Pada hari jumat, 10/9/2021 sekitar pukul 05.15 wita unit resmob polres wajo bersama sat reskrim polsek takkalalla melakukan penggeledahan rumah di Desa Pantai Timur Kec. Takkalalla Kab. Wajo.
Dari hasil penggeledahan dirumah tersebut polisi berhasil menemukan senjata rakitan jenis revolver bersama beberapa butir aminusi yang dimiliki SIANK (30) yang bekerja sebagai petani.
Kanit Reskrim Polsek Takkalalla IPDA MASRU JUANDA yang memimpin penggeledahan ini, melakukan intorgasi kepada SIANK (30) mengakui bahwa senjata rakitan tersebut miliknya dan membelinya dengan harga Rp. 1.500.000,- di daerah bakkae.
Satuan resmob polres wajo bersama polsek takkalalla kembali melakukan pengembangan ditempat SIANK (30) membeli senjata rakitan di Desa Lebong Kec. Cenrana Kab. Bone dimana dilokasi ini polisi kembali berhasil menemukan satu pucuk senjata airsofgun jenis revolver milik ANIS (41).
Kapolres wajo AKBP MUHAMMAD ISLAM A, S.IK. MM saat dikomfirmasi oleh rekan media membenarkan penangkapan tersebut, bahwa “ Satuan resmob polres wajo bersama sat reskrim polsek takkalalla berhasil mengamanakan dua orang pria yang memiliki sejata rakitan bersama beberapa butir amunisi”.
Dari hasil penggeledahan tersebut satuan resmob polres wajo bersama polsek takkalalla mengamanakan kedua pria bersama satu pucuk senjata rakitan, satu pucuk senjata airsoftgun, dua butir amunisi dan dua butir kelonsong amunisi di mapolsek takkalalla untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pelaksanaan Rakor Percepatan Vaksinasi Covid 19 di wilayah hukum Polres Pasangkayu. Rabu, 15 September 2021 pkl 09.00 di Aula Vicon Polres Pasangkayu.
di hadiri , Kapolres Diwakili Wakapolres Pasangkayu Kompol Ade Chandra CY,SIK, Kadis Kesehatan diwakili Saharudin(Kasi Surveilance Imunisasi), Kepala Puskesmas se Kab Pasangkayu ( 15 Unit Puskesmas), Kabag Ops, Kasat IK, Kasat Binmas dan Kapolsek Jajaran
Wakapolres Pasangkayu Kompol Ade Candra mengatakan, Dalam Pelaksanaan Rakor tersebut membahas teknis lapangan, Puskesmas siap Operasional termasuk Hari Sabtu dan Minggu dengan Bantuan Sasaran Vaksinasi dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa. ucapnya.
Lanjutnya, Pelaksanaan Vaksinasi ke depan lebih fokus ke Desa sesuai Data Base Capaian Vaksinasi, Re Alokasi, pengalihan Vaksin antar PKM dengan Menyesuaikan Animo Masyarakat dapat dilaksanakan dengan Komunikasi Langsung antara PKM-Dinkes serta Input Aplikasi SMILE . Serta, Dinkes Kabupaten Pasangkayu siap bekerja dan dihubungi 24 jam dalam rangka Kordinasi Percepatan Vaksinasi.tuturnya
Ade Chandra juga mengatakan,Terkait Pelaksanaan Vaksinasi di level Desa masih terkendala Aparat Desa setempat yang Apatis/Tidak Pro Aktif dalam mendukung PKM-Bhabinkamtibmas/Bhabinsa Mohon kepada Surat Edaran Bupati sebagai Payung Hukum untuk lebih memberikan himbauan keterlibatan Aparat Desa. tegasnya
Lanjutnya, Terkait Vaksinasi di level Siswa Sekolah, masih terkendala Surat Pernyataan Orang Tua dari Sekolah, Mohon Adanya Surat Edaran dari Dinas Pendidikan untuk menpercepat. harapnya
Ade Chandra mengatakan Terkait Data Capaian Vaksinasi per Desa di Aplikasi agar dapat lebih menggambarkan Capaian Produktifitas Kinerja dari Puskesmas yang juga melayani warga dari luar wilayah kerjanya, Pertukaran Data di Aplikasi antar stake holder lebih aktif untuk Sinkronisasi Data langsung setelah Pelaksanaan Vaksinasi. tuntasnya.
Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat salah satunya yang di lakukan Satlantas Polres Pasangkayu, yaitu melaksanakanan Kegiatan Pengaturan Lalulintas (gatur) di jalan dan persimpangan kota Pasangkayu, Selasa (14/9/2021).
Pengaturan lalulintas (Gatur) pada pagi hari dilaksanakan sebagai upaya jajaran lalu lintas Polres Pasangkayu untuk menciptakan kelancaran arus lalu lintas, menjaga keselamatan para pengguna jalan serta mencegah adanya pelanggaran dan laka lantas.
Kasat Lantas Polres Pasangkayu AKP Jumanto Agung S.H menyampaikan, bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari rutin di laksanakan anggota lalu lintas Polres Pasangkayu merupakan bentuk pelayanan Kepolisian kepada masyarakat sehingga aktifitas yang di lakukan oleh masyarakat dapat berjalan dengan lancar.ucapnya
Lanjutnya, Selain melaksanakan penjagaan dan pengaturan personil Satlantas melakukan Himbauan Kepada masyarakat agar selalu mematuhi rambu rambu lalu lintas dan memberikan teguran kepada pengendara yang tidak menggunakan Helm demi keselamatan, tambahnya.
“Di himbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi rambu rambu lalu lintas demi keselamatan bersama dan terapkan protokol kesehatan ” tutup kasat lantas.
Pemerintah Kabupaten Toraja Utara akan membentuk Lembaga adat sebab selama ini, lembaga adat tersebut hanya ada di lembang/wilayah adat tertentu dan akan disatukan menjadi Lembaga Adat Masyarakat Toraja Utara. sedangkan Lembaga adat tingkat kabupaten akan dibentuk oleh pemerintah.
“Kita akan membentuk Lembaga Adat Kabupaten, dimana susunan pengurus dan anggotanya berasal dari perwakilan di setiap Lembang, dimana 2-3 tokoh masyarakat perwakilan dari Lembang akan memilih langsung susunan pengurusnya,” ungkap Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang saat memberikan pengarahan pada Workshop Kebudayaan Toraja yang digelar oleh Fasilitasi Pelestarian Nilai Budaya yang mengangkat tema “Urgensi Pelestarian Pengetahuan Lokal Toraja Dalam Menjawab Tantangan Zaman di Era Transformasi Digital” yang berlangsung di Tongkonan Remen, Pangrante, Rantepao, Toraja Utara, Selasa, (14/9/2021)
Bupati Bassang mengatakan, pembentukan Lembaga Adat Kabupaten adalah sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap adat istiadat dan budaya Toraja, sekaligus merawat dan memupuk kearifan lokal yang ada.
Menurut Bassang, kehadiran Lembaga Adat Masyarakat Toraja Utara akan membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terkait dengan adat istiadat serta budaya. “Kita ingin adat dan budaya tetap terjaga sesuai dengan yang dititipkan kepada para leluhur dan akan kita wariskan kepada anak cucu nantinya,” katanya.
Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah sangat serius dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan adat istiadat. Salah satunya adalah dengan memasukkan kurikulum mata pelajaran Muatan Lokal Budaya Toraja di setiap sekolah-sekolah yang ada di Kab Toraja Utara ini
“Generasi penerus harus mengetahui adat istiadat dan budaya kita dengan baik dan benar serta memahami arti dan nilai-nilai dari simbol-simbol budaya yang ada. Oleh sebab itu, kita sedang merumuskan kurikulum pelajaran muatan lokal untuk SD, SMP dan SMA,” imbuhnya.
Event festival Budaya Kajang yang dijadwalkan akan berlangsung mulai dari hari Rabu, (15/09) sampai dengan hari Minggu, (19/09) mendatang, resmi dihelat, dan dibuka, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, bertempat, di Desa Tana Toa, Kecamatan Kajang.
Dihari yang sama, Muchtar Ali Yusuf juga berkesempatan, melantik dan mengukuhkan 27 orang perwakilan divisi pengurus kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Kecamatan Kajang.
