Bupati Banggai H. Amirudin dalam rangka pisah sambut tahun baru 2021-2022,melaksanakakegiatan tauziah,zikir dan do,a bersama. 31/12/2021
Dalam kegiatan zikir dan do,a bersama ini di laksanakan ( bertempat) di mesjid Baitul Ma,Mun kompleks perkantoran/ kantor Bupati Banggai ,kelurahan tombang permai kecamatan Luwuk selatan.
Turut hadir dalam kegatan tersebut, unsur pimpinan Forkopimda ,Kapolres Banggai,Dandim 1308LB, Waka polres,Kajari Banggai,sekda kabupaten Banggai,para staf ahli Bupati,staf khusus bupati,para asisten Setda Banggai,Kabag OPS Polres Banggai,pembawa tauziah ust,Jumahir, imam mesjid Baitul Ma,Mun, dan para jamaah mesjid.
Dalam sambutan bupati banggai , saya berharap tahun baru 2022 ini bisa menjadikan kabupaten banggai lebih baik untuk kedepan, alhamduliah dengan peran semua pihak, pemerintah daerah ,polres banggai,kodim 1308LB ,dan semua masyarakat kab. Banggai yang terus saling bahu membahu dapat menurunkan kasus covid 19 dan Level PPKM , tuturnya
SM (35) pria yang tertangkap warga lantaran diduga mencuri ayam ternak diamankan aparat Tim Taratula Satuan Sabhara Polres Banggai di Kelurahan Soho, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Jumat (31/12/2021) dini hari sekira pukul 02.30 Wita.
Kasat Sabhara Polres Banggai Iptu Jimyarto Anasim SH, mengungkapkan, terduga pelaku asal Kelurahan Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan ini didapati sedang berada di halaman rumah warga sekitar.
“Pelaku beralasan sedang mencari ayam ternaknya yang terlepas dari kandang,” ungkap Iptu Jimyarto.
Karena tidak percaya, lanjut Iptu Jimyarto, warga setempat langsung melakukan pemukulan terhadap terduga pelaku sehingga mengakibatkan luka robek dibagian kepala, memar pada bagian belakang tubuh, luka lecet pada lengan kanan dan kiri serta kaki.
“Pria ini diamankan anggota dengan luka pada bagian kepala, tangan dan kaki,” tutur Iptu Jimyarto.
Setelah mendapat informasi adanya kejadian itu, petugas langsung mengamankan terduga pelaku ke Puskesmas untuk mendapatkan pengobatan
“Usai dilakukan pengobatan, terduga pelaku langsung diamankan ke Mapolres Banggai guna dimintai keterangan lebih lanjut,” tutup Kasat Sabhara Polres Banggai.
Kapolres Morowali AKBP Ardi Rahananto,. SE, SIK, M,si, memimpin apel gabungan personel TNI/Polri dalam rangka pengamanan malam tahun baru 2022, Jumat (31/12/2021).
Apel yang digelar di halaman Mako Polres Morowali ini turut hadiri, Kasdim 1311 Morowali Mayor Inf. Davit Lunta, wakal polres morowali Kompol Nasruddin, SH,SIK,M.H, Wadanyon C Pelopor AKP Sudirma,SH ,Kasat Pol-PP Drs Ambo Lewa,PJU Polres Morowali
“Kita berkumpul disini dalam rangka Operasi Lilin Tinombala 2021 guna pengamanan malam tahun baru 2022,” ungkap AKBP Ardi
Perwira dua melati ini mengatakan, Apel gabungan ini di laksanakan guna pengamanan pada pergantian Tahun, di sampimg itu personil gabungan juga akan akan melaksanakan patroli pada malam ini sehingga situasi kamtibmas di wilayah kabupaten morowali pada pergantian tahun tetap kondusif , kata AKBP Ardi.
Apel gelar pasukan ini juga untuk mengecek kesiapan baik personil maupun kelengkapan sarana dan prasarana yang merupakan penunjang personil di lapangan ,olehnya itu personil pengamanan yang telah di tempatkan pada titik-titik yang di tentukan untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, terang perwira dua melati
Pada malam tahun baru ini pula masyarakat dihimbau tidak merayakan tahun baru di jalan atau konvoi, maupun kegiatan pesta kembang api dan lainnya yang dapat menimbulkan penyebaran covid 19, Tutup AKBP Ardi
Melalui upacara Korps raport, sebanyak 101 personel Polres Sigi mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Sigi pada hari Jumat, (31/12/21) pukul 16.00 WITA
Kapolres Sigi AKBP Reja A. Simanjuntak, S.H.S.I.K.,M.H., memimpin langsung upacara Korpraport tersebut dan diikuti oleh Pejabat Utama, perwira serta personel Polres Sigi yang naik pangkat.
