Apresiasi Partai Nasdem, Konsisten Perjuangkan Hak Para Penyintas dan Korban Gempa Pasigala

Anggota DPRD Sulawesi Tengah dari Fraksi Partai Nasdem Yahdi Basma, saat berbicara di acara Media Gathering bertajuk Huntap dan Indikasi Korupsi Bencana Pasigal, di Palu, Kamis, 30 September 2021.

News Lintas Sulawesi/Palu, Sulteng

Media Gathering bertajuk “Huntap dan Indikasi Korupsi Bencana Pasigala” yang diinisiasi DPW Partai Nasdem Sulawesi Tengah (Sulteng), mendapatkan respons yang sangat positif dari sekitar 30 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, Kamis (30/9/2021).

“Kami mengapresiasi inisiasi yang dilakukan oleh Partai Nasdem ini. Kita memang harus menyelaraskan gerakan di dalam dan luar parlemen untuk segera mengakhiri penderitaan penyintas Pasigala,” kata Direktur Celebes Bergerak Adriansyah Manu, mengapresiasi gerakan memperjuangkan hak-hak para penyintas korban gempa Pasigala tersebut.

Pasigala merupakan singkatan dari Palu, Sigi, dan Donggala. Wilayah ini yang diterjang gempa bumi hebat disertai tsunasi dan likuefaksi hebat pada 28 September 2018. Ribuan orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Dua dua kelurahan yakni Kelurahan Petobo di Palu Timur dan Kelurahan Balaroa di Palu Barat, lenyap ditelan bumi saat gempa mengerikan itu terjadi.

Sampai saat ini, ribuan korban gempa yang rumahnya hancur diterjang bencana, sebagian masih menempati hunian sementara (huntara) dan lainnya tinggal di hunian-hunian tetap (huntap) yang dibangun pemerintah dan swasta di daerah itu.

Media gathering kali ini diikuti elemen pers, aktivis bencana, serta Yahdi Basma selaku anggota DPRD Sulteng dari Fraksi Partai Nasdem.

Adriansyah Manu yang akrab disapa Kadi mengatakan, sebelum mengikuti media gathering tersebut, ia harus menerima laporan tentang pembongkaran huntara

Tadi saja sebelum ke sini, kami menangani laporan warga terkait pembongkaran huntara MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) di wilayah Donggalakodi, Kota Palu.

Sementara mantan direktur Sulteng Bergerak Doni Moidadi kondisi para penyintas tidak jauh berbeda dari saat masih tanggap darurat bencana. “Yang di huntara tetap di huntara, ada yang terlunta-lunta, pindah ke hunian yang tidak layak. Bersyukur, Partai Nasdem menadi inisiator terhadap gerakan ini.” kata Doni yang baru saja dilantik sebagai direktur ayasan Pendidikan Rakyat (YPR) Sulteng.

Ia menyatakan terima kasihnya kepada Yahdi Basma yang telah menginisasi kegiatan penting tersebut dan mengundang mereka sebagai peserta. “Terima kasih Pak Yahdi sudah mengundang kami semua,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Relawan Pasigala Raslin mengatakan, kegiatan tersebut sebagai sebagai momentum yang ditunggu-tunggu untuk membahas dan mensinergikan data-data terkait dugaan praktik korupsi dalam penanganan korban gempa.

“Ada banyak sekali indikasi korupsi bencana yang saya temukan di lapangan,” katanya.

Pernyataan Raslin pun dibenarkan oleh Muchsin Sirajudin, wartan senior yang turut serta dalam kegiatan tersebut. “Saya berani jamin, paparan Raslin itu kredibel. Dia sampai bawa-bawa senter ke lapangan waktu kami melakukan penelitian,” kata Muchsin Sirajudin.

Dalam pembicaraan penutup, Kadi dan Doni Moidadi kembali menekankan tentang pentingnya kegiatan tersebut yang sudah diinisiasi Partai Nasdem melalui fraksinya di DPRD Sulteng.

Para penyintas pun berharap carut marut penangan penyintas yang terdampak gempa Pasigala dapat dituntaskan oleh pemerintah daerah dengan dukungan penuh dari lembaga legislatif di daerah ini.

Yahdi Basma selaku anggota DPRD Sulteng dari Fraksi Partai Nasdem, saat hadiri Media gathering yang diikuti elemen pers, aktivis bencana (foto-red)

“Semoga apa yang dicita-citakan hari ini menjadi awal bagi visi misi gubernur Sulteng yang ingin menghapuskan air mata penyintas,” ucap Doni Moidadi.

Gubernur Sulteng Rusdy Mastura sendiri terpilih sebagai gubernur yang diusung oleh Partai Nasdem Sulteng bersama sejumlah partai koalisinya.

Menanggapi respons para penyintas, Yahdi Basma menyampaikan tidak akan membiarkan inisiasi ini terhenti di sini. “Tugas saya adalah mendinamisir internal. Saya sudah ‘clear’ dengan kawan-kawan saya di Fraksi internal Nasdem. Selanjutnya, saya akan mengajak partai-partai lain. Juga akan mengecek sudah sejauh mana rekomendasi-rekomendasi pansus sebelumnya dilaksanakan. Saya minta kepada kawan semua untuk kita tetap konsisten selaraskan gerakan in-eks parlemen movement,” ujar Yahdi.

(INUM-CP/RED)

(Editor ; Aidil)

Tinggalkan komentar