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf berharap agar pengurus kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dapat menjadi garda terdepan dan memberikan kesan positif dan pelayanan terbaik bagi setiap wisatawan maupun pengunjung.
Kelompok sadar wisata yang sudah terbentuk juga diharapkan untuk dapat menjadi pelopor bagi terciptanya lingkungan kehidupan yang aman, bersih, teduh, dan sehat.
Wadah kelompok sadar wisata diharapkan mampu menggenjot peningkatan mutu dan kualitas Sumber daya Manusia (SDM) pariwisata Kabupaten Bulukumba.
Event Festival Budaya Kajang 4 yang dilauching kali pertama, pada medio bulan Oktober, tahun 2020 kemarin, merupakan salah satu rangkaian agenda event unggulan Kabupaten Bulukumba yang sekaligus akan mengisi dan mewarnai calender of event tahunan kota Bulukumba.
Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kecintaan pemerintah kabupaten terhadap upaya pelestarian nilai-nilai adat dan budaya leluhur.
Tradisi ini diharapkan untuk tetap dipupuk, dijaga, dan dipelihara kelestariannya sebagai salah satu bentuk kekayaan tradisi dan kearifan lokal budaya daerah.
Pesan senada disampaikan Galla Lompo, saat berkesempatan menyampaikan sambutan dihadapan rombongan bupati, yang hadir bersama, wakil bupati, kepala dinas pariwisata, dan jajaran.
Galla Lombo’ berharap, festival budaya Kajang 4 dapat terus dipertahankan dan dilestarikan sebagai tradisi turun temurun warga masyarakat Kajang yang masih memegang teguh prinsip hidup sederhana ri tanah kamase-masea.
Generasi muda diharapkan Galla Lombo’ dapat memainkan peran dan turut andil terhadap upaya pelestarian adat, tradisi, dan budaya salah satunya melalui pagelaran festival budaya Kajang 4,kuncinya.
Kepala dinas pariwisata, Muh. Ali Saleng menandaskan, Festival Budaya Kajang 4 Dibuka Andi Utta di Tanah Kamase-Masea
Event festival Budaya Kajang yang dijadwalkan akan berlangsung mulai dari hari Rabu, (15/09) sampai dengan hari Minggu, (19/09) mendatang, resmi dihelat, dan dibuka, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, bertempat, di Desa Tana Toa, Kecamatan Kajang.
Dihari yang sama, Muchtar Ali Yusuf juga berkesempatan, melantik dan mengukuhkan 27 orang perwakilan divisi pengurus kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Kecamatan Kajang.
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf berharap agar pengurus kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dapat menjadi garda terdepan dan memberikan kesan positif dan pelayanan terbaik bagi setiap wisatawan maupun pengunjung.
Kelompok sadar wisata yang sudah terbentuk juga diharapkan untuk dapat menjadi pelopor bagi terciptanya lingkungan kehidupan yang aman, bersih, teduh, dan sehat.
Wadah kelompok sadar wisata diharapkan mampu menggenjot peningkatan mutu dan kualitas Sumber daya Manusia (SDM) pariwisata Kabupaten Bulukumba.
Event Festival Budaya Kajang 4 yang dilauching kali pertama, pada medio bulan Oktober, tahun 2020 kemarin, merupakan salah satu rangkaian agenda event unggulan Kabupaten Bulukumba yang sekaligus akan mengisi dan mewarnai calender of event tahunan kota Bulukumba.
Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kecintaan pemerintah kabupaten terhadap upaya pelestarian nilai-nilai adat dan budaya leluhur.
Tradisi ini diharapkan untuk tetap dipupuk, dijaga, dan dipelihara kelestariannya sebagai salah satu bentuk kekayaan tradisi dan kearifan lokal budaya daerah.
Pesan senada disampaikan Galla Lompo, saat berkesempatan menyampaikan sambutan dihadapan rombongan bupati, yang hadir bersama, wakil bupati, kepala dinas pariwisata, dan jajaran.
Galla Lombo’ berharap, festival budaya Kajang 4 dapat terus dipertahankan dan dilestarikan sebagai tradisi turun temurun warga masyarakat Kajang yang masih memegang teguh prinsip hidup sederhana ri tanah kamase-masea.
