ummat dan kesejahteraan masyarakat.
“Ya Allah ya Tuhanku kabulkanlah do’a kami agar PKB menjadi Pemenang Pemilu, Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin menjadi Presiden atau Wakil Presiden RI di tahun 2024, demikian juga dengan HT.Manurung menjadi Bupati Bupati Batu Bara 2024 mendatang, “ucap Aidil yang disambut kata Amin oleh seluruh orang yang hadir
Usai do’a dilanjutkan tausyiah singkat oleh Dewan Syura DPC PKB ustadz Syahrul.
Yang menyatakan bahwa PKB hadir pada acara ini merupakan perintah ketua umumnya Abdul Muhaimin Iskandar yang dilaksanakan oleh DPC PKB Batu Bara, yang berkolaborasi dengan PMK, MIO yang didukung oleh oleh HT Manurung selaku kader kehormatan.


Perintah DPP PKB yang dilaksanakan tersebut merupakan perintah Allah, dimana disebutkan bahwa sebagai ummat manusia adalah kewajiban kita semua untuk memberi makan anak yatim/piatu dan memelihara fakir Miskin.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Batu Bara Zul Irfan mengatakan bahwa kehadiran PKB disini adalah karena Rasa Kemanusiaan, dimana menurutnya, masa pandemi yang berkepanjangan membuat perekonomian masyarakat semakin sulit.
Semoga hadirnya PKB saat ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya para penggali kubur, guru ngaji, bilal mayat&anak yatim/piatu yang berdomisili di Desa Mangkai Baru Kecamatan Lima Puluh.


“Mohon Do’a, kata Zul Irfan, agar kiranya rezki kami semua terus bertambah &insya Allah program sedekah ini akan terus berlanjut, ” Jelas Irfan.
Sementara itu, Lamidin seorang guru mengaji desa, mewakili nazir mesjid, penggali kubur, bilal mayit dan anak yatim, yatim piatu, yang hadir diacara baksos, mengucapkan Terima Kasih kepada PKB, Begitu juga dengan bilal mayat wagino yang menerima bantuan, mengucapkan Terima Kasih Kepada PKB.
Penulis : Drs Syaiful Syafri, M.M

(Rahmat Hidayat/Medan/red)

(Redaksi NLS)

Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) Menjadi Perhatian iNews TV Hingga Dialog Khusus bersama Pendiri, AKBP Ikhwan Lubis

News Lintas Sulawesi/Medan, 01-09-2021

Ditengah pandemi covid 19 yang berkepanjangan, aktifitas Komunitas Sedekah Jumat ( KSJ )  di setiap Jumat memberi sedekah kepada kaum duafa dan anak yatim serta yatim piatu, menjadi perhatian iNews TV dalam acara siaran kegiatan dan dialog khusus dengan unsur Pembina KSJ AKBP Ikhwan Lubis SH, MH, Ketua Umum, Saharuddin dan Dewan Pakar Drs Syaiful Syafri MM.
     
Dipandu presenter iNews TV Dira br Nasution dipertanyakan, apa yang melatar belakangi berdirinya KSJ, oleh Ketua Umum Saharuddin dijelaskan, ter insfirasi dari sosok Kapolres AKBP Ikhwan Lubis SH, MH bersama angotanya memberi sedekah kepada kaum duafa dan anak yatim, serta yatim piatu disetiap jumat, kata Saharuddin di ruang auditorium iNews TV, Jln Intertif, Komplek Wartawan Medan, 01/09.
    
Sudah dua tahun KSJ Berdiri, apa yang dilihat oleh AKBP Ikhwan Lubis SH, MH selaku Pembina kata Dira Nasution, dengan bersahaja AKBP Ikhwan Kubis memberi jawaban bahwa KSJ, ditengah pandemi covid 19, membantu tugas tugas Polri untuk sosialisasi protokoler kesehatan, sekaligus dapat dirasakan suasana kamtibmas, terasa nyaman, karena masyarakat berdampak sosial dan ekonomi, dibantu oleh Kita bersama KSJ.
    
