Membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah perbatasan, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 126/KC merawat serta memperbaiki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang mengalami kerusakan, Kampung Yabanda di Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom.
PLTS yang dibangun dari program pemerintah yang ada di wilayah perbatasan RI-PNG tidak lagi beroprasi dikarenakan tidak ada perawatan dan tidak ada yang dapat memperbaiki, sehingga mengakibatkan warga tidak dapat aliran listrik ataupun penerangan.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC, Letkol Inf Dwi Widodo S.H., M.Han dalam rilis tertulisnya. Jumat, (31/12/2021).
“Proses perawatan dan perbaikan dilaksanakan mulai pemeriksaan komponen, penyolderan dan mengganti komponen yang rusak, pada akhirnya PLTS berhasil diperbaiki dan dapat mengalirkan listrik dan menerangi kembali rumah-rumah warga”
Warga menyambut degan suka cita dan mengucapkan puji syukur atas bantuan Satgas Pamtas Yonif 126/KC yang dapat mengalirkan listrik ke kampung dan rumah mereka kembali.
Warga Kampung Yabanda Bapak Andrian menyampaikan sangat berterima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif 126/KC yang telah mewujudkan permintaan warga dusun Yabanda untuk menghidupkan lampu.
Media Gathering bertajuk “Huntap dan Indikasi Korupsi Bencana Pasigala” yang diinisiasi DPW Partai Nasdem Sulawesi Tengah (Sulteng), mendapatkan respons yang sangat positif dari sekitar 30 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, Kamis (30/9/2021).
“Kami mengapresiasi inisiasi yang dilakukan oleh Partai Nasdem ini. Kita memang harus menyelaraskan gerakan di dalam dan luar parlemen untuk segera mengakhiri penderitaan penyintas Pasigala,” kata Direktur Celebes Bergerak Adriansyah Manu, mengapresiasi gerakan memperjuangkan hak-hak para penyintas korban gempa Pasigala tersebut.
Pasigala merupakan singkatan dari Palu, Sigi, dan Donggala. Wilayah ini yang diterjang gempa bumi hebat disertai tsunasi dan likuefaksi hebat pada 28 September 2018. Ribuan orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Dua dua kelurahan yakni Kelurahan Petobo di Palu Timur dan Kelurahan Balaroa di Palu Barat, lenyap ditelan bumi saat gempa mengerikan itu terjadi.
Sampai saat ini, ribuan korban gempa yang rumahnya hancur diterjang bencana, sebagian masih menempati hunian sementara (huntara) dan lainnya tinggal di hunian-hunian tetap (huntap) yang dibangun pemerintah dan swasta di daerah itu.
Media gathering kali ini diikuti elemen pers, aktivis bencana, serta Yahdi Basma selaku anggota DPRD Sulteng dari Fraksi Partai Nasdem.
Adriansyah Manu yang akrab disapa Kadi mengatakan, sebelum mengikuti media gathering tersebut, ia harus menerima laporan tentang pembongkaran huntara
Tadi saja sebelum ke sini, kami menangani laporan warga terkait pembongkaran huntara MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) di wilayah Donggalakodi, Kota Palu.
Sementara mantan direktur Sulteng Bergerak Doni Moidadi kondisi para penyintas tidak jauh berbeda dari saat masih tanggap darurat bencana. “Yang di huntara tetap di huntara, ada yang terlunta-lunta, pindah ke hunian yang tidak layak. Bersyukur, Partai Nasdem menadi inisiator terhadap gerakan ini.” kata Doni yang baru saja dilantik sebagai direktur ayasan Pendidikan Rakyat (YPR) Sulteng.
Ia menyatakan terima kasihnya kepada Yahdi Basma yang telah menginisasi kegiatan penting tersebut dan mengundang mereka sebagai peserta. “Terima kasih Pak Yahdi sudah mengundang kami semua,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Relawan Pasigala Raslin mengatakan, kegiatan tersebut sebagai sebagai momentum yang ditunggu-tunggu untuk membahas dan mensinergikan data-data terkait dugaan praktik korupsi dalam penanganan korban gempa.
