Personel Polsek Bunta berhasil menggagalkan pengiriman puluhan liter miras tradisional jenis cap tikus ke wilayah kepulauan, Kecamatan Una-una, Kabupaten Touna, Minggu (19/9/2021).
Upaya penggagalan itu dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat adanya pengiriman miras cap tikus melalui Pelabuhan Rakyat Desa Pongian, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai.
“Menerima informasi itu, anggota piket langsung bergerak menuju pelabuhan Pongian,” kata Kapolsek Bunta Iptu Nanang Afrioko SH, MH.
Minuman terlarang yang berhasil diamankan tersebut dikemas dalam jerigen ukuran 20 liter sebanyak dua buah dibungkus menggunakan karung, dua jerigen kecil ukuran lima liter dan 10 kantong plastik serta empat botol ukuran 1,5 liter.
“Total keseluruhan miras cap tikus yang berhasil diamankan sebanyak 65 liter,” beber Iptu Nanang.
Dari hasil keterangan pemilik kapal, pemilik barang bukti tersebut adalah warga di wilayah kepulauan, tepatnya di Desa Kabalutan, Kecamatan Una-una, Kabupaten Touna.
“Asal pengirim miras ini masih dalam proses penyelidikan. Barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek Bunta,” tutup Kapolsek.*
Aksi heroik dilakukan seorang personel Polsek Luwuk Aipda Fatah Faliti SH yang mengendong seorang anak yang tenggelam di dermaga pelabuhan Rakyat Luwuk, Minggu (19/9/2021).
Dalam tanyangan video berdurasi 55 detik, tampak Aipda Fatah Faliti menggendong korban secara terbalik untuk menyadarkan anak tersebut.
Anak bernama Medianto Putra berusia 11 tahun warga Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai ini ditemukan tenggelam di pelabuhan rakyat Luwuk sekitar pukul 12.00 Wita.
“Sebelumnya anak ini sedang bermain seorang diri didekat dermaga pelabuhan tepatnya di depan pos KPPP Luwuk,” ungkap Kapolsek Luwuk AKP Pino Ary SIK, MH.
Saat sedang bermain, korban kemudian terjatuh dan ditolong oleh sejumlah buruh dan warga dan diangkat ke darat dalam tidak sadarkan diri lagi
“Pada saat kejadian Aipda Fatah sedang berada di TKP dan dengan sigap langsung menggendong korban,” tutur AKP Pino.
Kemudian, setelah anak tersebut sadar langsung dilarikan ke Puskesmas Kampung Baru untuk dilakukan tindakan media lebih lanjut.
“Menurut keterangan saksi bahwa anak ini mengalami keterbelakangan mental (Autis),” tutup Kapolsek.*
Aksi heroik dilakukan seorang personel Polsek Luwuk Aipda Fatah Faliti SH yang mengendong seorang anak yang tenggelam di dermaga pelabuhan Rakyat Luwuk, Minggu (19/9/2021).
Dalam tanyangan video berdurasi 55 detik, tampak Aipda Fatah Faliti menggendong korban secara terbalik untuk menyadarkan anak tersebut.
Anak bernama Medianto Putra berusia 11 tahun warga Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai ini ditemukan tenggelam di pelabuhan rakyat Luwuk sekitar pukul 12.00 Wita.
“Sebelumnya anak ini sedang bermain seorang diri didekat dermaga pelabuhan tepatnya di depan pos KPPP Luwuk,” ungkap Kapolsek Luwuk AKP Pino Ary SIK, MH.
Saat sedang bermain, korban kemudian terjatuh dan ditolong oleh sejumlah buruh dan warga dan diangkat ke darat dalam tidak sadarkan diri lagi
“Pada saat kejadian Aipda Fatah sedang berada di TKP dan dengan sigap langsung menggendong korban,” tutur AKP Pino.