Apakah KSJ memiliki dasar hukum kata Presenter Dira Nasution, oleh Drs Syaiful Syafri MM, selaku dewan pakan dijawab bahwa KSJ adalah Organisasi Sosial yang  berpedoman kepada UU No 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, dan aktifitasnya merujuk kepada Permensos no 184 tahun 2011 tentang Lembaga Kesejahteraan Sosial.
    
Untuk AKBP Ikhwan Lubis SH, MH, siapa saja yang boleh ikut dalam KSJ, lagi lagi dengan bersahaja dijawab, AKBP Ikhwan Lubis  bahwa keanggotaan KSJ, setiap Warga Negara Indonesia, dari semua suku dan agama, karena KSJ merupakan gerakan amal sedekah.
    
Terus kata Dira, gimana dengan suasana Kamtibmas di daerah, oleh AKBP Ikhwan Lubis bahwa, Kamtibmas insya Allah kondusif, contohnya tawuran pemuda di Batu Bara, insya Allah sudah tidak lagi, kata Ikhwan Lubis.
    
Untuk Ketua Umum, kata Dira Nasution, sudah berapa banyak KSJ berdiri, oleh Saharudin dijelaskan secara propinsi telah terbentuk di Sumut, Aceh dan Riau, sedangkan Kabupaten dan kota sudah 25 Kab dan kota, ada 100 kecamatan dan 300 Desa dan Kelurahan.
    
Terakhir untuk Dewan Pakar, apa visi KSJ, dijawab Syaiful Syafri, bahwa KSJ  merupakan Gerakan Amal Sedekah Jumat, tidak ada kegiatan politik, murni sebagai Organisasi Sosial.

(Penulis : Rahmat Hidayat/red)

(Redaksi NLS)

Kapolres Wajo Berikan Apresiasi Kepada Polwan Polres Wajo, Dihari Jadi Polwan Ke-73

News Lintas Sulawesi/Sengkang

Peringati Hari Jadi Ke-73 Polisi Wanita (Polwan) Tahun 2021, Polres Wajo Menggelar Syukuran Sederhana Diaula Sandi Mapolres Wajo. Rabu (1/9/2021).

Meski sederhana, acara berlangsung dengan lancar dan hikmat yang dihadiri oleh Kapolres Wajo AKBP MUHAMMAD ISLAM A, S.IK. MM Didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Wajo Ny. IKA ISLAM, Waka Polres Wajo, Pejabat Utama (PJU), Para Perwira Dan Personil Polwan Polres Wajo.

Kapolres Wajo memotong tumpeng dan menyerahkan kepada Polwan Senior Polres Wajo serta mengucapkan selamat dan Apresiasi kepada para Polwan Polres Wajo.

”Moment Hari Jadi Polwan ke-73 ini, personel Polwan Polres Wajo dituntut semakin meningkatkan kualitas diri. Di era teknologi informasi saat ini, Polwan mempunyai tantangan yang semakin besar sehingga dibutuhkan kinerja yang makin meningkat,”tegas Kapolres.

Acara peringatan juga diisi dengan penayangan selayang pandang rangkaian kegiatan Polwan Polres Wajo dalam peringatan HUT Polwan ke-73 dan tetap menerapkan protokol kesehatan karena kita masih berada dalam situasi pandemi Covid-19.

(Humas Polres Wajo/red)

(Editor : Muh Aidil)

Aksi Polisi Berjibaku, Bersihkan Material Longsor Tutupi Jalan di Bunta

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Personel Polsek Bunta bersama warga menyingkirkan material longsor yang menutup dna menimbun seluruh badan jalan di Trans Sulawesi Desa Huhak, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Rabu (1/9/2021).

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 31 Agustus 2021 sekitar pukul 14.30 Wita yang diakibatkan sering terjadinya hujan cukup deras sehingga menyebabkan struktur tanah menjadi lembe sehingga mudah longsor.