“Ada banyak sekali indikasi korupsi bencana yang saya temukan di lapangan,” katanya.
Pernyataan Raslin pun dibenarkan oleh Muchsin Sirajudin, wartan senior yang turut serta dalam kegiatan tersebut. “Saya berani jamin, paparan Raslin itu kredibel. Dia sampai bawa-bawa senter ke lapangan waktu kami melakukan penelitian,” kata Muchsin Sirajudin.
Dalam pembicaraan penutup, Kadi dan Doni Moidadi kembali menekankan tentang pentingnya kegiatan tersebut yang sudah diinisiasi Partai Nasdem melalui fraksinya di DPRD Sulteng.
Para penyintas pun berharap carut marut penangan penyintas yang terdampak gempa Pasigala dapat dituntaskan oleh pemerintah daerah dengan dukungan penuh dari lembaga legislatif di daerah ini.
Yahdi Basma selaku anggota DPRD Sulteng dari Fraksi Partai Nasdem, saat hadiri Media gathering yang diikuti elemen pers, aktivis bencana (foto-red)
“Semoga apa yang dicita-citakan hari ini menjadi awal bagi visi misi gubernur Sulteng yang ingin menghapuskan air mata penyintas,” ucap Doni Moidadi.
Gubernur Sulteng Rusdy Mastura sendiri terpilih sebagai gubernur yang diusung oleh Partai Nasdem Sulteng bersama sejumlah partai koalisinya.
Menanggapi respons para penyintas, Yahdi Basma menyampaikan tidak akan membiarkan inisiasi ini terhenti di sini. “Tugas saya adalah mendinamisir internal. Saya sudah ‘clear’ dengan kawan-kawan saya di Fraksi internal Nasdem. Selanjutnya, saya akan mengajak partai-partai lain. Juga akan mengecek sudah sejauh mana rekomendasi-rekomendasi pansus sebelumnya dilaksanakan. Saya minta kepada kawan semua untuk kita tetap konsisten selaraskan gerakan in-eks parlemen movement,” ujar Yahdi.
Para kepala desa ini akan menjabat pada periode 2021 – 2027. Pelantikan berlangsung di Stadion Mini Turatea, Kabupaten Jeneponto, Kamis (30/12/2021).
“Atas nama pemerintah, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada para kepala desa yang baru saja dilantik,” kata Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar.
Dia mengatakan, pelantikan ini merupakan bagian dari tahapan pilkades serentak. Dia bersyukur agenda politik di tingkat desa ini dapat berjalan lancar dan tertib.
“Pilkades telah menghasilkan para kepala desa yang terpilih dan tentunya merupakan pilihan masyarakat,” ujarnya. sebanyak 41 kades jeneponto resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Jeneponto Drs Iksan Iskandar yang diadakan di lapangan mini turatea.
Yang baru saja dilantik yang baru dilaksanakan bulan September lalu saya ucapkan terima kasih kepada TNI Polri, Satpol PP dan seluruh lapisan masyarakat atas pelaksanaan pilkades dgn aman dan damai” ucapnya lanjut disampaikan pula, Dengan selesainya acara pelantikan ini tdk ada lagi perbedaan dan sekat sekat perbedaan ditengah masyarakat.
Sebanyak 41 Kades Jeneponto resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Jeneponto Drs Iksan Iskandar yang diadakan di lapangan mini turatea, kamis 30/12/2021
Dia juga berterima kasih kepada seluruh penyelenggaraan panitia pemilihan kepala desa. Setelah ini dia meminta warga bisa bersatu kembali untuk membangun desa.
“Semuanya harus bersatu, membangun desa agar kesejahteraan masyarakat terwujud dengan baik,” katanya.
Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas menjelang malam pergantian tahun baru, terus digelar Polres Sinjai. Kamis malam (30/12/2021).
Setelah mengamankan dua pelaku penjual miras diwilayah Kecamatan Sinjai Utara dihari yang sama, Satuan Reskrim Polres Sinjai yang dipimpin oleh Iptu Abustam, SH.,MH tidak berhenti begitu saja, Kali ini kembali lagi amankan dua pelaku penjual miras.