Dari 101 personil yang naik pangkat, diantaranya naik dari pangkat semula yaitu AKP menjadi KOMPOL satu personil, dari IPTU menjadi AKP delapan personil, dari AIPDA menjadi AIPTU Enam personil dari BRIPKA menjadi AIPDA Tiga Puluh Satu personil, dari BRIGADIR menjadi BRIPKA Dua Belas dari BRIPTU menjadi BRIGPOL Empat Puluh Satu personil dan BRIPDA menjadi BRIPTU dua personel.
Dalam amanatnya Kapolres menyampaikan bahwa pemberian kenaikan Pangkat bagi Anggota Polri merupakan satu program pembinaan personel Polri yang dilaksanakan dengan memperhatikan beberapa faktor penilaian, seperti masa pengabdian yang sudah mencukupi, dedikasi, moralitas serta kinerja dalam mengabdikan dirinya pada Institusi.
“Dengan dinaikkan pangkatnya, diharapkan setiap personil Polri akan terus memotivasi diri untuk mengembangkan kemampuan dan profesionalismenya dalam melaksanakan tugas sehingga mampu menghadapi tantangan kerja yang semakin berat dan kompleks seiring dinamika masyarakat yang terjadi,” harap Kapolres.
“Kenaikan pangkat juga dengan sendirinya akan merubah golongan kepegawaian Anggota dan tentunya akan membawa dampak dan tanggung jawab yang harus diemban oleh seorang Anggota Polri baik untuk dirinya sendiri maupun Institusi, tutur Kapolres.
Kegiatan upacara di tutup dengan pemberian selamat dan foto bersama kepada personel yang naik pangkat melalui salam protokol kesehatan didahului Kapolres Sigi dan diikuti oleh pejabat utama dan seluruh personil lainnya.
Danramil 1307-08 Ulubongka dan Kapolsek Ulubongka memimpin Operasi gabungan menjelang perayaan Tahun baru melibatkan unsur personil Koramil 1307-08 Ulubongka, polsek ulubongka dan sat. Pol. PP serta melibatkan tim covid-19 di marowo untuk memeriksa kartu vaksin covid -19 bagi para pengendara roda dua dan roda empat yang akan melintas ke ampana dan kota luwuk. Dalam operasi ini bertujuan untuk pemeriksaan bagi warga yang belum di vaksin dan disediakan tempat vaksinasi bagi warga mau melakukan vaksin dikantor Koramil 1307-08 Ulubongka.
Kapten Inf. Ismail Beta, mengatakan tujuan operasi ini agar semua warga masyarakat yang akan melintasi wilayah ini agar sudah divaksin dan bertujuan untuk mengurangi aktivitas warga yang akan merayakan malam pergantian tahun.
Dan ditempat yang sama Kapolsek Ulubongka Ipda Kadek Agung Andiana putra SH. Mengatakan bahwa Operasi ini dilaksanakan serentak di seluruh sektor wilayah Polres Tojo una-una agar tercipta situasi yang kondusif menjelang pergantian tahun dan membantu pemerintah dalam hal percepatan vaksinasi bagi seluruh warga masyarakat.
Kegiatan ini merupakan hubungan dari sinergis antara TNI/POLRI dalam membantu program pemerintah Daerah Tojo una – una dalam hal menciptakan ketertiban dalam perayaan malam pergantian tahun
Kapolda Suldel bersama kapolrestabes dan para pejabat utama (PJU) Polda sul-sel gelar jumpa PERS ahir tahun 2021 bertempat di aula polresrabe makassar pada jumat 31/12/2021
Dalam sambutannya kapolda sulsel menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh Rekan rekan media baik online,, cetak,, dan elektonik, atas kerjasamanya baik di tingkat polda,, polres dan polsek.
Lanjut kapolda sulsel menjelaskan perkembangan beberapa kasus yang terjadi sepanjang tahun 2021 Baik kasus kriminal,, lakalantas,, korupsi dan Lain lain.
Berbagai kasus mengalami peningkatan dan penurunan, di tahun 2021 kasus kriminal mengalami penurunan jumlah kasus hingga 12% Sedangkan kasus lakalantas mengalami peningkatan namun tidak begitu signifikan Dan kasus korupsi mengalami mengalami peningkatan satu kasus dari yang telah ada.