“Material longsor yang menutupiseluruh badan jalan tersebut yakni, tanah, pasir, batu serta pohon,” ungkap Kapolsek Bunta Iptu Nanang Afrioko SH, MH.

Atas kejadian itu, Polsek Bunta bersama warga setempat dibantu satu unit alat berat loader memberihkan material longsor di jalan tersebut.

“Kamrin sudah dibersihkan, namun karena blom optimal makanya hari ini dilanjutkan kembali karena masih ada sisa-sisa material yang menutupi sebagaian badan jalan,” jelas Iptu Nanang.

Longsor yang menutupi jalan itu merupakan jalur penghubung antara kota Luwuk dan Bunta serta juga merupakan jalur utama yang menghubungkan beberapa kabupaten dan antar provinsi.

“Pembersihan sisa material akibat longsor selesai dikerjakan sekitar pukul 12.00 Wita. Kita juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk siagakan alat berat mengantisipasi apabila sewaktu waktu longsor terjadi lagi,” tutup Iptu Nanang.*

(Rahmat B/Biro-Banggai/red)

(Editor : Muh Aidil)

Kapolres Banggai Ikuti Penyambutan Kapolda Sulteng Irjen Polisi Drs. Rudy Sufahriadi di Mako Polda Sulteng

News Lintas Sulawesi/Polres Banggai

Kapolres Banggai AKBP Satria Adrie Vibrianto SIK, MH, mengikuti rangkaian penyambutan Kapolda Sulteng Irjen Polisi Drs. Rudy Sufahriadi di Mako Polda Sulteng, Rabu (9/1/2021).

Kapolda Sulteng Irjen Polisi Rudy Sufahriadi disambut jajar kehormatan dan tarian mokambu dari Kota Palu untuk menyambut pejabat yang baru tiba. Didampingi Wakapolda Sulteng Brigjen Polisi Hery Santoso, Irjen Polisi Rudy Sufahriadi diperkenalkan satu persatu pejabat utama Polda Sulteng dan para Kapolres.

“Hari ini merupakan rangkaian tradisi penyambutan Kapolda Sulteng dan pelepasan Irjen Polisi (Purn) Abdul Rakhman Baso yang berlangsung di Mako Polda Sulteng dan hanya dihadiri pejabat internal Polda Sulteng,” terang Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Polisi Didik Supranoto dalam keterangan resmi yang diterima media di Palu, Rabu (1/9/2021).

Adapun agenda kegiatan yang sudah dipersiapkan oleh panitia, pukul 11.25 wita serah terima ibu asuh Polwan Polda Sulteng, Pukul 13.00 wita paparan laporan kesatuan dan penandatanganan memori serah terima jabatan Kapolda Sulteng.

“Selanjutnya Pukul 14.45 wita upacara penyerahan pataka Polda Sulteng, Pukul 15.45 wita tradisi pelepasan Irjen Polisi (Purn) Abdul Rakhman Baso,” jelas Didik

Didik juga menambahkan, Pukul 17.00 wita Kapolda Sulteng, Wakapolda Sulteng, Irwasda, Karo SDM masing-masing didampingi ibu, Pakor Polwan dan perwakilan Polwan menghadiri peringatan HUT Polwan ke 73 secara virtual di ruang Command Center.

“Semua kegiatan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan dihadiri pejabat internal di Polda Sulteng secara terbatas,” pungkasnya

Untuk diketahui bahwa sesuai surat telegram Kapolri nomor : ST/1701/VIII/KEP/2021 tanggal 25 Agustus 2021 telah terjadi pergantian Kapolda Sulteng dari Irjen Polisi Drs. Abdul Rakhman Baso, SH kepada penggantinya Irjen Polisi Drs. Rudy Sufahriadi. Dan kemarin Selasa (31/8/2021) Pejabat baru telah dilantik oleh Kapolri di Mabes Polri.*

(Rahmat B/Bira-Banggai/red)

(Editor : Muh Aidil)