Diawali di BTN Aisyah, Jalan Samratulangi, Kel. Balangnipa, Kec Sinjai Utara, Kab. Sinjai, dan barang bukti miras jenis ballo sebanyak 60 liter dan pemiliknya berinisial RR, (37) tahun.
Selanjutnya, bertempat di cappa ujung,Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara dan diamankan penjual miras berinisial AF (19) tahun dan barang bukti miras jenis Angker Bir 4 botol dan topee rioja 10 botol.
“Pelaku dan barang bukti miras kami amankan di Mapolres Sinjai guna proses pemeriksaan lebih lanjut. Ujar Kasat Reskrim Iptu Abustam.
Sementara itu, Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan, S.Ik.,M.Si mengatakan bahwa razia minuman keras guna mencegah gangguan keamanan, demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Hukum Polres Sinjai serta mengantisipasi gangguan kamtibmas pada saat malam pergantian tahun baru.
Dan juga di imbau kepada seluruh masyarakat agar bekerja sama dengan pihak Kepolisian dalam membantu memberantas miras yang beredar, dan kita akan terus gencarkan operasi untuk menekan penyakit masyarakat ini, guna meminimalisir tindak kejahatan, dimana perbuatan tindak pidana yang terjadi berawal dari minuman keras yang dikonsumsi oleh pelaku. Ujar Kapolres Sinjai.
Kapolres Sinjai juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengkonsumsi minuman keras atau berpesta minuman keras, apalagi menjualnya. Karena banyak dampak buruk dari miras ini, salah satunya dapat menimbulkan gangguan kriminal. Imbuhnya.
Selain itu, Kapolres Sinjai juga menyampaikan bahwa dimalam pergantian tahun baru nantinya akan menggelar Patroli Gabungan dengan TNI dan Instansi terkait, guna menciptakan situasi aman kondusif dimalam tahun baru. Dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama sama menciptakan situasi aman kondusif diwilayah Kabupaten Sinjai salah satunya dengan tidak mengkomsumsi minuman keras. Pungkasnya.
Tingkatkan kinerja dan kenyamanan anggota, Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto S.I.K, M.H, Resmikan (8) Unit Rumah dinas anggota Polsek polong bangkeng selatan Rabu 22/12/2021
Untuk meningkatkan kinerja personil Polri, Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto S.I.K, M.H resmikan rumah dinas khusus anggota Polri di Polsek Polsel, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar.
Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto S.I.K, M.H mengatakan, dengan peresmian rumah dinas anggota polri ini tentunya untuk mempasilitasi mereka agar bisa meningkatkan kinerja yang lebih mumpuni.
“Hari ini Kita melaksanakan peresmian 8 Unit rumah khusus untuk personil Polri dengan tipe 38, semoga dengan adanya perumahan dinas ini dapat bermanfaat bagi anggota dan keluarganya, dan dapat meningkatkan kinerja anggota Polsek Polsel”, tutur Kapolres.
“Saya juga berharap kepada anggota agar selalu menjaga dan rawat rumah dinas ini seperti merawat rumah pribadi agar tetap awet, bersih dan nyaman untuk di huni”, ungkap Kapolres.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita dan penyerahan kunci rumah oleh Kapolres Takalar didampingi Wakapolres Takalar Kompol H. Abd. Malik, Kapolsek Polsel Iptu Tjandra Arista dan para PJU Polres Takalar.
Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto S.I.K, M.H menghadiri kegiatan pelantikan Kepala Desa Terpilih dalam pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2021 lalu, di Ruang Pola Imannidori Kantor Bupati Takalar. Senin, 27/12/2021.
Selain Kapolres Takalar, turut hadir dalam acara tersebut, Dandim 1426 Takalar Letkol Czi Catur Witanto S.IP, M.Si, M.Tr (Han), Ketua Pengadilan Negeri Takalar Arwana SH.MH, Kajari Takalar Salahuddin SH.MH, Sekda Takalar H. Muh. Hasbi S.Stp, Ketua DPRD Takalar Muh. Darwis Sijaya dan para pejabat lingkup Kabupaten Takalar, dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan dilakukan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area pelantikan.