Kemudian, setelah anak tersebut sadar langsung dilarikan ke Puskesmas Kampung Baru untuk dilakukan tindakan media lebih lanjut.
“Menurut keterangan saksi bahwa anak ini mengalami keterbelakangan mental (Autis),” tutup Kapolsek.*
Kasat Sabhara Polres Banggai Iptu Jimyarto Anasim SH, bersama anggota Tarantula Sabhara Polres Banggai mengamankan seorang pengendara yang terjatuh dari sepeda motor miliknya, Sabtu (18/9/2021).
Pria bernisial AS (36) warga Kelurahan Mangkio Baru, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, ditemukan terjatuh saat anggota melakukan patroli di kompleks pertokoan Jalan Sam Ratulangi, Kota Luwuk.
“Pria ini langsung kita tolong dan amankan bersama sepeda motornya ke Mako Polsek Luwuk,” kata Iptu Jimyarto.
Dari hasil interogasi awal, pegendara tersebut telah selesai mengonsumsi miras dan sudah dalam keadaan setengah sadar. Sehingga saat mengendarai sepeda motor tidak konsentrasi.
“Ternyata pria ini terjatuh dari motor lantaran sudah dipengaruhi miras dan tidak konsenstrasi lagi,” ungkap Iptu Jimyarto.
Pria tersebut kemudian diberikan pembinaan dan pesan-pesan kamtibmas serta membuat surat pernyataan tidak lagi mengonsumsi miras.*
Belum cukup sebulan upaya pencarian sisa Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso dipimpin oleh Irjen Polisi Rudy Sufahriadi membuahkan hasil,
Rudy Sufahriadi yang kembali dipercaya Kapolri untuk menahkodai Polda Sulteng menunjukan keseriusannya dalam pencarian sisa DPO teroris Poso tersebut.
Dua DPO teroris Poso berhasil ditangkap, satu diantaranya adalah Ali Ahmad alias Ali Kalora yang dikenal sebagai pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.
Dihadapan awak media, Minggu (19/9/2021) Irjen Polisi Rudy Sufahriadi mengungkapkan, telah terjadi kontak tembak antara Satgas Madago Raya dengan DPO teroris Poso di Desa Astina Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu tanggal 18 September 2021 Pukul 18.00 Wita,
Akibat kontak tembak tersebut telah tertembak dua DPO teroris Poso atas nama Ali Ahmad alias Ali Kalora dan Ikrima alias Jaka Ramadhan alias Rama dalam kondisi meninggal dunia di TKP, terang Rudy.
Mantan Kapolda Jawa Barat ini juga menerangkan, Satgas Madago Raya juga telah mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api laras panjang jenis M.16 diduga milik Ali Kalora, Dua buah ransel, satu buah bom Tarik, satu buah buah bom bakar dan lain-lain,
Dengan ditangkapnya 2 DPO teroris Poso, maka sisa DPO teroris Poso tinggal 4 orang, diharapkan kepada sisa DPO teroris Poso untuk segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas terukur apabila bertemu dilapangan, tegas Kapolda Sulteng.
Adapun 4 sisa DPO teroris Poso yang menjadi buruan satgas madago raya saat ini adalah Askar Alias Jaid Alias Pak Guru, Nae Alias Galuh Alias Muklas, Suhardin Alias Hasan Pranata dan Ahmad Gazali Alias Ahmad Panjang.
Masih dalam rangka mendukung Program Bupati Langkat dalam hal mensejahterakan masyarakat Langjkat serta mensosialisasikan Pencegahan Penyebaran Covid.19 di Kabupaten Langkat, Komunitas Shadaqah Jum’at (KSJ) Kabupaten Langkat bekerjasama dengan Yonif 8/Marinir Tangkahan Lagan, Jum’at (17/09), membagikan nasi bungkus serta Masker kepada abang becak dan masyarakat kurang mampu, di kota Pangkalan Brandan.