Generasi muda diharapkan Galla Lombo’ dapat memainkan peran dan turut andil terhadap upaya pelestarian adat, tradisi, dan budaya salah satunya melalui pagelaran festival budaya Kajang 4,kuncinya.
Kepala dinas pariwisata, pemuda dan olahrga, Muh. Ali Saleng berharap agar kegiatan ini bisa ditumbuh kembangkan menjadi event budaya kebanggaan masyrakat Bulukumba, terkhusus bagi warga Kajang untuk selanjutnya, event ini akan diusulkan menjadi event besar kedepannya
Ketua panitia, Kamsuri Muslim yang dihubungi terpisah oleh wartawan menjelaskan, rangkaian soft opening festival budaya Kajang 4 yang dilaksanakan dengan tetap mematuhi standar protokol kesehatan (Prokes), sempat diisi dan dimeriahkan oleh pertunjukan Tunrung palingoro, angngaru, basing, kelong jaga yang merupakan bukti kekayaan khasanah budaya dan kesenian Kabupaten Bulukumba.
Tim Jatanras Satreskrim Polres Banggai berhasil menangkap pelaku penjambretan ponsel di kompleks tanjakan Kubur Turki, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai yang terjadi pada Sabtu (14/8/2021) sekitar pukul 12.30 Wita lalu.
Penangkapan tersangka pria bernisial MZ alias U (29) warga Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk ini dipimpin langsung Ipda Toman Febriandi Sibuea.
“Benar tersangka jambret ponsel yang beberapa waktu lalu terekam CCTV dan sempat viral sudah dibekuk anggota Jatanras di rumahnya tanpa perlawanan, Rabu (15/9/2021) sekitar pukul 14.00 Wita,” ungkap Kasat Reskrim Iptu Adi Herlambang.
Dari hasil interosasi, tersangka mengakui bahwa telah melakukan aksi tersebut dengan alasan karena sangat membutuhkan uang untuk membayar hutang.
“Ponsel Vivo Y12 S warna hitam hasil curian dijual kepada seorang warga seharga Rp. 500 ribu. Barang bukti sudah kita amankan,” beber Iptu Adi Herlambang.
Selain itu, dihadapan polisi tersangka juga telah mengakui bahwa sudah melakukan penjambretan sebanyak empat kali di wilayah Kota Luwuk.
“Tersangka juga merupakan residivis dengan kasus yang sama. Ia sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Banggai guna proses hukum lebih lanjut,” tandas Iptu Adi Herlambang.
Sebelumnya, korban warga Kelurahan Baru saat itu sedang mengendarai sepeda motor melintas di kompleks tanjakan Kubur Turki, tiba-tiba dari arah samping kanan datang tersangka yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio IM3 warna merah hitam dan langsung mengambil ponsel Vivo Y12 S milik korban yang disimpan dibagasi depan motor.
Mengetahui ponsel miliknya telah dijambret, korban mencoba mengejar tersangka dengan menggunakan sepeda motor. Namun korban terjatuh dari sepeda motornya. Kemudian melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polres Banggai.*
Kapolsek Bulagi Polres Bangkep Iptu Partono, Rabu (15/09/2021), menempatkan 3 (tiga ) Babinkamtibmasnya untuk memantau jalannya vaksinasi di 3 (tiga) Kecamatan .
Ketiga Babinkamtibmas Polsek Bulagi yang melaksanakan tugas di 3 (tiga) kecamatan tersebut yaitu Briptu Muhammad Rivsky Lalamo yang memantau di Puskesmas Kecamatan Bulagi, Bripka Hunawar Tibaka yang memantau di Puskesmas di Kecamatan Bulagi Selatan dan Briptu Homardi Mobonguni yang memantau di Puskesmas Sabang Kecamatan Bulagi Utara.
Menurut Kapolsek Bulagi bahwa Babinkamtibmas yang di tempatkan di 3 (tiga) Kecamatan untuk memantau jalannya vaksinasi yang di laksanakan dan di terapkannya protokol kesehatan (prokes). Kemudian juga para Babinkamtibmasnya sekaligus melakukan pengamanan agar supaya baik tenaga kesehatan maupun masyarakat yang mengikuti vaksin merasa aman dan nyaman.