Sebanyak 22 Kepala Desa Terpilih hasil Pilkades Serentak 2021, di lantik dan diambil sumpah jabatannya langsung oleh Bupati Takalar H. Syamsari Kitta S.PT, M.M Ini dilaksanakan berdasarkan Pasal 4 ayat (3) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa.
Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto S.I.K, M.H mengatakan, kehadirannya dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala desa terpilih dalam rangka untuk meningkatkan sinergitas Polri dengan TNI dan Pemerintah. Selain itu juga untuk memastikan pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar, aman dan kondusif.
“Semoga sinergitas yang sudah terjalin baik ini dapat terus ditingkatkan untuk menjadi lebih baik lagi terutama dalam sisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Alhamdulillah kegiatan pelantikan ini berlangsung aman, lancar dan kondusif,” kata Kapolres.
Kapolres mengungkapkan, pelaksanaan pelantikan Kepala Desa terpilih, pihaknya menerjunkan anggotanya untuk melakukan pengamanan. Baik pengamanan terbuka maupun tertutup guna memberikan rasa aman dan nyaman warga masyarakat yang hadir.
“Dari sisi pengamanan, kami Polres Takalar Polda Sulsel bersinergi dengan Kodim 1426 Takalar, Satpol PP dan Dishub Kabupaten Takalar,” pungkas Kapolres.
Dua Pekan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Takalar akhirnya berbuah Hasil. Polres Takalar yang ditarget 70 % kini mencapai target.
Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Polres Takalar tentu atas Atensi Kapolri Genjot Vaksinasi di seluruh Kapolda, Kapolres di wilayahnya masing-masing.
Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto S.I.K mengatakan di wilayah Kabupaten Takalar sendiri dua pekan yang lalu, Vaksinasi Covid-19 di wilayah Takalar hanya mencapai 50%.
“Alhamdulillah, Dua minggu lalu di angka 50%. Sekarang sudah melewati target, data KPC per tanggal 30 orang Desember 2021 sudah diangka 73,02%,” kata AKBP Beny Murjayanto.
Dua pekan bekerja, kata Kapolres seluruh personel Polres Takalar tidak memiliki waktu libur. Tentu hal ini dilakukan demi mencapai target 70 % di akhir tahun 2021.
“Tentu bekerja Ekstra, Anev tiap malam bersama Personel. Sabtu dan Minggu biasanya personel libur tapi sementara ditiadakan memburu target 70% vaksinasi di wilayah Kabupaten Takalar,” papar AKBP Beny.
Ia berharap, Vaksinasi di Kabupaten Takalar dan Herd Immunity warga semakin meningkat sehingga bisa kembali seperti dulu lagi.
Polres Sinjai melalui Sat Reskrim melaksanakan kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) menjelang malam pergantian tahun baru. Kamis (30/12/2021) dimulai Pukul 15.00 wita, melakukan razia minuman keras.
Kasat Reskrim Polres Sinjai Iptu Abustam,SH.,MH mengatakan bahwa razia penyakit masyarakat dilaksanakan dalam rangka mencegah gangguan keamanan. Selain itu, mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Hukum Polres Sinjai serta mengantisipasi gangguan kamtibmas pada saat malam pergantian tahun baru dari tahun 2021 menuju tahun 2022. Ujarnya.
“Kagiatan razia kita fokuskan diwilayah kota Sinjai diawali dijalan Amanagappa, Kelurahan Lappa dan Hasilnya kita amankan miras beberapa jenis Diantaranya 12 botol anggur hitam 3 botol bir hitam guinnes,1 botol anggur merah dan 13 botol bir angker dan pelaku penjual inisial lel. RI, (30) tahun, Pek. Swasta, Alamat Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara.
Selanjutnya menuju ke jalan Kalampeto, masih Kelurahan Lappa Kecamatan Sinjai Utara dengan hasilnya kita juga amankan miras beberapa jenis Diantaranya 7 Botol anggur hitam, 9 botol bir angker dan 6 botol topee rioja dan pelaku penjual inisial Perm. JM, (30) tahun, pek. Swasta, alamat TKP. Ujar Kasat Reskrim.