Gabungan team Batalyon Infanteri 8/Harimau Putih Pangkalan Brandan dan KSJ Langkat, langsung secara estafet mengelilingi kota Brandan, dengan langsung membagi-bagikan nasi bungkus tersebut.
Pihak Yonif 8/Marinir Tangkahan Lagan, melalui Danton Joko menyebutkan, sangat mengapresiasi langkah kepedulian sosial yang dilakukan bersama KSJ Langkat itu.
“Harapan kita bersama, kegiatan seperti ini, ke depannya akan dapat lebih ditingkatkan untuk skala yang lebih besar lagi”, ujarnya.
Adapun Ketua KSJ Langkat Muhammad Nawawi mengatakan bahwa rutinitas membagi-bagikan nasi bungkus setiap jari Jum’at secara bergantian di berbagai tempat di Kabupaten Langkat, akan terus dipertahankan sebagai ungkapan rasa syukur khsususnya bagi para donatur KSJ sekaligus berbagai pihak yang bersedia secara institusi untuk bersama-sama meningkatkan amal jariah di setiap jari Jum’at.
“Insya Allah, konsistensi kita untuk merajut kebersamaan dalam bingkai persaudaraan yang hakiki, menjadi lebih solid melalui kekuatan memberikan kelebihan rezeqi kita di setiap hari Jum’atnya melalui Shadaqah berbagi nasi bungkus untuk ummat yang kurang mampu”, ucap Nawi sambil tersenyum simpul sembari berjalan membagikan nasi bungkus kepada abang-abang becak.
Dalam kesempatan membagikan nasi bungkus itu, KSJ dan Batalion Yonif 8/Marinir Tangkahan Lagan juga mensosialisasikan pencegahan covid 19 kepada warga sekaligus membagi-bagikan masker kepada masyarakat.
Sebab menurut Ketua KSJ Langkat, intensitas untuk tetap mengingatkan masyarakat agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan, harus konsisten dilakukan.
Harapannya adalah, agar antisipasi dini terhadap pencegahan Covid 19, dapat diminimalisir seefektif mungkin.
Patung Bung Karno yang diresmikan di Makorem 143/HO tidak hanya untuk mengenang jasa pahlawan tapi juga menginspirasi generasi penerus bangsa dalam menjaga dan mempertahankan NKRI.
Hal itu disampaikan Plh Kapenrem 143/HO Letda Inf Rusmin Ismail dalam rilisnya, Kendari, Sultra, Minggu (19/9/2021).
Diungkapkan Rusmin, Patung Presiden Pertama Indonesia DR. Ir. H. Soekarno di Makorem 143/HO diresmikan Hendra Rahtomo bersama Danrem 143/HO Brigjen TNI Jannie A Siahaan dan Gubernur Sultra H. Ali Mazi S.E.
“Juga dihadiri Wagub (Lukman Abunawas, Kabinda (Brigen TNI R. Toto Octavian). Sedangkan Kapolda (Irjen Pol Yan Sultra) diwakili karena beliau ada kegiatan yang bersamaan dan tidak bisa di tinggalkan,”ujar Rusmin.
Mas Hendra Rahtomo atau yang biasa di sapa Mas Romy Soekarno, lanjut Rusmin, datang bersama rombongan hari Jumat (17/9/2021) dan langsung kembali hari ini Sabtu (18/9/2021).
“Kedatangan pihak keluarga Bung Karno dalam acara ini menjadi apresiasi, karena diresmikan secara langsung oleh keluarga presiden pertama Indonesia,”tandas Rusmin.
“Sebagaimana disampaikan Danrem, Patung Bung Karno tidak hanya mengenang semangat perjuangan dan pengorbanan beliau, tapi juga diharapkan dapat menginspirasi generasi penerus bangsa dalam menjaga dan mempertahankan NKRI yang sangat kita cintai,”jelas Rusmin.