Kapolda sulsel juga telah membentuk satgas penanganan mafia tanah berdasarkan banyaknya laporan terkait kasus tanah, hingga adanya beberapa orang terduga mafia tanah yang telah di tetapkan sebagai tersangka. Ungkap kapolda sulsel.
Kapolda sulsel juga menjelaskan tentang penanganan dan pencegahan covid 19 yang mana beberapa waktu lalu sulsel masuk zona merah.
Sebagai upaya pencegahan penyebaran covid 19 kami terus menghimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan tidak lalai dalam menjalankan protokol kesehatan baik memakai masker ataupun melaksanakan vaksinasi.
Lanjut di sampaikan pencapaian target vaksinasi yang selama ini di lakukan dan berpacu dengan waktu hingga mencapai 71,1%
Dan terkait masih adanya beberapa daerah yang belum mencapai target, hal ini akan terus kami kawal dan melakukan langkah langkah cepat hingga ke Desa desa. Kami akan menggandeng seluruh unsur terkait hingga vaksinasi ini tuntas.
Kapolda sulsel juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pesta ahir tahun secara berlebihan dan sejauh ini kami belum mengeluarkan izin keramaiyan yang bersifat mengundang kerumunan orang
Untuk itu kami telah menutup beberapa tempat yang di nilai rawan keramaian di antaranya Anjungan pantai losari,, lapangan karebosi,, dan temapt tempat lain Tegas kapolda sulsel.
“Luar biasa….warga dari desa Talas-Talas mendapat 1 (satu) unit Motor “..itulah kata-kata dari Bupati Bangkep H.Rais D. Adam dalam sambutannya ketika selesai mencabut undian utama dari vaksinasi berdoorprize akhir tahun 2021 di halaman Mako Polres Bangkep pada hari Rabu 29 Desember 2021 lalu.
Kini Jumat (31/12/2021) 1 (satu) unit motor tersebut yaitu motor matic honda beat telah di serahkan oleh Kapolres Bangkep Akbp Bambang Herkamto S.H kepada kepala desa Talas-Talas , Jefri Neil Welong, yang mewakili warganya yang sangat beruntung Roman Sinesembei di halaman Mako Polres Bangkep juga.
Kapolres Bangkep Akbp Bambang Herkamto S.H mengatakan ” Hadiah ini menjadi daya tarik bagi warga Kabupaten Bangkep yang mempunyai kesadaran untuk di vaksinasi . Banyak hadiah doorprize lainnya juga telah di undi. Untuk itu kami mengajak masyarakat Bangkep yang belum di vaksin untuk segera ke gerai-gerai vaksin yang melayani vaksinasi”
Kepala Desa Talas-Talas Jefri Neil Welong saat memberi sepatah dua kata mengatakan ” Kami sangat berterimakasih kepada pihak Polres Bangkep yang sudah berupaya dalam melaksanakan percepatan vaksinasi gratis bagi masyarakat Bangkep. Kami juga sangat senang warga Talas-Talas kami mendapat hadiah motor dari vaksinasi gratis berhadiah yang diselenggarakan oleh Polres Bangkep.
Lanjut, Kades Talas-Talas juga mengajak semua warga yang belum di vaksin untuk segera ikuti vaksinasi.
” Vaksinasi itu halal dan aman..ayo segera di vaksin” Pungkasnya.
Kaledoskop dalam penegakkan hukum disampaikan Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Rudy Sufahriadi dalam konfrensi pers akhir tahun 2021 di Rupatama Polda Sulteng, Jumat (31/12/2021)
“Secara umum situasi Kamtibmas Polda Sulteng selama tahun 2021 relatif aman dan terkendali”, demikian dijelaskan Kapolda Sulteng dihadapan awak media yang hadir dalam pelaksanaan konfrensi pers yang diselenggarakan Bidhumas Polda Sulteng.