Ditambahkan dari hasil razia, pihaknya mengamankan barang bukti dan pelaku menjual miras.
“Pelaku dan barang bukti miras kami amankan di Mapolres Sinjai guna proses pemeriksaan lebih lanjut. Ujarnya.
Dari hasil interogasi terduga penjual Miras mengakui bahwa bahwa Miras tersebut di pesan dari seseorang yang tidak dikenal, dan harga penjualan per botol bervariasi, yakni Bir Angker dijual seharga Rp. 40.000/botol, Bir hitam Guinnes Rp.60.000/botol, Anggur colesom Rp 65.000/botol, Anggur Merah Rp. 70.000/botol.
Sementara itu, Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan, S.Ik.,M.Si mengatakan bahwa pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan operasi penyakit masyarakat (pekat). “Hal ini bertujuan untuk menciptakan situasi kondusif yang ada dilingkungan masyarakat menjelang malam tahun baru, guna meminimalisir tindak kejahatan, dimana perbuatan tindak pidana yang terjadi berawal dari minuman keras yang dikonsumsi oleh pelaku.
Kapolres Sinjai juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengkonsumsi minuman keras atau berpesta minuman keras, apalagi menjualnya. Karena banyak dampak buruk dari miras ini, salah satunya dapat menimbulkan gangguan kriminal. Imbuhnya.
Selain itu, Kapolres Sinjai juga menyampaikan bahwa dimalam pergantian tahun baru akan menggelar Patroli Gabungan dengan TNI dan Instansi terkait, guna menciptakan situasi aman kondusif dimalam tahun baru. Dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama sama menciptakan situasi aman kondusif diwilayah Kabupaten Sinjai salah satunya dengan tidak mengkomsumsi minuman keras. Pungkasnya.
Bertempat di ruang Lobby Pratisara Wirya Mapolres Sinjai, Kepala Kepolisian Resor Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (Akbp) Iwan Irmawan,S.Ik.M.Si didampingi Wakapolres Sinjai Komisaris Polisi (Kompol) Joko Sutrisno pimpin Press Release Refleksi akhir tahun dengan Awak Media. Kamis (30/12/2021).
Pada kegiatan tersebut, Kapolres Sinjai beberkan terkait sejumlah kasus yang berhasil diungkap oleh Polres Sinjai selama satu tahun terakhir, sejak Januari hingga Desember 2021 dan sebanyak 361 Laporan Polisi yang masuk, dan sudah terselesaikan 241 kasus. Perbandingan kasus yang terjadi pada tahun 2020 dibanding tahun 2021 mengalami kenaikan sebanyak 38 kasus, dari 323 kasus menjadi 361 kasus atau naik sebesar 111,8%. Dan Penyelesaian kasus pada tahun 2020 dibanding tahun 2021 mengalami kenaikan sebanyak 15 kasus dari 226 kasus menjadi 241 kasus atau naik sebesar 106,6%,” Ujar Kapolres Sinjai.
Pada tahun 2021 kasus yang tinggi diantaranya kasus penganiayaan biasa dan pencurian biasa, yakni pencurian biasa sebanyak 89 kasus dengan penyelesaian sebanyak 41 kasus dan penganiayaan biasa sebanyak 70 kasus dengan penyelesaian 56 kasus.
Kasus terendah ialah kasus tindak pidana penyerobotan tanah dengan total laporan 1 kasus dengan penyelesaian 1 kasus, dan kasus penghinaan dengan laporan 1 kasus dengan penyelesaian 1 kasus serta kasus aborsi laporan polisi 1 kasus dengan penyelesaian 1 kasus.
Selama tahun 2021 Polres Sinjai menangani kasus tindak pidana Narkotika / Psikotropika sebanyak Laporan Polisi 34 kasus, penyelesaian 31 kasus, dan tersangka 50 orang yakni laki-laki 47 orang dan perempuan 3 orang. Dan pengedar 28 orang serta pengguna 22 orang. Adapun barang bukti yakni tramadol / daftar G 462 butir, tembakau gorilla 3,57 gram serta sabu sebanyak 26,44 gram.