Sementara itu dalam sambutannya Gubernur Sultra Ali Mazi katakan,. keberadaan patung Bung Karno di Sulawesi Tenggara merupakan representasi nilai semangat dan jiwa perjuangan anak Bangsa Indonesia.
“Untuk itu sebagai warga negara kita harus meneladani cara berpikir dan bertindak Bung Karno untuk memperkuat NKRI,” kata Ali Mazi.
“Rasa Nasionalisme dan kepedulian terhadap sesama harus selalu kita jaga dan tumbuh kembangkan untuk menjaga keutuhan bangsa ini,” lanjutnya.
Sebelum menutup sambutanya Ali Mazi mengajak semua pihak untuk memaknai Patung Bung Karno dengan bekerja agar Sultra dan Indonesia menjadi lebih baik.
“Mari kita bersama memaknai Patung Bung Karno dengan wujud nyata, bekerja untuk Sultra dan Bangsa Indonesia kearah yang lebih baik,” ujar Ali Mazi menutup sambutannya.
Masih ditempat yang sama, Romy Soekarno katakan dalam sambutannya bahwa Patung Bung Karno jangan dilihat dari fisiknya semata namun ditangkap dari semangat perjuangannya yang pantang menyerah untuk Kemerdekaan Indonesia.
“Sebab api perjuangan itulah yang menjadi daya gerak yang di satu sisi membangun persatuan dan kesatuan bangsa, namun pada saat bersamaan, membangun spirit kemajuan bagi Indonesia Raya,” ujar putra dari Rachmawati Soekarno Putri itu.
“Di era kepemimpinan Bung Karno, beliau membawa Indonesia menjadi negara yang disegani termasuk tentaranya,”tambahnya.
Polda Sul-sel dan pemerintah kabupaten gowa bekerja sama melaksanakan Vaksinasi yang di pusatkan di halaman sekolah SDN KANREAPIA kecamatan Tombolo Pao kabupaten gowa pada Sabtu 18/09/2021
Kapolda sul-sel Irjen. Pol. H. Merdisyam M. Si bekerjasama dengan Bupati Gowa Adnan Purichta, Ichsan S.H., M. H
Menyiapkan dua ribu dosis vaksin jenis (cinovag) dan di berikan kepada warga desa kanreapia dan sekitarnya baik yang vaksin pertama maupun yang ke dua.
Vaksinasi ini di hadiri langsung oleh kapolda sul-sel, Irjen Pol. H Merdisyam. M. Si. Dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan S. H., M. H
Dan beberapa instansi diantaranya Dinas kesehatan kabupaten gowa,, Camat tombolo pao dan desa Kanreapia selaku tuan rumah.
Ketua panitia pelaksana Nawir Kalling, S.sos mengatakan bahwa,, Sejauh ini sudah terdata sekitar empat ratus orang yang telah di vaksin
baik masyarakat maupun mahasiswa Tambah Nawir Kalling,,
Nawir,, juga menambahkan bahwa jumlah tersebut hanya bersifat sementara karna proses vaksinasi masih terus berlangsung dan memakan waktu karena penerapan protkes yang ketat.
Untuk menghindari tarjadinya kerumunan yang dianggap bisa mengakibatkan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan.
Selain menyediakan vaksin Polda sul-sel juga memberikan bantuan sembako berupa beras kepada warga yang telah di vaksin.
Polda sul-sel dan pemerintah kabupaten gowa berharap dengan adanya vaksinasi ini masyarakat bisa terhindar dari ancaman covid-19 dan bisa kembali ber aktifitas dengan normal
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan akhirnya angkat bicara menyikapi kabar burung terkait informasi rencana akan mundurnya sejumlah perusahaan maskapai penerbangan udara dari lintasan bandar udara H. Aroeppala Padang Selayar.
Bupati dan wakil bupati Selayar yang dikonfirmasi terpisah oleh wartawan pada hari Jum’at, (17/09) pagi kemarin, terperanjak dan bergeming menanggapi kabar tersebut.