” Dari laporan yang kami terima dari ketiga Babinkamtibmas ,pelaksanaan giat vaksinasi di masing-masing puskesmas berjalan aman dan lancar. Disiplin prokes juga dipatuhi oleh masyarakat yang mengikuti vaksin” kata Iptu Partono.
Kapolsek Toili AKP Candra SH MH, bersama sejumlah anggotanya kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Polri Polres Banggai kepada sejumlah kaum dhuafa di Desa Minahaki, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Rabu (15/9/2021).
“Hari ini kami menyalurkan Bansos berupa sembako kepada lima warga kurang mampu di Desa Minahaki, Kecamatan Moilong,” ungkap AKP Candra.
AKP Candra menyebutkan, pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM level 3 membuat sebagian warga terdampak secara ekonomi. Salah satu yang terdampak pandemi ini adalah para kaum dhuafa, buruh tani dan warga yang tidak mempunyai pekerjaan tetap.
“Mereka ini yang harus mendapat perhatian khusus. Kegiatan sosial ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian Polri Presisi terhadap masyarakat yang membutuhkan,” sebut AKP Candra.
AKP Candra menjelaskan, penyaluran Bansos Polri Presisi berupa paket sembako itu dilaksanakan dalam rangka memberikan dukungan moral, meringankan beban hidup dan membantu meningkatkan ketahanan pangan warga rentan di masa pandemi Covid-19.
“Penyaluran bantuan hari ini merupakan langkah dan upaya untuk membangun optimisme masyarakat dalam menghadapi PPKM level 3 di masa Pandemi Covid-19,” ucap AKP Candra.
AKP Candra berharap, seluruh masyarakat terus menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang salah satunya adalah dengan terus disiplin melaksanakan protokol kesehatan 5M dan selalu mematuhi peraturan selama PPKM agar pandemic ini bisa segera berakhir.
“Semoga apa yang kami berikan ini, bisa sedikit membantu masyarakat, ” harap AKP Candra.*
Kapolres Banggai AKBP Satria Adrie Vibrianto SIK, MH, memimpin Anev pelaksanaan Zona Integritas ZI minggu ke II bulan September 2021, di aula Rupatama Mapolres Banggai, Rabu (15/9/2021).
Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari komitmen Polres Banggai untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan evaluasi kinerja pembangunan ZI Polres Banggai yang dipaparkan oleh Kabagren Kompol Salmon Enggleti dan dilanjutkan dengan paparan terkait pencapaian kinerja pelayanan publik SIM oleh Kasat Lantas Polres Banggai.
“Anev ini dalam rangka persiapan pelaksanaan Deks Evaluasi Penialaian kinerja Pelayanan Publik SIM dan SKCK Polres Banggai yang dijadwalkan 5 Oktober 2021 mendatang oleh Kementerian PANRB perwakilan Sulawesi Tengah,” ungkap AKBP Satria.
AKBP Satria menuturkan, untuk kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan program penuntasan pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM, dibutuhkan komitmen dan dukungan dari seluruh anggota pengemban fungsi.
“Untuk itu diharapkan seluruh Satuan Kerja (Satker) di Polres Banggai dapat merealisasikan secara nyata penerapan ZI menuju WBK dan WBBM,” harap AKBP Satria.*
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII Merdeka Mayjen TNI Wanti Waranei F. Mamahit dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Tengah berkesempatan mengunjungi Poskotis Ops Madago Raya di Tokorondo Poso, Rabu (15/9/2021)
Menggunakan helycopter Polri Pangdam XIII Merdeka didampingi Danrem 132 Tadulako mendarat di Helypad Poskotis Tokorondo disambut Kaops Madago Raya Brigjen Pol. Reza Arief Dewanto, Kabinda Sulteng dan para Kasatgas Operasi Madago Raya,
Dalam kesempatan tersebut Pangdam Mayjen TNI Wanti Waranei F. Mamahit memberikan arahan kepada Satgas Operasi Madago Raya, antara lain, “lawan yang kita hadapi adalah warga kita yang berseberangan dengan pemerintah” ucapnya.
Mereka belum mempunyai wawasan yang luas, mereka hanya mengikuti wawasan yang mereka anggap benar, terangnya.