Kapolda juga menerangkan, jumlah kejahatan konvensional seperti pencurian, penganiayaan, pengancaman dan lain-lain selama tahun 2021 sebanyak 4.433 kasus yang dapat diselesaikan sebanyak 2.893 kasus atau 65,26 %, bila dibandingkan tahun 2020 kejahatan konvensional tahun 2021 mengalami penurunan 24,01 %
Demikian juga untuk kelompok tindak pidana khusus seperti terkait industri perdagangan, ekonomi khusus, tindak pidana korupsi, tindak pidana tertentu dan tindak pidana cyber tahun 2021 berjumlah 70 kasus selesai 51 kasus atau 72,85 %. Bila dibandingkan tahun 2020 jumlah kasus tersebut mengalami penurunan 1,40 %, ungkap Irjen Pol. Rudy
Masih terang Kapolda, “sementara untuk tindak pidana penyalahgunaan narkoba tahun 2021 sebanyak 497 kasus dan diselesaikan 431 kasus atau 86,72 %. Bila dibandingkan tahun 2020 mengalami peningkatan 2,81 %,
Sebanyak 760 pelaku diamankan dalam kasus narkoba selama 2021 atau naik 8,6 % bila dibandingkan tahun 2020, sedangkan untuk barang bukti yang disita sabu seberat kurang lebih 40 Kg dan THD kurang lebih 28.775 butir, terangnya. Ungkapnya
Ada 8 kasus illegal fishing yang ditangani oleh jajaran Ditpolairud Polda Sulteng, Sedangkan untuk Kasus kecelakaan lalu lintas tahun 2021 tercatat 877 kasus turun 16 % dibandingkan tahun 2020 dengan korban meninggal dunia 285 jiwa, luka berat 423, luka ringan 920 dengan jumlah kerugian materiil Rp 4.345.500.000,
Terhadap pelanggaran disiplin, kode etik dan pidana yang dilakukan oleh personil Polri, Kapolda Sulteng berkomitmen untuk taat hukum dan azas yang berlaku, siapa yang berbuat akan diproses sesuai aturan, setidaknya tercatat ada 321 kasus pelanggaran yang dilakukan anggota Polda Sulteng selama tahun 2021.
Mantan Kapolda Jawa Barat ini juga menerangkan, terkait pelaksanaan operasi Madago Raya tahun 2021 setidaknya telah menangkap lima dari Sembilan DPO teroris Poso, ini pengungkapan yang luar biasa berkat kerjasama semua pihak utamanya TNI Polri yang terlibat satgas Madago Raya,
Pelaksanaan operasi satgas Madago Raya sudah diperpanjang di tahun 2022 mendatang dengan target melakukan pencarian dan penangkapan 4 sisa DPO teroris Poso, bagaimana pola dan cara bertindak saat ini sedang dirumuskan oleh tim dengan mengutamakan pendekatan soft approach, pungkasnya
Pelaksanaan konfrensi pers akhir tahun 2021 turut dihadiri Wakapolda Sulteng, Irwasda Polda Sulteng, Pejabat utama Polda Sulteng dan awak media di Palu Sulawesi Tengah.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Celebes Convention Center, Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (31/12/2021). Selain vaksinasi di Makassar, Kapolri juga memantau pelaksanaan vaksinasi serentak di 6.006 titik di 34 provinsi.
Pelaksanaan vaksinasi serentak di 34 provinsi ini dilakukan guna mencapai target 70 persen angka vaksinasi pada akhir tahun untuk mencapai kekebalan komunal, sebagaimana harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dalam sambutannya, Sigit mengatakan, perlu kerja keras dan sinergi stakeholder terkait untuk mencapai target 70 persen vaksinasi. Sebab menurutnya, vaksinasi adalah salah satu langkah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 varian omicron yang saat ini sudah masuk di beberapa negara, termasuk Indonesia.
“Kita harapkan makin ditingkatkan semangat masyarakat yang belum vaksin, kemudian bisa berbondong-bondong karena kita dihadapkan dengan varian baru omicron yang mau tidak mau, harus kita jaga bersama. Salah satunya adalah gimana melakukan akselerasi vaksinasi untuk mencapai target yang diharapkan pemerintah,” kata Sigit.
Dalam kesempatan ini, mantan Kabareskrim Polri ini mengimbau agar masyarakat untuk tidak berkumpul di luar rumah dan lebih baik di rumah saja saat perayaan akhir tahun. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 terutama varian omicron.
“Kita imbau kepada masyarakat untuk akhir tahun ini perayaan yang biasa dilaksanakan kita hindari dulu. Lebih baik berkumpul bersama keluarga di rumah, tidak berkumpul di luar rumah,” ujar Sigit.
Ia pun berharap Indonesia bisa melewati akhir tahun dan awal tahun dengan kondisi pertumbuhan laju Covid-19 bisa terkendali. Sebab, jika angka Covid-19 bisa terkendali maka akan berdampak dengan segala macam aktivitas, terutama peningkatan pertumbuhan ekonomi.
