

News Lintas Sulawesi/Makassar, Sulsel
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, menyelenggarakan kunjungan studi banding ke LP2M UIN Alauddin Makassar, Senin, 27 Desember 2021. Rombongan LP2M IAIN Batusangkar dipimpin Ketua LP2M, Dr. H. Muhammad Fazis, M. Pd., diterima Ketua LP2M UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Muhammad Ramli, MS.
Dalam kesempatan itu, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Alauddin Makassar, Dr. Rosmini Amin, M.Thi, memberikan penjelasan tentang gender dan kekerasan seksual. Hadir pada kesempatan ini, para kepala pusat LP2M UIN Alauddin, seperti Kepala Pusat PPM Dr. Shuhufi, M.Ag, Kapus Litpen, Prof. Dr. H. Mahmaddin, M.Ag., Kapus Peradaban Dr. H. Supardin, M.HI, dan Kapus Kaites, Dr. Yusuf Tahir, M.Ag., dan Bidang Kerjasama LP2M diwakili M. Taufan Makmur, S.Ag.
LP2M UIN Alauddin mengakui penanganan kekerasan seksual saat ini tengah tertangani, tentu dengan keterlibatan pihak atau lembaga-lembaga terkait dalam penanganan permasalahan kasus-kasus penyalahgunaan seks, di Sulawesi Selatan terkhusus di Makassar.
‘’PSGA sebagai leading sesktor, mempunyai tugas dalam penanganan ini, kata Ketua PSGA,’’ Dihadapan rombongan LP2M IAIN Batusangkar yang saat ini tengah melakukan penjajakan dan menerima masukan dari pihak UIN Alauddin Makassar.



LP2M UIN Alauddin, ke depan juga berencana akan melakukan kunjungan balasan. ‘’Kalau bisa nanti kami akan berkunjung ke Batusangkar juga,’’ kata Taufan Makmur.
Untuk diketahui IAIN Batusangkar adalah perguruan tinggi Islam negeri di Indonesia yang berada di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Berdasarkan Kepres No. 11/1997 dan Surat Keputusan Menteri Agama RI No. 285/1997 mengubah status dari Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol menjadi sekolah tinggi agama Islam negeri (STAIN). Berdasarkan Perpres No. 147 tahun 2015, tanggal 23 Desember 2015 resmi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
(Sudirman/Makassar/red)
(Editor ; Muh Aidil)