Saya bangga karena operasi ini dilaksanakan secara gabungan antara TNI POLRI sehingga diharapkan terjadi sinergitas dalam menyelesaikan permasalahan yang ada, sehingga dengan bersinergi hasilnya pasti dapat lebih baik, bekerja saling asah, asih dan asuh, ungkap mantan Danrem Ambon ini.
Pangdam XIII Merdeka yang belum tiga bulan menjabat dengan wilayah teritorial Propinsi Sulut, Gorontalo dan Sulteng ini juga optimis bahwa pelaksanaan operasi ini dapat segera menangkap sisa-sisa DPO teroris Poso, syukur-syukur dalam tahun 2021 ini,
Terpisah Kasatgas Humas Ops Madago Raya Kombes Pol. Didik Supranoto mengatakan, Satgas Madago Raya telah menerima kunjungan Pangdam XIII Merdeka yang juga selaku penasehat Operasi Madago Raya di Poskotis Tokorondo Poso, Rabu (15/9/2021)
Dalam kesempatan kunjungannya di Poskotis Ops Madago Raya, Pangdam XIII Merdeka juga memberikan arahan kepada para Kasatgas dan personil Operasi Madago Raya, arahan beliau lebih memberikan motivasi kepada seluruh jajaran satgas Madago Raya,
Ini kali pertama kunjungan Mayjen TNI Wanti Waranei F. Mamahit semenjak dilantik menjadi Pangdam XIII Merdeka di Poskotis Ops Madago Raya yang merupakan bagian dari agenda kunjungan beliau di beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah, pungkas Kasatgas Humas ini.
Poso, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII Merdeka Mayjen TNI Wanti Waranei F. Mamahit dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Tengah berkesempatan mengunjungi Poskotis Ops Madago Raya di Tokorondo Poso, Rabu (15/9/2021)
Menggunakan helycopter Polri Pangdam XIII Merdeka didampingi Danrem 132 Tadulako mendarat di Helypad Poskotis Tokorondo disambut Kaops Madago Raya Brigjen Pol. Reza Arief Dewanto, Kabinda Sulteng dan para Kasatgas Operasi Madago Raya,
Dalam kesempatan tersebut Pangdam Mayjen TNI Wanti Waranei F. Mamahit memberikan arahan kepada Satgas Operasi Madago Raya, antara lain, “lawan yang kita hadapi adalah warga kita yang berseberangan dengan pemerintah” ucapnya.
Mereka belum mempunyai wawasan yang luas, mereka hanya mengikuti wawasan yang mereka anggap benar, terangnya.
Saya bangga karena operasi ini dilaksanakan secara gabungan antara TNI POLRI sehingga diharapkan terjadi sinergitas dalam menyelesaikan permasalahan yang ada, sehingga dengan bersinergi hasilnya pasti dapat lebih baik, bekerja saling asah, asih dan asuh, ungkap mantan Danrem Ambon ini.
Pangdam XIII Merdeka yang belum tiga bulan menjabat dengan wilayah teritorial Propinsi Sulut, Gorontalo dan Sulteng ini juga optimis bahwa pelaksanaan operasi ini dapat segera menangkap sisa-sisa DPO teroris Poso, syukur-syukur dalam tahun 2021 ini,
Terpisah Kasatgas Humas Ops Madago Raya Kombes Pol. Didik Supranoto mengatakan, Satgas Madago Raya telah menerima kunjungan Pangdam XIII Merdeka yang juga selaku penasehat Operasi Madago Raya di Poskotis Tokorondo Poso, Rabu (15/9/2021)
Dalam kesempatan kunjungannya di Poskotis Ops Madago Raya, Pangdam XIII Merdeka juga memberikan arahan kepada para Kasatgas dan personil Operasi Madago Raya, arahan beliau lebih memberikan motivasi kepada seluruh jajaran satgas Madago Raya,
Ini kali pertama kunjungan Mayjen TNI Wanti Waranei F. Mamahit semenjak dilantik menjadi Pangdam XIII Merdeka di Poskotis Ops Madago Raya yang merupakan bagian dari agenda kunjungan beliau di beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah, pungkas Kasatgas Humas ini.