Untuk Kasus laka lantas selama tahun 2021 sebanyak 109 kasus, ditahun 2020 sebanyak 76 kasus naik 33 kasus dan penyelesaian laka lantas tahun 2020 sebanyak 66 kasus, ditahun 2021 sebanyak 105 kasus, naik 39 kasus.
“Korban laka lantas tahun 2020 sebanyak 106 orang ditahun 2021 185 orang, naik 79 orang, Meninggal dunia tahun 2020 sebanyak 24 orang, ditahun 2021 sebanyak 22 orang, turun 2 orang, Luka berat : Nihil, dan Luka Ringan tahun 2020 sebanyak 90 orang, di tahun 2021 sebanyak 134 orang, naik 44 orang, serta kerugian material tahun 2020 sebanyak Rp. 150.800.000,- ditahun 2021 sebanyak Rp. 153.170.000, naik Rp. 2.370.000,-
“Untuk kasus pelanggaran lalu lintas sebanyak 1.036 selama tahun 2020 dan 341 selama tahun 2021 turun 695 kasus, Tilang ditahun 2020 sebanyak 347 dan pada tahun 2021 sebanyak 144 turun 203 kasus, Teguran sebanyak 689 pada tahun 2020, dan tahun 2021 sebanyak 197, serta Denda pada tahun 2020 sebanyak Rp. 18.697.000,- dan pada tahun 2021 sebanyak Rp. 7.200.000,- turun sebanyak Rp. 11.497.000,-.
Diakhir press release, Kapolres Sinjai menyampaikan bahwa dalam menyambut malam tahun baru yang tinggal beberapa hari agar seluruh warga masyarakat tidak yang menyelenggarakan perayaan pergantian tahun baru yang dapat menimbulkan kerumunan.
“Masyarakat diminta untuk tetap patuhi protokol kesehatan dan tidak melakukan pesta kembang api, Kemudian pengguna jalan atau pengendara motor, mobil dan sejenisnya dilarang konvoi atau ugal-ugalan di jalan raya, dan tidak ada pertunjukan (hiburan musik/ seni budaya) yang dapat mengundang kerumunan, serta tidak ada hura hura atau mabuk mabukan. Ujarnya.
Terkait petasan yang sudah menjadi tradisi setiap malam pergantian tahun, Kapolres Sinjai imbau agar hal itu dapat dihindari karena membahayakan diri sendiri dan orang lain. Imbuhnya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyematkan penganugerahan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama yang ditandatangani oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), kepada 61 perwira tinggi Polri, 8 perwira tinggi TNI dan 5 Aparatur Sipil Negara (ASN), di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (30/12).
Dalam amanatnya, Sigit menyampaikan apresiasi kepada Pati TNI dan ASN yang selama ini terus memberikan dukungan dan kontribusi luar biasa terhadap pengembangan dalam upaya transformasi Polri di bidang organisasi, operasional dan pelayanan publik.
“Tentunya kami akan terus pegang teguh amanah yang telah diberikan terkait dengan perubahan-perubahan di bidang organisasi, perubahan-perubahan di bidang operasional dan pelayanan publik,” kata Sigit dalam amanatnya.
Mantan Kapolda Banten tersebut memastikan bahwa, untuk saat ini dan kedepan akan terus melakukan perbaikan birokrasi yang ada di institusi Polri, dengan terus meningkatkan pelayanan publik, agar semakin menjadi apa yang diharapkan oleh masyarakat.
Komitmen itu, kata Sigit, sebagaimana harapan dari Presiden Indonesia Jokowi yang menginginkan adanya perbaikan birokrasi di internal Korps Bhayangkara.
Oleh karenanya, Sigit menekankan bahwa, Polri terus melakukan perbaikan dan evaluasi terhadap bidang organisasi dan pelayanan demi menjadi lembaga yang diharapkan dan dicintai oleh masyarakat. Hal itu telah dituangkan sebagaimana cita-cita dan semangat dari konsep Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan).
“Ini sebagai bagian dari upaya kita untuk wujudkan transformasi Polri agar menuju Polri yang Presisi,” ujar mantan Kabareskrim Polri itu.