Mantan Kapolda Banten ini meminta masyarakat mematuhi segala yang diatur pemerintah, terutama penguatan protokol kesehatan (prokes) dalam segala kegiatan. Selain itu, ia pun kembali mengingatkan bahwa akselerasi vaksinasi perlu ditingkat di wilayah yang belum mencapai 70 persen.
“Kita harapkan semua bisa lakukan akselerasi, lakukan langkah dan strategi sehingga kita bisa mengejar target yang diberikan pemerintah. Ini semua kita lakukan agar kita betul-betul bisa kendalikan Covid-19 dengan baik,” ucap Sigit.
Dalam pelaksanaan vaksinasi hari ini, sasaran vaksinasi sebanyak 1.108.052 orang yang terdiri dari tenaga pendidik, lansia, pelajar dan masyarakat umum. Sebanyak 69.999 vaksinator gabungan dari TNI-Polri, Dinkes dan relawan dikerahkan dalam vaksinasi massal di 34 provinsi.
Kapolri juga menyempatkan berdialog dengan beberapa Polda terkait capaian vaksinasi dan kendala yang dihadapi dalam akselerasi vaksinasi di wilayah. Ia pun meminta jajarannya memaksimalkan waktu akhir tahun untuk mencapai target vaksinasi 70 persen.
“Kalau masalah stok vaksin bisa diminta jika kurang. Untuk masalah masyarakat tak mau vaksin yakinkan bahwa vaksin aman dan lakukan langkah-langkah bersinergi dengan forkopimda guna mempercepat capaian vaksinasi,” tutur Sigit.
Selain akselerasi vaksinasi, Sigit juga menitipkan pesan untuk jajarannya melakukan langkah-langkah pengendalian Covid-19 di wilayahnya, terutama menghadapi varian omicron yang memiliki penularan lima kali lebih cepat.
“Maksimalkan waktu akselerasi vaksinasi karena ini salah satu cara mencegah penyebaran laju Covid-19, selain pengetatan protokol kesehatan (prokes),” tutup Sigit.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Gebyar Ekspor Tutup Tahun 2021, di Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (31/12).
Dalam kesempatan tersebut, Sigit menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta kepada Gubernur, Bupati, Wali Kota untuk menggali potensi ekspor di wilayahnya, khususnya di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan. Menurutnya, hal itu dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan ekspor komoditas pertanian unggulan Indonesia di dunia
“Dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan saya kira semua tahu ini bagian dari strategi dan program dari Kementan. Tidak hanya ketahanan pangan tapi bagaimana meningkatkan daya saing komoditas pertanian yang berkelanjutan dengan lima strategi yaitu peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi pangan lokal, penguatan cadangan dan sistem logistik pangan. Ini yang harus betul dikawal adalah pengembangan pertanian dan gerakan tiga kali lipat ekspor,” kata Sigit dalam sambutannya.
Dalam mewujudkan ketahanan pangan, mantan Kapolda Banten tersebut juga memaparkan bahwa, saat ini, Pemerintah bersama dengan TNI, Polri dan Stakeholder lainnya juga mengembangkan kawasan Food Estate berbasis korporasi petani. Yang dimana, pengembangan itu diarahkan sebagai sistem agrobisnis yang kuat di pedesaan dengan berbasis pemberdayaan masyarakat adat ataupun lokal sesuai dengan kekayaan alam yang kita miliki.
“Itu semua bisa berhasil manakala terjadi sinergitas dan soliditas antara pemangku kepentingan untuk melakukan aksi satu tekad dari hulu sampai hilir dengan seluruh stakeholder dan fungsi Kementerian terkait serta salah satunya Polisi,” ujar Sigit.
Terkait hal itu, mantan Kabareskrim Polri itu memastikan bahwa, seluruh Polda jajaran telah diinstruksikan guna mendukung dan mengawal seluruh program ketahanan pangan nasional.
“Alhamdulilah pak Mentan, beliau sampaikan dan saya baru tahu maksudnya selama ini di setiap beliau keliling daerah beliau selalu menghubungi kami untuk bisa menghubungi para Kapolda dan Kapolres untuk mendampingi beliau. Saya kira ada apa ini tapi rupanya, hari ini terjawab itu dilakukan dalam rangka mengawal program. Alhamdulilah hasilnya yang tadi sudah disampaikan,” ucap Sigit.
Menurut Sigit, sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi Polri untuk diberikan kepercayaan dalam hal mengawal, menjaga dan mendampingi seluruh agenda nasional terkait mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan ekspor.