Bupati Selayar, H. Muh. Basli Ali mengaku belum mendapatkan konfirmasi dan laporan terkait akan hal tersebut.
“Saya belum mendapat konfirmasi resmi, baik dari pihak Bandar Udara H. Aroeppala, maupun dari jajaran dinas perhubungan terkait informasi dimaksud”.
“Bisa jadi hal ini diakibatkan oleh persoalan tingginya tarif pcr sebagai prasyarat penerbangan yang melampaui harga ticket pesawat, tapi untuk lebih jelasnya saya akan meminta konfirmasi kepala dinas perhubungan”, terang Basli, hari Jum’at, (17/09).
Hal senada disampaikan wakil bupati, H. Saiful Arif, SH yang mengaku belum mendapat informasi terkait dengan issu akan mundurnya pihak perusahaan maskapai penerbangan dari Selayar.
Jika pun hal itu benar, secara umum pemerintah kabupaten tak bisa berbuat banyak dan menahan pihak maskapai untuk tetap melayani route penerbangan Makassar Selayar di tengah merosotnya jumlah penumpang yang hampir bisa dipastikan akan sangat berpengaruh pada terjadinya ketidak seimbangan omset dan besaran biaya operasional.
Dampak kerugian yang kuat dugaan dipicu oleh penurunan jumlah penumpang dan omset selama era pandemi covid 19, dipastikan terjadi hampir di semua bandar udara kabupaten kota di tanah air.
Akibat dari panjangnya masa pandemi covid 19, calon pengguna jasa penerbangan mulai merasakan dampak luar biasa yang dipicu oleh kenaikan harga ticket pesawat sebagai salah satu alternatif jalan keluar untuk menutupi tingginya beban biaya operasional.
Saiful Arif berharap awak media bisa memainkan perannya meminta konfirmasi dan klarifikasi terhadap pihak maskapai bersangkutan.
Update informasi terbaru dari lingkungan dinas perhubungan menyebutkan, sampai perhari Sabtu, (18/09) belum ada persuratan resmi dari pihak maskapai terkait lentingan informasi yang beredar di publik.
Bandar udara, H. Aroeppala Padang Selayar merupakan bandar udara perintis yang mustahil untuk ditinggalkan dan dibiarkan mengalami kekosongan maskapai.
Terkait hal tersebut, kami dari jajaran dinas perhubungan sudah barang tentu tidak akan berpangku tangan menyikapi kondisi kekinian.
Ramuan strategi akan didesign dinas perhubungan agar bandar udara H. Aroeppala Padang dapat semakin banyak dilirik oleh pihak maskapai di luar perusahaan yang sudah ada selama ini.
Pernyataan ini dilontarkan….. Andi IrwanSabtu, (18/09) siang via sambungan telefon selular.
Tidak Pernah kendor Personil Polres Pasangkayu setiap harinya gencar mengehimbau Masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan demi memutus rantai penyebaran covid-19.
Nampak dari tangkapan kamera personel Humas gabungan fungsi Samapta dan Sat Lantas Kolaborasi mengedukasi dengan menghimbau Masyarakat dan juga membagikan masker di jalan dan Pasar Samart Pasangkayu Kamis (16/09/2021).
“Setiap harinya Selesai Apel kami bersama anggota lainnya melaksanakan Patroli Dialogis dengan cara menghimbau dan juga membagikan masker tidak lain untuk meminimalisir penularan covid-19,” ungkap Ipda Ayi Solihin Ka SPKT Polres Pasangkayu.
Ditempat terpisah Kabag Ops Polres Pasangkayu Akp Eduard Steffry Allan Telussa S.I.K, M.Si menjelaskan pelaksanaan Patroli dialogis terus kami lakukan bukan hanya di jalan dan di Pasar nantinya kita juga akan mengunjungi Rumah – rumah warga untuk menghimbau dan mengedukasi terkait prokes