Lebih dalam, Sigit memberikan ruang kepada seluruh pihak untuk memberikan masukan, kritik, dan saran kepada institusi Polri. Pasalnya, semua bentuk perhatian itu, akan dijadikan sebagai bentuk koreksi dan evaluasi internal demi semakin menguatkan transformasi bidang pelayanan publik dan transformasi organisasi.
Sigit memahami, menuju perubahan yang lebih baik tentunya akan melewati segala bentuk dinamika dan proses yang ada. Serta, harus mampu beradaptasi dengan situasi dan perkembangan yang terjadi dewasa ini. Namun, Ia optimis, hal itu dapat terwujud dengan dukungan dari seluruh pihak dan masyarakat.
“Tentunya terkait dengan transformasi di bidang pelayanan publik dan transformasi bidang organisasi, kami tentunya mohon untuk terus dikoreksi, diberikan perbaikan-perbaikan. Sehingga semakin hari kami betul-betul bisa wujudkan organisasi Polri yang modern, organisasi Polri yang melayani dan organisasi Polri yang betul-betul bisa terapkan prinsip Good Governance,” ucap Sigit.
Kepada Pati Polri yang dianugerahi Bintang Bhayangkara Pratama, Sigit mengingatkan bahwa, gelar itu diperoleh dengan proses yang tidak mudah. Dengan melewati screening, pemeriksaan internal, dan Track Record yang ada, kata Sigit, tanda kehormatan ini harus terus dipertahankan dengan baik.
Gelar kehormatan, kata Sigit, selain membawa kebanggaan, hal itu juga memiliki segala bentuk konsekuensi yang ada. Sigit menyatakan, sebagai pimpinan di Satuan Kerja (Satker), harus mampu melakukan transformasi atas apa yang telah diraih itu kepada anggota-anggotanya.
“Karena kita ingin organisasi kita makin hari jadi semakin baik. Banyak hal yang harus dibenahi. Banyak penyimpangan yang harus diperbaiki, dan tugas rekan-rekan untuk bagaimana mentransformasikan ini di Satker masing-masing menjadi teladan, merubah dan membawa perbaikan di Satker masing-masing,” tutur Sigit.
Sigit menegaskan, Pati Polri yang mendapatkan gelar kehormatan, harus bisa menjadi contoh dan teladan. Dengan begitu, akan membawa perbaikan untuk institusi Polri kedepannya.
Sebagai pemimpin, Sigit meminta, personel Polri tidak ragu-ragu memberikan tindakan tegas kepada anggota yang menyimpang, tidak bertugas sebagaimana aturan yang ada, dan lakukan tindakan yang dapat merusak marwah serta kewibawaan Polri.
“Berikan contoh dan teladan. Berikan Reward bagi anggota berprestasi. Sehingga institusi Polri akan semakin baik, makin dipercaya dan dicintai masyarakat,” kata Sigit.
Diakhir amanatnya, Sigit menekankan soal terus menjaga dan meningkatkan sinergitas TNI-Polri. Menurutnya, hal itu adalah kunci untuk menghadapi segala bentuk tantangan dan ancaman yang akan dihadapi Indonesia.
Hal itu, kata Sigit terbukti, dalam sinergitas penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. Yang dimana, saat ini terus mengalami perbaikan dan dapat dikendalikan laju pertumbuhannya. Dengan begitu, kata Sigit, pertumbuhan perekonomian masyarakat akan terus meningkat.
“Tentunya ini harus terus kita pertahankan. Karena itu sinergitas dan soliditas untuk terus menjaga kondisi Covid-19 yang ada, sehingga di awal tahun kita tetap bisa pertahankan. Dan tentunya dalam posisi seperti ini harapan kita pertumbuhan ekonomi betul-betul bisa kembali normal, bisa kita dorong. Dan harapan kita bisa lebih baik daripada pertumbuhan yang sebelumnya. Demikian juga terkait stabilitas Kamtibmas yang harus kita jaga sebagai modal agar ekonomi berjalan dengan baik,” tutup Sigit.