Dalam hal ini, Sigit menekankan, jajaran Polri selalu menyerap segala permasalahan yang dirasakan para petani. Seperti, tengkulak, kelangkaan pupuk bersubsidi, mafia. Menurutnya, hal itu yang mengakibatkan berkurangnya tingkat nilai tukar petani.
Menyadari hal itu, Sigit menegaskan, Polri telah berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan dengan melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementan, guna memberikan pendampingan dan pengawalan serta penegakan hukum atas segala permasalahan yang dihadapi oleh para petani.
“Kita lakukan MoU dan beberapa diperbaiki disertai 11 perjanjian kerjasama dimana di dalamnya mengikuti pengamanan dan penegakan hukum terkait dengan kegiatan strategis dan barang milik negara, pendampingan pengamanan kegiatan fasilitas dan diikuti pengembangan holtikultura, penegakan hukum di bidang strategis holtikultura, pendampingan dan pengamanan juga penegakan hukum penyaluran pupuk dan peredaran pestisida, pendampingan dan pengamanan pengendalian pemotongan hewan ternak dan pendampingan intelijen dalam pemotongan hewan ternak,” papar Sigit.
Dengan begitu, Sigit memastikan bahwa, kedepannya Polri bakal terus meningkatkan dukungan dan pengawalan di sektor pertanian. Ia juga menyambut baik, ajakan dari Mentan terkait polisi menanam jagung.
“Penting dan wajib kita untuk mendorong petani, peternak untuk bisa terus meningkatkan kesejahteraannya dengan cara mengawal dan menjaga. Sehingga produk pertanian bisa unggul, nilai petani bisa kita jaga, petani bisa dapat nilai cukup bahkan lebih pada saat menjual hasil pertanian dan peternakan. Sehingga itu semua tentunya akan meningkatkan kesejahteraan petani. Bagaimana kita mampu mewujudkan ketahanan pangan, swasembada pangan, kita mampu mencukupi kebutuhan pertanian dengan hasil pertanian kita dan sisanya bisa kita ekspor, ini cita-cita kita bersama dan kita ingin masa kejayaan pertanian kita kembali dan itu kita harapkan dan saya yakin bisa terjadi di era saat ini,” tegas Sigit.
Di tengah Pandemi Covid-19, Sigit menyebut pertumbuhan perekonomian Indonesia sempat terdampak. Namun, kata Sigit, peran di sektor pertanian, telah memberikan pertumbuhan ekonomi sebesar 16,24 persen.
“Ini angka besar, tahun 2021 saat pertumbuhan nasional naik di angka 3,31 persen, sektor pertanian 12,92 persen ini adalah angka menggembirakan dan kita harapkan bisa dipertahankan. Kita harus optimis, kerja keras dan modernisasi di bidang pertanian. Sehingga pelan-pelan kebutuhan kita terhadap impor bisa kita kurangi, semua kebutuhan kita, bisa kita lengkapi dari hasil pertanian dan peternakan kita dan ke depan kita harapkan ekspor kita menguasai dunia,” harap Sigit.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Gebyar Ekspor Tutup Tahun 2021, di Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (31/12).
Sementara itu, Mentan Syahrul Yasin Limpo sangat mengapresiasi Kapolri Jenderal Sigit karena telah menyempatkan waktu untuk hadir dalam acara ini. Menurutnya, selama ini, jajaran Polri telah ikut mendukung segala program Pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Terima kasih pak Kapolri sudah datang dan mohon pengarahan serta sekaligus melepas. Ditempat ini Presiden melepas ekspor sama-sama saya sebelum dia menjadi Presiden. Persis ditempat ini gitu pak, saya masih Gubernur (Sulsel), beliau (Presiden) masih Gubernur DKI. Kami tandatangan MoU disini. Jadi seperti itu mudah-mudahan ini mengenergi seluruh Indonesia,” kata Syahrul.
Lebih dalam, selain meminta seluruh Polres jajaran menanam jagung, Syahrul juga berharap, adanya peran Polri dalam rangka karantina bagi pangan yang masuk maupun ke luar Indonesia. Hal itu mencegah terbawanya hama yang dapat merusak sektor pertanian.
“Saya titip karantina saya pak Kapolri. Insya Allah bersama pak Kapolri sukses selalu. Kepolisian tidak hanya jaga keamanan sekaligus jaga makannya rakyat. Subhanallah,” tutup Syahrul.